Sakuel sang pewaris dan mengejarnya cinta tuan muda arogan
Kenzi Alvaro Aditama,pria tampan yang memiliki pesona yang begitu sangat memikat.Namun sayang hatinya hanya mencintai satu gadis meski ia sudah bertunangan dengan salah satu gadis yang dikenalkan oleh Mommynya.
Akan seperti apa kisah cintanya?,bisakah Kenzi bersatu dengan gadis yang ia cintai?.Yuk simak ceritanya.
Untuk kalian aku sarankan baca Sang Pewaris atau Mengejar cinta Tuan Muda Arogan lebih dahulu agar teks bingung nantinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#27
Sepulang mengantarkan Renata dan Cantika,Kenzi langsung kembali pulang.Ia akan membicarakan masalah pengalihan semua harta atas nama Cantika pada Daddy-nya agar bisa di bantu oleh pengacara keluarganya.
Setibanya dikediamannya Kenzi mencari keberadaan sang Daddy.
"Kak...Daddy mana?",tanya Kenzi pada Kanza yang sedang menonton televisi bersama sang suami.Sepertinya Kakaknya itu akan menginap karena Kanza memakai piyama tidurnya.
"Di ruangan kerjanya tadi kalau gak salah, teleponan sama Uncle Jo",jawab Kanza.
"Aku kesana dulu Kak,Mas",ujar Kenzi pada Kanza dan Darren.
Tok tok tok
"Masuk!",seru Kevin dari dalam.
Ceklek
"Dad...apakah aku menganggu?',tanya Kenzi.
"Tidak.. masuklah!",jawab Kevin meletakkan ponselnya di sudut meja.
"Ada apa Son?",tanya Kevin.
"Dad...aku perlu bantuan Daddy,untuk masalah Cantika",jawab Kenzi.
Kevin mengerutkan keningnya."Cantika?,anaknya Rere itu?",tanya Kevin.
"Ya Dad... kasusnya hampir sama seperti Kak Andini dulu yang hartanya di kuasai seseorang.Cantika juga mengalami hal yang sama.Warisan peninggalan kedua orangtuanya di kuasai oleh anak dari adik tiri Papa Cantika.Kira kira Uncle Arion bisa gak nolong Dad",jawab Kenzi.
"Papanya Cantika juga meninggalkan sebuah perusahaan yang cukup besar Dad", sambung Kenzi.
"Apa nama perusahaannya?",tanya Kevin.
"Victor bilang Ravindra grup",jawab Kenzi.
"Cantika anak dari Elvano Ravindra yang meninggal akibat kecelakaan empat tahun lalu?",tanya Kevin.
"Aku gak tau nama Papa dari Cantika Dad,aku tak pernah bertanya pada Renata",jawab Kenzi.
"Lalu apa hubungan keluarga Ravindra dengan kekasihmu Kenzi?.Kenapa dia bisa mengasuh Cantika?",tanya Kevin.
"Renata pernah menikah dengan adik almarhum Papanya Cantika.Saat kecelakaan itu hanya dia dan Cantika yang selamat",jawab Kenzi.
"Jadi kekasihmu jandanya Sagara Revindra?",tanya Kevin.
"Daddy tau keluarga Cantika?",tanya Kenzi balik bertanya.
"Kecelakaan saat itu menjadi trending topik karena Sagara mengalami kecelakaan di hari pernikahannya.Keluarga Ravindra merupakan salah satu keluarga terpandang seperti kita jadi kematian keluarga itu menjadi perbincangan media lokal",jawab Kevin.
"Revindra grup juga bekerja sama dengan perusahaan Kakak kamu", sambung Kevin.
"Bisa Daddy bicarakan ini pada Uncle Arion?",tanya Kevin.
"Akan Daddy coba",jawab Kevin.
"Terimakasih Dad", ucap Kenzi.
"Ya...", angguk Kevin.
***
Kenzi begitu bersemangat pagi ini untuk berangkat kerja.Sang kekasih sekaligus sekretarisnya akan kembali masuk kerja.Ia tak sabar bertemu sang kekasih.Meski tadi malam mereka masih bertemu tapi sudah terasa bertahun baginya.Jatuh cinta memang begitu indah dan membuat siapa saja akan kehilangan akal sehatnya.
"Ehemmm ada yang senang nih",goda Kanza yang sedang menyuapi sang putri makan.
"Apa sih Kak", jawab Kenzi yang senyumannya tak luntur dari tadi.
"Kenzi...Daddy sudah bicarakan dengan Arion,dia minta untuk bertemu Renata nanti siang",ujar Kevin.
"Kenapa Dad harus bertemu Rere dulu",jawab Kenzi.
"Nanti kamu juga tau,Daddy gak bisa menjelaskannya takutnya salah bicara.Kamu temani saja nanti Rere bertemu Arion di kantornya",ujar Kevin.
"Baiklah Dad",jawab Kenzi.
