mengkisahkan seorang wanita yang di ajak menikah oleh seorang laki laki yang adalah CEO sebuah perusahaan besar di jakarta. yang hanya nya seorang gadis miskin dan sederhana tiba tiba menjadi angsa yang indah.
namun semua tidak berjalan dengan baik, ada rahasia yang tidak pernah di ketahui oleh laki laki yang menikahi nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26 - Menikah
Hari pernikahan pun tiba.
Dengan tubuh berbalut gaun putih panjang nan indah, Senja pun kini resmi menjadi Istri Adrian secara Sah, acara yang di buat begitu besar dan Meriah di buat Bu Mira dan suami nya untuk mengakui sebuah ikatan suci putra dan menantu nya di depan para kerabat dan koleganya.
Senja tampak berdiri di samping Adrian menyambut ucapan selamat dari orang orang.
Lusi dan Edward pun turut menghadiri undangan pernikahan Adrian dan Senja.
"Selamat untuk pernikahan mu dengan Nona Senja, kalian sama sama sederhana sangat serasi."Ucap Edward memuji dan menyelipkan sindiran. Lusi yang mendengar ucapan Edward pun terlihat tidak nyaman karena tidak enak dengan Adrian.
"Terima kasih Pujian nya." Balas Adrian dengan senyuman tajam pada Edward.
•••
Setelah acara yang cukup menyita banyak Tenaga, Kini Senja pun bisa merenggangkan pinggang nya.
Memenuhi permintaan Orang tua Adrian, kedua pengantin baru itu pun di harus kan untuk tinggal di rumah itu selama sebulan. dengan berbagai alasan dan drama dari Bu Mira yang memang sangat ingin melihat perkembangan pernikahan Putranya dan Jane sebelum kedua nya pindah ke rumah yang sudah Adrian sediakan.
Dikamar, Senja yang masuk ke dalam kamar bingung bagaimana cara ia melepaskan pakaian pengantin nya. Ia bahkan di bantu oleh orang lain saat ia mengenakan nya.
Di tengah kebingungan nya, Adrian keluar dari kamar mandi, tampak kepala nya basah yang menandakan ia baru saja berkeramas, ia melihat Senja yang masih mengenakan pakaian pengantin nya. Menatap nya heran.
"Kamu seperti nya sangat senang dengan pakaian itu, sampai tidak mau melepaskan nya."Ucap Adrian.
"Tuan, Aku ini terjebak dengan pakaian ini, lagi pula siapa yang mau mengenakan pakaian ini berhari hari, ini terlalu berat."Ketus Senja.
"Kamu membutuhkan bantuan ku?." mendengar Adrian menawarkan bantuan melepaskan nya, senja tiba tiba teringat akan sesuatu.
Ia dan Adrian tidak menikah di landasi atas nama Cinta, tapi kedua nya menikah karena situasi dan bahkan ada hitam di atas putih tentang perjanjian pernikahan mereka.
Bagaimana kalau dia lalu meminta jatah padaku?."Batin Senja yang takut Adrian akan meminta nya melakukan hubungan saat Adrian membantu nya membuka gaun itu.
"Tidak usah, aku akan membuka nya sendiri."Balas Senja dan berjalan ke kamar mandi.
Senja yang masuk ke dalam kamar mandi di buat terpukau dengan kamar mandi yang begitu luas, bahkan lebih luas dari kost nya.
"Astaga, ini bahkan sudah bisa di jadikan 1 kamar." Ucap Senja kagum.
Ia melihat wastafel yang tampak sangat indah bercahaya, berwarna keemasan. "Apa ini emas?." Senja mengetok ngetok wastafel itu dengan penasaran.
Dengan sedikit usaha nya, senja pun berhasil Membuka gaun nya, namun sial nya, ia melupakan sesuatu.
"Aku tidak membawa baju atau pun handuk." Ucap Senja menepuk kening nya.
Senja sejenak berfikir bagaimana cara meminta tolong pada Adrian. Senja lalu membuka sedikit pintu kamar mandi. Ia mengintip melihat Adrian tampak sedang memainkan ponsel nya.
"Tuan." panggil senja pelan. Namun Adrian tidak mendengar.
"Tuan." Panggil senja lagi dan berhasil membuat Adrian menoleh.
"Tuan, ambilkan handukku di koper ku."Ucap Senja ragu ragu.
"Apa setelah ini kau ingin aku membantu mu membalutnya pada tubuh mu?." ,Tanya Adrian menyunggingkan senyuman nya.
"Cih, dasar buaya." senja menutup pintu kamar mandi dengan kesal. Tiba tiba pintu kamar mandi nya di ketuk.
"Ini handuk mu."
Senja pun kembali membuka pintu, tapi ia hanya mengulurkan tangan nya untuk menerima handuk nya. Adrian tersenyum melihat tingkah Senja yang tampak sangat waspada pada nya.
Setelah membalutkan Tubuh nya dengan handuk. senja pun keluar dengan hati hati.