NovelToon NovelToon
SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

Status: sedang berlangsung
Genre:Horror Thriller-Horror / Iblis / Hantu
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Manut yo, nek gak manut koe mau jadi anak durhaka!?"

"Perempuan iku musti ayu! musti lues! musti biso sekabehane! Koe ndak perlu berpendidikan tinggi, cukup jadi perempuan yang cantik, semua materi datang padamu, nduk."

Lahir dari keluarga miskin, tinggal di rumah gubuk, tapi memiliki orang tua yang berambisi tinggi untuk menjadi kaya. Rukmini, di tempa menjadi anak yang serba bisa. Dia anak satu - satunya tapi tercekik oleh ke egoisan orang tuanya, sehingga tumbuh dendam dan kebencian pada orang tua nya.

Dia melawan aturan, melawan takdir bahkan melawan Tuhan nya, dengan membuat ikatan perjanjian darah dengan yang gelap hanya agar dia bebas dari orang tua nya, tidak peduli apa konsekunsinya..

"WANI TEKO WANI MATI!"

[Novel RUKMINI ini adalah kisah lengkap tentang Rukmini, Sosok ibu yang ada di novel SUARA]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 21. Saya sudah bukan saya yang dulu. [RUKMINI]

Rukmini jalan menghampiri ibunya pelan - pelan, dan ibunya merasa ngeri dengan tatapan Rukmini yang seolah sedang menuntut keadilan untuk dirinya selama ini atas perlakuan ibu dan ayah nya.

"Aku dulu masih belia, bu. Masih belum mengerti apapun! Aku bahkan sangat takut nek dekat dengan laki - laki. Tapi ibu sama bapak.. setelah tau aku di perkosa malah marahi aku, bilang aku yang salah!" Ucap Rukmini lagi, emosinya meluap.

"Ibu bilang aku ndak bisa jaga diri! Dan setelah tau aku sudah ndak perawan ibu juga meremehkan aku! Bahkan saat aku di perkosa kesekian kali sama orang, ibu tetap bilang itu salahku!!" Ucap Rukmini, tangan nya sudah meraih tusukan konde dan mengacungkan nya di depan wajah ibunya.

"Koe jangan macam - macam, Mini." Ucap ibunya ketakutan.

"Dua tahun bu, dua tahun! Dua tahun aku setiap malam di gilir banyak laki - laki bergantian. Sekarang setelah ibu tau bapak ikut - ikutan paksa aku pun ibu tetap bilang aku yang salah!!?" Ucap Rukmini, air matanya sudah meleleh.

"Kalo semua hal aku yang salah, jadi yang bapak lakukan sama Mini itu yang benar, iya?! Kalo semua hal aku yang salah, apa yang ibu lakukan ke Mini itu juga yang benar?! Aku ini di anggap apa, HAH!!??" Teriak Rukmini.

"Koe jangan macam - macam Mini!!" Bentak ibunya.

"SRAT!!" Tusuk konde itu Rukmini tancapkan di bilik, di belakang ibunya, ibunya sudah gemetar ketakutan.

"Aku iki manusia! Coba ibu pikirkan sedikit saja perasaanku, bu! Aku hamil berkali - kali, menggugurkan kandungan berkali - kali, ibu pikir aku ndak punya perasaan?!" Ucap Rukmini, tepat di depan wajah ibunya.

"Percaya ndak aku bisa bikin ibu merasakan rasanya jadi aku! Aku akan buat ibu, di gilir banyak laki - laki bergantian! Supaya ibu tau rasanya jadi aku!" Ucap Rukmini dengan tatapan dingin.

"Koe Gila, Mini!?" Ucap ibunya, dia gemetar, pias karena ketakutan.

"Iki salah ibu sendiri, sekarang aku sudah ndak akan manut sama kalian berdua lagi. Sudah cukup dua tahunku di perbudak kalian, mulai saiki (sekarang) aku yang tentukan hidupku." Ucap Rukmini, ibunya lalu lari keluar dari kamar Rukmini dengan ketakutan.

Rukmini melepaskan tusuk konde yang menancap di bilik bambu kamar nya, dia lalu berjalan kembali menuju ranjang nya dan duduk. Sejujur nya, kaki Rukmini gemetar sekarang.. Seolah adrenalin nya terpicu, untung nya dia tidak melakukan hal nekat yang menyakiti ibunya.

