NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pewaris Amazon

Reinkarnasi Pewaris Amazon

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jingga membuka mata, kembali ke masa sebelum tragedi besar menimpa keluarga Amazon.

Kali ini, tidak ada lagi gadis lugu yang mudah dimanfaatkan, matanya penuh dendam dan kebencian.

Hanya ada satu hal, Balas Dendam!

Mari kila mulai permainannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Pria yang mengupas buah

Keesokan paginya, akhirnya tiga orang yang terjebak di gunung tiba juga di kota.

Saat itu keadaan mereka sudah sangat buruk, karena tidak makan dalam waktu yang lama dan terdampak cuaca buruk membuat ketiganya dilarikan ke rumah sakit.

Setelah 4 jam mendapat penanganan di rumah sakit, Arga dan Bryan akhirnya sadar, tetapi Tasya membutuhkan perawatan yang lebih lama karena keadaannya yang paling parah.

Begitu sadar, Bryan dan Arga langsung mengunjungi kamar rawat inap di mana Tasya berbaring dengan bantuan oksigen.

"Semua ini karena Jingga, kita harus memberi pelajaran yang setimpal padanya!" Kata Bryan sambil mengepal kuat tangannya, tentu saja tidak terima perempuan yang ia puja-puja berakhir malang seperti ini hanya karena seorang udik yang berusaha bersaing secara tidak adil.

"Jagalah dia di sini, urusan lainnya biar aku yang mengurusnya," ucap Arga dengan suara yang dingin, segera berjalan keluar dari ruangan dan menahan sebuah taksi untuk kembali ke kediaman keluarga Amazon.

Setelah tiba di kediaman Amazon, Arga disambut oleh asisten Rama.

"Tuan muda, Anda sudah kembali," kata sang asisten tetap menjaga perilakunya sama seperti biasa.

"Apakah Jingga sudah kembali?" Tanya Arga dengan arogan, jelas sekali pria itu sedang marah besar.

Diam-diam asisten Rama meramas sedikit ujung celananya, 'dia kembali dengan sangat marah, sepertinya kali ini sulit untuk menghadapinya.'

"Tuan muda, bukankah Anda pergi bersama dengan Nona muda, sampai hari ini Nona Muda belum kembali, jadi sebenarnya saya juga ingin menanyakan--"

"Dia belum kembali?!" Arga terkejut, kalau perempuan itu belum kembali, apa jangan-jangan dia sudah mati?

Menurut wasiat yang ditinggalkan oleh pewaris terdahulu keluarga Amazon, jika putrinya meninggal sebelum memiliki seorang anak, maka semua warisan keluarga Amazon akan disumbangkan untuk amal.

Jika itu terjadi, maka dia dan Bryan, serta Tasya akan kehilangan segalanya.

Padahal dia sudah berencana untuk membuat Jingga tunduk padanya dan menyerahkan posisi pewaris keluarga Amazon untuk Tasya, tapi sekarang, jika keadaannya seperti ini, maka semua yang mereka perjuangkan benar-benar lenyap.

"Nona muda belum kembali," jawab asisten Rama.

"Siapkan orang! Kita akan mencarinya." Ucap Arga kini berubah cemas.

"Baik," jawab sang asisten menganggukkan kepalanya, segera pergi dengan sebuah senyum tipis di bibirnya.

'Sepertinya taktik Nona muda kali ini akan berhasil. Aku harus menjaga rahasia Nona muda agar rencananya berjalan lancar,' pikir sang asisten dalam hati.

Di bawah pimpinan Arga, beberapa mobil dari keluarga Amazon akhirnya disiapkan lalu mereka berangkat kembali ke gunung tempat terakhir mereka berkemah.

Dalam perjalanan, asisten Rama menyetir mobil yang ditumpangi Arga.

"Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Anda sudah kembali sementara Nona muda belum kembali?" Asisten Rama bertanya dengan suara penuh kecemasan.

"Dia mendorong Tasya ke sungai, tetapi aliran sungai sangat deras jadi kami hanya bisa menyelamatkan salah satu diantara mereka. Saat itu Jingga berpegangan pada kayu yang mengapung, jadi aku yakin dia akan selamat karena dia bisa berenang sementara Tasya tidak bisa berenang. Kita akan menyusuri sepanjang sungai, bagi orang-orang kita dalam beberapa kelompok untuk berpencar mencarinya. Dia harus ditemukan baik dalam keadaan hidup atau mati," ucap Arga.

