NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:903.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Belajar Bersama

'Tumben istirahat sendirian? Mana kantin masih sepi juga.' ucap Kia, yang tiba-tiba muncul dan duduk di depan Aulia. Aulia yang sedang merebahkan kepala, di atas meja langsung bangun.

"Ga usah heran sih, kamu pan tau aku tuh jenius. Orang mah ulangan, butuh 90 menit. Et dah, 20 menit beres." jawab Aulia, dengan nada sombong

'Iihh... males banget, mau protes tapi fakta.' ucap Kia, Aulia menunduk dan menyembunyikan tawanya. Ia sadar sedang di tempat umum, tidak mungkin dia tiba-tiba tertawa. Bisa-bisa teh Novi di panggil ke sini. Kia menatap Aulia kesal, saat ia hendak pergi. Tiba-tiba dia ingat sesuatu, ia kembali mendekati Aulia.

"Kenapa ga jadi pergi?" tanya Aulia, seraya mengangkat salah satu alisnya.

'Lia... kamu inget ga, sama sosok lain di lantai 2?' bukannya menjawab, Kia malah balik bertanya. Aulia kesal, tapi ia tetap mengangguk

"Kenapa? Bikin ulah sama kamu?" tanya Aulia balik

'Ga siiihhh... tapi, aku ngerasain aura dendam yang sangat besar. Kalo di liat, dia kayanya korban pembunuhan.' jawab Kia, Aulia terdiam. Tak lama salah satu ibu kantin mendekat, ia memberikan pesanan Aulia.

"Terima kasih bu" ucap Aulia tersenyum, seraya menerima pesanannya.

"Sama-sama nak" ibu itu pun pergi

"Iya kah? Menurutmu.... apa ada seseorang, yang patut di curigai?" tanya Aulia, seraya memegang sendok

'Ibu Ulfa ga bawain bekal?' Kia malah teralihkan, dengan makanan Aulia.

"Nggak, ibu Ulfa keliatan kurang sehat tadi. Jadi aku suruh istirahat, pulang sekolah aku bawa ke rumah sakit." jawab Aulia, ia menatap Kia tajam. Kia yang paham, ia hanya terkekeh.

'Mmmm.... selama aku berkeliling, ada dua orang yang selalu masuk. Ke dalam ruangan itu, di waktu berbeda setiap harinya. Tapi... mereka rutin, selisih kedatangan mereka mungkin sekitar 2 atau 3 jam. Mereka menggunakan masker dan kacamata hitam, dan... mereka selalu masuk di saat penjaga sekolah tak tau.' jawab Kia

"Oya? Setiap hari?" Kia mengangguk

"Di jam berapa saja?" tanya Aulia lagi

'Orang pertama biasanya 1 jam setelah bubaran sekolah, dan orang kedua datang setelah adzan Isa.'jawab Kia, Aulia menyuapkan makanannya sembari berpikir.

"Kalo gitu, nanti malam kita lihat ke sana. Pengennya pulang sekolah, kita diam di sekolah. Tapi... aku udah janji bawa ibu ke rumah sakit kan?" Kia mengangguk setuju, ia pun menghilang.

'Siapa sebenarnya sosok itu? Dan kenapa ada dua orang, yang selalu datang ke sana? Aku penasaran... tapi aku aku tak bisa mengabaikan perutku, bersabarlah Aulia.' ucapnya dalam hati

.

.

"Lia, apa lu ada acara ni hari?" tanya Danish

"Ada, gue sibuk mulu orangnya. Ngapa lu tanya-tanya? Mau adain jumpa pers?" jawab Aulia, seraya bertanya ngaco. Danish menatap malas padanya, tapi Aulia terlihat tak peduli.

