NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.3k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gelang misterius ~

"Bukan malu,tapi aku mengecewakan orang lain.Yang ternyata banyak wanita yang mengagumi suamiku." Nita hanya menghela nafas.

 "Apapun respon orang lain tak begitu penting.Apalagi statusmu sekarang sudah menjadi istrinya, untuk apa kamu bingung dengan apa yang sudah terjadi.Sekarang fokuslah pada hubungan kalian,apalagi pak Dio orangnya serius tidak mungkin beliau akan menanggapi apa yang orang lain katakan." Nita menepuk bahu Malia.

 "Kamu jangan malu atau takut,kamu pun harus menerima jika dia adalah suamimu." Nita memberikan semangat pada temannya untuk tidak bingung menghadapi masalah yang sedang menimpa temannya,dirinya memahami masalah apa yang sedang temannya hadapi.

Malia merespon dengan anggukan kepala, mengerti apa yang sahabatnya katakan.

 "Sepertinya aku harus bicara sama pak Dio, jangan sampai dia sakit hanya memikirkan hal ini." Batin Nita yang mulai khawatir temannya akan sakit.

 Mereka pun kembali ke kelas mereka dengan Nita memberikan semangat pada sahabatnya itu.

Ditempat lain

 Dio sudah ada di kantor bersama asistennya Rian,saat itu mereka berdua menunggu kedatangan orang penting yang dimana mereka membicarakan tentang proyek yang sedang mereka akan lakukan.

 Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan dari pintu ruang kerjanya,ternyata Hendri masuk menghampiri tuannya.

 "Tuan Zio sudah datang." Mendengar laporan itu, akhirnya Dio menyuruh asistennya untuk segera mempersilakan tamu mereka masuk.

 Secara lengkap Dio menemui tamu penting yang tak lain tuan Zio,mereka saling berjabat tangan dan memulai pekerjaan mereka.

 "Baiklah saya setuju,jika bisa secepatnya kirim dokumen itu ke kantor saya.Setelah itu kita sepakat perjanjian proyek ini." Ucap tuan Zio yang akhirnya menyetujui tentang rencana itu.

 "Baik tuan Zio, akan segera kami siapkan." Jawab Dio yang langsung mencatat beberapa tugas yang harus dia lakukan dengan asistennya.

 "Maafkan jika saya tidak bisa hadir di acara pernikahan tuan." ucapan permintaan maaf dari tuan Zio pada Dio.

 "Saya paham, saat itu Anda masih berada di luar negeri . Pastinya tuan Zio sibuk dengan pekerjaan Anda." Tuan Zio membalas dengan menganggukkan kepala mengakui kesibukan selama di luar negeri.

 Setelah selesai diskusi mereka, akhirnya tuan Zio pergi dari tempat itu dan hanya tinggal dirinya dan Rian asistennya.

 "Kamu persiapkan semuanya jangan sampai ada yang terlewatkan."pesan Dio pada Asistennya.

 "Baik tuan,saya paham." Jawab Rian yang segera mengerjakan tugasnya.

 "Sebelum itu,sore nanti kamu jemput istriku di kampus.Katakan aku pulang telat,dan ingatkan acara nanti malam." Dio memberikan perintah sekaligus mengingatkan jadwal acara malam nanti.

 "Baik tuan,akan saya sampaikan pada Nona." Rian segera pergi melanjutkan pekerjaannya sekaligus menunggu waktu sore menjemput Nona Malia.

 Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, waktunya Malia segera pulang.Posisi Malia sedang bersama Nita yang saat itu juga akan pulang,di saat mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba saja ada seseorang pria mendekati mereka.

 "Nona Malia." Sapa Rian pada Nonanya.

 "Kamu ." Ucap Malia yang hafal siapa pria itu.

 "Kamu kenal ,siapa pria itu?" Tanya Nita pada Malia sembari melihat penampilan pria itu yang begitu rapi dengan setelan jas hitam berserta kacamata hitam.

 "Dia asisten pribadi suamiku." Bisik Malia pada Nita,Nita pun membalas dengan menganggukkan kepala.

 "Ada apa kamu kemari?" Tanya Malia pada Rian.

 "Saya hanya diperintahkan oleh tuan untuk menjemput Nona, kebetulan tuan sedang ada di kantor menyelesaikan pekerjaan." Mendengar jawaban itu Malia melirik kearah Nita.

 "Ya sudah aku mau pulang juga." Jawab Nita yang sudah siap-siap pulang ke rumahnya.

 "Aku tinggal dulu,ya." Pamit Malia yang segera pergi dari tempat itu,kini posisi Malia berada didalam mobil bersama asisten pribadi suaminya.

 "Jam berapa tuanmu akan pulang?"

