NovelToon NovelToon
Darah Campuran

Darah Campuran

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Vampire / Vampir / Fantasi Wanita / Hamil di luar nikah / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:427.4k
Nilai: 5
Nama Author: ruby kejora

Warning!!! ⚠️⚠️⚠️ cerita ini untuk usia 18+++ dilarang keras membaca novel ini untuk yang berusia di bawah itu di karenakan ada adegan dewasa. Penulis tidak bertanggung jawab bila pembaca di bawah umur membacanya!!!

Seorang putri cantik membatalkan pernikahannya dengan seorang pangeran yang telah di jodohkan dengannya karena hamil dengan pemuda lain. Dan karena hal itu Putri Zoya di usir dari istana dan tinggal berdua dengan anaknya di wilayah lain. Hidupnya bersama putrinya, Orion menderita di luar sana tanpa adanya perlindungan dari sang ayah yang merupakan keturunan pangeran vampir. Bagaimana hidup Orion dan ibunya? Bagaimana dia bertahan dari semuanya dan mengatasi semuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 27 Pencarian Yang Sia-Sia

Pangeran Diaz semakin mengamuk tak terkendali dengan datangnya lima orang petugas yang menghalangi dirinya saat itu. Mudah saja baginya yang mendapatkan julukan harimau emas untuk mengalahkan mereka semua dalam beberapa gerakan saja.

“Bak... buk.... bak... buk...”

Baku hantam terus terjadi antara mereka. Cukup dengan tiga kali serangan Pangeran Diaz berhasil melumpuhkan mereka semua. Setelah puas mengamuk di sana dan membuat mereka semua babak belur, Pangeran Diaz keluar dari Dewan Konstitusi Vampir itu dengan perasaan lega karena sudah memberi pelajaran pada mereka.

“Ingat apa yang kalian lakukan pada keluargaku hari ini suatu saat akan kembali pada kalian lagi. Ini hanya permulaan saja. Jika nyawa istri dan anakku tidak selamat aku akan kembali lagi untuk menuntut membalas !!!” ucap sang pangeran sambil mengepalkan tangan penuh emosi dan kebencian menatap mereka semua lalu segera keluar pergi dari tempat itu.

Kelima petugas yang tumbang dan tergeletak dilantai kini bangun dan mendekati ketua dewan mereka.

“Apakah ketua dewan baik-baik saja.. ?” tanya salah satu petugas yang melihat darah keluar dari bibir ketua Buana.

“uhuk... iya, aku tak apa-apa. Terima kasih kalian semua sudah melindungi ku. Jika tidak ada kalian aku tidak tahu bagaimana nasibku sekarang.” ketua Buana kembali batuk dan mengeluarkan sedikit darah dari bibirnya. Dia berdiri dengan dibantu lima orang petugas yang ada di ruangan itu.

“Ketua apa yang harus kita lakukan sekarang ? Apa kita harus mengejar pangeran Diaz dengan mengerahkan pasukan lainnya untuk mengejarnya ?” tanya salah satu petugas pada ketua Buana.

Tak perlu, biarkan saja dia pergi... tapi bagaimana pangeran bisa tahu aku mengirim pasukan khusus untuk melenyapkan istri dan anaknya ?” tanya nya pada satu petugas yang diutusnya menjalankan misi rahasia darinya itu.

“Maaf ketua... mungkin aku yang ceroboh dan kurang berhati-hati walaupun tak ada barang bukti yang tertinggal di sana, dan semuanya sudah aku perhitungkan sebelumnya.” jawab petugas itu yang merasa telah gagal dalam menjalankan tugasnya.

“Itu bukan salahmu. Memang tidaklah mudah berurusan dengan Pangeran Diaz. Tapi apa kau yakin bahwa kau sudah melenyapkan mereka berdua ?”

“Ya ketua Buana. Aku yakin mereka berdua sudah mati karena aku sudah memberikan luka yang sangat parah dan kecil sekali kemungkinan mereka untuk bisa bertahan hidup.” ucap

petugas itu meyakinkan kembali ketua Buana bawa misinya saat itu sukses.

