NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:443
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Krieeettr Kiara memalingkan pandangan nya ke arah pintu, sedikit terkejut karena yang masuk adalah Bryan

" Maaf mas, aku terpaksa menyuruh bik Sumi memindahkan barang barang ku lagi ke kamar ini, aku tidak mau papa mama tahu dan sedih karena kita " ujar Kiara seperti menjelaskan sebelum Bryan mengucapkan sesuatu

" Hmmm dari awal kamu disini, saya bahkan tidak pernah menyuruh mu untuk pindah ke kamar Alana bukan? " Bryan beranjak dari tempat dia berdiri tadi dan menuju balkon dengan rokok dan mancis yang sudah ada di tangan.

Kiara yang melihat hal tersebut sedikit bingung, karena yang dia tahu Kaka ipar nya  tersebut yang kini menjadi suami nya tidak pernah menyentuh barang yang di hisap dengan menggunakan api tersebut. Bryan kembali merokok semenjak Kinan meninggal kan nya, tepat nya saat Kiara menetap dan pindah ke kamar Alana, Bryan seperti mengalihkan kesendirian dan kesepian nya ke benda yang tidak menyehatkan tersebut.

" Mas memang tidak pernah menyuruh aku untuk tidur di kamar sebelah, tapi mas Bryan juga tidak pernah melarang, mempertahankan aku untuk tetap disini apa lagi untuk meminta untuk ku untuk kembali padahal kamu Melihat sendiri bagaimana aku memindahkan barang barang ku ke kamar sebelah" tentu saja kalimat kalimat ini hanya terucap di dalam hati kiara saja

Kiara melihat Alana yang masih tidur lelap, dia memutuskan untuk mandi karena badan yang sudah lengket.

Tidak lama Kiara masuk ke kamar mandi, Alana terbangun

"Huuekk hooekkk hooekkkk" Bryan yang akan menghisap rokok mengurungkan niat nya dan meletakkan mancis beserta rokok tersebut di atas meja yang sudah tersedia di balkon .

Dengan sigap Bryan mengambil Alana yang masih menangis di atas ranjang. Bryan mendengar gemericikan air di dalam kamar mandi , dengan artian Kiara sedang mandi

"Hooekkkk hoooekkk" sayang nya tangis Alana tidak berhenti meskipun sudah di dalam gendongan Bryan

" Cup cup anak pintar papa, tidak boleh mandi ehhh salah tidak boleh nangis sayang , anak Sholehah, anak manis" tentu saja Bryan mengucapkan kata tersebut dengan sedikit nyanyian . Seketika tangisan Alana berhenti dan disitu Bryan tersenyum bahagia karena nyanyian yang ia lakukan membuat Alana berhenti nangis.

" Hoooekkk huuekk" ketika Bryan berhenti bernyanyi di saat itulah tangis Alana terdengar lagi

" Ooohh kenapa anak papa nangis lagi, ooh mau dengarkan papa menyanyi lagi? Oke sayang papa akan menyanyikan sebuah lagu yang indah untuk Alana, cipta an papa sendiri" ujar Bryan tersenyum lebar kepada Alana yang masih menangis

" Ekhm ekhmmm ohh Alana putri papa dan mama , Alana Alana anak yang sehat, pintar dan cantik itulah anak papa mama " Bryan bernyanyi dengan nada yang di buat buat dia sendiri

" Berhenti menangis lagi " ucap Bryan tersenyum, namun seketika Alana menunjukkan ekspresi akan menangis Kembali dengan cepat Bryan bernyanyi lagi

" Balon ku ada lima , rupa rupa warna nya hijau kuning kelabu merah muda dan biru. Meletus balon hijau dorr hati ku sangat kacau, balon ku tinggal empat ku pegang erat erat" ujar Bryan dengan sedikit bergoyang sedangkan Alana berada di dalam gendongan nya

"Shalaatullaah Salaamullaah 'Alaa Thaaha Rasuulillaah

Shalaatullaah Salaamullaah 'Alaa Yaa Siin Habiibillaah " Bryan mengulang ngulang kalimat tersebut

" Maaf ya nak papa mengulang mengulang kalimat dua baris tersebut karena papa belum hafal lagu nya hehehehe kak ngak mungkin juga papa nyanyikan Alana dengan lagu rocker dan rock nanti mama kamu bisa bisa ngamuk sama papa " ucap Bryan yang tanpa sadar sudah ada Kiara di Depan pintu kamar mandi