Selesai sarapan Kenzo langsung berangkat ke kantornya.Niatnya ingin menjemput sang kekasih tapi Renata menolak karena tak ingin menjadi perbincangan orang kantor.Jadilah ia berangkat sendiri pagi ini.
Kenzi melangkah masuk kedalam perusahaaannya di sambut sapaan dari bawahannya.Pria yang murah senyum itu hanya menjawab dengan senyuman saja.Ia memang berbeda dengan Kenzo yang bersikap datar dan dingin,jika ada yang menegur Kenzo hanya mengangguk saja.
Kenzi memasuki ruangannya dan ia langsung tersenyum lebar saat melihat Renata yang sudah duduk di meja kerjanya fokus pada layar komputernya.
"Yang... selamat pagi",ujar Kenzi menghampiri Renata dan tersenyum manis.
"Ken...ini kantor.Bisa gak kita profesional dulu jika dalam jam kerja.Takutnya gak enak didengar sama karyawan lain",jawab Renata.
"Baiklah jika itu mau kamu.Oh ya nanti siang kita akan pergi menemui pengacara Daddy aku untuk membahas tentang pengalihan warisan itu",ujar Kenzi.
"Baiklah...", angguk Renata.
"Oh ya...kamu ada meeting satu jam lagi bersama tim pemasaran",ujar Renata.
"Baiklah...kamu ikut aku ya",jawab Kenzi.
"Ya...",angguk Renata.
Waktu terus berlalu dan saat jam makan siang Kenzi dan Renata berangkat bersama menemui pengacara keluarga Aditama.
Tak ada karyawan yang mencurigai kedekatan Kenzi dan Renata karena Renata benar benar menunjukkan sikap profesionalnya dalam bekerja.
"Kita temui Uncle Arion dulu baru makan siang.Gak apa apa kan?",tanya Kenzi saat mereka didalam perjalanan.
"Iya......",jawab Renata.
"Kamu belum lapar banget kan Yang?",tanya Kenzi.
"Belum.Tadi saat meeting aku makan beberapa potong kue jadi belum terlalu lapar",bawah Renata.
Tak lama mobil yang dikendarai Kenzi sampai disebuah bangunan berlantai dua.Kenzi dan Renata turun dari mobil dan langsung masuk kedalam bangunan itu.
"Tuan muda Kenzi,anda sudah ditunggu Pak Arion di ruangannya",ujar sekretaris Arion yang memang sudah menunggu kedatangan Kenzi atas perintah Arion.
"Iya...", angguk Kenzi.
Tok tok tok
"Masuk!",seru Arion dari dalam ruangannya.
Ceklek
"Selamanya siang Uncle",ujar Kenzi masuk kedalam ruangan Arion diikuti Renata dari belakang.
"Siang Kenzi",jawab Arion.
"Ini yang namanya Renata?",tanya Arion menunjuk Renata.
"Iya Pak",jawab Renata.
"Silahkan duduk!",ujar Arion membawa keduanya ke sofa yang ada di ruangan itu.
"Kevin,Daddy-nya Kenzi sudah menceritakan semuanya yang terjadi dan saya juga sudah mencari tahu apa yang terjadi.Jadi untuk masalah ini akan sedikit rumit karena Aston mengatakan jika ahli waris sudah meninggal,maka hanya dia satu satunya keluarga Ravindra yang tersisa maka semuanya menjadi miliknya", tutur Arion.
"Lalu apakah masih bisa kembali dipindahkan Uncle?",tanya Kenzi.
"Bisa.Tapi Cantika akan terekspos ke media dan sebagai keluarga satu satunya hak asuh Cantika akan jatuh pada Aston",jawab Arion.
"Tidur Uncle,Aston menginginkan kematian Cantika.Jika hak asuh jatuh pada Aston, Cantika malah dalam bahaya",ujar Kenzi.
"Ada solusinya, Renata harus menikah lebih dahulu dan mengadopsi Cantika",jawab Arion.
"Apakah jika saya menikah hak asuh akan saya dapatkan Pak,saya tidur bisa kehilangan Cantika.Saya sangat menyayanginya", timpal Renata.
"Ya.Kamu harus menikah sebelum kasus ini dibuka.Kamu adopsi Cantika secara hukum",jawab Arion.
"Ya Pak...akan saya lakukan",ujar Renata.
Kenzi tersenyum tipis, Renata bersedia menikah dan itu artinya Ia dan Renata akan segera menikah.
"Segitu saja dulu dan kamu Kenzi cari bukti memberatkan Aston nanti persidangan",ujar Arion.
"Baik Uncle",jawab Arion.
Kenzi dan Renata meninggalkan kantor Arion menuju sebuah restoran.
"Yang...kita akan menikah secepatnya,dan ini demi Cantika juga",ujar Kenzi.
"Ya...",jawab Renata mengangguk pelan.
...****************...