NovelToon NovelToon
My Step Brother

My Step Brother

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Hati Zara Aurora dibuat tak berdaya akan pesona Affan Zayendra. Semua tak akan menjadi masalah andai pria itu bukan putra dari wanita yang diperistri ayahnya.
Wajah yang rupawan serta kebaikan hati yang pria itu miliki membuat hati Zara sulit berpaling, namun siapa yang menyangka diam-diam Affan menyimpan luka yang dalam. Sebuah peristiwa membuat semuanya berubah. Pria penuh kasih itu berubah menjadi sosok tak berperasaan yang bahkan tega menjadikan Zara sebagai budak hasratnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Enam

"Kalau butuh apa-apa hubungi aku ya, seandainya ada kakak-kakak senior yang belagu, gangguin atau mempersulit kalian nanti jangan takut buat kasih tau aku, biar aku yang urus" lanjut Yuda dengan bangga.

"Wah makasih banyak ya kak" ucap Chelsea, ia tak enak hati pada Yuda karena respon Zara tetap sama, gadis itu terlihat biasa saja padahal Yuda sangat berusaha menunjukkan perhatiannya

"Iya sama-sama, kebetulan aku ketua panitia nya. Sebenarnya aku uda bilang sama yang lain khusus kalian berdua jangan sampai dipersulit" Yuda masih tak melepaskan tatapan nya dari Zara. Sepertinya pria itu semakin penasaran pada sosok gadis itu. Zara tak seperti gadis lain yang ia temui selama ini, mereka selalu berusaha merebut perhatian darinya. Yuda merasa heran mengapa Zara sama sekali tak menunjukkan ketertarikan padanya.

Karena acara akan dimulai, Yuda dengan berat hati meninggalkan Zara dan Chelsea karena dirinya juga harus menyampaikan kata sambutan pada saat pembukaan nanti.

"Kita beruntung Za punya kenalan kakak senior" ucap Chelsea bersemangat.

"Ya kan Za?" Chelsea menyenggol lengan Zara yang tak menimpali ucapannya.

"Nggak tau Chel, tapi biasa aja deh kayaknya" ucap Zara tanpa merasa berdosa, Chelsea membeliak kesal mendengar ucapan sahabatnya.

"Kamu tu ya, kamu nggak lihat banyak mahasiswi yang memandang kagum sama kak Yuda? sementara kamu malah menyia-nyiakan perhatian nya. Kamu tu nggak bersyukur banget tau nggak" Ucap Chelsea sewot. Zara tak menjawab, hanya mencebik malas.

"Kamu bisa melihat nggak sih sebenarnya?" Zara menghela nafas kasar, sepertinya Chelsea belum akan berhenti mengomel.

"Bisa Chel" jawab Zara santai.

"Terus kenapa kamu biasa aja melihat kak Yuda? dia pria paling tampan yang pernah aku temui Za. Andai saja kak Yuda menaruh perhatian sama aku, aku nggak akan menyia-nyiakan kesempatan itu" Chelsea terlihat kesal.

"Kami bilang kamu pernah lihat bang Affan" Chelsea mengerutkan keningnya, berusaha menebak arah pembicaraan Zara.

"Emang iya, terus apa hubungannya?" tanya Chelsea bingung.

"Kamu bilang kak Yuda itu pria paling tampan yang pernah kamu temui, padahal kak Yuda nggak ada apa-apanya kalo di banding abang aku" Jawab Zara santai. Chelsea membulatkan matanya tak percaya atas kata-kata yang keluar dari bibir Zara.

"Hah?!" Chelsea berusaha mencerna ucapan Zara.

"Bener kan Chel? bang Affan jauh lebih tampan, lebih berkharisma, lebih dewasa pokoknya lebih segala nya daripada kak Yuda. Jadi harusnya kak Yuda bukan pria paling tampan yang pernah kamu temui" Ucap Zara lagi.

"Jangan bilang kalo kamu naksir abang kamu sendiri Za" Ucap Chelsea, ia menatap curiga pada Zara yang memuji kakaknya dengan mata berbinar penuh cinta. Zara kelabakan atas pertanyaan Chelsea yang tak ia duga sebelumnya.

"Kalau aja bang Affan bukan abang aku ya pasti aku naksir dia" Elak Zara sambil tersenyum salah tingkah.

"Kan cuma abang tiri" timpal Chelsea spontan.

"Tapi bener sih, aku akui abang kamu emang tampan. Kamu izinin nggak kalo aku mau deketin abang kamu?" Zara menatap cepat ke arah Chelsea, wajahnya terlihat begitu kaget atas pertanyaan sahabatnya. Melihat respon Zara, mata Chelsea membulat penuh.

"Gila ya Za, kamu beneran naksir abang kamu?" Jelas dari reaksi berlebihan Zara Chelsea akan berfikiran demikian. Zara benar-benar dibuat kelabakan akan pertanyaan dari sahabatnya itu. Beruntung acara pembukaan masa pengenalan lingkungan kampus sudah dimulai sehingga Zara bisa terselamatkan sementara.

🍁🍁🍁

Zara memberanikan diri mendekat pada Affan yang sedang menonton televisi, entah angin apa yang membuat pria itu tak mengurung diri di kamar malam ini. Biasanya sepulang kerja Affan nyaris tak pernah keluar dari kamar nya.

"Abang Zara mau ngomong, apa boleh?" tanya gadis itu takut-takut. Affan menoleh ke arah Zara, pria itu tampak berfikir lalu beberapa saat kemudian wajah Affan terlihat tegang.

