NovelToon NovelToon
Sandiwara Di Ujung Dendam

Sandiwara Di Ujung Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melihat sosok Hana

   Malam itu, angel mengirimkan foto dan video dirinya saat di vila bersama Rangga. dia menambahkan sedikit kata untuk memancing reaksi mayang

{ Kemarin seharian aku bersama Rangga. apa kau tau tempat yang kami kunjungi? dan kemarin aku sangat menikmati permainan Rangga, aku senang karena kami tidak perlu menyembunyikan hubungan kami } isi pesannya pada Mayang

{ Dasar pelakor...!! apa kau tau, mas Rangga itu milikku. apa kau tidak malu bercinta dengannya? padahal kau sudah tau bahwa dia adalah milikku} balasan Mayang

{ Milikmu? sejak kapan dia jadi milikmu? lagian untuk apa aku malu, dia bukan suami orang lain, kan? aku bukan pelakor. mas Rangga statusnya saja duda, bagaimana mungkin aku di sebut pelakor? bukannya status pelakor itu cocoknya di nobatkan untukmu?}

{ Dasar sialan.. apa maksudmu?}

   Angel tak membalas lagi pesan Mayang, dia hanya menatap layar ponselnya kemudian meletakkan kembali di atas meja

" Apa yang kau pikirkan?" tanya Fira menghampiri angel yang sedang duduk di atas kasur

" Aku sepertinya sudah tidak sabar untuk menghancurkan mas Rangga. aku sudah muak dan tidak ingin berada di dekatnya. rasanya ingin sekali aku memaki dan mencabik-cabik nya" ucap angel

" Tahan dulu. sebentar lagi kau akan melakukan itu semua. lalu bagaimana dengan Mayang? apa kau sudah puas memberinya pelajaran?"

" Belum. dia yang memberi obat agar membuat ayahku lumpuh. dia juga yang membuat serangan jantung ayahku kambuh karena mereka dengan sengaja  saling bercumbu dan melakukan hubungan suami-istri di depan mata ayahku" ucapnya

" Jadi itu alasannya kau sengaja melakukan hal yang sama?"

" Iya, aku sengaja melakukannya di dalam kamar itu, agar dia tau sakitnya gimana mendapati pria yang kita sayangi bercumbu bersama wanita lain di depan matanya dan di dalam kamar tidurnya"

" Tapi untung saja saat itu obatnya bekerja, jadi kau benar-benar tak perlu melakukannya bersama pria itu" ucap Fira tersenyum

" Iya, aku sangat bersyukur karena hal itu"

" Bagaimana jika kau muncul dengan penampilan seperti dulu? kita cari pakaian yang sama seperti yang terakhir kali kau kenakan" usul Fira

" Itu ide yang sangat bagus"

" Tenang saja, aku dengar dari pak Widodo, bahwa Rangga akan keluar kota selama tiga hari. ini kesempatan kita untuk mengerjai wanita itu"

" Baiklah, aku suka dengan idemu. sebaiknya kita cari pakaian dulu" ucap angel terlihat senang

*********

    Keesokan harinya tiba. Rangga benar-benar akan keluar kota. dia pamit pada Mayang. meskipun dia keberatan tapi tetap saja dia tak bisa berbuat apa-apa. karena akhir-akhir ini Rangga seperti sudah tak terlalu peduli padanya

Sementara Rangga kini duduk di kursi kebesarannya. dia menghubungi angel, tapi tak bisa tersambung

" Apa dia sudah berangkat ke Kanada?" gumamnya

   Tak lama, dia pun berangkat keluar kota bersama pak Widodo. perasaannya tidak tenang karena belum mendengar kabar angel sejak kemarin

   Sementara di rumah, Mayang kembali kedatangan Fira. seperti biasa, dia menunjukkan wajah gak suka pada Fira

" Ada apa lagi kau kemari?" tanyanya sinis

" Aku hanya penasaran, siapa wanita yang tempo hari bersama Rangga? apa dia kekasihnya?" Ucap fira

" Untuk apa kau ingin tau soal itu?" Jawab Mayang masih dengan sedikit sinis

" Aku hanya tak suka dia bersama wanita lain. bukankah sebelum meninggal, Hana memintamu untuk menggantikannya sebagai istri Rangga? tapi kenapa malah dia bersama wanita lain? apa kau tidak keberatan dengan itu?"

" Tidak. lagian Rangga melakukan itu karena suatu alasan yang tidak harus kau tau. jika tak ada lagi yang ingin kau bicarakan, sebaik kau pulang-"

" Kak hana?" ucap Mayang sangat terkejut melihat keberadaan Hana yang tiba-tiba muncul depan pintu

   Fira menatap ke arah pintu dan menunjukkan wajah bingung

" Kau kenapa, Mayang?" tanya Fira

" It- itu- itu kak Hana... kenapa dia di sini?" ucapnya terbata-bata

" Dimana Hana? apa kau sudah gila? tak ada siapa-siapa di sini, bodoh..!!" ucap Fira

" Itu di depan pintu, apa kau buta?"

