NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Istri Kedua

Mendadak Jadi Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / One Night Stand / Romansa / Tamat
Popularitas:26M
Nilai: 4.8
Nama Author: mommy tree

Gara-gara salah masuk ke dalam kamarnya, pria yang berstatus sebagai kakak iparnya itu kini menjadi suami Ara. Hanya dalam satu malam status Ara berubah menjadi istri kedua dari seorang Dewa Arbeto. Menjadi istri kedua dari pria yang sangat membencinya, hanya karena Ara orang miskin yang tak jelas asal usulnya.

Dapatkah Ara bertahan menjadi istri kedua yang tidak diinginkan? Lalu bagaimana jika kakak angkatnya itu tahu jika ia adalah istri kedua dari suaminya.


Dan apa sebenarnya yang terjadi di masa lalu Dewa, sampai membuat pria itu membenci orang miskin. Sebuah kebencian yang tenyata ada kaitannya dengan cinta pertama Dewa.

Semua jawabannya akan kalian temukan di kisah Ara dan Dewa, yuk baca🤭


Jangan lupa follow akun dibawah ini
Ig mom_tree_17
Tik Tok Mommytree17

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Melihat kedatangan Dewa dan Vivian, sontak Ara melangkah mundur bersembunyi di belakang tubuh Edward.

"Mampus aku, tadi Kak Vivian mendengar perkataanku tidak ya?" gumam Ara dalam hati sembari menelan salivanya susah payah.

Tidak bisa Ara bayangkan kemarahan Vivian jika wanita itu mengetahui kalau ia telah menikah dengan suami kakaknya itu.

"Ada apa ini? Kenapa ribut-ribut ?" Dewa mengulang pertanyaannya sembari menatap Edward dengan tajam.

Karena asisten pribadinya itu tidak bekerja dengan baik, terlihat dari Ara yang memberontak ingin pergi dari mansion utama.

"Tuan ..."

Edward menundukkan kepalanya bingung harus menjawab apa. Sementara Ara hanya diam di samping asisten pribadi Dewa.

"Ara, kau masih di sini?" tanya Vivian yang sejak tadi terkejut melihat keberadaan adik angkatnya. Karena ia pikir Ara sudah kembali ke rumah mengingat hari sudah menjelang sore.

"Kak Vivian, a-aku..."

"Mulai hari ini dia akan tinggal di sini?" sahut Dewa.

"Apa? Ta-tapi sayang..." Vivian yang terkejut dsn hendak protes langsung terdiam saat melihat tatapan tajam dari suaminya.

Memang bukan satu dua kali ia mendapatkan tatapan tajam seperti itu, bahkan hampir tiap kali mereka bertemu. Tapi tetap saja mampu membuat Vivian terdiam tak berani untuk membantah sedikit pun.

"Dan kau!" Dewa mengalihkan tatapannya pada Ara. "Patuhi semua perintahku! Jangan mencari masalah atau aku akan mengurungmu di dalam kamar, mengerti?"

Ara reflek menganggukkan kepalanya dengan cepat karena tidak ingin di kurung di dalam kamar. Ia tahu betul maksud pria itu dengan kata mengurung adalah menemani Dewa di atas ranjang seperti yang terjadi tadi siang dan kemarin malam.

Setelah melihat Ara takut pada ancamannya. Dewa pun beranjak dari ruangan tersebut, meninggalkan semua orang yang masih terdiam di tempatnya terutama Vivian yang masih terkejut dengan apa yang terjadi.

"Sayang tunggu!"

Vivian yang tersadar langsung menyusul sang suami dengan melewati Ara, bahkan sampai membuat adik angkatnya itu hampir terjatuh karena dengan sengaja ia menabrak bahu Ara dengan keras dan kasar.

