Pertemanan dua keluarga tidak menjadikan Allegri dan Allegra akrab. Sejak kecil keduanya selalu berdebat dan membuat Allegra sebagai gadis mungil yang memiliki tubuh berisi menangis karena bullying yang di lakukan Allegri.
Allegra selalu memeluk Monica, mengadu pada wanita yang sudah ia anggap sebagai ibu kedua baginya setelah Giana.
Beberapa tahun berlalu keduanya telah dewasa. Kini Allegri menjadi pimpinan rumah yang di dirikan orang tuanya. Laki-laki tampan itu menjadi pemimpin yang terkenal dingin dan berdedikasi tinggi terhadap aturan yang telah ia tetapkan.
Allegra tidak bisa menolak ketika kedua orangtuanya Valentino dan Giana , meminta ia melanjutkan bekerja untuk mengabdikan diri dirumah sakit yang kini di pimpin Allegri.
Bagaimana saat keduanya menjadi rekan kerja? Apakah keduanya masih saling membenci?
Ikuti sekuel TERJEBAK CINTA MAFIA ini ya. Anak Monica-Luigi & Valentino-Giana. Semoga kalian suka.
Jangan lupa interaksi kalian di setiap bab, agar novel ini bisa berk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMILIH GAUN PENGANTIN
"Selamat datang Allegri dan Allegra", ucap Morella owner rumah mode yang menyambut langsung kedatangan kliennya dengan ramah.
Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah rumah mode milik perancang busana pengantin ternama yang ada di kota Roma Kedatangan Al dan Alle di sambut secara khusus oleh sang pemiliknya. Morella teman lama Allegri.
Wanita yang sudah terlihat dewasa itu langsung menunjukkan koleksi terbaik rancangannya kepada Allegra dan Allegri. Mulai dari gaun dengan model simpel, klasik dan modern ada di sana.
"Yang di pajang di manekin masih model dasar, belum di tambah aksesoris seperti kristal atau Payet. Kalau sudah ditambah akan semakin mewah", ucap Morella menjelaskan pada Allegra yang terlihat takjub melihat rancangan Morella.
"Kalau saya boleh tahu konsep seperti apa yang kamu inginkan inginkan?", tanya Morella ramah.
"Aku menginginkan konsep gaun pengantin modern internasional. Di hari bersejarah dalam hidup ku, aku ingin terlihat istimewa", ucap Allegra.
"Pilihan yang tepat sekali untuk mu yang energik", ucap Morella sambil membawa beberapa contoh rancangannya bertema internasional modern sesuai keinginan Alle.
Allegra terlihat takjub dengan semua gaun-gaun cantik yang diperlihatkan kepadanya. Allegra
ingin tampil istimewa dihari pernikahannya nanti. Kedua netranya langsung jatuh hati pada salah satu gaun berwarna putih dengan bagian dada model kerah sabrina yang memperlihatkan bahunya.
Tentu saja Allegra meminta pendapat calon suaminya juga. "Bagaimana kalau yang seperti ini Al, apa kamu menyukainya?", tanya Alle.
"Gaun itu akan membuat pernikahan kita terlihat romantis sayang". Allegri menjawab pertanyaan memeluk pinggang Allegra mendaratkan kecupan ringan di wajah Alle.
Allegra tersenyum senang ternyata pilihannya juga di sukai Allegri.
Allegra sudah menentukan pilihannya. Gadis itu meminta Morella menambah detail Krystal Swarovski di bagian atas leher menambah mewah gaun pengantinnya nanti.
Morella segera melukis dan menambahkan detail sesuai permintaan Allegra.
"Gaun putih dengan lace detailed di setiap sisinya membuat penampilan mu makin all out. Bagian bawah dress juga lebar, sehingga membuat tampil anggun. Illusion sleeves yang pendek juga akan membuat Allegra terlihat elegan", ucap Morella bersemangat. Ia menyukai klien yang memiliki selera yang sangat baik dan mengerti tentang mode.
"Nanti bisa ditambahkan veil, mahkota dan anting berlian kamu pasti terlihat anggun mempesona. Dan yang pasti suami mu tidak akan berkedip sedetik pun dari mu", ucap Morella terlihat puas dengan pilihan pelanggannya.
Setelah selesai pemilihan gaun yang akan di kenakan Allegra, sekarang giliran Allegri yang akan memilih pakaiannya dengan pemilihan warna senada dengan gaun yang akan dikenakan Alle.
"Morella, kau dan suami mu wajib hadir ke pernikahan kami", ujar Allegri ketika mencoba tuxedo yang ia pilih.
"Kau tenang saja, aku dan Dalton pasti datang, apalagi kau memilih menikah di Roma", jawab Morella melepaskan kacamatanya.
"Dalton sangat senang akhirnya kalian menikah Al, teman mu itu sangat antusias pada akhirnya kau menikah dengan Allegra, gadis yang kamu puja sejak zaman sekolah", ujar Morella tersenyum melihat Allegri dan Alle yang tak segan menunjukkan kemesraan mereka ketika di rumah mode miliknya.
Mendengar pengakuan Morella tentu saja membuat Alle kaget, bahkan ia sama sekali tidak mengenal suaminya Dalton. Tapi sepertinya Morella dan suaminya sudah mengenal Alle.
Morella tersenyum melihat keterkejutan di wajah Alle. "Sayang tidak usah kaget begitu, kami teman-teman calon suami mu ini sangat tahu Al mencintai mu sejak lama, bahkan semua buku pelajarannya ia tandai 'AA' inisial nama mu dan namanya", ucap Morella menggoda Allegri di hadapan Alle langsung.
"Benarkah cerita Morella sayang?", tanya Allegra dengan senyum penuh arti.
"Aku tidak bisa membantahnya. Karen yang Ella bilang benar semua sesuai fakta", jawab Allegri tertawa.
Terlihat jelas keduanya seperti sudah tidak sabar menanti hati istimewa dalam perjalanan hidup mereka. Allegri menginginkan pernikahan yang sakral.
Baik Allegri dan Allegra tidak butuh waktu yang lama masa berpacaran hanya tiga bulan saja dan memutuskan segera menikah. Tentu saja keputusan yang langsung di dukung penuh oleh kedua orang tua masing-masing karena sudah saling mengenal.
...***...
To be continue