“Berarti aku harus bersiap-siap lagi Mungkin sebentar lagi Pangeran Diaz akan kembali ke sini dan memporak-porandakan tempat ini serta tak akan memberikan ampun pada kita semua.” ucap ketua Buana menelan ludah dan harus bersiap pada serangan berikutnya.

Sementara itu di lain tempat.

Putri Zoya yang sudah agak membaik keadaannya duduk di teras depan rumah nenek Hera bersama dengan Orion kecil yang menemaninya.

Mereka menghirup udara segar dan memandangi birunya langit pagi itu. Meskipun mereka tinggal di tempat yang kecil dan sederhana sekali tapi mereka bahagia karena kehangatan hati nenek Hera.

“Kalian berdua jaga rumah dulu, nenek mau pergi mencari kayu bakar.” ucap nenek Hera yang keluar dari rumah sambil membawa seutas tali untuk mengikat kayu bakar di hutan.

“Ya nek, hati-hati...” ucap mereka berdua karena hanya itu yang bisa mereka lakukan.

Putri Zoya menatap punggung nenek Hera yang pergi dari hadapannya. Dia merasa iba melihat nenek berusia 60 tahun lebih itu masih harus mencari kayu bakar untuk menghidupi dirinya sendiri. Padahal seharusnya seusia nenek itu harus lebih banyak istirahat dan menyenangkan diri sendiri.

“Nenek aku pasti akan membantumu, tunggu sampai kondisi ku membaik dan aku pasti akan membantumu mengumpulkan kayu bakar yang lebih banyak lagi erta membantu mu menjual kayu itu....” batin Putri Zoya berjanji pada dirinya sendiri yang tidak tega melihat nenek Hera masih bekerja keras demi sesuap nasi.

Orion kecil akhirnya merasa bosan setelah duduk berjam-jam di depan rumah sambil menunggu ibunya. Dia menoleh ke sekitarnya dan mendengar beberapa suara anak kecil yang bermain tak jauh dari rumah nenek Hera.

“Ibu.. aku mendengar suara anak-anak kecil bermain di sebelah. Bolehkah aku bergabung dan ikut bermain dengan mereka ?” tanya anak itu pada ibunya dengan tatapan memelas dan memohon yang membuat sang putri tak kuasa untuk menolak dan mengizinkan nya.

“Boleh asal sebentar saja dan segera kembali. Jangan sampai tersesat.” ucap sang putri yang dibalas dengan anggukan oleh orang yang kecil.

Orion berlari menghampiri anak-anak kecil yang bermain di tanah kosong sebelah barat rumah nenek Hera. Sementara itu Putri Zoya yang merasa tubuhnya masih lemah kembali masuk ke dalam rumah dan beristirahat kembali.

Di tempat lain Pangeran Diaz bersama lima orang pengawalnya melesat dari villa jantung emas dan menuju ke lokasi tempat terakhir dia menemukan jejak darah istri dan putrinya.

“Kalian berlima bergeraklah menyebar dan cari putri sampai ketemu. Kuharap kalian semua tidak kembali dengan tangan kosong !” ucap Pangeran Diaz memberikan perintah pada lima pengawal yang dibawanya itu.

“Baik, Pangeran Diaz...” jawab kelima pasukan itu serempak.

Kelima pasukan itu langsung bergerak sesuai arahan dari pangeran. Sementara itu Pangeran Diaz mencari sendiri ke arah lain berdasarkan feelingnya yang kuat bahwa istri dan putrinya masih hidup.

Sang pangeran menuju ke suatu tempat dengan mengikuti kata hatinya ke sebuah hutan. Dia melintasi kawasan hutan yang kosong itu dan terus menyisir sampai dia menemukan keberadaan kehidupan anubis beberapa kilometer dari tempatnya berada sekarang.

“Ya...ha..ha...tangkap dia ayo...”

Dia mendengar suara keramaian dan candaan beberapa anak kecil yang bermain dari kejauhan dengan pendengarannya yang tajam.

Dengan satu gerakan Pangeran memanggil dua orang pengawal tadi untuk pergi bersamanya menuju ke tempat anak-anak itu bermain.

