NovelToon NovelToon
Gadis Desa Milik CEO

Gadis Desa Milik CEO

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Cintapertama / Tamat
Popularitas:314.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi Meitania

Agnes Nugraha gadis remaja yang ceria dari keluarga sederhana memiliki paras yang cantik pertemuannya yang tanpa di sengaja dengan seorang pemuda kota yang ternyata seorang CEO suatu perusahaan besar di kota membuat hidupnya berubah.
Seperti apa? ikuti ya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

"Kak Agnes.."

Teriak Raya karena senang Agnes menginap. Raya memeluk erat Agnes dan Agnes pun membalas pelukan adik iparnya tersebut. Radit sampai menggelengkan kepalanya karena tingkah adik bungsunya.

Setelah berpelukan bersama Raya Agnes pun menyapa Papa Jamal dan Mama Retno yang kebetulan juga ada di ruang keluarga. Radit berpamitan ke kamar nya untuk membersihkan diri. Namun, sebelumnya Radit menyimpan koper Agnes di kamar tamu.

"Eh, ada Kak Meli juga Kak menginap tadi datang sama Kak Randi." Lapor Raya pada Agnes.

"O ya? Dimana dia sekarang?" Tanya Agnes berpura-pura tak tau melihat antusias Raya.

"Di kamar sedang mandi. Tadi kita abis berenang loh Kak." Raya.

"Wah, asik dong." Agnes.

"Kakak sih ke sini nya ga dari tadi jadi ga ikut kita berenang deh." Raya.

"Iya soalnya nunggu yang jemput kerja dulu." Agnes.

"Kenapa ga minta Randi jemput aja Nes?" Mama Retno.

"Tadi Agnes kau ketemu sama Ibu Alma dulu Ma. Ga enak ga ketemu dulu." Agnes.

"O iya ya. Mereka sudah jalan?" Mama Retno.

"Sudah Ma. Tadi bersamaan kita keluar dari rumah." Agnes.

Makan malam terasa ramai di rumah Papa Jamal karena anak menantunya berkumpul semua. Walau baru calon tapi Papa Jamal dan Mama Retno menyayangi Agnes dan Meli rasanya calon menantu mereka tak ingin di ganti lagi. Mereka sudah cocok dengan kedua perempuan itu. Begitu juga dengan Agnes dan Meli terutama Meli yang statusnya baru kekasih Randi. Sedangkan Agnes sudah calon istri karena mereka akan menikah beberapa bulan lagi.

"Ran, kalian kan udah mau lulus. Kapan Papa ke rumah Meli?" Tanya Papa Jamal.

"Tuh Yang di tanya kapan?" Ucap Randi mengalihkan pertanyaan Papa Jamal pada Meli.

"Ye... Orang yang di tanya kamu kok nanya ke aku." Meli.

"Iya nih Kakak gimana sih." Protes Raya.

"Diem anak kecil." Randi.

"Randi..." Mama Retno.

"Iya Ma. Nanti Pa Ma selesai Kakak dulu baru Randi." Randi.

"Serius? Biar Mama siap-siap nih." Mama Retno.

"Iya Ma. Semangat bener sih." Randi.

Plak...

"Aw sakit Ma."

"Lagian kamu itu. Pacaran kok lama banget. Kakak mu itu sebentar tapi langsung gas." Mama Retno.

"Yaelah kan Randi nunggu Kakak dulu kasian nanti dua jadi jomblo tua." Ledek Randi.

"Ngeledek kamu. Kan Kakak nunggu Kakak ipar kamu lulus seragam abu-abu dulu." Radit.

"Lagian sukanya sama bocil sih Kakak." Randi.

"Dih, biarin yang penting sayang wle.." Radit.

"Kak Agnes kok mau sih sama manusia tua ini." Randi.

"Kalo ga mau kasihan keburu tua ga ada yang mau." Agnes.

"Sayang." Rengek Radit.

"Hahahahaha...."

Semua tertawa mendengar jawaban Agnes yang asal saja. Sementara Radit sudah mendusel di pinggang Agnes.

"Geli Yang ih..." Protes Agnes.

"Biarin lagian kamu bukan belain aku gitu." Radit.

Melihat tingkah anak-anak nya membuat Papa Jamal dan Mama Retno merasa muda lagi. Kedua putranya tak segan melakukan hal romantis di hadapan mereka. Papa Jamal dan Mama Retno memang sudah mengenal orang tua Meli hanya saja mereka belum bertemu secara resmi untuk membicarakan hubungan Putra dan putri mereka.

Randi yang terkadang masih suka lirik sana sini tak membuat Meli meninggalkannya. Karena Meli begitu menyayangi Randi begitupun sebaliknya. Randi hanya iseng karena perempuan-perempuan itu begitu nekat. Membuat Randi jengah. Bukan seperti Gani yang selalu meniduri para perempuan-perempuan yang menyukainya.

Randi dan Gani satu angkatan mereka berdua adalah Rival karena keduanya banyak di gandrungi mahasiswi-mahasiswi. Hanya saja Randi begitu awet dengan Meli sejak awal memasuki bangku kuliah hingga kini. Sedangkan Gani hanya bermain-main saja.

"Eh, Kak Agnes Kak Meli kita nonton yuk." Raya.

"Adek, inget besok masih sekolah loh." Mama Retno.

"Ye, Mama kan bukan malam ini. Besok aja Ma. gimana Kak?" Raya.

"Mau nonton apa?" Meli.

"Nonton apa ya enaknya? Kita nonton di bioskop aja yu Kak." Raya.

"Ngga ah,, kalian enak-enakan nanti Kakak harus ngikutin kalian lagi." Protes Randi.

