NovelToon NovelToon
Obsesi Teman Papa

Obsesi Teman Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Cinta pada Pandangan Pertama / Beda Usia / Duda / Cintapertama
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zhahra Putri

Kisah cinta pandangan pertama seorang pria dewasa kepada gadis muda, yang merupakan anak dari teman baiknya, dan berakhir menjadi obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhahra Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Berciuman Lagi

Sisi sudah menahan temannya itu untuk tidak melanjutkan minum. Keisya sudah mabuk parah setelah menghabiskan banyak minuman beralkohol.

"Kenapa coba Si, Papa harus bahas itu lagi." Keisya berhenti meracau. dia cegukan sambil tertawa. Tangannya menunjuk random dengan matanya yang memerah tampak sayu. "Gue benci kalau inget kejadian itu, hehe"

"Mas pesen satu lagi! Yang enak yah!" Keisya mengangkat tinggi tangannya, sambil mencoba berdiri. Dia sudah benar-benar melantur, bahkan berteriak pada bartender yang jaraknya cukup jauh dari posisi mereka sekarang.

Sisi menahan tubuh Keisya yang oleng. "Enggak yah, lo udah mabuk parah Kei. Mas, jangan dibikinin!"

Beruntung bartender mengerti, dan tidak menanggapi ucapan Keisya yang terus berulang meminta anggur sambil merengek.

"Lo jahat" Kali ini Sisi menjadi sasarannya. Keisya memukul Sisi tanpa ampun. "Gue mau minum. Mana minum nya"

"Ck, ayo balik, gue anterin. Papa lo pasti khawatir" Kekuatan orang mabuk terkadang menjadi berkali-kali lipat lebih besar jika di banding saat sadar. Karena itu jugalah Sisi terdorong jatuh, dan kehilangan pegangannya pada temannya. "Kei! Astaga! Nyesel gue nurutin permintaan lo datang kesini"

Keisya justru tertawa sambil menunjuk Sisi, "Suster ngesot, hehe!"

Sisi melotot. "Sialan lo" dia berdiri. menepuk pakaiannya yang sebenarnya tidak kotor juga. Itu hanya gerakan refleks saja, namun berakibat fatal. Begitu dia mengangkat kembali pandangannya, Keisya sudah menghilang.

Mata Sisi kembali terbuka lebar, kaget dan cemas bercampur jadi satu.

"Itu kesana temennya Mbak" Bartender berbicara padanya sambil menunjuk ke arah samping, dimana Keisya sedang berjalan setengah berlari menuju pintu keluar.

"Ish, nyusahin banget punya temen satu" gerutunya. Sisi bergerak cepat membereskan barang barang mereka berdua yang masih berserakan di atas meja, lalu mendekat ke bagian kasir untuk membayar.

Entah apa yang terjadi selama itu, namun begitu dia berlari untuk menyusul, dia mendapati Keisya sudah berada dalam gendongan seorang pria.

Sisi melongo. Temannya itu menempel bagai anak koala pada tubuh seseorang yang sangat tidak terduga keberadaannya.

Itu Bastian.

\=\=\=\=\=

Melihat kemunculan Keisya yang tiba-tiba dan hampir tertabrak olehnya, Bastian cukup terkejut. Namun dia lega karena akhirnya bisa menemukannya dalam keadaan yang, katakanlah baik-baik saja.

Hanya sedikit mabuk, tidak masalah.

Justru dia senang.

Bagaimana tidak senang, jika gadisnya itu sangat ekspresif begitu melihatnya. Dan hebatnya, Keisya mengenalinya.

"Yey, ada Om Bas" Keisya kegirangan, lalu melompat ke dalam gendongannya. Senyumnya begitu lebar sambil terus menggerakkan seluruh tubuhnya seperti cacing kepanasan. "Om kangen ga sama aku?"

Bastian tersenyum, ekor matanya melirik ke arah kedatangan teman gadisnya, lalu kembali pada Keisya dan menjawab, "Tentu saja. Saya setiap hari kangen sama kamu"

Keisya cekikikan, memeluk leher Bastian dan menyembunyikan wajahnya disana, "Aku juga kangen banget sama Om"

"Kamu bahkan tidak membalas pesan saya"

"Hp aku ilang Om, di rampok, di sana"

Sisi menunduk, melihat ponsel yang katanya di rampok itu berada dalam genggamannya. Dia tidak yakin temannya itu benar-benar mabuk, atau sedang modus pada si Om.