“Tuan kami mencium aroma samar jenis amulet di depan sana.” ucap salah satu pengawal pada pangeran.

Tanpa menunggu lama, mereka bertiga segera menuju ke lokasi.

Orion kecil yang juga mempunyai pendengaran tajam merasakan ada tiga orang mendekat ke arahnya.

“Teman-teman aku rasa ada beberapa orang yang akan datang kemari...” ucapnya pada temannya.

“Jangan-jangan mereka adalah perampok...” jawab salah satu anak lainnya yang ketakutan.

“Kalau begitu kita harus segera pergi dari sini sebelum perampok itu mencelakai kita.” ucap salah satu teman lainnya.

Tak lama kemudian ketujuh anak kecil itu langsung lari berhamburan dan menuju ke rumah masing-masing karena takut.

Orion pun juga berlari dengan cepat dan masuk ke rumah nenek Hera lalu segera mengunci rapat pintunya.

Tempat salat Pangeran Diaz dan pasukannya tiba di tempat itu, tempat itu sudah kosong dan bau yang samar sekali tadi sudah menghilang dari sana.

Namun Pangeran tidak putus asa dan dia terus mencari sampai akhirnya tiba di depan rumah nenek Hera. Dia mempertajam Indra penciumannya dan mendapati aroma obat yang kuat dari tempat itu. Sehingga dia segera pergi dari tempat itu dan meneruskan pencarian di tempat lain.

Setelah dua jam pencarian akhirnya Pangeran Diaz dan para pengawalnya kembali dengan tangan hampa dan berniat akan melanjutkan pencarian lagi keesokan harinya.

Satu jam berikutnya putri Zoya terbangun dari tidurnya. Dia mencium aroma khas suaminya dan beberapa amulet lain di luar.

“Diaz... kau kah itu.. sayang ?”

Sang Putri berjalan keluar rumah dan mendapati di sana kosong tak ada siapapun selain dirinya. Akhirnya dia kembali lagi masuk ke dalam dengan kecewa karena tidak bertemu dengan suaminya.

BERSAMBUNG....

1
Emylia Rosliayana
apa kabar pangeran diaz ya
Rika_Faris
keadaan sedang genting masih sempat2nya ya....
Rika_Faris
500 km???
yg bener aja thor...
jauh lho tu..
naik pesawat sih mungkin dekat tp kl naik kendaraan darat bisa menghabiskan waktu kurleb 4 - 5 jam perjalanan lho thor...
Rika_Faris
pengecut banget pangeran diaz nya.... masa biarin si ceweknya yg berjuang sendiri.
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Mksi Thor karyanya.. bagus 👍❤
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Thor naha garing pisan ktemu Ayah teh ??🙄
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Thorrrr dek"an☺
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Galih... galian 🙄
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Oreooo, kitkat 🙄
Seru tp bnyk typo
pngeran Diaz kpn bersatu sm putri Zoya ?
kburu bulukan Thor 😁
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Oreooo, kitkat... 🙄😁 seru tapi bnyk typo, kpn pangeran Diaz ktemu bersatu sm Zoya?? kburu bulukan Thor
Defi
tidak sesuai expetasi ku
Yossie Mariani
extra part dong...
blm ada pencerahan
gantung saja gitu
Yossie Mariani: sip nnti mampir ya...

aku tetap tunggu extra part yahhhh
total 2 replies
Siti Rahayu
cerita nya hampir mirip twilight
Yossie Mariani
seperti pencerahan
sigigi manis
Krg panjang kak
sigigi manis
Benar2bagus cerritanya
pecinta romansa
Ayo... siapa cepat dia dapat
pecinta romansa
Aduh dah end. Bikin lagi donk kak karya baru jenis vampir
Dessy Sulastri
bnyk typonya
🌻Ruby Kejora: Makasii kak... Nanti akan ku perbaiki
total 1 replies
Oh Dewi
Mampir ah, mana tau bagus...
Soalnya emang sesusah itu nyari novel yang bagus. Terakhir aku baca yang bagus judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung. Itu bagus banget menurut aku, tapi pembacanya minim banget
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Makasii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!