NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Penembakan misterius

"Heh... Apakah matahari sudah terbit dari barat?" Tampak Han berargumen sambil memegang dagu dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya.

"Gue rasa juga begitu?" Timpal Narendra sambil melipat kedua tangannya didepan dada dengan mata yang menatap heran pada Bintang dan Xavier yang tampak sangat intim.

"Astaga... Apakah mata gue tidak salah... Gue rasa semalam gue kurang tidur, membuat gue jadi berhalusinasi." Monolog Axel dengan mengangguk-anggukan kepalanya.

"Lihat... Bukankah itu membuktikan jika Bintang memang benar-benar menjadi anggota keluarga Alexander." Clara tampak mulai meragukan ucapan Aurora.

"Benar... Lihat bukankah Tuan muda Xavier terkenal dingin, tapi lihatlah,"

"Lo bener, ternyata rumor itu tidak berlaku untuk Bintang."

"Gue mulai ragu pada semua ucapan Aurora tentang Bintang,"

"Jika mereka tidak dekat, bukankah Tuan Xavier tidak mungkin memperlakukan Bintang seperti itu."

"Lo bener, itu sekaan Tuan Xavier tengah membantu Bintang untuk membantah semua gosip tentang Bintang."

"Lo bener... Seandainya saja yang dipeluk itu gue..."

"Ya... Gue pasti gak akan mandi 3 hari tiga malam, biar gak ilang hangatnya..."

"Iya bajunya juga gak akan gue cuci... Bakal gue mesiumin dan simpen di lemari kaca..." Bisik-bisik itu terdengar semakin menjadi, dengan diiringi teriakan histeris para gadis yang bergerombol di pinggir lapangan tembak itu.

Mereka tampak histeris dan antusias melihat Bintang yang dibimbing langsung oleh Xavier.

Tapi tidak bagi Aurora dan Renata, seketika hati mereka panas melihat adegan itu. Kebencian mereka pada Bintang bahkan bertambah besar, saat ini apapun trik mereka tidak dapat menarik perhatian Xavier dari Bintang.

Dor

"AWAS...!!!" Teriak Axel, Han dan Narendra bersamaan, dan ketiganya berlari cepat kearah Bintang dan Xavier.

Xavier yang mempunyai ketajaman Indra 3 kali lipat dari orang biasa, langsung mengarahkan bidikannya pada peluru yang datang kearah mereka, hingga menimbulkan desingan peluru bertabrakan.

Mendengar suara tembakan, para siswa yang berdiri dipinggir lapangan itu mulai panik dan berhamburan keluar.

Xavier dengan tenang memutar tubuhnya lalu satu tangan mengangkat pinggang ramping Bintang dan satu tangan lagi mengangkat pistolnya membidik target dari mana peluru itu berasal.

Bintang yang shok hanya menatap Xavier dengan fikiran yang kosong.

Debu berterbangan karena para siswa yang berebutan untuk keluar dari tempat itu dengan cepat, sementara ketiga Tuan muda lainnya langsung membantu membimbing dan mengobservasi para siswa yang berhamburan dan tampak sangat panik.

Tiga tembakan beruntun, dari Xavier langsung dapat menenangkan suasana, hanya tinggal Bintang yang masih tidak bergeming dari tempatnya.

Satu tangan Bintang melingkari pundak kanan Xavier sementara tangan yang lainnya melingkari perut sixpack Xavier.

Setelah Xavier dapat membekuk penembak, lalu, Xavier dengan entengnya mengangkat tubuh Bintang hanya dengan menggunakan satu tangan, sementara satu tangan lainnya tetap siaga menggenggam pistol.

"Tuan... Sandra kita melarikan diri," Lapor bawahannya saat mereka tiba diruangan khusus milik Xavier yang berada dilantai ke 3.

"Bagaimana bisa! Apa kerjaan kalian! Hanya menjaga seorang tawanan saja tidak becus!" Xavier terlihat emosi lalu melemparkan gelas yang ada di mejanya pada bawahannya itu.

Bintang yang berada diruangan itu juga mendadak gemetar ketakutan.

Rasa itu kembali lagi, rasa takut yang tidak terkendali saat mendengar suara gelas yang pecah serta teriakan tinggi.

Xavier yang menyadari perubahan ekspresi wajah Bintang langsung menghela nafas dalam-dalam, dan mengendalikan emosinya.

Lalu tampak Dia melambaikan tangannya memberi isyarat pada Mark untuk membawa bawahannya itu keluar, setelah itu hanya tinggal mereka bertiga yang berada dalam ruangan itu.

"Tuan muda... Sepertinya Bintang tahu wajah pembunuh bayaran itu," Ucap Bintang tiba-tiba setelah Xavier tampak tenang dan telah memberinya segelas air putih serta memerintahkan nya duduk disebrang meja kerjanya.

