NovelToon NovelToon
Sistem Permintaan Tak Terbatas

Sistem Permintaan Tak Terbatas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:18.2k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Alex hanyalah karyawan biasa—bekerja keras, sering diinjak, dan tidak pernah dianggap. Sampai suatu malam, hidupnya hancur dalam sekejap oleh orang-orang yang seharusnya dia percaya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, Alex menemukan sesuatu yang mengubah segalanya: sebuah sistem misterius yang bisa mengabulkan permintaan apa pun.

Tidak ada batas kekayaan. Tidak ada batas kekuatan. Hanya satu syarat—dia harus terus menyelesaikan misi untuk mendapatkannya.

Namun kekuatan tanpa batas punya harga yang tidak terlihat. Perlahan, pria yang dulu selalu menunduk itu mulai berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak dia kenali sendiri.

Dan orang-orang yang pernah menghancurkan hidupnya akan segera tahu, bahwa yang mereka injak dulu... tidak akan pernah lagi bisa mereka injak sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Pagi itu, di ruang kerja kantor polisi sektor setempat, seorang penyidik berpangkat inspektur menyusun berkas laporan sambil sesekali menatap Alex dan Bima yang duduk di seberang mejanya.

"Kartu identitas ini terdaftar atas nama perusahaan Cendana Mitra Solusi," penyidik itu berkata, menunjuk kartu yang sudah dimasukkan ke dalam plastik bukti. "Kami akan telusuri kepemilikannya. Kalau memang perusahaan ini terlibat langsung dalam sabotase industri, ini bisa jadi kasus besar."

"Berapa lama biasanya penelusuran seperti ini?" Bima bertanya, jarinya masih memegang salinan laporan yang mereka siapkan semalaman.

"Tergantung seberapa rapi mereka menyembunyikan jejaknya," penyidik itu menjawab, menyandarkan tubuhnya ke kursi. "Tapi dari pengalaman saya, perusahaan cangkang biasanya punya banyak lapisan. Bisa berminggu-minggu."

Alex mengangguk pelan, tidak menunjukkan kekecewaan meski dalam hati dia berharap prosesnya bisa lebih cepat. 'Yang penting namanya sudah tercatat resmi. Cepat atau lambat, itu akan jadi jejak yang gak bisa dihapus begitu saja.'

Mereka berdua keluar dari kantor polisi, Bima menghela napas panjang, menatap Alex yang berjalan di sampingnya dengan wajah tenang seperti biasa.

"Bapak yakin ini akan berhasil? Perusahaan sebesar itu pasti punya banyak cara buat menutupi jejak," Bima berkata, sedikit ragu.

"Aku gak butuh hasil instan," Alex menjawab. "Aku cuma butuh mereka tahu, kalau sekarang ada jejak yang mengarah ke mereka. Orang yang merasa terekspos biasanya jadi ceroboh."

...-----...

Di sisi lain kota, di sebuah apartemen mewah yang jarang didatangi tamu, Om Yusuf duduk di depan laptopnya, membaca laporan singkat dari salah satu koleganya di kepolisian yang selama ini dia bayar untuk memberi informasi.

Ponselnya berdering. Dia mengangkatnya tanpa menyapa lebih dulu.

"Kau bilang orangmu profesional," suara Ibu Ratna terdengar dari seberang telepon, nadanya tetap terkendali meski ada ketegangan yang tersembunyi di baliknya.

"Dia memang profesional," Om Yusuf menjawab tenang, meski rahangnya sedikit mengeras. "Tapi sistem keamanan pabrik itu lebih siap dari yang kami perkirakan. Ini risiko yang selalu ada dalam pekerjaan seperti ini."

"Sekarang namanya sudah ada di catatan polisi," Ibu Ratna berkata tajam. "Kau bilang cara kerjamu tidak meninggalkan jejak."

"Nama perusahaan cangkang, bukan namamu," Om Yusuf menjawab. "Butuh waktu berbulan-bulan buat mereka menembus lapisan kepemilikannya, kalau memang mereka cukup gigih untuk mencobanya."

Hening sejenak di telepon.

"Aku ingin operasi ini dihentikan sementara," Ibu Ratna akhirnya berkata. "Sampai keadaan tenang."

"Itu akan menambah biaya," Om Yusuf menjawab cepat. "Aku harus pindahkan beberapa orang, tutup jalur yang sudah terekspos, buka jalur baru. Semua itu makan waktu dan uang."

"Berapa?"

Om Yusuf menyebutkan angka yang membuat Ibu Ratna terdiam beberapa detik sebelum akhirnya menjawab pelan, "Baik. Akan aku transfer besok."

Sambungan telepon terputus tanpa ucapan perpisahan dari kedua belah pihak.

Om Yusuf meletakkan ponselnya di meja, menatap layar laptopnya yang masih menampilkan laporan tadi. Dia mengetuk-ngetukkan jarinya di meja, pikirannya berputar jauh dari sekadar uang.

'Perempuan itu mulai gugup. Orang yang gugup biasanya membuat keputusan buruk. Dan keputusan buruk orang lain, kadang bisa jadi masalah besar buatku juga.'

Dia membuka sebuah folder tersembunyi di laptopnya, memeriksa kembali seluruh rekaman transaksi dan komunikasi yang selama ini dia simpan rapi—bukan sebagai bukti untuk digunakan, melainkan sebagai jaminan, seandainya suatu hari dia perlu melindungi dirinya sendiri dari klien yang mulai kehilangan kendali.

...------...

Malam harinya, di rumah keluarga Hartono, Ibu Ratna duduk sendirian di kamarnya, menatap layar ponsel yang menampilkan berita singkat soal laporan polisi terkait dugaan sabotase industri terhadap sebuah perusahaan kosmetik baru.

Beritanya masih samar, belum menyebut nama perusahaan yang diduga terlibat, tapi cukup untuk membuat perutnya terasa tidak nyaman.

Dia mendengar suara langkah di lorong luar kamarnya—Daniel, yang baru pulang malam itu, tertawa riang di telepon dengan seseorang, sama sekali tidak menyadari badai yang sedang berkumpul di sekitar keluarganya sendiri.

Ibu Ratna mematikan layar ponselnya, menatap kegelapan kamar yang hanya diterangi cahaya bulan dari jendela.

'Om Yusuf bukan orang yang bisa dipercaya sepenuhnya. Tapi sekarang, aku sudah terlalu dalam untuk mundur.'

Dia menutup matanya sejenak, menata napas, mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua ini masih berada dalam kendalinya—meski jauh di lubuk hatinya, dia tahu, sejak malam dia pertama kali menghubungi Om Yusuf, kendali itu sudah mulai terbagi ke tangan orang lain.

1
Leonardo Akob
Saya suka baca Novelton
Anonim
bodoh mc nya buat aja permintaan uang tidak terbatas unlimited
Mr. Pridom: udah dibilang tujuan MC membuktikan dirinya, uang bisa didapatkan, kalau semuanya terlalu mudah mah gak ada tantangan dan bosenin. /Sweat/sama aja kek download game pakai cheat unlimited money yang buat tantangan di game hilang
total 4 replies
Ria Gazali Dapson
kasian alex , bertubi² cobaan nya
Syahraman [Hiatus]
pergi ke isekai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!