"Astaga, kasihan sekali nona mudaku. Kalau sampai terjadi apa-apa padanya--"

"Jangan bicara omong kosong! Aku tahu dia pasti selamat!" Ucap Arga.

Asisten Rama memegang setir erat-erat, 'Nona mudaku jatuh ke dalam sungai bersama dengan perempuan yang dipungut itu, tetapi kalian yang sebelumnya diselamatkan oleh tuan besar dan Nona muda dari panti asuhan dan diberi gelar serta kekuasaan di keluarga Amazon malah menyelamatkan orang lain ketimbang Nona besarku? Apa kalian masih bisa disebut sebagai manusia? Tidak tahu balas budi! Entah bagaimana Nona besar bisa selamat dari kejadian mengerikan itu, tapi seandainya Nona besar tidak selamat, maka aku sendiri dengan kedua tanganku pasti akan membunuh kalian semua!' pikir sang asisten dalam hati.

Mereka segera tiba di tempat perkemahan sebelumnya, semua orang berpencar menyusuri pinggir sungai untuk mencari keberadaan Jingga.

Tetapi sampai malam tiba, tidak ada tanda-tanda keberadaan Jingga, hingga membuat semua orang menjadi sangat cemas.

"Tuan muda, sampai saat ini kita tidak menemukan petunjuk apapun tentang Nona muda, apa yang harus dilakukan?" asisten Rama melapor pada Arga yang saat itu sedang berdiri di pinggir sungai sambil menghisap sebatang rokok, di wajahnya tergambar rasa cemas yang luar biasa.

"Tinggalkan orang-orang kita di sini untuk melanjutkan pencarian, jangan biarkan berita ini diketahui orang luar. Siapapun yang berani membuka mulut akan langsung ditembak mati!" Tegas Arga kemudian berbalik, melangkah meninggalkan sang asisten.

Asisten Rama tinggal menatap punggung Arga yang semakin menjauh, 'aku tahu dia tidak cemas soal keadaan Nona Muda, dia hanya cemas tentang seluruh warisan keluarga Amazon yang akan disumbangkan ke badan amal jika terjadi sesuatu pada Nona muda. Syukurlah sekarang sepertinya Nona muda sudah melihat sifat asli pria ini, kalau tidak, Nona mudaku mungkin akan berakhir tragis.Jika sampai itu terjadi, aku tidak akan punya muka untuk mati menemui tuan dan nyonya besar.'

Setelah Arga pergi, sang asisten langsung menelepon Jingga untuk memberitahu keadaan saat ini di keluarga Amazon.

Jingga yang saat itu sedang menikmati buah yang dikupaskan Farhan untuknya, ia tersenyum mendengar laporan sang asisten.

"Kalau begitu aku tidak akan kembali lagi dalam beberapa hari ini, biarkan mereka cemas setengah mati," ucap Jingga.

"Nona muda tenang saja, Saya akan mengatur semuanya," ucap asisten Rama.

Jingga menutup panggilan telepon itu, meletakkan ponsel di atas meja dan tersenyum menatap pria dihadapannya yang sedang sibuk mengupas buah.

'Pria ini benar-benar menawan, seperti pangeran dalam buku,' pikir Jingga dalam hati.

"Apa kau tidak sibuk? Aku merasa tidak enak untuk membiarkanmu berada di sini mengupas buah untukku," ucap Jingga.

"Jangan khawatir, akhir-akhir ini aku cukup senggang, itulah sebabnya aku pergi ke gunung," ucap Farhan.

"Baiklah, tapi maafkan aku kalau lancang, jika tidak keberatan bisakah kau memberitahuku kau bekerja di mana? Mungkin aku bisa membantu sedikit untukmu," ucap Jingga merasa tidak pantas jika dia benar-benar tidak membalas Budi pada pria baik yang telah menyelamatkannya.

"Aku punya bisnis kecil-kecilan, saat ini bisnisnya lumayan lancar. kau tidak perlu khawatir," ucap Farhan.

"Baiklah, keluargaku memiliki dua perusahaan yang masing-masing bergerak di bidang konstruksi dan distribusi, kalau kau butuh bantuan, jangan sungkan mengatakannya padaku," ucap Jingga.

"Baiklah," kata Farhan.

1
Allea
ahhh berarti si jingga ini awalnya bodoh y thor 😁
Soraya
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!