Dan dia meyakini satu hal, sepertinya bukan hanya si Om yang menyukai Keisya, tapi temannya pun sudah mulai ada rasa pada teman Papa-nya itu.

Tapi sejak kapan?

Beberapa hari lalu saja Keisya masih membantah memiliki perasaan yang sama pada Bastian.

Cih, dasar pembohong.

Lihat saja, dia akan mengabadikan kelakuannya hari ini, lalu menunjukannya saat Keisya sudah sadar nanti. Kita lihat, akan bagaimana cara dia mengelak.

"Bastian?" suara lain seorang perempuan dari arah sebelumnya Bastian datang terdengar.

Bastian dan juga Sisi, mengalihkan pandangannya pada si pemilik suara.

Raut wajah Bastian berubah dalam sekejap. Ekspresinya menunjukan ketidaksukaannya atas kehadiran mantan istrinya tersebut.

"Bas, siapa dia?" Diana tahu gadis dalam gendongan mantan suaminya sekarang adalah anak Gunawan, tapi maksud dari pertanyaannya adalah status apa perempuan itu untuk Bastian, sampai Bastian memperlakukannya seperti itu.

Dia sudah melihatnya sejak awal, dan masih terkejut bahkan setelah sempat melihat gambar keduanya beberapa hari lalu.

Sisi sendiri, dengan tangannya yang masih merekam dengan ponselnya, tengah bertanya tanya, siapa wanita ini?

Tampaknya hubungan mereka cukup akrab, jika di dengar dari bagaimana caranya memanggil.

Bastian tidak berniat menjawab sama sekali. Justru Keisya yang langsung menoleh. Wajahnya mengerut tidak senang. Bibirnya cemberut sambil menunjuk wanita itu, "Kenapa kamu panggil dia gitu?" Jari telunjuknya bergerak ke kanan ke kiri, "Ga boleh panggil Bas lagi, itu panggilan kesayangan aku" Lalu raut wajahnya berubah, kembali tersenyum pada Bastian, "Iya kan Om Bas?"

Astaga. Menggemaskan sekali gadisnya ini.

"Iya sayang"

Keisya kembali cekikikan, sedangkan Sisi hanya bisa bengong dengan tampang bodohnya.

Perlu di ingatkan, semuanya masih terekam dengan jelas.

Diana mengepalkan tangannya, "Kamu menjalin hubungan sama anak kecil?"

"Cih, aku bukan anak kecil, aku udah besar. Iya kan Om, aku udah besar?" nada suaranya tidak terima, lalu kembali meminta persetujuan dari Bastian sambil merengek.

Lagi-lagi Keisya yang menyahut.

"Iya. kamu sudah besar, sayang. Ayo kita pulang" Bastian benar-benar mengabaikan mantan istrinya. Dia hendak pergi, bahkan sudah bergeser, tapi Diana tidak membiarkan, dan ikut bergeser menghalangi jalannya.

Bastian semakin murka, "Menyingkir" desisnya dengan suara yang sangat tajam. Berbeda saat bicara menanggapi ucapan Keisya sebelumnya.

Diana tetap keras kepala dan bertahan pada posisinya mengabaikan peringatan mantan suaminya, "Keterlaluan kamu Bastian. Kamu pikir anak-anak akan setuju sama hubungan kalian?"

Masih dengan wajah datarnya, Bastian menjawab dingin, "Saya sudah menyingkirkan satu, tidak sulit jika harus menyingkirkan yang tersisa"

Diana tercengang. Dia paham ucapan itu, sekaligus membenarkan tebakannya, jika Bastian menggunkan alasan memimpin cabang perusahaan pada Haikal untuk suatu alasan.

Dan inilah alasannya.

Karena wanita muda yang kini sudah tidak bergerak dalam dekapan Bastian.

"Mereka anak-anak kamu juga Bastian!" sentaknya begitu keras.

"Tutup mulutmu sialan!" Bastian kesal karena suara jelek Diana mengejutkan gadisnya,

Dan ucapan Bastian itu kini membuat Diana kembali membisu tidak percaya. Kesempatan itulah yang Bastian gunakan untuk pergi dari tempat tersebut. Dia melewati mantan istrinya dengan mudah, diikuti Sisi yang hanya bisa bengong dengan ponselnya yang tanpa sadar masih merekam saat dia melewati wanita, yang rupanya mantan istri Bastian itu.

