seorang gadis cantik terpaksa harus menjadi pengasuh tuan muda untuk kuliah dan berobat nenek nya di kampung....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saniaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
" Hansen..."
" bugh! "
" argh! "
" Hansen "
Pukulan ke 5 orang itu terus menghantam Hansen. hingga laki laki itu babak belur. kecha yang melihat sang majikan itu terkapar tak berdaya di lantai segera menghampiri.
" sudah ayo pergi. emang si cupu ini emang lemah."
" hahahaha "
" hahahaha "
setelah nya. 5 mahasiswa itu pergi begitu saja. meninggalkan Hansen dan kecha. kecha berusaha membantu Hansen.
" Dasar bodoh. kenapa kau lewati jalan sini " ucap Hansen seraya menahan sakit di bagian perut
" Jangan betanya dulu. ayo obati dulu luka mu "
kecha membantu Hansen berdiri dan beberapa wajah berdarah karena tonjokan siswa tadi.
Hansen Meringis menahan sakit. kecha terus membopong tubuh Hansen. kecha membawa Hansen ke taman kampus untuk mengobati luka nya.
" tunggu disini. aku akan mencari air dingin buat kompres luka tuan " kecha
gadis itu meninggal kan Hansen untuk memcari air dingin.
setelah menemukan. kecha menyobek sedikit ujung rok yang di kenakan. kain rok itu di celup ke air dingin yang tadi ia cari dan mulai membersihkan luka Hansen.
Hansen Meringis ngilu saat kain dingin itu menempel pada bibir yang luka itu.
" maafkan aku. tuan muda. gara gara aku tuan muda jadi babak belur seperti ini " ucap kecha minta maaf
" kenapa kau lewati jalan itu ? " tanya hansen mengulangi pertanyaannya
" aku tidak tahu. jalan mana lagi. untuk menuju ke kelas jurusan ku. aku lihat di peta kampus jalan itu yang bisa di lewati menuju kelas " saut kecha menjelaskan
sementara Hansen mendengar nya menghela nafas berat.
" ada jalan lain. jangan pernah lewat jalan itu lagi " tutur Hansen memperingati
kecha ngangguk mengerti. setelah itu keduanya saling terdiam. kecha Yang sibuk mengobati luka Hansen sedang kan Hansen sibuk dengan pikirannya sendiri.
" terima kasih. tuan muda. kalau kau tidak datang tadi. mungkin aku suda- ... " ucap kecha terpotong
" lain kali hati hati. kota itu kejam. gak seperti di desa mu " saut Hansen
kecha tersenyum mendengar nya. ternyata majikannya itu masih memperdulikan nya.
" kenapa kau bisa datang tadi. " tanya kecha. memang bener kenapa tiba tiba Hansen ada di lorong itu juga.
" aku hanya tidak sengaja' lewat. melihat mu di ganggu oleh para lelaki brengsek itu " saut Hansen
" kenapa kau tidak melawan mereka. dan hanya diam saja saat di pukuli " tanya kecha lagi
" aku tidak mau berkelahi di kampus. lebih baik aku mengalah " ucap Hansen
" ah. begitu ya " ucap kecha
" lagi pula aku sudah memiliki bukti kuat. aku akan melaporkan ke pihak kampus nanti " ucap Hansen
kecha menatap Bingung. ia tak mengerti dengan apa yang di bicarakan laki laki itu.
" apa maksudnya " ucap kecha
Hansen menatap kecha mulai menjelaskan.
" di lorong itu tak ada cctv-nya. jadi mereka bebas melakukan apa pun di sana . karena itu aku sebelum menghampiri dan menolong mu aku menaruh ponsel mu di atas Selasar jendela dan merekam nya. aku merekam jelas. mereka berniat melecehkan mu dan memukuli ku . sekarang aku punya bukti untuk melaporkan mereka. si biang pembuat masalah di kampus" ucap Hansen
jenius! pikiran nya jenius. pikiran nya sangat terbuka dan panjang. ia udah mengerti situasi dan konsekuensinya. maka dari itu Hansen merencanakan semuanya.
" wah kau luar biasa " ucap kecha takjub
🙏
hari kemaren banyak banget urusan jadi ca up 2 insyaallah sekarang di Doble