NovelToon NovelToon
THE FORGOTTEN PAST

THE FORGOTTEN PAST

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Dark Romance
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mapple_Aurora

Bagaimana jika kepingan masa lalu yang kamu lupakan tiba-tiba saja menarikmu kembali ke dalam pusaran kenangan yang pernah terjadi namun terlupakan?

Bagian dari masa lalu yang tidak hanya membuatmu merasa hangat dan lebih hidup tetapi juga membawamu kembali kepada sesuatu yang mengerikan.

Karina merasa bahwa hidupnya baik-baik saja sejak meninggalkan desa kecilnya, ditambah lagi karirnya sebagai penulis yang semakin hari semakin melonjak.

Namun ketika suatu hari mendatangi undangan di rumah besar Hugo Fuller, sang miliarder yang kaya raya namun misterius, membuat hidup Karina seketika berubah. Karina menyerahkan dirinya pada pria itu demi membebaskan seorang wanita menyedihkan. Ia tidak hanya di sentuh, namun juga merasa bahwa ia pernah melakukan hal yang sama meskipun selama dua puluh empat tahun hidupnya ia tidak pernah berhubungan dengan pria manapun.

*
karya orisinal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mapple_Aurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16

Wajah di foto itu wajahnya sendiri, tersenyum tipis, di lehernya yang putih melingkar kalung berlian merah darah yang sama dengan yang ada dalam peti. Rambutnya kecoklatan dan diatasnya dihiasi tiara. Ia mengenakan gaun putih bersih, memegang bunga.

Dalam sekali lihat kelas foto ini adalah foto yang diambil sebelum pernikahan.

Pernikahan…?

Menikah? Apa ia pernah menikah? Kapan? Ia yakin sekali bahwa ia tidak pernah menikah. Selama dua puluh enam tahun hidup, ia bahkan tidak pernah mengenal dekat pria manapun.

Ini mustahil, aneh dan janggal sekali.

Butuh waktu lama bagi Karina untuk pulih dari keterkejutannya. Ia berkali-kali meyakinkan dirinya kalau yang ada dalam foto itu bukan dia. Itu hanya mirip.

Karina menggenggam foto tersebut lalu mengambil salah satu lentera yang akan digunakan sebagai penerangan, setelah itu ia segera keluar dari ruangan itu.

Ruangan bawah tanah ini aneh, ada banyak lorong bercabang yang mengingatkan Karina pada labirin. Karina berdiri memperhatikan lorong-lorong itu, bingung harus pergi kemana.

Setelah berpikir cukup lama, ia memutuskan untuk pergi ke lorong sebelah kanan dari tempatnya berdiri.

Sambil berjalan menyusuri lorong itu, Karina terus berpikir mencari jawaban kenapa Kate mendorongnya. Sebelum datang kemari, Karina tidak mengenal semua orang yang di undang. Tidak ada alasan yang masuk akal kenapa Kate mendorongnya masuk ke dalam lubang gelap menuju ruang rahasia ini.

“Apa itu?” Gumam Karina saat melihat sesuatu atau seseorang menempel di dinding dekat ujung lorong.

Dengan perlahan Karina berjalan mendekat, ia angkat lenteranya untuk menerangi sesuatu yang menempel itu.

Saat sampai di depannya, Karina kaget mendapati seorang perempuan dengan kepala tertunduk dan wajah tertutup rambut panjangnya sedang di rantai. Wajahnya tertunduk, tubuhnya sudah sangat kurus.

“Hei!” Panggil Karina dengan suara pelan yang nyaris berbisik. Ia tidak berani menyentuhnya.

Tidak ada pergerakan.

“Hei, kamu masih hidup?” Tanya Karina.

Masih diam, orang itu diam dan tidak ada pergerakan. Tapi karena tubuhnya belum mengeluarkan aroma pembusukan, jadi Karina berkesimpulan perempuan ini masih hidup.

Karina mencoba mendekat, tangannya terulur hendak menyibak rambut yang menutupi wajah orang itu. Tapi, sebelum tangannya berhasil menyentuh, perempuan itu mengangkat wajahnya dan berteriak.

“AAAAAAAARRRRHHGGGGG!”