"Benarkah? Apa kau yakin?" Xavier tampak menatap Bintang dengan serius seolah memastikan jika informasi dari Bintang itu bisa dipercaya.

"Yakin... Bintang ingat saat menatap penembak itu sekilas." Cerita Bintang

"Sewaktu Bintang kembali dari toilet, Bintang menabrak seorang pria misterius yang membawa satu tas alat musik dipunggung dan satu lagi ditangannya,"

"Awalnya Bintang mengira jika itu guru musik yang baru, tapi dari tatapan matanya tajam dan misterius serta seperti menyimpan satu motif tersembunyi."

"Bahkan jari telunjuk dan jempolnya tampak berkapal tebal, serta saat Bintang membantu mengambil tas itu, pria itu bahkan terlihat sangat terkejut dan langsung menyambarnya begitu saja tanpa mengucapkan satu katapun." Bintang menceritakan kembali pertemuannya dengan pria itu pagi ini.

"Apa kau masih ingat detail wajahnya?" Xavier bertanya.

"Sepertinya begitu," Sahut Bintang dengan yakin.

"Baiklah, kau sebutkan detailnya aku akan melukis sketsa wajahnya." Xavier mengisyaratkan pada Mark untuk mengambilkan kertas dan pensil untuk menggambar sketsa wajah pelaku.

Setelah itu, ruangan itu kembali sunyi, hanya terdengar suara goresan pencil dan suara Bintang yang sesekali terdengar menyebutkan bagian-bagian wajah pelaku dengan detail.

"Apakah seprti ini?" Xavier menyerahkan hasil lukisan sketsa wajah pelaku pada Bintang.

"Iya... Benar sekali.... Wah Tuan muda Anda sangat hebat sekali!" Ucap Bintang memuji Xavier dengan mata yang berbinar dan senyum penuh kagum serta sambil mengangkat kedua ibu jarinya.

"Mark... Segera cari informasi pemilik wajah ini, laporkan pada ku dalam waktu 30 menit..." Perintah Xavier sambil menyerahkan lukisannya.

"Baiklah Bintang, karena kau telah membantu memecahkan kasus ini, maka sebagai hadiahnya, aku akan mengabulkan satu pemintaan mu, katakan apa yang kau inginkan dariku..." Ucap Xavier sambil menyandarkan punggungnya pada kursi kerjanya, setelah hanya mereka berdua yang tertinggal diruangan itu.

"Apakah apa saja boleh?" Tanya Bintang hati-hati.

"Hemmm" Sahut Xavier dengan deheman, karena Xavier sudah bisa menebak apa yang akan diminta oleh Bintang padanya.

Tampak Bintang langsung mengembangkan senyum lebar dan mata cerahnya yang berbinar senang berdiri dengan semangatnya, Xavier hanya tersenyum tipis melihat reaksi Bintang atas hadiah yang Dia berikan.

"Bintang ingin..

1
Rossy Annabelle
next thor 💪
Vhiy08: siap... lagi proses pengetikan, sabar ya kak..👍❤️
total 1 replies
Vhiy08
siap👍
Vhiy08
❤️
Vhiy08
👍
Vhiy08
maaf ya kalo author telat balas... 🙏
Sulati Cus
diawal kukira mereka sepupu g taunya adik tiri 😅
Vhiy08: Hah... iyakah... Seperti kisah di novel... kayaknya itu sangat seru👍🤣 Kapan-kapan bisa lah bernagi sama kita
total 5 replies
Alissia
/Sob//Sob/
Sulati Cus
jgn galak2 awas tar suka sm sepupumu🤣
Sulati Cus
sesuai namanya udah pasti lah dia py cahaya dan sinar yg berbeda dg aurora😅
Sulati Cus
kunci sukses mereka kan bintang🤔 krn bintang out apa mereka msh akan sukses🤣
Vhiy08: Bener sayangnya mereka enggak pada sadar... selamat bergabung kak... dan terima kasih atas like dan support nya🙏❤️
total 1 replies
Viana
lanjut....
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Sahira
Next...💪
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Rossy Annabelle
lanjut iih🤯
Rossy Annabelle
next🤯
Vhiy08: siap... selamat bergabung kak, terima kasih ata like dan dukungannya, kuti terus ya kisah bintang dan Xavier. 👍❤️
total 1 replies
Viana
lanjut... 💪
Vhiy08
Siap...
Vhiy08
Terima kasih Doa nya kak... 🙏
Viana
lanjut
Sahira
yang sabar ya Thor... Dan tetap semangat💪/Heart/
Vhiy08
Belum kak... karena ada sebab lainnya jadi ini author nya baru bisa up lagi... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!