NovelToon NovelToon
Pawang CEO Galak: Bos, Izinkan Saya Resign!

Pawang CEO Galak: Bos, Izinkan Saya Resign!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:23k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​Dominic Vance bukan sekadar CEO; dia adalah monster korporat yang menghancurkan perusahaan demi olahraga. Kejam, paranoid, dan tak tersentuh.

​Hanya satu orang yang berani menatap matanya tanpa gemetar: Harper Sloane, sekretaris eksekutifnya yang berhati dingin. Harper membereskan kekacauan Dominic, memegang semua rahasia gelapnya, dan menjadi satu-satunya wanita yang tidak bisa dibeli dengan uang.

​Namun, saat Harper mengajukan pengunduran diri untuk membalas dendam masa lalunya, Dominic tidak memecatnya. Dia mengunci pintu. Baginya, Harper bukan sekadar aset. Dia adalah obsesi.

​"Kau bisa lari ke ujung dunia, Harper. Tapi aku akan membeli tanah tempatmu berpijak."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Gangguan Teknis

​​Dominic membanting sisa burgernya ke dalam kantong kertas. Selera makannya hilang total. Matanya terasa panas dan dadanya sesak melihat pria berkemeja biru murahan itu kini berani menyodorkan tisu untuk membersihkan sudut bibir Harper. Harper tertawa manis menerima perlakuan itu.

​"Pria miskin itu benar benar mencari mati," geram Dominic.

​Tangannya yang masih sedikit lengket oleh saus tomat meremas jok kulit di sebelahnya. Ego penguasanya tidak terima. 

Harper adalah sekretarisnya. Miliknya. Tidak ada pria lain yang boleh membuat Harper tersenyum lepas seperti itu di luar jam kantor.

​""Berikan ponselmu sekarang juga," perintah Dominic pada sopirnya. Nada suaranya terdengar sangat mematikan. "Aku tidak mau pelacak panggilan restoran mengenali nomor pribadiku."

​Sang sopir buru-buru menyerahkan ponsel pintarnya dengan tangan gemetar. Dia tahu bosnya siap menghancurkan dunia malam ini.

​Dominic menekan sederet angka dengan gerakan cepat di layar ponsel murah itu. Dia hafal nomor telepon La Bella Vita di luar kepala dari tangkapan layar obrolan yang dikirim Herman tadi sore. Dominic sangat bangga dengan otak pintarnya itu. 

Panggilan tersambung dalam deringan kedua.

​"Halo. Manajer La Bella Vita? Dengarkan baik-baik. Ini Inspektur Sanitasi Kota tingkat pusat," ucap Dominic. Nada suaranya berubah drastis menjadi sangat berat, resmi, dan penuh otoritas. Dia memang aktor yang sangat handal dalam memanipulasi keadaan.

​Terdengar suara kebingungan dari seberang telepon. "Inspektur? Mohon maaf, tapi ini jam sibuk makan malam, Pak. Kami tidak menerima inspeksi dadakan tanpa surat resmi."

​"Justru karena ini jam sibuk! Kami baru saja menerima laporan darurat dari warga sekitar dan pelanggan kalian," gertak Dominic tanpa ampun, sengaja memotong ucapan manajer tersebut. "Ada laporan seekor tikus got berukuran sebesar anak kucing masuk ke saluran ventilasi dapur kalian sepuluh menit yang lalu. Tikus itu sangat agresif dan diduga kuat membawa virus mematikan. Cari hewan kotor itu sekarang juga atau aku akan mengirim tim penyegel untuk menutup restoran kalian malam ini juga."

​"Tikus?! Hal itu sangat tidak mungkin, Pak! Dapur kami sangat steril dan kebersihan kami..."

​"Steril omong kosong! Aku tidak mau dengar alasan apa pun! Cari di bawah meja pelanggan! Cari di area ruang makan utama! Kalau ada satu pelanggan saja yang menjerit karena digigit tikus itu, aku pastikan kau masuk penjara besok pagi!"

​Dominic langsung mematikan panggilan secara sepihak. Dia melempar ponsel itu kembali ke punggung kursi sopirnya. Pria arogan itu menyandarkan tubuhnya dengan rileks, melipat kedua tangan di dada bidangnya, dan menyunggingkan senyum licik yang sangat lebar.