" Aku tak buta, tapi kau yang gila. apa kau punya rasa bersalah pada Hana, sampai kau melihatnya hidup kembali? dasar bodoh..!!!" ucapnya beranjak pergi

" Tunggu... jangan tinggalkan aku, aku sangat takut" ucap Mayang berlari menghampiri Fira

" Apaan sih kamu. udah deh. aku mau pergi" ucap Fira segera keluar dan meninggalkan Mayang di sana

" Pergi kau...!!! kenapa kau kembali. kau sudah mati...!! pergi...!!!" teriak Mayang. namun Hana semakin mendekatinya

" Pergi...!! tolong jangan ganggu aku..!!" ucap Fira berjongkok dan menutup wajahnya

   Mendengar suara majikannya, mbok Susi segera berlari keluar, sementara Hana sudah tak ada di sana

" Non, ada apa?" tanya mbok Susi menyentuh tangan Mayang

" Jangan sentuh aku...!!"

" Non, ini mbok. ada apa nona?" ucap mbok lagi

   Mayang segera bangkit dan menatap mbok Susi. dia menatap setiap sudut rumah seperti mencari sesuatu

" Dimana wanita setan itu?" tanyanya

" Wanita yang mana, non? bukannya dia sudah pulang?"

" Bukan yang itu, tapi wanita culun dengan kacamata wajahnya. dimana dia...!!!?"

" Maaf non, tapi gak ada siapa-siapa di sini" jawab mbok Susi

" Tidak.. tadi wanita itu di sini mbok. kenapa dia bisa kemari, padahal dia sudah mati mbok" ucapnya lagi

" Maafkan mbok non. tapi mbok benar-benar tidak tau wanita yang nona maksud" ucapnya berlalu

" Aaarrggh sialan, apa aku hanya berhalusinasi?" gumam Mayang berpikir sendiri

   Tak lama Mayang kembali ke ruang tivi. dia membuka sedikit pintu kaca agar mendapatkan udara. namun, baru saja dia duduk kembali di sofa depan tivi, sosok Hana kembali muncul di samping pintu kaca itu

   Mayang sangat terkejut dan segera menutup matanya. dia membuka kembali matanya tapi sosok Hana masih saja ada dan menatapnya tajam

" Mbok....!!!!" teriak Mayang

" Iya non, ada apa?" ucapnya tergopoh-gopoh

" Apa wanita itu masih disana?" tanyanya menunjuk ke arah Hana

" Gak ada siapa-siapa di sana nona" jawabnya

    Mayang kembali membuka mata dan melihat ke arah Hana berdiri

" Dasar bodoh...!! dia masih di sana, kenapa kau bilang jika tidak ada" ucap Mayang kesal

" Tapi emang gak ada siapa-siapa di sana nona. mungkin nona butuh istirahat" ucapnya memberikan jempol pada Hana, karena dia pun di minta oleh mbok Dijah untuk melakukan sandiwara

  Mayang segera berlari masuk ke dalam kamarnya. dia membungkus seluruh tubuhnya dengan selimut. dia sangat takut. dia mencoba menghubungi Rangga, tapi sekali pun Rangga tak menjawab panggilannya

Tok... tok... tok....

Suara ketukan pintu mengejutkan Mayang. dia tak bergeming dan masih saja di tempatnya, dia takut jika itu adalah hana

" Nona, makanan sudah siap" suara mbok Susi terdengar dari luar

   Mayang akhirnya bangkit dan segera membuka pintu. namun detak jantungnya terasa berhenti saat membuka pintu dan menemukan Hana berdiri tepat di depan wajahnya

   Tanpa berkata dan reaksi, akhirnya Mayang pingsan. membuat Fira yang sedang bersembunyi keluar dan tertawa

" Astagaaa... dasar penakut" ucap Fira

" Bantu aku mengangkatnya ke kasur" ucap Hana

" Apa yang harus kita lakukan padanya" tanya Fira setelah meletakkan tubuh Mayang di kasur

   Hana bergegas melangkah ke arah meja rias, dia mengambil lipstik dan menuliskan sebuah kalimat di kaca itu, begitu pun dengan kaca di toilet, Hana menuliskan hal yang sama ( aku akan kembali)

" Baiklah, sekarang kita pergi. aku takut dia akan tersadar" ucap Hana

" Kamu duluan saja. aku masih harus mengambil semua cctv itu. aku tidak mau dia tau jika kita sedang mengerjainya" ucap Fira kemudian mengambil beberapa cctv yang di bantu oleh mbok susi

   

1
Mega Arum
buat Mayang gila Thoor... ,
Mega Arum
semoga angel bs segera merebut perusahaanya kembali...
Mega Arum
Lanjuut thoor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!