"Tadinya gue mau minta ajarin materi Matematika ma Fisika, lusa kan ulangan. Gila.. ulangan satu hari yang sama, gimana ga ngebul otak gue ntar." ucap Danish

"Lah? lu pan pinter, iya kali lu kagak bisa." balas Aulia

"Gue juga manusia Li, iya kali gue bisa semua. Gue ga sejenius lu..." ucap Danish

"Iya, gue juga mau belajar. Ada yang gue ga paham, lu kalo punya ilmu. Bagi-bagi ngapa, jangan di kekepin sendiri." ucap Dhira, di angguki Arkan

"Ngomong lu, Ar. Jangan kek orang gagu, angguk geleng." tegur Aulia

"Aku juga" ucap Arkan singat, Aulia menatap kesal pada pria itu. Bisa di itung jari, lelaki itu bicara panjang lebar.

Ternyata percakapan mereka, di dengar oleh teman sekelas mereka. Saat Aulia berdiri, dengak keluar dari bangkunya. Dia terkejut bukan main, karena jalannya di hadang oleh teman sekelasnya.

"WAISSSAAAHHH... Kaget aku, ngapain lu pada di mari? Mau minta tanda tangan?" tanya Aulia kaget

"Urusan tanda tangan, bisa nanti. Kalo perlu, gue minta foto lu." ucap ketua kelas, Alwi

"Buat apaan lu? Mau pelet gue lo?" tanya Aulia takut

"Ishh... kagak lah, bisa di gantung gue ma cewe gue." Aulia menghembuskan nafas lega

"Terus mau lu pada apa? Buruan, gue ga ada waktu." tanya Aulia

"Kita mau ikut belajar bareng ma lu Li, banyak materi yang belum kami paham." jawab Arunika, si sekretaris. Aulia menatap teman-teman sekelasnya, mereka memasang wajah memohon. Aulia menghembuskan nafas panjang, ia... pasrah...

"Ok, gue sih ayo aja. Tapi hari ini gue ga bisa, gue kudu ke rumah sakit anter ibu. Kalo lu pada mau, abis Maghrib kumpul ke rumah gue aja. Kalo yang dapet ijin dari orang tua, gue tunggu di rumah. Lagian rumah gue, ga jauh dari sekolah kok. Makanya gu pake sepeda, kagak pake kendaraan bensin. Gimana?" usul Aulia

Terang saja semua teman sekelas Aulia setuju, mereka juga penasaran dengan kediaman Aulia si anak jenius.

"Besok kita belajar di sekolah, di jam istirahat ke 1 ma ke 2. Jadi kalian bawa bekel dari rumah, biar kita ga perlu ke kantin. Atau mau ada yang koordinir ke kantin, buat pesen makan, biar di anter ke kelas. Lanjut lagi 2 jam setelah pulang sekolah, lusa ulangan kan?" lanjut Aulia

"Setuju... gue setuju banget, gue mau kalo gitu." ucap Alwi

"Gue juga, orang rumah lo ga akan keberatan kan. Satu kelas ke rumah lo, apa ga ngerepotin?" sambung Arunika tak enak

"Santai aja, orang rumah pasti seneng banget kalo temen-temen gue ke rumah. Jadi deal ya, nanti bis maghrib gue tunggu kalian. Makan minum terjamin pokonya, yang penting kalian serius belajar ma gue." ucap Aulia

"SIAAAAAPPP" jawab mereka serentak

"Ya udah, gue pamit ya. Gue duluan, Assalamu'alaikum" ucap Aulia, di ikuti Danish, Dhira ma Arkan.

"EH LI..." teriak Alwi, membuat langkah Aulia terhenti

"Kita pan kagak tau rumah lu di mana" ucap Alwi

"Nanti gue Sharelok ma Danish, lu ada no nya kan?" Alwi mengangguk

"Gue ikut ya" ucap Dhira

"Ngapain? Lu mau cek kandungan?" tanya Aulia asal

PLAK

"ADUUHH... BERANI LO AR" bentak Aulia, seraya mengusap bahu bagian belakangnya.

