NovelToon NovelToon
Om Duda Yang Perjaka

Om Duda Yang Perjaka

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Kau tidak bisa pergi dariku, mana mungkin aku melepasmu setelah aku bisa merasakan hasratku bangkit, kau tidak bisa hanya datang karena ingin merasakan kepuasan! Selena Agatha." Lirih Bentley Leister.

Selena Bianca Agatha seorang mahasiswi cantik berumur (22 tahun) ia terkejut tat kala orang yang begitu ia kenal dan sudah beristri menanyakan hal dewasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya baik dia maupun pria tersebut.

Di samping itu keanehan terjadi pada pria tampan berkuasa yaitu Bentley Max Leister (32 tahun) dimana hasrat bercintanya malah membara ketika bertemu dengan adik dari sahabatnya sendiri yang seharusnya ia rasakan bersama sang istri.

Lantas bagaimana hubungan Bentley dan Selena ke depannya? dan apakah Ben mampu menahan gejolak pada dirinya yang ia anggap bermasalah?

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
.
Note: Cerita yang disajikan masih banyak kekurangan dan kesalahan, mohon dimaklumi. Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya.^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

"Terus bagaimana? mau aku panggilkan dokter saja?."

"Tak perlu." Timpal Ben. "Dengan kau masuk ke dalam selimut itu sudah cukup.."

Selena memutar mata malas. "Apa om cari kesempatan dalam kesempitan?."

Bentley yang mendengar itu perlahan membuka matanya menatap wajah cantik Selena dengan lekat. "Apa aku terlihat seperti itu?."

"Entahlah om aku tidak tahu lagian aneh juga apalagi kau tidak mengenakan celana." Jawab Selena blak-blakan.

"Tolong pakaikan kalau begitu.."

Pipi Selena merona. "Aku datang ke sini bukan untuk melihat milikmu, lakukan sendiri saja sepertinya om juga mampu."

"Aku tidak akan memakanmu anak kecil jangan takut, tubuhku semuanya sakit jadi dia tidak bereaksi." Timpal Bentley.

"Benarkah?."

"Hmm, lihat saja jika tak percaya."

"Iya tetap saja aku tak bisa kita tidak terlibat hubungan apalagi suami istri, mendingan kalau sudah menikah ini kan tidak." Sewot Selena menjelaskan.

"Kita menikah saja kalau begitu."

Ucapan yang dilontarkan Ben membuat Selena terdiam, namun tak lama ia tertawa menepisnya. "Jangan becanda om kau sedang sakit."

Bentley mengalihkan pandangan karena malas dengan reaksi Selena. "Ingat bocil setiap ucapan yang keluar dari mulutku itu bukan bualan belaka."

"Iya-iya." Selena mengiyakan dari pada debat namun juga mencernanya.

Melihat suhu tubuh Bentley yang tidak turun-turun, Selena sedikit panik. "Apa om punya dokter pribadi? kau jangan seperti ini tanggung jawabmu banyak harus tetap sehat."

Tanpa sepengetahuan Selena, Bentley tersenyum melihat kekhawatiran wanita cantik itu. "Buka buku di atas nakas di sana ada kontak dokter Lee, panggil lah ia."

Selena langsung meraih buku itu untuk memanggil dokter pribadi, namun saat panggilan tersambung dan Selena hendak bicara, Bentley langsung merebutnya.

"Om?." Bingung Selena.

"Lee datanglah ke rumahku aku butuh diperiksa!."

Tanpa menunggu dari seberang menjawab, Bentley langsung mengakhiri panggilan lagi, menyerahkan handphone pada Selena.

Selena sedikit kebingungan namun ia tak mau menanyakan itu. "Baiklah karena dokter akan ke sini aku juga harus pulang, om cepat sembuh.."

Ben tak langsung menjawab ia sangat keberatan jika ditinggal pergi Selena. "Tunggulah sampai Lee datang.." Dingin Ben.

Mau tak mau Selena patuh menemani karena tak tega, baru ditinggalkan sang istri pikirnya. "Baiklah." Selena duduk kembali di tepi ranjang menemani Ben yang masih terpejam demam.