" Bahkan mas Bryan masih berharap mbak Kinan ngamuk di dalam mimpinya Lo mbak, aku salut lihat cinta mas Bryan ke pada mbak " ucap Kiara di dalam hatinya

" Bisa bisa dia kabur lagi ke kamar sebelah bareng kamu  karena ngamuk padahal papa kan pengen kamu tuh disini nak " bisik Bryan kepada Alana yang tidak di dengar oleh Kiara

" Ekhmm mas , tadi mas cuci tangan dulu kan sebelum menggendong Alana, mas tadi merokok lalu mam berbisik dan mencium Alana , tahu ngak sih mas semua yang mas lakukan itu berbahaya bukan hanya kepada diri mas sendiri tapi yang paling Rentan disini itu Alana dan aku ngak mau juga kenak imbas Karana apa yang mas lakukan tersebut" Kiara mengingat apa yang di bawa Bryan ke balkon tadi ada rokok , meskipun pintu balkon di tutup supaya asap tidak masuk tetap saja asap nya akan melekat di baju badan apa lagi bibir dan nafas Bryan itu lah yang ada dipikiran kiara

" Tidak mencuci tangan dan ....."

" Mas tidak mencuci tangan tapi malah menggendong Alana " dengan cepat Kiara merebut Alana dari tangan Bryan

" Iya karena saya tidak jadi merokok, cium saja ini apa ada telapak tangan dan aroma badan saya bau asap rokok ?" Bryan meletakkan telapak tangan nya ke hidung Kiara, dan sedikit mendekatkan diri ke pada Kiara supaya Kiara mencium aroma nya

Tanpa sadar apa yang terjadi, dua pasang mata tersebut beradu dan terjadi salah tingkah antara kedua nya " tidak bau asap rokok kan, karena sehari ini saya tidak ada merokok" ucap Bryan untuk menghilangkan ketegangan yang terjadi di antara mereka

" i iya ngak bau rokok, maaf " Kiara kemudian membalikkan badan untuk menidurkan alana di atas kasur dan memeriksa pempers bayi cantik tersebut

" OOO anak mama pup ya, pantas saja menangis" ujar Kiara setelah memeriksa diapers nya Alana

" Pup adek bau ya " ujar Bryan kemudian yang ada di samping ranjang

" Kalau wangi ya parfum mas " jawab Kiara melirik Bryan , seketika Bryan menggaruk kepala nya yang ngak gatal " ngak salah juga sih omongan dia " Bryan di dalam hati

" Mas mau lihatin aja? Atau mau....."

" Hmmm saya mau mandi saja " potong Bryan tiba tiba" kenapa ? Nanti saya salah lagi , memang ada yang bisa saya lakukan untuk membantu kamu?" Ucap Bryan yang bingung sendiri

" Tolong ambilkan tisu basah itu mas, sama diapers baru ya " tunjuk kiara di meja

Tanpa jawaban Bryan langsung mengambil semua yang di pinta Kiara

" Nah ini pempers kotor adek " tangan Kiara memberikan pempers yang berisi kotoran Alana kepada Bryan

" Itu adak pup di dalam nya?" Tanya Bryan kepada Kiara

" Iya mas, kalau mutiara mah ngak di dalam pempers juga kali mas nyimpan nya, lagian kalau iya Mutiara dan permata isi pup Alana ngak mau juga kali aku kasih nya ke kamu mas " celotoh Kiara

" Lalu tarok di mana ini?" Pertanyaan Bryan yang membuat Kiara membelalak matanya

" Ya di Tempat sampah khusus pempers mas yang warna hitam itu yang ada tulisan nya pempers kotor mas , iya kali mas mau Tarok di dalam lemari " Kiara menggeleng kan kepala bingung

" Ya mana tahu " gumam Bryan membuang pempers tersebut pada pempers nya

Bryan yang tidak tahu apa apa mengenai cara merawat anak nya tentu karena Alana selama ini hanya tidur bersama Kiara. Bryan hanya mengunjungi anak nya pagi hari, pulang kerja dan malam hari . Siapa yang mengira jika semua itu ternyata membuat Bryan seperti lelaki yang tidak bisa apa apa dalam merawat dan mengurus bayi untuk sedikit membantu Kiara

" Yeeee anak mama udah cantik lagi, udah wangi lagi deh " Kiara menciumi putri kecil nya tersebut

" Ekhmm jadi kamu mau mutiara dan permata?" Ucapan yang di lontarkan Bryan barusan membuat Kiara melihat ke arah Bryan dengan mata yang membulat

" Ha' mutiara dan permata!!?" Ulang Kiara bingung

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!