Tidak semua raja menaklukkan dunia dengan pedang .
Sebagian cukup hanya dengan meninggalkan jejak pedang nya.
Nama Prabu Munding Jayananta mencuat melebihi puncak gunung.
Di jaman para raja berkuasa,nama itu membuat darah bergejolak.
Para raja datang ke hadapan nya , ada yang menantang banyak pula yang memohon perlindungan.
Jejak Sang Raja adalah kisah tentang penaklukkan dengan sedikit perang, bagaimana kekuatan di tangan orang yang tepat membawa keberkahan.
Kekuatan yang menjadi legenda tanpa diminta. sebab Legenda itu adalah keyakinan...
Jejak sang raja juga seri ke tiga, lanjutan dari 2 kisah sebelumnya ;
Tahta berdarah sang pangeran
Pendekar mesum berambut perak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lintang88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kaliabu
Daratan ini bernama Jawa, peradaban sudah ada, di bagian barat dan timur cenderung lebih maju terutama di daerah sepanjang bantaran sungai dan pesisir pantai.
Sudah banyak kerajaan berdiri di sini, tetapi secara umum Jaman ini adalah jaman dimana hampir separuh daratan nya tertutup hutan belantara yang masih perawan.
Gunung gunung nya masih tertutup kabut misteri yang tebal, bahkan masih banyak tanah nya yang tidak bertuan.
Jaman ini masih banyak suku yang sebagian besar hidup secara nomaden atau berpindah pindah tempat
Mereka membuka lahan baru dengan membabat hutan dan mendiami lembah lembah di kaki gunung.
Berkat para suku nomaden ini secara bertahap,hutan Jawa terbuka, kabut misteri di gunung tersingkap , peradaban pun merangsek hingga bagian terdalam Jawa.
Suku suku yang berpindah tempat akan memutuskan untuk menetap dan menguasai suatu wilayah Ketika anggota suku semakin banyak dan dari sinilah awal mula lahirnya sebuah perkampungan atau desa.
Seiring berjalannya waktu ,kampung berkembang , sumber daya kampung tidak lagi mencukupi,untuk membabat hutan lagi terlalu malas ..
Naluri bertahan hidup dan sifat dasarnya manusia yang tidak pernah puas muncul, merasa kuat mereka mulai mencari jalan pintas..
Tidak mau membuka lahan, mereka malah ingin merebut daerah orang,maka terjadilah perang.
Jika sudah sampai tahap ini ,hanya ada dua kemungkinan
Kampung hancur atau kampung semakin berkembang..
Jaman ini hukum rimba masih berlaku ,siapa yang kuat dialah yang menang seperti nya memang dari jaman ke jaman kekuatan itu di atas segalanya.
Cerita penaklukkan terus berulang, lambat laun menjadi kebiasaan,
Dari cerita penaklukkan ini hasil akhirnya adalah berdirinya sebuah kerajaan.
Jika sudah menjadi kerajaan, tinggal tergantung pada para penguasa nya, penguasa adil bijaksana, kerajaan makmur sentosa, rakyat hidup bahagia.
Setelah menjadi kerajaan, cerita penaklukkan tidak berhenti, cerita itu terus berjalan, hanya hasil nya saja yang berbeda,
Dulu masih perang antar suku yang terlibat juga tidak banyak,
Sekarang perang antar kerajaan, taruhannya lebih besar, jadi yang terlibat pun semakin banyak saja
Kekuasaan yang di ambil dari banyak nya nyawa di hukum alam, seperti terkena kutukan, sebuah kerajaan tidak banyak yang bisa bertahan lama.
Sebuah kerajaan, terutama di daratan ini, paling bertahan hidup tiga generasi sebelum runtuh.
Tidak ada kerajaan yang bisa bertahan lebih dari tiga generasi apalagi sampai menyentuh angka ratusan tahun..
Penyebab nya adakah konflik yang biasanya di mulai semenjak raja pertama mangkat.
Perebutan tahta sering kali menjadi alasan utama runtuh nya sebuah kerajaan.
Hukum Alam memang adil,dunia selalu berputar, tokoh tokoh hebat yang menjadi legenda itu tidak di lahirkan berdasarkan garis keturunan..
Mereka , para tokoh hebat yang menjadi legenda, dilahirkan oleh alam dipilih langit dan di restui bumi.
Anak Keturunan tokoh hebat sangat mungkin menjadi seorang pemimpin, tetapi belum tentu dia menjadi tokoh hebat yang menjadi legenda.
Sebab di dunia ini tidak ada kekuasaan mutlak dan kekuatan mutlak , semua ada masanya, ada waktunya.maka nya dunia ini juga disebut fana.
Di dunia ini segalanya mungkin, orang terlahir miskin mungkin saja besok kaya, orang hari ini lemah mungkin saja besok jadi kuat , semua mungkin..yang pasti hanya satu , yaitu " Mati..!"
Jadi berdasarkan situasi di jaman ini, lembaran baru cerita akan bermula.