"Nek harus mati, kalian cuma bisa mati di tanganku." Ucap Rukmini dengan penuh dendam.

Sementara ibunya, ibunya Rukmini kini sedang duduk di belakang rumah, di menangis sambil mengingat semua kata - kata yang pernah dia ucapkan pada Rukmini dulu. Banyak sekali perkataan yang memang sudah sangat keterlaluan, dia lebih memprioritaskan uang dari pada anak nya.

"Hiks! Hiks! Hiks!"

Ibunya menangis, tapi bukan menangis karena merasa bersalah. Dia menangis karena saking dia sibuk nya mengurus pemasukan tamu - tamu Rukmini, dia sampai tidak tahu anak dan suaminya sudah menjalin hubungan terlarang tanpa sepengetahuan dirinya.

...\=\=\=...

Ke esokan harinya, Rukmini sudah duduk di ruang tamu sambil mengaduk gelas teh manis nya, itu masih sangat pagi bahkan kedua orang tua nya pun baru bangun tapi Rukmini sudah ada di sana.

Rukmini lalu melinting tembakau, entah sejak kapan dia bisa meracik dan melinting tembakau dengan daun jagung secara manual dengan tangan nya. Setelah selesai, Rukmini lalu menyalakan korek dan menyesap nya.

"Fuuhh.."

"Koe ngerokok, Mini?" Ucap ibunya, dia terkejut melihat Rukmini lihai menyesap rokok.

"Iya." Sahut Rukmini, lalu melirik ibu dan ayah nya yang berdiri keheranan.

"Kenapa? Ndak usah kaget toh, perempuan seperti aku iki ndak perlu ada yang di kagetin. Tidur sama bapak sendiri saja sudah sering, apalagi merokok." Ucap Rukmini santai sambil tersenyum menatap bapak nya.

"Jangan kurang ajar toh bicaramu, ndak usah di ungkit - ungkit lagi. Bapakmu juga sudah ndak akan melakukan itu lagi." Ucap ibunya, ayah Rukmini hendak pergi ke belakang.

"Iyo, pak?? Sudah ndak mau sama Mini lagi?" Tanya Rukmini, sengaja memancing keributan.

Ayah Rukmini malah semakin menjadi canggung sekarang, dia pun bergegas pergi ke belakang.

"Rukmini!!" Bentak ibunya.

"Bapak ndak kangen tidur sama Mini, toh??" Rukmini sengaja mengencangkan nada suaranya agar ayah nya dengar.

"RUKMINI!!"

"PLAK!!" Ibunya melayangkan tamparan di wajah Rukmini.

"Kenapa? Sakit hati, bu?" Ucap Rukmini, sungguh dia sudah berubah menjadi orang yang lebih berani.

"Malam iki koe ndak libur! Jangan kurang ajar koe, selama masih tinggal di rumah iki, musti manut karo ibu!" Ucap ibunya kesal dan pergi juga ke belakang. Rukmini hanya tersenyum saja tanpa mengucapkan apapun, dia lalu dengan anggun menyesap teh nya.

Rukmini pergi dari rumah tanpa sepengetahuan ibunya. Rukmini memakai kebaya warna kuning sekarang, wajah nya cerah secerah mentari dengan rambut di gelung dan senyum manis nya, siapa saja bisa terpana.

"Mau kemana, mbak Mini." Sapa salah satu laki - laki yang tinggal dekat dengan Rukmini, pengagum Rukmini.

"Ke pasar, mas." Sahut Rukmini dengan senyum manis nya.

Sekarang siapapun tahu Rukmini semakin cantik, meskipun mereka tau Rukmini perempuan bayaran tapi Rukmini di kagumi banyak orang karena kecantikan nya.

"Mau di antar ndak?" Tawar pria itu, Rukmini tersenyum.

"Boleh, biasanya mas e di bayar berapa?" Ucap Rukmini, pria itu terkekeh.

"Ndak usah bayar toh mbak, aku ikhlas anterin, pake becak nek mau." Ucap pria itu, Rukmini kembali tersenyum.

"Yo wes, terimakasih.." Ucap Rukmini, pria itu tersenyum sumringah.

"Sek yo mbak, tak ambil becak dulu." Ucap nya, Rukmini mengangguk.

