Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .
Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19.Kegilaan Celine
Celine mendekat ke arah Kenzo dengan tatapan tajam. Ia meraih kerah baju laki-laki tersebut.
“Katakan, apa kamu menyelingkuhiku selama ini?” ucapnya mencengkeram kerah baju Kenzo cukup kuat.
“Tidak begitu, Celine. Dengarkan aku dulu, aku bisa jelaskan kepadamu.”
“Apa yang akan kamu jelaskan? Mengakui keberadaan perempuan itu di tengah-tengah hubungan kita?” ucap Celine tajam.
“Bukan seperti itu,” ucap Kenzo dengan suara gemetar.
“Lalu?” tegas Celine.
“Dia hanyalah mainanku,” ucap Kenzo. “Aku sama sekali tidak memiliki perasaan kepadanya. Dia hanya sumber uang, sama seperti Anes. Lagipula dia sudah miskin sekarang, aku akan segera membuangnya. Tenang saja, kamu adalah satu-satunya untukku,” ucap Kenzo terbata-bata.
“Aku tidak cukup dengan janjimu itu. Aku juga tidak percaya jika kamu hanya memutuskannya.”
“Lalu kamu mau aku melakukan apa?” tanya Kenzo masih memegang tangan Celine yang mencengkeram kerah bajunya.
“Tentukan tanggal pernikahan kita. Aku tidak ingin termakan janji manismu lagi,” tuntut Celine.
“Tapi, Celine, kenapa terburu-buru sekali? Kita bahkan belum mendapatkan semua harta Anes. Kita belum mengetahui di mana ia meletakkan brankas uang, PIN ATM, bahkan nama apartemen ini belum bisa kita ubah ke nama kita,” ucap Kenzo.
“Kamu selalu beralasan seperti itu, Kenzo. Bahkan setelah aku mengetahui ternyata kamu berselingkuh dariku, kamu masih mengatakan seperti itu. Atau jangan-jangan kamu mau menjadikanku sama seperti Anes, untuk memilih perempuan itu?” ucap Celine.
“Mana mungkin aku melakukan itu kepadamu, Celine.”
“Ya sudah, mulai minggu depan kita atur pernikahan kita.”
“Minggu depan itu terlalu terburu-buru, Celine,” ucap Kenzo.
“Lalu kamu mau menunggu kandunganku membesar dan orang-orang tahu jika aku hamil di luar nikah? Ingat, Kenzo, rahasia besarmu ada di tanganku. Sekali aku membuka mulut, kita berdua akan hancur bersama-sama. Jadi jangan pernah macam-macam denganku. Jika kamu tidak menuruti keinginanku kali ini, aku pastikan semua yang kita nikmati ini akan hancur dan kita berdua akan mendekam di penjara bersama-sama. Kamu tahu kan betapa gilanya aku kepadamu? Aku rela mengorbankan apa pun asal kita bisa bersama-sama,” ucap Celine.
Kenzo hanya mengangguk tanpa bantahan, kakinya gemetar.
Celine memang sudah mengandung. Usia kandungannya sudah tiga bulan. Mereka terus menunda pernikahan karena alasan Kenzo yang selalu menyangkut pautkan dengan kematian Anes—takut orang-orang curiga, takut orang-orang menduga yang tidak-tidak karena Anes yang baru saja meninggal, dan jika ia tiba-tiba menikah dengan Celine secara mendadak, maka orang-orang akan mengatakan hal-hal buruk tentangnya. Karena itu, Celine setuju menunggu sampai keadaan mereda. Namun yang ia dapat justru Kenzo menyelingkuhinya.
Celine melepaskan cengkeraman tangannya dari kerah baju Kenzo. “Jangan macam-macam denganku, Kenzo. Aku tahu segalanya tentangmu. Bahkan kejahatanmu tidak hanya soal kematian Anes…” Celine menyeringai lalu menatap Kenzo. “Tapi… kamu juga terlibat dalam kecelakaan anak sulung keluarga Pranoto, kan?” ucap Celine, tawanya menggema di dalam apartemen. “Kamu menyewa orang untuk mencelakainya agar kamu bisa memenangkan tender dan menduduki jabatan Anes sebagai kepala divisi.”
Seketika napas Kenzo tercekat. “Ka… kamu ta-tahu dari mana, Celine?”
“Aku tidak hanya tahu, Kenzo. Aku punya rekaman dan buktinya. Apa kamu tidak penasaran?” ucap Celine, semakin membuat Kenzo gemetar.
Celine tersenyum, lalu menepuk pundak laki-laki itu pelan. “Ya sudah, sekarang kamu keluar dan usir perempuan tersebut. Katakan semua yang kamu katakan kepadaku tadi, serta bilang juga jika kamu akan menikah denganku. Jika kamu tidak ingin keluarga Pranoto tau jika kamu lah dalang dari kecelakaan anak mereka hingga membuatnya lumpuh tak berdaya seperti sekarang!” ancam Celine lagi.
Kenzo kembali memengangguk,kakinya masih gemetar namun ia segera keluar dan menemui Arumi.
“Kenzo…” teriak Arumi berusaha memeluk Kenzo, namun dengan cepat Kenzo mendorong tubuh perempuan tersebut.
