NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Para Penghianat

Pembalasan Untuk Para Penghianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Ibu Tiri / Saudara palsu
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah kepergian sang ayah untuk selama nya, Clarisa mendapati satu kenyataan pahit bahwa suami nya telah mendua kan diri nya. Hal yang lebih menyakitkan adalah wanita yang menjadi selingkuhan nya adalah adik tiri nya.

Sang suami lebih memilih sang adik dan hal itu di dukung oleh ibu tiri nya, Clarisa kembali ke kampung halaman ibu nya dan tinggal bersama sang nenek setelah dia memilih berpisah dari pada di madu.

Tapi ternyata takdir berkata lain, Clarisa bertemu dengan seorang pria yang ternyata adalah bos dari sang mantan suami. Pria itu jatuh cinta pada Clarisa kemudian menikahi nya.

Suami baru Clarisa membawa nya kembali ke kota tempat di mana sang mantan suami dan keluarga nya berada, kedatangan Clarisa kali ini membuat dia mengetahui rahasia di balik kecelakaan yang merenggut nyawa ibu nya puluhan tahun yang lalu.

Ikutan kisah Clarisa yang membalas perbuatan orang yang menjadi dalang di balik kecelakaan yang di alami oleh ibu hingga membuat sang ibu meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Dreeet, dreeet, dreeet.

Ponsel milik Alvian bergetar dan dia melihat ada seseorang yang mengirimi nya pesan. Alvian segera membuka nya dan dia membaca nya dengan teliti.

"Ternyata sekarang Risa sudah bercerai dari suami nya, bagus lah. Dengan begitu aku bisa punya kesempatan lagi!" Alvian tersenyum puas melihat hasil kerja anak buah nya yang bisa dengan cepat mendapat kan informasi yang dia butuh kan.

"Tapi apa alasan Risa bercerai dengan suami nya?" Alvian merasa penasaran sendiri.

Alvian kembali membuka ponsel nya dan dia mengulir kak benda itu ke bawah, membaca semua yang di kirim kan oleh anak buah nya.

"Selingku! Suami Risa selingkuh dengan adik tiri nya!" Alvian mengepal kan tangan nya setelah dia mengetahui bahwa wanita yang sangat dia cintai di selingkuhi oleh suami nya.

Alvian menggulir ponsel nya terus kebawah dan dia mencari tahu siapa mantan suami nya Risa, setelah menemukan nya Alvian sangat terkejut dan tidak percaya itu.

"Dia, Arvin? Rupa nya mantan suami nya Risa adalah Arvin!" Alvian menggeleng - geleng kan kepala nya saat dia menyadari duni begitu sempit bagi nya.

Arvin adalah satu satu karyawan nya yang sedang di selidiki oleh tim audit nya saat ini, karena di curiga melakukan penggunaan dana di perusahaan nya. Bukti- bukti sudah terkumpul tinggal menunggu waktu nya saja untuk membongkar kebusukan Arvin.

"Aku tidak bisa membayangkan betapa terkejut nya Arvin, saat melihat ku membawa Risa sebagai istri ku nanti!" Alvian tersenyum puas sambil terus memandangi foto Risa yang ada di ponsel nya.

Kali ini Alvian akan berjuang untuk mendapatkan wanita impian nya, dia tidak akan menyia - nyiakan kesempatan itu.

Alvian tidak sabar menunggu pagi datang, dia ingin segera bertemu dengan wanita pujaan nya yang selama ini mengisi relung hati nya.

*****

Pagi sudah menyapa, sinar keemasan nya sudah menyembul dari balik dedaunan pepohonan. Alvian sengaja bangun lebih pagi dari biasanya, Alvian memang tinggal di rumah nya sendiri. Laki - laki tampan itu tidak suak tinggal di hotel, itu lah sebab nya di mana pun cabang perusahaan nya maka di situ dia memiliki rumah sendiri.

Alvian sengaja tidak sarapan di rumah, dia ingin sarapan di rumah nya Risa saja. Dia memanfaat kan motor Risa yang di tinggal di kantor untuk bisa datang ke rumah Risa, dia punya alasan untuk datang ke sana menjemput Risa karena motor Risa yang di tinggal kan di kantor semalam.

"Aku akan datang Risa!" Guman Alvian sambil membenarkan dasi yang melingkar di leher nya.

Pagi ini wajah Alvian sangat cerah, secerah sinar matahari pagi. Sebelum jam 6, Alvian pun segera berangkat ke rumah nya Risa.

"Pak, hari ini biar saya bawa mobil sendiri, bapak pulang saja!" Alvian berkata pada pak Rusdi, sopir nya.

"Baik pak!" Jawab pak Rusdi patuh pada perintah sang majikan.