"Kamu hamil?" tanya pria itu yang membuat wajah Zara memerah, Zara begitu kaget mendengar pertanyaan Affan yang sama sekali tak ia duga.

"E-enggak bang, Zara baru aja selesai datang bulan" Ucap gadis itu sambil menunduk. Gadis mengerti mungkin Affan begitu resah beberapa waktu ini sama seperti dirinya yang begitu takut jika hasil perbuatan Affan beberapa waktu yang lalu menghadirkan janin di rahimnya. Namun ia merasa lega karena akhirnya siklus bulanan nya akhirnya datang. Setidaknya jika dirinya tidak hamil ia tak akan menempatkan Affan pada posisi yang sulit.

"Terus mau ngomong apa?" Ucap Affan kembali memasang wajah dingin. Pria itu kembali fokus menatap televisi.

"3 hari lagi acara penutupan masa pengenalan lingkungan kampus" Zara menatap takut pada Affan, ia meneliti reaksi pria itu.

"Lalu?" Tanya Affan, pandangannya masih tak beralih dari televisi.

"Program studi Zara ngadain acara camping di puncak bang" ucap Zara setelah berulang kali menghela nafas untuk mengumpulkan keberanian. Kali ini Affan memalingkan wajahnya ke arah Zara, tatapannya begitu serius.

"Ngapain pake acara camping segala, di luar kota lagi. Kalopun mau camping bisa di area kampus kan?" dari nada bicaranya Zara bisa menebak jika Affan tidak suka akan rencana itu.

"Zara juga nggak tau bang karena yang usulin juga bukan mahasiswa baru" jawab Zara lirih. Affan membuang nafas menyadari kesalahannya, jelas hal ini di luar kuasa adiknya.

"Kamu nggak boleh pergi, nanti terjadi apa-apa aku juga yang akan repot" ucap pria itu kemudian.

"Tapi kalau kamu tetap mau pergi itu urusan kamu" Lanjutnya lagi.

"Za-Zara juga nggak pengen pergi bang, tapi katanya seluruh mahasiswa baru wajib ikut" Zara yakin Affan sangat tau dirinya tak suka acara-acara seperti itu. Namun ia tak berdaya menolak aturan yang sudah ditetapkan pihak kampus.

"Ya udah pergi aja, tapi ingat kalau ada apa-apa aku nggak mau tau. Itu bukan urusan aku" ucap Affan serius, hal itu membuat Zara dilanda kebimbangan.

"Itu apa?" tanya Affan saat melihat di tangan Zara ada selembar kertas.

"Surat izin yang harus abang tanda tangani" Zara terus menunduk, tak berani menatap wajah Affan.

"Ya udah sini" ucap Affan, Zara segera menyodorkan kertas dan pena pada Affan. Pria itu membaca surat izin yang diberikan pada Zara sebelum menanda tangani surat tersebut.

"Makasih bang" Lirih gadis itu ketika Affan menyerahkan kembali kertas tersebut.

"Ingat, kamu harus jaga diri baik-baik. Aku nggak mau direpotkan sama hal-hal yang nggak penting" ucap Affan ketus. Zara hanya bisa mengangguk perlahan.

"Zara ke kamar dulu bang" Pamit gadis itu, seperti biasa Affan tak menimpali ucapan Zara. Gadis itu melangkah perlahan menuju kamar nya.

"Kamu benar-benar yakin kalau kamu nggak hamil karena kejadian waktu itu?" Tanya Affan yang membuat langkah Zara terhenti. Ia berbalik menghadap pada pria itu.

"Beneran bang, Zara datang bulan selama 5 hari seperti biasanya dan baru bersih tadi sore" Sebenar nya Zara merasa malu menceritakan hal yang menurut nya sangat pribadi ini. Namun ia tak mau Affan gelisah karena ketakutan pria itu akan kehamilannya, karena nya ia menceritakan sedetail mungkin agar Affan benar-benar yakin.

"Ya sudah" Ucap pria itu sembari memalingkan wajahnya dari Zara.

🍁🍁🍁

1
Dysha♡💕
luar biasa,suka bangat
putrie_07
anjj kamar kamar aja
putrie_07: di kamar donk😆😆
total 2 replies
Ebi Hardiyansyah
ending y di luar nurul
Nursina
semangat berkarya
Dewa Rana
maaf ya Thor, saya berhenti bacanya, gak tahan dg keoonan Zara
Dewa Rana
duh Zara
Dewa Rana
nanti kejadian lagi nih
Dewa Rana
Zara bakalan hamil nih
Dewa Rana
geregetan sama Zara oon
Dewa Rana
kok Zara sebebal itu ya....cinta memang membuat orang jadi tolol...
mimief
taunya Sarange Hao🤣🤣
mimief
Luar biasa
Dewa Rana
baru baca , kesan pertama bagus, bahasanya bagus....
yaya
agak kesel sih pas Zara di katain murahan kek anj-😤
SUSANTI SUTISNA
sungguh terlalu lembek si Zara. geuleh
mis.be
gk puas sama endingnya 😭
Bunda
hai kak,ijin baca ya 🙏🏻
Fina Fitriani
bagus banget cerita2 Thor.... aku udh baca semua cerita2 seru dan ringan dibacanya... semoga ada bonchap nya ya Thor.. dan balik LG bikin karya baru disini... salam semangat Thor👏😍💪💪👏👏😍 .....
sherly
Luar biasa
ichapurie
baru kali ini novelnya kak thor perempuannya plonga plongo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!