“Jangan pernah temui aku lagi. Mulai hari ini kita bukan sepasang kekasih lagi. Aku tidak ingin berhubungan dengan wanita miskin sepertimu, karena aku dan Celine akan segera menikah. Dan satu lagi, aku tidak akan pernah menikahimu. Kamu hanyalah mainanku,” ucap Kenzo, membuat Arumi terbelalak dan menggeleng tak terima.
“Kenzo… kamu tidak bisa memutuskan hubungan kita begitu saja. Kamu baru saja berjanji menikahiku, Kenzo,” ucap Arumi berusaha mendekat, namun Kenzo lagi-lagi mendorongnya.
“Kamu terlalu bodoh, Arumi. Pantas saja gadis kampung itu bisa merebut harta papamu, melihat bagaimana kamu yang sangat mudah dibodohi. Sekarang nikmatilah kemiskinanmu itu. Jangan pernah menemuiku lagi. Aku tidak kenal denganmu lagi, dan aku juga tidak sudi melihat wajah perempuan miskin sepertimu di depan mataku,” ucap Kenzo, lalu menutup pintu apartemennya.
Brak!
“KENZO!”
Tok… tok… tok…
“Kenzo, kamu tidak bisa melakukan ini kepadaku!” ucap Arumi dari balik pintu sambil menggebrak pintu apartemen.
Saat Kenzo masuk ke dalam apartemen, Celine tersenyum lebar ke arahnya, mengacungkan kedua jarinya, lalu meraih telepon untuk menelepon satpam.
📞 “Halo, Pak. Tolong usir perempuan gila yang mengganggu kenyamanan saya di depan pintu apartemen. Tolong bereskan cepat, karena saya begitu terganggu dengan keberadaannya!” ucap Celine.
📞 “Baik, Bu,” jawab petugas tersebut, lalu memutuskan sambungan telepon..
____
Di kediaman keluarga Pranoto...
“Sekarang semua rencanamu sudah berhasil. Fauzan juga bilang kepadaku jika kamu sudah mengusir orang tuamu dari mansion untuk pindah ke paviliun kecil di belakang mansion. Apa kini kamu sudah puas dengan balas dendammu?” Raka memandang Raline yang berbaring di sampingnya.
Raline baru saja kembali setelah mengatur semua di mansion papanya serta mengamankan seluruh aset dan surat-surat penting perusahaan.
“Tentu saja itu semua masih permulaan, Mas. Masih banyak hal yang harus aku lakukan,” ucap Raline.
“Kamu benar-benar ingin menyiksa keluargamu habis-habisan?” tanya Raka.
“Aku tidak menyiksa mereka. Aku hanya memberikan pelajaran atas semua yang sudah mereka perbuat, menerapkan bahwa setiap perbuatan pasti ada konsekuensinya. Mereka tidak boleh lepas begitu saja. Lagipula tidak ada satu pun perbuatanku yang melanggar hukum buakan?!,” jelas Raline.
“Setelah mempelajari semua struktur kantor dan hasil audit, aku juga baru tahu jika kepemimpinan Papa cukup kacau. Dia beberapa kali mengalami kerugian, proyek hancur, dan juga penggelapan dana yang dilakukan oleh istrinya.”
“Aku sangat tidak tahu bagaimana kepemimpinannya, kenapa perusahaan begitu kacau. Padahal setahu yang aku baca, perusahaan itu begitu gemilang saat Hendra masih bersama ibu kandung perempuan ini,” jelas Raline, yang sontak membuat Raka mencoba mencerna dengan baik perkataan gadis itu.
“Benar-benar ada yang aneh dengannya. Dia membicarakan dirinya sendiri, tapi justru terdengar seolah ia membicarakan orang lain,” batin Raka.
Namun Raka tidak menyangkal ataupun membuat gadis itu sadar dengan apa yang baru saja ia katakan.
“Setelah pengajuan penggabungan perusahaanku disetujui oleh Papamu di rapat nanti, aku akan turun tangan langsung ke divisi pemasaran untuk memenangkan tender besar perusahaan kita. Kamu mempercayaiku, kan, Mas?” ucap Raline, yang diangguki oleh Raka.
"Tentu saja, aku akan mendukungmu. ''jawab Raka yang membuat Raline tersenyum puas .
“Baiklah, kamu memang cukup membuatku penasaran. Aku akan mengikuti semua rencanamu, berpura-pura mendukungmu agar aku tahu sebenarnya tujuanmu dan siapa kamu sebenarnya,” batin Raka.
"Karna Fauzan tidak mampu menemukan apapun dari penyelidikannya tentangmu maka aku sendiri yang akan menyelidikinya langsung darimu hingga aku mengetahui semuanya, tentang siapa dirimu dan apa tujuanmu Raline Kusumawardhani " .batin Raka masih memperhatikan Raline yang kini telah bergerak ke ruang ganti.
.
.
.
💐💐💐Bersambung💐💐💐
Wih benar - benar pasangan yang setara banget ya Celine dan Kenzo yang satu gila wanita yang satu tergila - gila. tepuk tangan dulu sama kerasnya usaha Celine mempertahankan Kenzo untuk tetap di sisinya 😆👏👏
Lanjut Next Bab ya guys😊
Lope lope jangan lupa ya❤❤
Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semuanya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat aku nantikan 🥰❤