NovelToon NovelToon
Kaulah Pilihan Hatiku

Kaulah Pilihan Hatiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kisah cinta masa kecil / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Romansa / Bad girl
Popularitas:464
Nilai: 5
Nama Author: Putri_uncu

jika hati sudah memilih, maka logika tak bisa lagi bicara. percuma saja punya kriteria jika yang sesungguhnya menilai adalah perasaan

kita tak pernah tau pada siapa akan jatuh cinta, ketika hati memilih bukan kesempurnaan yang diutamakan, tapi cintalah yang menjadikannya sempurna

ku memilihmu, karena kamulah cintaku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

efek samping

"kenapa? Masih kurang?"

Keyza menyandarkan tubuhnya di sofa. Rasanya benar-banar tak punya tenaga

"kalau kamu masih sanggup?" gaffi mendekati keyza yang bergerak pun sulit

Setelah ibadah pagi tadi, keyza menggoda suaminya yang memang sedang aktif-aktifnya dipagi hari

Baru pertama dan merasakan nikmatnya dunia, gaffi tak menyia-nyiakan waktu. Apalagi istrinya bilang hari ini libur begitu pun dengan gaffi

"nggak! Jangan gila ya gaf, ngga sanggup aku!" keyza menutup dadanya tapi malah menjadi pusat perhatian gaffi

"bukankah larangan adalah perintah" gaffi sungguh berbeda dengan yang keyza kenal dulu tak mau dekat wanita

"sayang, please!" keyza tak sanggup kabur atau berlari bagian intinya masih sakit untuk berjalan pun

"hahaha, ternyata seorang keyza punya rasa takut juga!" gaffi menyentil kening keyza

cup

Hanya kecupan manis dipagi hari "mau sarapan apa? Saya bawakan" gaffi duduk disamping keyza dan menjadikan pahanya sebagai bantalan istrinya

"nanti saja masih ingin begini" keyza memeluk tubuh gaffi "sangat nyaman!" sambil mencium-ciumi perut suaminya

"ssshh, jangan memancing singa tidur atau kamu yang ngga bisa tidur" gaffi menahan tangan keyza yang mulai berkelana kemana-mana

Tok...tok..tok

"den gaffi, non keyza sarapan udah siap!" marni mengetuk pintu kamar majikannya

"iya bu sebentar" keyza menyahut ucapan art nya

"iya non!" marni merasa dirinya menganggu jadi memilih meninggalkan kamar majikannya

"ayo mandi dan sarapan, isi tenaga dulu nanti lanjut lagi" gaffi menggendong keyza yang tak bisa berjalan

"jangan macam-macam ya gaf" keyza merasa tak mungkin gaffi membiarkannya hanya mandi saja

"hanya satu macam" gaffi ikut melepaskan bajunya dan juga membantu istrinya

"sayang, ini banyak luka kenapa?" keyza melihat bekas luka ditubuh gaffi yang tak sedikit

"kalau tidak ingat biar saya ingatkan lagi bagaimana luka ini terjadi" gaffi mengikis jarak keduanya dan menyergap keyza tanpa ampun

Satu jam tak cukup keduanya menghabiskan waktu dikamar mandi, gaffi ingin lagi dan lagi

"sayang aku lelah, bisa kita lanjut nanti malam saja" keyza mengibarkan bendera putih pada pria yang dianggapnya kalem dan juga takut pada wanita

"saya tagih janjimu nanti malam" gaffi menyudahi aktifitasnya melihat istrinya lelah dan kasihan

selesai mandi membantu keyza berganti baju dan mengeringkan rambut

"aku lapar!" keyza memang sejak bangun sudah lapar tapi masih tertunda oleh suaminya yang masih saja belum puas

"iya maaf ya!" gaffi mengecup kening keyza

"tante" aruni mengetuk pintu kamar

"iya sayang" keyza beranjak "aw!" keyza duduk lagi

"saya gendong!" gaffi mengulurkan tangan

"engga, bantu jalan aja" keyza perlahan menahan sakit tetap berdiri

"oh iya ayo obati lukamu nanti infeksi" keyza ingat jika suaminya juga penuh luka

"nanti saja, kasihan aruni menunggu" gaffi membuka pintu

"tante, om adik aku mau keluar" aruni menunggu keyza dan gaffi bangun lalu memberitahunya

"kapan? Kamu sama siapa kesini?" keyza meminta gaffi menggandengnya dan menggendong aruni

"sama sus, papa sama mama ke rumah sakit" aruni diminta tinggal sementara di rumah tantenya selama mamanya di rumah sakit

"hm, ya sudah kita sarapan dulu ya" ajak keyza

"iya tante"

"aruni duduk disini ya, tante capek habis kerja!" gaffi memangku aruni

"non kenapa? Kok jalannya begitu" marni melihat majikannya turun dari tangga kesulitan berjalan

"kecapean bu" gaffi yang menjawab ambigu membuat keyza bingung ingin menjawab apa

"mau saya carikan tukang pijit non?" marni masih belum tahu apa yang dimaksud gaffi

"biar saya saja yang pijit bu" gaffi melirik keyza yang pasrah saja

"om tante lehernya ada merah-merah digigit apa?" aruni ikut memperhatikan keyza

gaffi hanya diam menahan senyumnya, membiarkan istrinya mencari jawaban yang tepat untuk anak kecil

marni paham melihat yang aruni tunjuk, langsung kembali ke dapur

"merah sayang? Itu digigit nyamuk tadi malam, iya nyamuk" keyza tak bisa mencari alasan lagi

"nyamuk apa yang meninggalkan bekas sebesar itu" ucap gaffi menggumam

"aw!" gaffi kesakitan dicubit keyza

"kenapa om?"

"digigit kecoa cantik" jawab gaffi

"kayak tante ya om"

"iya!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!