***
Putri Nawang yang melakukan perjalanan menyusuri sungai terpaksa melakukan perjalanan dengan berjalan kaki menerobos hutan dan mendaki perbukitan setelah salah mengambil jalan.
Putri Nawang dan nyai gendis yang sedang melakukan perjalanan tetirah, akhir nya sampai di depan sebuah gerbang desa.
Nawang dan nyai gendis masuk gerbang, didalam mereka bingung,
Nawang memandang sekeliling nya..
,Kondisi desa kosong tidak berpenghuni, walau ada sekitar tiga puluhan rumah disini.
" desa apa ini nyai..kenapa kosong?? padahal letak desa ini bisa dibilang bagus..tanah nya datar, tidak jauh dari hutan, pasti ada sumber air juga..."
Gerbang dan pagar sekeliling nya juga masih dalam kondisi baik...!"
" nyai .. tempat ini tampak nya kosong. aku merasa dia memanggil ku...aku ingin tinggal disini ..!! Bagaimana menurut nyai??"
" Saya ikut putri saja..tapi sebentar.. ijinkan saya untuk memeriksa kondisi sebenarnya terlebih dahulu putri ."
" ohh begitu ya..baiklah..silahkan nyai.."
Nyai gendis menghilang,sebagai siluman harimau dia mempunyai insting tajam, naluri berburu nya sangat kuat.
" putri...saya masih dapat merasakan bau manusia , desa ini masih ada manusia nya putri ..hanya saja semua masih remaja..!! "
Hidung harimau memang beda, mereka dapat mencium hawa manusia walau dari jauh ..
Hanya beberapa saat saja ,dia sudah muncul dengan membawa 10 orang anak remaja tanggung.
Saat Nawang dan nyai gendis masuk gerbang desa, tak disadari oleh mereka , tatapan mata ketakutan mengikuti setiap langkah kakinya.
Sepuluh orang remaja pria usia antara 15 sampai 18 tahunan bersembunyi di dalam sebuah rumah.
Sepuluh remaja tanggung ini berdiri canggung dihadapan Nawang
Paras cantik dan aura bangsawan Nawang membuat sepuluh orang remaja ini merasa nyaman, jadi ketika Nawang menanyakan tentang mereka, meluncur lah kisah panjang desa ini dari mulut mereka semua.
" nyai putri...desa ini bernama desa Kaliabu.. Dahulu ada kurang lebih 40 an kepala keluarga disini..
Penduduk desa di pimpin seorang kepala suku yang tangguh.. ,sayang ketangguhan itu tidak bertahan lama..
Desa ini luluh lantak di hancurkan Gerombolan rampok ,semua binasa, hanya tersisa sepuluh remaja tanggung ini.
Letak desa Kaliabu memang bagus, sudah banyak pengelana yang secara tidak sengaja datang kesini, Nawang dan nyai gendis adalah orang yang kesekian puluh bahkan mungkin ke sekian ratus nya.
Ketika ada orang datang, 10 pemuda ini akan lari bersembunyi,mereka ketakutan,. peristiwa naas yang menimpa desa mereka sudah tiga tahun berlalu, tetapi ketakutan itu masih berbekas dalam.
Orang orang yang datang begitu melihat desa kosong , tidak ada yang tinggal lama,.paling hanya singgah untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan
Siapa juga yang mau tinggal di desa kosong? Air untuk sekedar minum pelepas dahaga saja tidak ada.. apalagi makanan??
Berbeda dengan Nawang !
Saat pertama masuk desa ini, dia merasakan perasaan tertarik, seperti cinta pada pandangan pertama.
Akhirnya Nawang memutuskan untuk.tinggal di desa ini, dia tidak tahu kenapa hanya saja dia merasa terpanggil...dia ingin memegang kendali atas desa ini..dia ingin memulai dunia baru nya dari desa ini..
Memulai sesuatu dari 0 sungguh menyenangkan, semangat hidup Nawang kembali membara.
Dia akan memulai dunia baru nya bersama 10 orang remaja ini,
Langit se olah merestui langkah Nawang, 10 remaja satu visi dengan Nawang , walau masih belia ternyata memiliki pemahaman tua,tenaga mereka pun kuat hingga mampu mengerjakan pekerjaan orang dewasa.
Ditambah nyai gendis yang mampu melakukan perjalanan astral, tidak ada jarak yang jauh semua dekat, termasuk jarak dari Kaliabu sampai majayan.
Berkat kemampuan istimewa nyai gendis segala sesuatu nya jadi lebih ringan , setidak nya soalnya makanan tidaklah menjadi masalah.
Nawang seorang pendekar, nyai gendis juga sama, tentu saja hal pertama yang mereka bisa lakukan adalah mengajarkan 10 pemuda ini berlatih bela diri.
12 orang kini sedang bersemangat, walau kondisi disini seadanya , dunia baru sungguh menyenangkan, Kaliabu adalah dunia baru itu.
Kampung Kaliabu inilah yang dilihat warangka dan Parwati dengan tanda kuning di peta militer majayan.
nantikan kisah selanjutnya pd episode yg akan datang
SAMPAI JUMPA.....