Karena tidak mau membuat orang rumah khawatir Selena mengabari mamanya izin pulang telat karena ada urusan.

Sementara itu...

Dari lantai bawah dokter Lee tiba dengan alat medisnya di sambut si bibi. "Silahkan dok.."

"Iya bi terimakasih."

Dokter Lee naik ke atas tangga menuju kamar Bentley, karena tak dikunci Lee langsung masuk ke dalam.

Pria itu sedikit terkejut melihat pemandangan di sana, Bentley berbaring di temani dengan seorang wanita yang tampak sedang tertidur menemaninya.

"Bukankah dia dengan Tyla sudah bercerai? siapa dia?.." Pikirnya sambil terus melangkah menghampiri Ben.

Bentley yang tidak sepenuhnya tidur langsung membuka mata menyadari kehadiran sahabatnya.

"Bagaimana kabarmu?." Tanya Lee pelan sesuai kode Ben, ia bicara dengan nada pelan sambil membuka alat medis.

"Langsung saja periksa." Balas Ben yang ingin segera pulih juga.

"Baiklah." Lee melakukan tugasnya memeriksa tubuh Bentley.

Sementara Selena terlelap tidur tampak begitu pulas.

"Katakan siapa dia?." Tanya Lee karena merasa familiar dengan wajah Selena.

"Wanitaku." Singkat Ben.

Dokter Lee yang sedang fokus mengobati mengerutkan kening. "Kau hutang penjelasan kepadaku Ben."

"Akan ku ceritakan nanti."

"Oke."

Namun seketika Lee teringat sesuatu, wanita yang bersama Ben pernah ia lihat saat melakukan pertemuan dengan Ricky Martin. "Ben jangan bilang!??."

Bentley mengangguk. "Dia adik Ricky, kau diamlah sebelum aku yang mengungkap duluan!."

"Ah ini tidak bisa dipercaya, tapi tak perlu khawatir percayakan padaku." Balas Lee.

"Iya."

Sekitar 10 menit akhirnya Ben selesai ditangani dan langsung diobati. "Ini tidak akan lama kau hanya kelelahan kawan."

"Baiklah terimakasih Lee.."

"Ya."

Mendengar suara orang mengobrol, Selena mengerjapkan mata ia terbangun. "Eh? dokter?."

Lee tersenyum menyapa ramah Selena. "Hallo."

"Ya ampun aku ketiduran.." Selena kelabakan ia melirik Ben yang masih tampak lemas. "Jadi bagaimana keadaan om Ben?."

"Sudah aman tapi masih ada kendala yang butuh bantuan manusia.."

Selena mengerutkan kening apalagi pikirnya?. "Apa itu dok?."

"Tubuhnya kurang hangat dan tak cukup satu selimut, aku mohon temani dulu dia di sini untuk satu malam bila perlu beri kehangatan tubuhmu." Jelas Lee.

"Ha??." Selena sedikit terkejut sambil menatap Ben yang lemah. "Apa perlu seperti itu dok? rasanya aneh.."

"Kembali lagi kepadamu jika ingin cepat sembuh lakukan saja nona." Jawab dokter Lee.

Selena menatap Ben.

"Bentley butuh penyembuhan juga dari psikisnya." Dokter Lee menjelaskan lebih sampai Selena paham dan menerima alasan itu.

"Baiklah kalau begitu." Akhirnya Selena pasrah memilih membantu dokter Lee demi kesembuhan Bentley.

"Oke terimakasih nona, saya pamit karena masih ada urusan lain."

"Iya terimakasih kembali dok."

Lee berlalu dari kamar itu, kini Selena menatap Ben yang tampak masih lemas. Mungkin cukup menemaninya sampai tidur setelah itu Selena akan pulang.

Puk puk!

Bentley menepuk bantalnya mempersilahkan Selena.

Selena mengatur nafas agar bisa tetap tenang, setelah itu ia naik ke atas ranjang dan masuk ke dalam selimut memberi kehangatan pada Bentley.

.