Tak lama pria itu kembali dengan becak nya, di kampung itu jika sudah punya becak sendiri itu sudah kategori orang mampu. Motor pun masih jarang yang punya, paling banyak nya sepeda, itu pun belum tentu tiap rumah punya.

Rukmini duduk di atas becak itu dan kemudian pria tadi mengayuh nya, pria itu tersenyum senang karena mendapat kesempatan langka untuk mengantar kembang desa, Rukmini.

"Mau kemana toh, mbak?" Tanya pria itu.

"Mase punya info ndak di mana ada tempat yang di kontrakan untuk usaha?" Tanya Rukmini, pria itu terlihat sedikit berpikir.

"Kios yo mbak? ada si mbak di pinggiran jalan kebetulan, tapi tempat nya agak mojok." Ucap pria itu, Rukmini tersenyum.

"Ndak apa - apa, yang penting bisa di tempati." Ucap Rukmini, lalu dia menyender.

"Mas, mulai sekarang jangan panggil aku dengan namaku lagi, yo. Aku ndak mau di panggil dengan nama itu." Ucap Rukmini, Pria di belakang nya terkejut.

"Jadi mau di panggil opo, mbak?" Tanya mas nya.

"Den.. Ayu." Ucap Rukmini, pria itu sedikit heran tapi juga manggut - manggut.

"Iyo, den ayu. Cantik panggilan nya sekarang." Ucap pria itu, Rukmini tersenyum..

Dalam posisi itu, pria yang di belakang Rukmini itu bisa mencium wangi tubuh Rukmini, memang wangi nya beda.. Tidak ada yang memiliki aroma tubuh sewangi Rukmini, entah apa minyak wangi nya.

Setelah cukup lama mengayuh becak, akhir nya mereka sampai di pasar traditional. Banyak orang yang berlalu lalang di pasar, dan Rukmini berjalan bersama pria tadi menuju ke tempat yang katanya di kontrakan.

"Iki den ayu tempat nya, agak mojok memang tapi yo masih di tempat rame." Ucap pria itu, Rukmini menatap bangunan yang sepertinya peninggalan Belanda.

Bangunan nya khas, tinggi dan Rukmini suka itu. Rukmini ingin masuk tapi pintu nya di gembok, Rukmini lalu menatap pria yang mengantar nya.

"Yang punya ne di mana, mas?" Tanya Rukmini, pria tadi lalu melambaikan tangan nya lada orang di seberang.

"Iku, di sana." Ucap pria tadi dan Rukmini menoleh.

"Waduh, mbak Mini. Sebuah tumben mbak Mini pagi - pagi sudah di pasar." Ucap pria itu basa basi.

"Jangan panggil saya pakai nama itu, yo kang. Mulai sekarang, panggil aku den ayu." Ucap Rukmini, pria itu melirik pria yang mengantar Rukmini dan seolah memberi isyarat, laki laki tadi pun mengangguk.

"Ohh, pakai julukan toh.. Iya - iya, den ayu." Ucap pemilik nya.

"Saya mau sewa kios sampean kang, kalo saya sreg sama isinya." Ucap Rukmini.

"Ooo, boleh - boleh.. Monggo." Ucap nya..

BERSAMBUNG!

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
lagi pemujaan kah atau baru mau pemujaan ya
Tina Febrianti
inilah yang namanya kelompok sekte sesat.....mini mulai akan diperkenalkan pada kelompok nya ...
menarik dan makin penasaran...🤔🤔
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ngeri banget sih suasana nya😣
Nureliya Yajid
lanjut thor
zoeyy
❤️❤️❤️
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟
Takdir mbahmu gundul kui. Koe seng nggolek perkoro kok di omong takdir🤧
SENJA
mau di bawa kemana itu mini heh minten ?? 😤
SENJA
laaah tantrum 🤣
SENJA
manggut2 doang lu 😤
SENJA
jangan kelamaan mini 😤
SENJA
naaaah bener! jangan mau kerja doang tapi ga dapet duit 😤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Masa orang suka main dukun, takut sama demit🤣🤣🤣 lucu kamu Wa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Dihh pake ngirim paket segala🙄
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Pinter emang cara iblis menjerumuskan seseorang
Hary Nengsih
wa minten yg bawa mini ke setan ternyata
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Suami ibliss na mnta tumbal 😅
zoeyy
❤️❤️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya juga mau tau alasannya apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!