​"Mari kita lihat seberapa romantis kencan kalian sekarang," gumam Dominic sangat puas.

​Di dalam restoran yang hangat, Harper baru saja menelan suapan pasta terakhirnya. Dia menatap Ryan yang sedang menceritakan kisah lucu tentang pasien anjing peliharaannya di klinik.

​"Anjing ras golden itu bersembunyi di balik kakiku sambil gemetar hebat hanya karena melihat seekor anak kucing liar," cerita Ryan sambil tertawa renyah.

​Harper ikut tertawa lepas. "Hewan peliharaan sepertinya punya kepribadian yang sama rumitnya dengan manusia."

​"Benar sekali. Kadang mereka jauh lebih perasa daripada kita."

​Ucapan Ryan terpotong. Perhatiannya teralihkan oleh keributan kecil di area pintu masuk dapur. Manajer restoran berlari keluar dengan wajah pucat pasi dan penuh keringat dingin. Pria berbaju rapi itu memberi isyarat panik pada seluruh pelayan di ruangan tersebut.

​Enam orang pelayan langsung menyebar ke area ruang makan. Mereka berjongkok, merangkak, dan menyalakan lampu senter dari ponsel masing masing. Mereka mulai menyapu bagian bawah meja para pelanggan dengan gerakan terburu buru dan mencurigakan.

​"Permisi, Nona. Tolong angkat kaki Anda sedikit. Jangan ditaruh di lantai," bisik salah satu pelayan yang merangkak melewati meja Harper dan Ryan.

​Ryan mengerutkan kening kebingungan. "Ada apa ini? Kalian mencari barang pelanggan yang jatuh?"

​Pelayan itu menelan ludah, wajahnya terlihat ketakutan. "Bukan, Pak. Maaf. Tolong waspada saja. Kami mendapat telepon ancaman dari pusat sanitasi kota. Kami sedang mencari tikus got raksasa di sekitar sini."

​Mata Ryan membelalak. "Tikus got?"

​Bisikan pelayan itu ternyata terlalu keras. Seorang wanita paruh baya di meja sebelah yang sedang meminum anggur mendengarnya dengan sangat jelas. Wanita itu langsung menjerit histeris. Dia melompat naik ke atas kursi sambil menarik gaun mahalnya tinggi tinggi.

​"Ada tikus! Ya ampun! Tolong! Ada tikus kotor di restoran ini!" teriak wanita itu memekakkan telinga seluruh pengunjung.

​Kepanikan massal menyebar dengan kecepatan cahaya. Para pelanggan lain ikut berdiri panik. Beberapa wanita menjerit ketakutan, sementara para pria berusaha menarik pasangan mereka menjauh dari meja. Suara kursi yang bergesekan kasar dengan lantai, gelas anggur yang pecah, dan piring yang tersenggol jatuh menciptakan kekacauan luar biasa.

​Suasana restoran bintang lima yang tadinya sangat romantis dan mahal kini berubah total menjadi pasar tradisional yang berantakan.

​Ryan segera berdiri dari kursinya. Pria baik hati itu mengulurkan tangan pada Harper. "Ayo kita bayar dan keluar dari sini, Harper. Restoran ini sepertinya tidak aman."

​Harper tidak langsung menerima uluran tangan Ryan. Wanita itu masih duduk tenang di kursinya tanpa panik sedikit pun. Matanya menatap tajam ke arah manajer restoran yang sedang memohon pada pelanggan agar tenang.

​Insting Harper berbunyi sangat keras. Restoran sekelas La Bella Vita tidak mungkin kebobolan hama tikus. Gangguan teknis berlebihan dan sangat dramatis seperti ini bukanlah sebuah kebetulan. Ini adalah pola sabotase yang sangat dia kenal luar dalam.

​Mata cokelat Harper bergerak perlahan ke arah luar jendela kaca besar di samping mejanya. Tatapannya menembus keramaian lalu lintas jalan raya yang padat.

​Tepat di seberang restoran, terparkir sebuah mobil sedan Vancelo berwarna hitam pekat yang sangat mewah. Kaca jendela penumpang belakang mobil itu sengaja diturunkan setengah.