"Lu yang ngaco, kita masih tidur beda kamar ya." protes Arkan

"Ya mana gue tau, kalian tidur pisah ranjang. Iya kali gue pasang CCtv di kamar lu, ngaco lu." balas Aulia

"Gue mau ikut ma lu, biar gue yang lebih dulu ada di rumah lu nanti. Ga papa kan?" ucap Dhira

"Ga masalah sih, lu ikut ke rumah sakit apa nunggu di rumah?" tanya Aulia

"Ikut ke rumah sakit, jalan-jalan sekalian. Boleh kan Ar?" jawab Dhira, seraya bertanya pada sang suami. Arkan mengangguk, Dhira tersenyum senang.

"Ya udan ayo, naik sepeda apa naik mobil lu?" tanya Aulia lagi

"Sepeda dong, gue pengen dapet pengalaman baru. Ar kamu pulang duluan aja, nanti nyusul ke rumah Aulia. Ga papa kan?" Arkan mengangguk

"Makasih sayang" ucap Dhira, seraya mencium pipi Arkan. Aulia dan Danish menatap keduanya, dengan wajah cengo. Tak lama mereka saling bertatapan, serentak keduanya berpura-pura mau muntah.

"Dah lah sana, lama-lama gue yang ngidam." celetuk Danish, seketika Aulia tertawa

"Edan"

...****************...

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
Yulia AriesTa
kalo gitu.... aq nunggu kelanjutannya
Zahbid Inonk
asyekkk nambah pasangan uy sok lah Dannn d bantu doa ti palih dieu 💪
DIFAN2: Halo kak, Novel *"SULUNG"* telah Hadir, yuk mampir, di jamin Seru dan menghibur🙏"
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
DIFAN2: Halo kak, Novel *"SULUNG"* telah Hadir, yuk mampir, di jamin Seru dan menghibur🙏"
total 1 replies
Engkar Sukarsih
kalo gitu di gantung lagi 🤣🤣🤣🤣
Engkar Sukarsih: mangga... insyaallah mampir kak difan2🙏🙏🥰🥰💪🏼💪🏼💪🏼
total 2 replies
Ayudya
ayo Denis nyatakan perasaan kamu Celine biar tambah seru😍😍😍😍😍
DIFAN2: halo kak, Novel "SULUNG" telah hadir, mampir ya, di jamin Seru dan menghibur
total 1 replies
Sani Srimulyani
cieeee Danish......🤭😜
Himawari
gasskennn dannn,,,,, 💪
klo celine gak mo, hayuchhhh sama aq ajahhh, aq ga bakal nolak kok... ga dapet hafis, dapet tangan kanan'a aulia gpp lahhh...🤭suamiku nanti tak sakuin dulu🤣
ule_keke (IG: ule_keke26): aku aku aku yg ga mau jodohin😒😒😒
total 1 replies
Siti Nurjanah
kalau gitu tunggu di up yg berikutnmya kak??
nisa
lanjutttt mak
Noey Aprilia
Trnyta danish nksir celine.....
cieee......ayo tmbak dong,biar ga jmblo lg.....smnggttt....
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Goooo /Determined//Determined//Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Aya2 wae /Facepalm//Facepalm/
RiriChiew🌺
ayoo gass aja Danish aku yakin gak bakalan ditolakk kok, kalau gak percaya tanya sama emak aja noh🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣🤣 Si kake mulai prustasi 🤣/Facepalm/
RiriChiew🌺: aku awalnya baca Keke loh bukan kake, kata aku teh wahh berani banget 😭🤣 padahal salah bacaaa
total 1 replies
Dwi Setyaningrum
kalau gt🤔bersambung deh😁
kaylla salsabella
kalau gitu... les gooooo🤣🤣🤣
Eliermswati
cus lah tembak dan pake sendok garpu😂😂klo pke bunga kn sdh biasa mk nya garpu aj biar mkn seru😂smngt thor up nya
Alejandra
Lannjoottt...💪💪💪💪💪
nurul supiati
KLO gtu naon mak
E F
tq thor🙏😍
smangattttt...msh ada lg kannn🤭😄💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!