"Ga apa-apa lah Ran sekali-sekali." Radit.

"Dih, Kakak aja sana ah." Randi.

"Kakak kan kerja Ran." Radit.

"Ceh,"

"Ga ikhlas Yang?" Meli.

"Ikhlas sayangku. Abang siap mengantarkan bidadari abang kemana pun pergi." Gombal Randi.

"Aduh, kok aku mules ya denger ya." Agnes.

"Hahahaha..." Lagi-lagi semua tertawa.

Agnes memang tak banyak bicara hanya saja setiap kata yang keluar dari mulutnya selalu menbuat orang tertawa. Itu yang membuat Radit selalu dan bertambah menyayanginya. Agnes pun tak suka ikut campur masalah orang lain. Walaupun orang tersebut meminta bantuannya.

"Yang, bobo gih udah malem. Besok ikut Mas ke kantor aja ya." Radit.

"Eh, jangan. Ikut Mama arisan aja nanti." Mama Retno.

"Dih, kasian Kak Agnes ma harus ngikutin ibu-ibu rumpi." Randi.

"Enak aja kamu. Meli ikut juga ya." Mama Retno.

"Meli masih ada kuliah Ma besok. Pulang siang." Meli.

"Yah, sama Randi tapi kan?" Mama Retno.

"Ngga Ma sama tetangga sebelah. Ya Iya dong Ma sama Aku." Randi.

"Mama cuma nanya. Repot amat sih kamu." Mama Retno.

"Ya udah kamu ikut Mama arisan ga apa-apa Yang?" Radit.

"Emang boleh?" Agnes.

"Boleh dong sayang." Mama Retno.

"Jangan di ajarin yang macem-macem loh Ma." Radit.

"Cerewet ih. Agnes aja ga protes." Mama Retno.

"Ran, nanti jangan lupa yang di cabang. Ikbal udah turun." Radit.

"Iya kemarin udah menghubungi Kak Ikbal aku." Randi.

"Belum selesai Dit?" Papa Jamal.

"Belum Pa. Tapi Ikbal sama Randi udah mengantongi nama-nama yang di curigai." Radit.

"Semoga cepet selesai ya Nak." Papa Jamal.

"Iya Pa. Minggu depan nanti akan peresmian pimpinan baru sama Ikbal." Radit.

"Loh, kok Kakak sih Mas?" Agnes.

"Iya. Nanti Kak Ikbal sama Randi di sana." Radit.

"Kok ga kak Randi?" Raya.

"Nanti kamu ngerti sendiri dek. Makanya sekarang sekolah yang betul yang rajin biar cepet ikut bisnis kita." Radit.

"Ih, ngga ah pusing." Raya.

"Terus kamu mau jadi apa?" Randi.

"Ibu rumah tangga aja kaya Mama baik suami aja yang kerja." Raya.

"Astaga! Cita-cita mulia sekali." Ucap Randi menepok jidatnya.

"Memang kalian mengijinkan Agnes sama Meli kerja juga?" Papa Jamal.

"Ngga." Jawab Radit dan Randi bersamaan.

"Kompak bener anak-anak Mama." Mama Retno.

"Kenapa Kakak-Kakak ga ngijinin Kak Meli sama Kak Agnes kerja?" Raya.

"Cukup di rumah aja menjaga anak-anak kita, mendoakan suami dan menghabiskan uang suami." Radit.

"Alhamdulillah."

"Kok alhamdulillah Yang?" Radit.

"Ya seenggaknya walau cuma di rumah aja aku bisa ngabisin uang kamu Mas." Agnes.

🌼🌼🌼

1
Anime aikō-kā
p
Omah Tien
crt nya bagus g nko2
Dini
keluarga cemara
Welmina. Lefina Mapussa
Bagus ceritanya tur.
agnez
kasihan bayi bintang, knp bunda nining tdk mau adòpsi?
Desmeri epy Epy
lanjut
Desmeri epy Epy
lanjut Thor
Azahra Rahma
ini novel seru tentang nikahan terus nih
Azahra Rahma
masih sering typo,, seperti malam pertama Randi dan meli,,malah jadi Manda dan Randi,,,,kasihan si Ikbal istrinya di ambil Randi
Azahra Rahma
Alhamdulillah bapaknya Manda dah balik lagi namanya pak Heru
Azahra Rahma
untung ceritanya bagus ,,karena terlalu lama gak up nama bapaknya Manda berubah terus dari Heru jadi Rahmat jadi Jamal
Azahra Rahma
karena up nya yg jarang² mungkin ya,,authornya jadi lupa nama² tokohnya ,,bapaknya Manda ganti² Mulu namanya
Azahra Rahma
semoga authornya lihat komenku,, walaupun novel sudah tamat semoga masih bisa di revisi,, ceritanya bagus , aku suka tapi typo nama,,,pak Heru jadi pak Rahmat,,utk nama Ikbal dan Bu Nining cukup revisi di bab awal saja yg di bab awal kan bu Aini dan Damar
Azahra Rahma
tiba² bapaknya Manda jadi pak Rahmat,,,di bab sebelumnya pak Heru
Azahra Rahma: di bab awal ibunya Agnes namanya Bu Aini dan kakaknya namanya damar trs lngsng di bab berikutnya jadi Bu Nining dan Ikbal
total 1 replies
Azahra Rahma
wah jangan² pak Bagas naksir sama Bu nining
Juprianto
Luar biasa
Keisha Alindya
gercep amaaaat /Chuckle/
Desmeri epy Epy
lanjut thor dobel up dong thor
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Desmeri epy Epy
lanjut thor dobel up dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!