​Dari celah kaca tersebut, Harper bisa melihat sangat jelas siluet seorang pria yang sedang menatap lurus ke arahnya. Pria arogan itu menyunggingkan senyum kemenangan yang luar biasa menyebalkan.

​Harper mencengkeram serbet kain di pangkuannya dengan sangat kuat. Rahangnya mengeras seketika. Kencan sempurnanya baru saja dihancurkan oleh pria egois yang tidak tahu batas.

​"Dom," desis Harper dengan suara pelan yang penuh ancaman.

1
Muft Smoker
kak ,,
cerita kk yg ini bnr2 bikin hipertensi ,,
perlu cek darah aq kak abis ini ,,
tkut drah tinggi ,, 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣

kak bisa gx ad scene si Dominic tenggelam di laut trus ilang bertahun2 sampai si Harper nikah sama dokter Ryan ,,
🤭🤭🤣🤣🤣
sebel aq tuh sama si domba ,, banyak tingkah gengsi segede bulan ,, /Smug//Smug//Smug/
Sastri Dalila
👍👍👍👍👍👍😀
Anbu Hasna
itulah kenapa aku suka karya2mu. Kerasa khasnya, bukan sekedar ikutin maunya pasar...
Savana Liora: makasih 🙏🙏🙏
total 1 replies
Muft Smoker
Dom ,, kelakuan mu emnk udh kelewat batas ,,
Kalo emnk km tertarik dg Harper tggal ngomong baik2 gx perlu ngrendahin org lain ,,
Kostum Unik
Cuma di novel ini loh karakter cewek gk bego gk penakut gk gentar cm krn ktm lawan nya cowok.. Di novel mana pun mau gmn hbt nya karakter cewek ttp aja mereka melempem pada akhir nya...
Muft Smoker: betul kak ,,
dsini semua tokoh perempuan ny bnr2 nunjukin Kalo mereka bnr2 ras terkuat di bumi ,,
total 2 replies
Naviah
percayalah Dom, sikapmu ini bukanya bikin Harper suka sama kamu tapi bikin menjauh, arogansi mu udah over dosis
Naviah
perlu priksa mata Dominic ya Harper, ban nya gak kenapa napa tapi dibilang bocor🤣
Kostum Unik
Astaghfirullah DomDom.. Kamu mmg udah keterlaluan. Lambemu pengen ku gerus pake ulekan
Naviah
gak habis fikir ban bocor? 🤣
Rlyn
tarik nafas Harper 🤭🤣
Savana Liora: 😄🤭🤭🤭🤭🤣🙏
total 1 replies
Kostum Unik
Sabar sabar sabar ini bulan puasa... Gk ada kan manusia modelan DomDom.. Pasti gk ada. Cuma ada di cerita ini kan kak Savana... /Sob/
Savana Liora: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭
total 1 replies
Kostum Unik
Luar biasa emg Harper ini. Sabar nya bukan main sm si ogep DomDom
Savana Liora: 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
Naviah
astaga tikus got sebesar anak kucing kena fitnah🤣
Naviah
ya pintar dalam bisnis tapi mines dalam percintaan 🤣
ms. S
dom.. cemburu buta
Muft Smoker
kak Savana ,,
Dominic kasih liburan dlu deh ,,
biar fresh jiwa dn raga ny ,,
gx usah jauh2 ,,
kirim k Amazon aj laa ,,
bikin rusuh trus soalny🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
This Is Me
Kak Savana, bisa gak nih Harper lepas aja dari Dom. Sekali ini tokoh cowoknya sakit jiwa beneran. Kasian Harper
Savana Liora: lupa ya kalo judulnya pawang.

kayak pawang ular 🤣🤣
total 3 replies
Maria Lina
hellooo sapa lo pacar bukan istri ap lgi.herper bkn budok lo tau dsr ego lo1
Maria Lina
hellooo sapa lo pacar bukan istri ap lgi.herper bkn budok lo tau dsr ego lo
Savana Liora: 🤣🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
Sastri Dalila
si dom² ada aja usaha nya
Savana Liora: namwnya jg usaha 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!