Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8
"nak Alice kenapa diam?? apakah semua pernyataan yang mereka katakan itu benar??"ucap papa Alice.
"buat apa aku harus menghabiskan energiku untuk menceritakan kebenaran yang melawan cerita-cerita yang luar biasa yang keluar dari mulut mereka"ucap Alice.
"Alice yang sopan"ucap kepala sekolah.
"sesuai janji bapak tadi silakan cek CCTV yang ada di sekolah nya selain itu yang perlu diketahui bahwa CCTV di sekolah ini memiliki rekaman suara, daripada gue menghabiskan energi gue sampai mulut gue berbuih pun lo semua tetap akan membantah apa yang gue ungkapin"ucap Alice.
"Alice yang sopan,jangan tersulut emosi"ucap Papa Alice.
"papa,Alice capek pah,hiks Alice cale menjelaskan kebenaran nya pah,tapi apa pah mereka hanya terus menuduh ku,apa salahnya pah aku hanya menegakkan keadilan,mata bayar mata tangan bayar tangan"ucap Alice yang tersulut emosi sehingga menangis bahkan kini ia tanpa sadar memberitahukan indentitasnya.
"Alice"tegur papa.
"udah ah,periksa aja CCTV nya,buka mata dan lihat sendiri"ucap Alice lalu duduk dengan kesal di sofa.
"a-apa tadi??pa-papa??"ucap kepala sekolah,ibu irma dan dua entek Rose.
"hufff, Alice adalah putri saya. pertama-tama sebagai orang tuanya saya meminta maaf apa yang telah dilakukan oleh putri saya. namun, sesuai peraturan yang telah ditetapkan untuk sekolah ini, bahwa kita akan menyelidiki dan menuntaskan segala yang terjadi di lingkungan sekolah ini"ucap papa Alice.
Papa Alice adalah tipikal orang tua yang tidak akan melepas orang dengan mudah ketika telah menyakiti anggota keluarganya.
tetapi dia juga akan memberikan hukuman jika memang anggota keluarganya yang bersalah.
mendengar hal itu entek-entek Rose langsung pucat pasi.
Lalu Papa Alice membuka rekaman CCTV yang ada di sekolah itu yang tersambung ke laptopnya tak hanya itu Papa Alice juga menyambungkan laptopnya kepada TV yang ada di ruangan itu agar semua orang bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi.
-
-
-
kepala sekolah dan ibu Irma bungkam saat melihat benar adanya bahwa rosella yang telah memulai semuanya.
"jadi apa keputusan yang akan saya ambil, mengeluarkan putri bapak singgah di blacklist semua sekolah di negara ini, atau saya menskor putri bapak dan teman-teman nya selama sebulan dan juga dengan penuh rasa hormat saya memotong 70% gaji kalian selama sebulan ini karena telah lalai dalam menyelesaikan perkara di dalam sekolah ini"ucap Papa Alice.
"le-lebih baik pilihan ke dua saja pak.ini semua salah putri saya,sa-saya juga akan menyuruh putri saya untuk minta maaf kepada Alice"ucap kepala sekolah tergagap.
"baiklah,untuk Alice dalam hal ini kamu juga bersalah karena melakukan kekasaran yang sama, jadi silakan menghormat bendera sampai saya pulang"ucap Papa Alice.
"hum"
"ka-kalau begitu kami permisi untuk pergi dulu"ucap kepala sekolah sambil bangkit berdiri dengan kedua lututnya yang bergemetar karena mengetahui fakta mengenai identitas Alice juga tentang pemotongan gajinya yang lumayan besar.
Alice juga bangkit berdiri ingin pergi dari sana namun dihentikan oleh papanya.
"Alice Papa mau bicara dengan kamu"ucap Papa Alice.
"apa pah?"ucap Alice dengan wajah yang kurang mood.
"kemarilah"ucap Papa Alice.
lalu Alice mendekat ke samping papanya.
"gimana luka mi sayang,udah di obati??"ucap Papa Alice.
"sudah pah,tadi di obati oleh teman Alice.Lagian gak sakit kok pah"cicit Alice.
"Alice papa paling benci sikap kamu yang sok kuat dan tak pernah jujur tentang apa yang kamu alami"ucap Papa Alice.
TBC