 "Saya belum tahu Nona,saya hanya di suruh tuan untuk menjemput Anda." Mendengar jawaban itu Malia hanya menganggukkan kepala.

 "Baiklah." Jawab Malia yang seketika dia mengingat sesuatu.

 "Bukannya nanti malam aku akan kerumah Mama."Batin Malia yang baru mengingat tentang rencana itu.

 Malia duduk terdiam memikirkan sesuatu."Bisa antarkan aku ke toko Cake?" Tanya Malia yang dengan ingin membeli sesuatu untuk mertuanya.

 "Baik Nona." Jawab Rian yang langsung mengantarkan Nonanya ke toko Cake yang terdekat.

 Akhirnya Malia sampai di didepan toko Cake,Malia mulai memilih beberapa Cake untuk mertuanya.Setelah selesai membayar,tidak sengaja Malia di tabrak oleh seseorang pria yang secara langsung pria itu memegang kantong plastik itu.

 "Maaf Nona." Ucap pria itu yang secara langsung meminta maaf pada Malia.

 "Iya tuan." Jawab Malia yang segera mengambil Kantong dengan tangan kirinya.

 Malia segera keluar dari tempat itu,tapi tidak dengan pria itu."Gelang itu." Ucap lirih pria itu yang seketika kaget melihat dari gelang yang wanita itu,yang tidak begitu asing dia lihat bahkan ukiran dari gelang itu sama seperti seseorang.

 "Gelang itu sama dengan yang dimiliki Mama." Pria itu segera lari menghampiri wanita itu,tapi sayangnya dia terlambat setelah wanita itu pergi dengan menaiki mobil yang berhenti di depan toko.

 "Sialan,dia sudah pergi."Ucap lirih pria itu yang begitu kesal setelah melewati kesempatan itu,pria itu segera menghubungi seseorang yang dimana dia menyuruh seseorang Seseorang untuk mencari identitas dari wanita itu.

 Semua berawal dari CCTV dilokasi dekat toko itu,"Semoga saja tebakan ku tidak salah.Jelas-jelas itu gelang yang Mama pernah pakai." Batin pria itu yang kembali masuk kedalam toko itu sembari menunggu informasi dari orang suruhannya.

 Sedangkan posisi Malia sampai di apartemen,"Semoga saja Mama suka Cake ini." Batin Malia yang langsung menyimpan kedalam kulkas.

 Malia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu barulah dia sibuk didapur membuat teh hangat.Saat hendak Malia ingin membalikkan badan, dibelakang sudah ada Suami yang berdiri dibelakang dirinya.

"Sayang." Ucap Dio yang mengecup pipi kiri istrinya.

 "Apa sudah siap?" Tanya Dio pada istrinya.

 "Siap apanya?" Tanya balik Malia yang terlihat bingung.

 "Itu rencana kita ke rumah Mama, kalau sudah siap aku tinggal mandi dulu setelah itu kita kesana." Ajak Dio yang ingin berkunjung dikediaman mertuanya.

 "Aku sudah siap." Jawab Malia yang diam-diam sudah mempersiapkan untuk mertuanya,Dio akhirnya meninggalkan istrinya yang saat itu sedang mencari tas ukuran sedang untuk memasukkan roti Cake yang baru saja dia beli.

 Beberapa jam kemudian

  Akhirnya mereka berangkat menuju kediaman tuan Fahril,yang dimana Mama Valia tak sabar menyambut kedatangan mereka.Mereka Sampat di gerbang masuk kediaman mertuanya dengan tangan kanannya membawa sesuatu.

1
Shifa Burhan
novel dari awal cerita begitu banyak dio menunjukan, membuktikan dan berjuang cinta

tapi belum ada kelihatan Melia menunjukan dan membuktikan cinta nya

kata2 ini pun tidak pernah keluar dari mulut Melia, "Terima kasih suamiku, karena kau telah memilihku dan memberikan begitu banyak cinta dan kebahgiaan padaku, aku mencintai mu"
kenapa kata2 itu perlu karena dio pantas mendapat kata2 Terima kasih itu, dan kata2 membuktikan Melia wanita pandai berterima kasih pada suami yang telah memberi dan berjuang untuk nya

thor jangan hanya pria kau buat membuktikan cinta nya buat juga wanita membuktikan cinta, thor bukan hanya wanita yang membutuhkan kata2 cinta, lelaki juga butuh pengakuan cinta dari istri nya
Shifa Burhan: terlepas dari apapun thor novel sangat bagus sekali
total 1 replies
Mia Camelia
juragan darto siapa tuh🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya makin seruu😄
Mia Camelia
thor gemes banget sm cerita nya, semangat thor.👍😄
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!