Sepanjang perjalanan Alton tak henti mengingat wajah cantik serta senyum manis Selena. Memang Selena bukan type gadis yang Alton inginkan. Tetapi saat mengasuh Austin, mendadak perasaan nya menjadi lain.
Aku memang membutuhkan pengganti Alice, tapi baru tiga bulan kepergian nya. Aku tidak mungkin juga memilih nya sebagai pengganti Alice. Itu sangat tidak adil untuk Selena. Menatap wajah kecil Austin dan memikirkan hal ini sepanjang perjalanan pulang. Hai Alton, kamu jangan gila! Dia adik ipar nya, jangan karena dia mirip dengan Alice lalu kamu egois ingin memiliki nya juga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sayang nya Selena
Selena bangkit berdiri kemudian berlari menuju kamar Alton, rasa takut nya pada Alton mendadak hilang saat tahu Austin sakit.
Semua mata menatap nya heran, tapi juga bahagia. Meskipun hanya keponakan nya, mereka kini tahu bahwa Selena amat menyayangi Austin. Sikap nya kini secara langsung membuktikan nya.
Selena meraih gagang pintu kamar Alton lalu membuka nya cepat, melangkah perlahan masuk ke dalam kamar. Menatap sedih dengan apa yang di lihat nya. Ya, Alton sedang meringkuk seraya memeluk putra kecil nya.
Perlahan Selena berjalan mendekat, lalu duduk samping Austin di sisi lain tempat tidur. Mengusap lembut kening dan pipi Austin. Alton yang sudah tahu kedatangan Selena memilih diam dan tetap memejamkan kedua mata nya.
Tapi moment tamparan kemarin membuat hati Alton mengernyit, rasa marah dan malu nya kembali muncul di pikiran nya. Setiap mengingat nya Alton merasa tidak ingin lagi memberi sikap lembut nya pada Selena.
Ah, Alton jelas-jelas kamu yang salah. Kamu melakukan nya tanpa permisi, dan sadarlah dia adik ipar mu.
'Aku tidak akan bersikap baik pada mu hingga kamu meminta maaf padaku.' batin Alton
Selena merasa sedih dengan keadaan Austin, tubuh nya reflek membuat nya terbaring di samping Austin. Ingin sekali melingkarkan tangan nya di atas selimut yang menutupi Austin, tetapi tangan Alton lebih dulu melingkar di atas nya.
Selena menatap Austin lalu menatap Alton hal itu dia lakukan berulang kali.
'Mirip.' batin nya
Kemudian Selena menempelkan tangan nya ke kening Austin, "Sudah reda demam nya." gumam Selena
Lalu bangkit dari terbaring nya dan menghampiri botol susu yang masih bersih dan kosong lalu menyeduhkan susu untuk Austin dan meletakkan nya di sela antara kepala Austin dan Alton.
Kemudian melangkah keluar dari kamar Alton lalu menutup pintu kamar nya.
"Bagaimana ?" tanya Rosa saat Selena menghampiri para orang tua yang masih duduk di ruang tamu
"Demam nya sudah turun, aku sudah buatkan susu untuk Austin dan ku letak kan di samping nya. Siapa tahu terbangun dan menangis, ku kira kak Alton akan membutuhkan nya." ucap Selena
'Sepertinya Selena anak yang baik' batin Patrice
'Dia juga sepertinya mengerti tugas seorang Ibu, apa iya bisa sebagai.. Ah, mikir apa aku ini.' imbuh Patrice dalam hati
***
Tiga hari berlalu, Austin sudah kembali sehat. Ceria dan tertawa kembali seperti sebelum nya. Tom yang semula di tugas kan Alton untuk melakukan pertemuan ke luar kota, juga sudah kembali ke kediaman Alton.
"Semua berjalan dengan lancar, Tuan." ucap Tom seraya memberi laporan tentang hasil kerja nya di luar kota.
"Hem, bagus!" ucap Alton
"Kita ada pertemuan lagi besok di hotel B setelah makan siang, Tuan." ucap Tom
"Baik, kita akan datang." jawab Alton
***
Alton memulai aktifitas nya kembali, setelah Austin sembuh Alton tidak lagi meninggalkan nya di rumah. Alton akan terus membawa nya ke kantor bersama nya, "Papi akan mengurus mu sendiri, sayang."
Alton menggendong Austin seraya mengerjakan pekerjaan nya di dalam ruang CEO, berkutat kembali dengan berkas di atas meja nya. Dan meraih satu map berisi laporan keuangan bulan ini.
Menatap kalender meja di hadapan nya, "Saat nya gajian, besok."
"Sayang jangan nangis ya, Papi kerja dulu." ucap Alton
Meletakkan Austin di atas pangkuan nya, Austin hanya terdiam melihat kertas di hadapan nya. Kedua bola mata kecil nya ke kanan dan ke kiri setiap Alton membuka lembaran kertas di hadapan nya.
Tom yang menatap nya memberikan tawa kecil nya.
"Apa?"
untuk selena istri murahan
cerita novelis menunjukkan karakter novelisnya
suami atau lelaki egois memuja pelakor dan melaknat pebinor
istri atau wanita egois memuja pebinor dan melaknat pelakor
alton lebih baik cari istri lain ndak usah cari istri yang kalau ada masalah dengan suami pergi dan tinggal berduaan dengan lelaki lain
Semakin menarik 🤗🤗🤗