Termasuk ekspresi wanita itu yang tampak marah setelah menyadari Bastian tidak ada lagi di depannya.

Dalam hatinya Sisi membatin, Keisya akan dalam masalah.

Sampai di parkiran, Sisi melihat Keisya sudah berada di dalam mobil. Bastian menutup pintunya, lalu menghadap padanya.

"Berikan"

"Hah?" Sisi bingung, dia menunduk dan akhirnya paham maksud dari satu kata tersebut. Dia segera menyerahkan tas dan ponsel Keisya pada Bastian.

"Kamu tidak keberatan pulang sendiri?"

Dengan caranya berbicara, itu bukanlah kalimat pertanyaan, tapi keharusan. Jadi sekalipun keberatan, Sisi tetap menjawab, "Aku bisa pulang sendiri"

Setelahnya Bastian benar-benar pergi dengan mobilnya, meninggalkannya sendirian disana dengan helaan napasnya yang panjang.

Tegang sekali berhadapan dengan Bastian. Auranya benar-benar menyeramkan. Tapi temannya tadi berhasil membuat monster itu tersenyum. Pesona Keisya memang bukan kaleng kaleng.

\=\=\=\=\=

Bastian menepikan mobilnya lalu melepaskan sabuk pengaman. Dia mencondongkan tubuhnya ke samping, dan meraih dagu gadisnya untuk menciumnya

Dia mengulum bibir atas bawahnya bergantian, sebelum memberikan tekanan berupa sebuah tarikan pada dagu gadisnya hingga memberikan celah untuk lidahnya masuk ke dalam.

Aroma alkohol terasa kuat, tapi itu bukan masalah. Sensaninya jauh lebih menyenangkan.

Seperti malam itu, alam bawah sadar Keisya merespon. Dia membalas ciumannya dengan menggerakan lidah dan bibirnya.

Namun kesenangan itu harus Bastian akhiri, mengingat mereka sedang berada di depan rumah temannya. Akan sangat merepotkan jika Gunawan melihatnya sedang mencium anak gadisnya.

1
D_wiwied
pasti si mantan ato kalo ga ya orang suruhannya tuh
D_wiwied
Nah kan bener kan
D_wiwied
emangnya ada apa sih sebenarnya, apa alasannya nitipin kei ke neneknya.. bikin penasaran deh
Evi Lusiana
pinter sisi,menganalisa keadaan
Evi Lusiana
terlalu keras bastian sm anakny,egois gk sih
Evi Lusiana
lo gk tau aj kal klo tersangkany y bpk lo pk duda yg lg ngejar targetny
Evi Lusiana
modusmu pak duda
Evi Lusiana
mm keisya kmn thor
D_wiwied
double up triple up banyak up duoong 😆🤭
D_wiwied: semangat kakak 💪💪
total 2 replies
D_wiwied
astagaaa si om sama anak sendiri cemburu 🤭 don't worry om, kei ga suka sm David dia hanya care sm anakmu tp emang lain cerita sm anakmu, dia ngfans ato mungkin suka ma kesayanganmu tuh 😆🤣
Esti 523
daebak keisya ternyata suhu
D_wiwied
ciyuuss?? apa beneran?? kepo maksimal akuh 😆
D_wiwied
waah kereeen.. si Kei emang badas walau keceplosan ya kei, ngaku jg kamu akhirnya.. pasti seneng banget tu om Bas, alamat bakal dikekepin terus nanti 🤭😆
D_wiwied
apa hakmu marah2, kan kamu cuma mantan
Esti 523
kamu ketahuan oh no
D_wiwied
haisssh siapa lg ini main masuk apart begitu aja, ganggu om Bas kaan 🤭😆😆
D_wiwied
wah gawat ni si om, bawaannya pingin berduaan terus 🤭😆
D_wiwied
menang banyak om Bas 😆🤭
hehe besok kamu ga akan bisa ngelak lg kei kalo liat bukti dr Sisi 🤣🤣
Esti 523
dobel up donk
Esti 523
ada apa dgn masalalu keysa thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!