Sungguh Vivian merasa sangat kesal dengan keputusan Dewa yang tiba-tiba menyuruh Ara tinggal bersama mereka. Meskipun ia ingin Ara tinggal bersamanya agar Vivian bisa menyuruh adik angkatnya itu seperti sebelum-sebelumnya. Tapi mendengar Ara akan tinggal di mansion yang sama dengannya dari mulut sang suami, entah mengapa ia tidak suka dan merasa cemburu.

"Sayang tunggu aku!" ucap Vivian lagi sembari terus mengikuti langkah Dewa dengan susah payah, mengingat langkah Dewa yang cepat sedangkan ia memakai heels yang tinggi.

Sedangkan Ara yang tadi hampir terjatuh kalau saja Edward tidak menahan tubuhnya. Hanya menghela napas dengan panjang melihat Vivian yang mengejar Dewa.

"Anda tidak apa-apa?" tanya Edward.

Ara menggelengkan kepala. "Edward apa aku tidak punya pilihan lain selain mengikuti perintahnya?" tanyanya dengan sendu.

Sungguh Ara tidak mau tinggal bersama Dewa dan Vivian. Apalagi harus menerima pria itu menyentuh tubuhnya dengan mudah, mengingat kini mereka tinggal di satu atap yang sama.

'Anda tidak punya pilihan lain, jadi sebaiknya ikuti semua perintah Tuan Dewa."

Ara pun mau tidak mau mengikuti Edward. Mengikuti pria itu menuju kamar yang sudah di siapkan untuknya. Sebuah kamar yang menurutnya sangat luas dan mewah, bahkan luas kamar tersebut dua kali lipat dari kamar Ara yang ada di keluarga Wisnu. Bahkan ada ranjang besar dan pastinya empuk dengan semua fasilitas yang ada di dalamnya.

Sungguh sebuah kamar yang pastinya sangat nyaman, berbanding terbalik dengan kamarnya dulu yang lebih layak disebut kamar pelayan. Apalagi letaknya yang berada di dekat dapur, dengan ranjang single yang tidak pernah di ganti semenjak Ara menempati kamar tersebut.

1
Ima Kristina
Hahaha pria di keluarga Arbeto memang somplak semua
Ima Kristina
Wes kalau dah dicium begitu mana bisa Ara menolak yang ada terbuai
Ima Kristina
Biar kapok Dewa memang harus dikasih pelajaran biar gak bikin salah paham
Ima Kristina
Benar kata pak Danu keluarga Arbeto memang banyak akal licik bikin lawannya takluk
Ima Kristina
Anak Boy Arbeto dilawan dia punya seribu akal licik untuk menang
Ima Kristina
Makin seru bacanya Thorr
Ima Kristina
Yang panggil Ara pak Danu kah
Ima Kristina
Next
Ima Kristina
Dewa bodoh atau gimana sudah tahu Ara hamil anaknya tapi buat salah paham
Ima Kristina
Coba Dewa bilang kalau mencintai Ara pasti gak akan buat salah paham begini
Ima Kristina
Dewa harus tegas dong jangan bikin salah paham gitu
Ima Kristina
Dewa menyebalkan hanya karena dengar Ara tidak mencintainya membuat hatinya ragu dan memberi harapan untuk Diandra....
Ima Kristina
Diandra kayaknya masih menginginkan Dewa.... ngehalu saja kamu
Ima Kristina
hadehhh harusnya kamu gak beritahu Dewa biar dia kebingungan
Ima Kristina
Ara beneran tidak sakit sama suaminya atau menutupinya dengan kepolisannya
Ima Kristina
Semuga Ara terbukti anak kandung Danu dan bisa pergi dari Dewa
Ima Kristina
Dewa berdua sama Diandra dong wah gak bener ini
Ima Kristina
Dewa menyebalkan setelah meniduri Ara main pergi saja mendingan Ryu sembunyikan Ara sekalian biar Dewa kebingungan
Ima Kristina
Tuh kan Ara positif hamidun
Ima Kristina
Siapakah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!