Teriakannya panjang, keras dan melengking. Telinga Karina berdengung sejenak, secara refleks mundur ke belakang.

Sementara perempuan itu mulai berontak menimbulkan suara nyaring dari rantai mengikat tangan kakinya.

“Tasya…?” Karina jauh lebih kaget setelah melihat wajahnya. Meskipun lusuh dan kotor, wajah itu wajah Tasya. Tapi masa sih Tasya? Dia kan sudah diperbolehkan pergi beberapa hari lalu.

Atau Hugo berbohong, tidak melepaskan Tasya melainkan membawanya ke tempat ini.

Mulut Tasya terbuka lagi, kali ini hanya suara kecil dan rapuh yang keluar. “Ka–ka–karina…”

“Ya, ini aku.” Karina mengangguk, berarti perempuan ini benar-benar Tasya karena masih mengingatnya.

“Apa yang terjadi? Seharusnya kamu sudah bisa pergi kan? Kenapa kamu ada disini?” Tanya Karina heran bercampur bingung. Ia tidak tahu perkataan siapa yang harus dipercaya. Kate mengatakan Tasya seorang penipu tetapi Kate juga licik dan menipunya. Hugo mengatakan akan membebaskan Tasya tapi sekarang Tasya ada disini. Benar-benar sangat membingungkan.

Yang paling aneh, kenapa tubuh Tasya menjadi sangat kurus? Padahal belum satu Minggu berlalu sejak mereka berpisah, dan Tasya sudah menjadi sangat kurus. Apa yang sebenarnya terjadi padanya?

“Pergi, Karin. Mereka komplotan,” Kata Tasya menggerakkan tangannya memberi isyarat supaya Karina segera pergi.

“Mereka? Siapa?”

Tasya melirik penuh ketakutan ke arah sebuah lorong.

“Pergi! Mereka akan datang,” Tasya terus meminta Karina untuk pergi.

Tap…tap…tap…

Tak lama kemudian samar-samar terdengar suara langkah kaki dari salah satu lorong. Karina memberi pandangan terakhir pada Tasya, lalu segera pergi.

Karina terus berlari sambil menahan sakit di kaki dan sekujur tubuhnya, ia tidak tahu separah apa luka akibat terjatuh tadi namun rasa sakit bertambah setiap kali ia menggerakkan tubuhnya. Tapi tidak ada waktu untuk meratapi luka tersebut, ia harus pergi dari tempat ini.

Ia berjalan cukup lama hingga akhir tiba di sebuah ruangan berbentuk bundar, persendiannya langsung lemas saat melihat apa yang ada dalam ruangan itu.

Ada belasan tengkorak yang di rantai di sepanjang dinding, di panjang bak lukisan mahal karya maestro terkenal. Rongga-rongga mata yang cekung dan menyeramkan itu seolah sedang memelototi kedatangannya.

“Ya Tuhan! Sebenarnya tempat apa ini!” Karina memucat, ingin sekali berteriak, ingin beranjak pergi namun ia bahkan tidak sanggup menggerakkan tangannya. Lentera yang ia pegang jatuh ke lantai menimbulkan suara pecahan keras.

Tak lama kemudian pandangan Karina menggelap dan ia jatuh pingsan.

...***...

...like, komen dan vote ...

1
Maya Sari
Sangat menarik,seru ceritanya,bikin penasarn.
Maya Sari
Ceritanya seru….apa ada kelanjutan nya kk?
Nda
apakah yg berdiri di seberang jln itu hugo
Nda
makin penasaran thor,jangan sampe karina ketahuan Hugo.
sudah brusaha utk keluar,Mlah harus balik lagi😩
Nda
double up donk thor🤭,makin penasaran😩
Nda
duhh.. makin penasaran,apa jgn² benar Hugo itu vampir
Nda
novelmu keren thor
Nda
ditunggu double up-nya thor
Nda
duh,tunggu kelanjutanya thor makin penasaran,apakah itu fto karina🤭
lisa_lalisa
duhh, makin penasaran 😞
Nda
sebenarnya Hugo manusia vampir atau kanibal
di tunggu double up-nya thor
Kevin
Next thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!