Alvian mengendarai mobil nya dengan santai, sebab jalanan yang masih lengang karena hari masih pagi. Dia sudah tidak sabar untuk tiba di rumah Risa.

Alvian memarkir kan mobil nya di halaman rumah nek Asih yang cukup luas, dia segera turun dari mobil nya dan berjalan menuju teras rumah nek Asih.

Tok, tok, tok.

Alvian mengetuk pintu rumah nek Asih yang masih tertutup rapat.

"Assalammu'alaikum!" Alvian mengucap kan salam setelah mengetuk pintu.

"Wa'alaikum salam!" Terdengar suara orang yang menjawab salam di depan pintu.

Tidak lama kemudian pintu pun di buka oleh nek Asih, betapa terkejut nya wanita tua itu setelah melihat siapa tamu nya yang datang di pagi ini.

"Nak Alvian, ayo masuk nak!" Nek Asih mempersilahkan tamu nya untuk masuk.

"Terima kasih banyak nek!" Jawab Alvian sambil masuk mengikuti langkah kaki nek Asih.

"Maaf nak, Risa nya sedang bersiap!" Nek Asih memberi tahu Alvian.

"Iya nek, saya sengaja datang pagi - pagi seperti ini, saya mau menjemput Risa untuk berangkat ke kantor barengan saya. Saya tahu bahwa motor Risa di tinggal di kantor semalam karena hujan deras!" Alvian memberikan alasan pada nek Asih.

"Tidak papa nak, nenek senang nak Alvian datang ke sini, dengan begitu Risa jadi punya teman untuk berangkat ke kantor!" Nek Asih tersenyum pada Alvian.

"Iya nek!" Jawab Alvian dengan senyum mengembang di sudut bibir nya.

"Nak Alvian, kau sudah sarapan?" Tanya Nenek pada Alvian.

"Vian belum sarapan nek!" Jawab Alvian dengan jujur.

"Ya sudah sarapan dulu di sini bareng Risa sebelum berangkat ke kantor. Nenek sudah siap kan sarapan nya, mari nak!" Nek Asih meminta Alvian mengikuti nya ke dapur.

Dengan langkah yang pasti Alvian pun melangkah mengikuti nek Asih ke dapur, rencana nya berhasil. Alvian mampu mengambil hati nek Asih, setelah ini dia yakin bahwa dia bisa mengambil hati nya Risa.

Alvian duduk di meja makan dengan senyum yang tak henti - henti nya mengembang di sudut bibir nya, rencana nya untuk untuk mendekati Risa seperti nya akan berjalan dengan mudah.

"Loh, pak Alvian kok pagi - pagi sudah ada di sini?" Risa yang baru saja keluar dari kamar nya terkejut saat melihat laki -laki yang menjadi atasan nya itu ada dua meja makan mereka pagi ini.

"Iya nak, nak Alvian sengaja datang pagi- pagi untuk menjemput mu, motor mu kan tadi malam di tinggal kan di kantor!" Nek Asih menjelaskan apa yang di katakan oleh Alvian pada nya tadi.

"Risa bisa kok berangkat nya naik ojek atau taksi saja nek! Risa tidak mau merepotkan pak Alvian!" Ujar Risa sambil menarik salah satu kursi lalu menduduki nya.

"Tidak merepotkan kok, lagian kan kamu itu sekarang sudah menjadi sekretaris aku. Aku tidak mau kalau kamu sampai kamu terlambat lagi!" Alvian berkata sambil memasang wajah datar.

"Sudah, sudah ayo kota sarapan. Nanti kalian bisa terlambat ke kantor!" Nek Asih menengahi perdebatan antara Risa dan juga Alvian.

Alvian segera menyantap sarapan milik nya dengan lahap, dia tidak menghirau kan tatapan dari Risa yang di penuhi dengan kekesalan.

"Nak Alvian, apakah kau sudah menikah?" Tanya nek Asih pada Alvian.

"Belum nek, doa kan saja semoga calon istri ku mau menerima diri ku!" Ujar Alvian sambil nyengir.

"Oh, rupa nya nak Alvian ini sudah memiliki calon istri toh!" Nek Asih ikut tersenyum.

"Kenapa pak Alvian datang ke sini? Aku tidak mau di tuduh sebagai janda gatal yang merebut milik orang lain!" Risa berkata dengan ketus pada atasan nya tersebut.

Seketika Alvian tersenyum mendengar ucapan Risa, dia tidak marah sama sekali. Alvian sengaja karena kini Risa merespon diri nya, walau pun masih dengan nada ketus. Dia akan berjuang untuk meluluh kan hati wanita yang kini ada di hadapan nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!