TBC

Ayo tinggalkan jejaknya sebagai dukungan jangan lupa ya!🤗😉

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Weeehh sudah Tamat tah, Padahal belum puas Thor bacanya.🤣🤣🤣
tapi Aku suka ceritanya menarik dan konfliknya jiga ringan ga bikin Darting.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkgkk Calon Daddy idaman mau ngalah demi ngidam.. 🤣🤣🤣
Apa anaknya perempuan ya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Syukurlah Fred anda bisa sadar.... Mending Cerai sih dari pada terap dengan Darah tapi hubungan Toxic dan mending sendiri kalau itu lebih baik.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
E R L A M B A T... Pak nyeselnya... emang sih kalau duluan namanya kan PENDAFTARAN.
Pake membual segala lagi, bilang ga hidup bahagia denga ulat bulu... terus kalau ga bahagia kenapa sampe bertahan puluhan tahun dan terus datang buat ganggu anakmu yang sudah bahagia tanpa Anda Pak... bahkan sampe anda selalu belain Istrimu dan nurutin semua keinginan Dia demi buat kenyamanan kalian.😤😤😤

Huusss jauh jauh sana, jangan ganggu kebahagiaan Ben lagi dengan ibu dan istrinya apa lagi kayaknya Junior sudah hadir.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ampuuunn deehhh, Frederick ga kasihan apa sama Monica masih saja ganggu... pengen Karungin terus buang ke danau bUaya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya elah Pak kenapa baru sadar sekian menit setelah ribuan menit anda nyakitin dengan kedatangan anda pada Ben dan Monica dengan tujuan ga ngotak .. 😤😤😤
sekuat² dan setegar²nya Ben juga seorang Anak biarpun laki² tapi Dia juga rapuh dan berjuang karna keadaan yang dulu anda sebabkan... eehh sekarang giliran Dia sudah sukses anda minta bantuan dengan dalih Anak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sarah Saraahh sudah murah ga tau malu lagi pake ngeledek mantan istri Sah suami mu... bener² ga ada harga dirinya sama sekali.. sekarang Anda dan Suami anda mau minta kenyaman lagi dengan kekuasaan Ben, Banguun Buk, Pak jangan mimpi tar jatuh Gedubraakkk jadinya sakiit plus maluunya ga ada Obat.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Berbakti E N D A muu... walaupun andah bapaknya Ben tapi anda sendiri yang sudah meninggalkan Isyri dan Anakmu dulu demi memilih Ulat bulu jadi salah besar kalau anda menuntut ini itu sekarang pak.😤😤😤
Pohon saja sebelum tumbuh berbuah perlu di urus, di pupuk dan di siram biar bisa panen... laaahh anda ga ada konstribusi apa² maen minta enak doang ma anak, dasar bapak Sutres.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhhh Sel seakrab²nya dengan sahabat ga harus juga kali ngomongin urusan ranjang karna itu ranah pribadi yang seharusnya ga kamu umbar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh pak Dirga nama papahnya Tyla, Aku sempet typo salah sebut nama jadi David karna lupa.... maaf ya Thor 🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maklum Sel sudah lama puasa jadinya Bablas tuh si Ben apa lagi sudah halal.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diuihh siluman Sarah PEDE banget ya ngarep Ben tunduk pada kalian berdua.... yang ada anda dan Frederick yang akan kalah dan bangkrut... siap² saja anda masuk Rsj Sarah.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bisa² sebulan tuh Udah jadi baby tar.😁🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
BukPuasanya jangan brutal Ben, pelan² saja.🫣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Awas Lho Thor kalau sampe rencana Frederick berhasil, Aku bakal demo Kamu.🤣🤣🤣🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Duuhh Gemeesss banget sama si pak Tu Frederick dan antek²nya pengen di Bom tuh orang ngerasa paling bener padahal dia bapak durhana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gercep tangani tuh si Frederock, Ben biar ga semakin jauh mengganggu mu dan Selena.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkkk kehalang Iklan Ben, harus sabar lagi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung pak David baik kalau Ngga sudah di babat abis tuh kami sama Ben, Tyla.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kalau siluman Sarah dan Bapakmu serta Hama Tyla berulah lagi mending di racun saja deh Ben dari pada ganggu.🤣🤣🤣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!