NovelToon NovelToon
Transmigrasi Sistem Balas Dendam Di Dunia Novel

Transmigrasi Sistem Balas Dendam Di Dunia Novel

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:280.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: less22

Garvesya seorang Kowad (Korps Wanita angkatan Darat), ahli bela diri dan ahli strategi yang mendadak transmigrasi ke dalam sebuah novel di mana kisah pemeran utama wanita sangat tragis.

Sejak pemilik tubuh asli mengalami luka bakar di kulitnya hampir 70% karena insiden kebakaran di acara pertunangannya itu, pemeran utama wanita diabaikan keluarganya, dicampakkan tunangannya, di pecat dari pekerjaannya dan dijauhkan para sahabat dan akhirnya kesadaran pemeran utama wanita di nonaktifkan.

Garvesa mengambil alih tubuhnya dan dibekali sebuah kecerdasan buatan, sistem super canggih. Misi balas dendam ini harus berhasil, jika tidak ia mendapatkan hukuman, jika ia berhasil menyelesaikan misi balas dendam pemilik tubuh asli itu, maka ia akan di kembalikan ke dunia nyata. Jika tidak, selamanya ia akan terperangkap di dunia novel.

Mampukah Garvesa menyelesaikan misi, atau malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

...🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️🏌‍♀️...

...Happy Reading...

...🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️🏌‍♂️...

Setelah di hubungi, kepala rumah sakit pun datang ke ruangan di mana Eron dan keluarganya menungu.

Ada yang bisa saya bantu bu tanya kepala Rumah Sakit itu kepada Ibu Eron

"Kata anak saya petugas Rumah Sakit telah membuat ia terjatuh dan patah kaki, saya ingin meminta pertanggungjawaban dari kalian!" ucap Ibu Eron tanpa basa-basi.

"Maaf Bu apa itu semua punya bukti?" tanya kepala rumah sakit tetap mempertahankan sopan santunnya.

"Iya dua orang petugas yang membawa saya tadi, mereka telah menjatuhkan saya, saya tidak terima kaki saya patah begini! kalian harus bertanggung jawab!" ucap Eron menatap kepala ruang sakit itu tajam.

"Apa kalian ada bukti" ulang kepala rumah sakit itu lagi.

"Kan Bisa dicek dari CCTV!" ucap Eron mulai merasa jengkel.

"Maaf, sudah dua hari CCTV kami tidak berfungsi, jadi tidak ada yang bisa direkam dari rumah sakit ini," ucap kepala Rumah Sakit mencoba menjelaskan dengan wajah datar.

"Hei bagaimana mungkin rumah sakit ini tidak punya CCTV, bahkan satu jam saja jika CCTV rusak bakal diganti, ini butuh waktu 2 hari dan belum ada CCTV, ini Rumah Sakit macam apa?" Ibu Eron tidak bisa menahan amanahnya.

"Maaf Bu atas ketidaknyamanannya, cuma Rumah Sakit kami butuh biaya untuk hal-hal yang lain, saat ini dana yang digunakan adalah untuk membeli barang-barang penting untuk pasien," ucap kepala Rumah Sakit itu tetap tenang.

"Hei bahkan rumah sakit ini tidak layak disebut rumah sakit, mendingan ini sebut saja tempat praktek, mana ada rumah sakit yang tidak bisa menyediakan CCTV!" ucap ibu eron geram.

"Kalau kalian tidak nyaman dengan fasilitas Rumah Sakit ini, kalian bisa rujuk tempat rumah sakit yang lebih besar lagi, rumah sakit kami ini terbatas, jika tidak nyaman silakan berobat di rumah sakit besar!" kata kepala Rumah Sakit itu yang membuat Ibu Eron bertambah jengkel.

"Mana bisa begitu kalian harus bertanggung jawab atas patah kaki anak saya! Saya tak mau tahu pokoknya!" teriak Ibu Eron dengan nada yang cukup keras hingga terdengar keluar ruangan.

"Ya rumah sakit akan bertanggung jawab untuk operasi kaki pasien, tapi kami tidak ingin mengakui kalau Rumah Sakit kami yang membuat kaki anak Anda patah,d ucap kepala Rumah Sakit itu menolaknya.

"Apa! Ini tidak bisa dibiarkan! Kalau kalian tidak mau mengaku, maka saya akan tuntut ke pengadilan!" ancam ini Eron menunjuk ke arah kepala Rumah Sakit itu dengan mata berapi.

"Baiklah, jika kalian punya bukti!" tentang kepala Rumah Sakit itu tidak takut.

"Buktinya adalah anak saya!" tugas Ibu Eron menunjuk ke arah Eron.

"Apa kalian punya rekaman videonya?" tanya kepala Rumah Sakit itu membuat Ibu Eron terpojok.

"Saya akan bilang kalau rumah sakit ini yang sudah menyembunyikan rekaman cctv-nya!" ucap Ibu Eron bertambah kesal.

"Silakan saja, saya tidak masalah jika tim penyidik datang untuk memeriksa rumah sakit ini," ucap kepala Rumah Sakit itu pasang badan.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Ruk Mini
sangat membagong kn..tpi gpp nm y jg dunia Novel sah" aje dn aq sgt menikmati y ko thorr, pokok y berkarya trs, kritikan dn masukan baut kau tmbh semangat, ok tq d tgg karyamu yg lain thor🙏👍👍👍
Ruk Mini
assoyyy dah
Ruk Mini
hajar nenk..
Ruk Mini
tgg aje gi..biar aje dlu
Ruk Mini
ajibbbb
Ruk Mini
gampang s x buat orng hancur y eike suka thorrr
Ruk Mini
cari borok kau bank
Ruk Mini
hempas kn nenk
Ruk Mini
bp ga guna, ga tau diri
Ruk Mini
Alhamdulilahhh, seneng y
Ruk Mini
gibas gar😜
Ruk Mini
👍👍👍👍👍
naadaa
semangatt torr untukku buatt karya lebih banyak dan menghibur kita semuaa😅🙌🏻
Umiie'ne Naza
kasihan keluarga gravisha di kehidupan nyata
Umiie'ne Naza
kasihan keluarga gravisha di kehidupan nyata
lee zha
luar biasa ☺☺👍👍👍🥳🥳🥳
Syamsiar Samude
semoga Amira bisa terciduk & diberi ganjaranx apalg sii eron
Syamsiar Samude
ini author sepertix masih remaja bgt byk typox tp tetep semangat ya thor sehat sukses selalu dgn karya2nya 🤲🤗
less22: wah, terima kasih🥰🥰
total 1 replies
Syamsiar Samude
si Amira jg bukanx sadar dan takut dgn kelebihan garvila malah semakin judes n dendam kesumat & akhirx dia sendiri yang semakin disakiti
Syamsiar Samude
dasar orang tua bodoh yg ada hax dendam bukanx sadar utk brhnti agar anakx tdk lg lbh mbyakiti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!