Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan
"Ma-s"
"Kamu belum makan tadi kita tidak sempat menikmati makan malam di pesta"potong Bagas dan diangguki Vivian pelan.
"Ayo ganti pakaian mu kita akan makan malam"ucap Bagas dan dianggukki Vivian lagi.
Vivian segera masuk kedalam kamar nya dan mengganti pakaian sedangkan Bagas berjalan kearah dapur untuk menyiapkan makan malam mereka.
*****
"Dika!" pekik Olivia
"Plak......" satu tamparan di layangan Olivia pada Dika
"Lelaki brengsek kamu,aku hamil kamu malah enak-enak dengan perempuan lain di sini"
"Dika dia siapa?" tanya perempuan itu terkejut.
"Hanya orang yang ingin menaikkan derajat nya beb" sahut Dika dengan senyum licik.
"Kurang ajar kamu Dika,aku hamil Dika! Ini anak kamu, bisa-bisa nya kamu bicara begitu" ucap Olivia menarik tangan Dika
"Lepas!" sentak Dika
"Aku sudah cukup sabar menghadapi kamu Dika, seperti nya kamu kacang lupa dengan kulit nya,aku akan minta om Burhan buat pecat kamu" ancam Olivia
"Hahaha....... silahkan,kamu hubungi om Burhan mu itu,palingan dia sedang menangis,kamu tau om mu sudah di pecat dari perusahaan karena dia menggelap kan uang perusahaan dan sekarang menunggu nasib nya masuk ke penjara" jelas Dika membuat Olivia terkejut.
"Nggak mungkin" geleng Olivia tidak percaya
"Ayo beb kita pergi" ajak Dika pada kekasih baru nya.
"Dika!"pekik Olivia tapi tak di hiraukan Dika
"Aaakkkkk sial" marah Olivia
*****
"Bagaimana keadaan nya dok?" tanya Karina
"Beliau mengalami stroke berat, hipertensi yang tidak terkontrol menyebabkan pembuluh darah pasien pecah dan seperti yang kita lihat pasien belum sadarkan diri"
"Lalu bagaimana ini dok?" tanya Karina lagi
"Saya sudah memberikan pasien obat untuk mengurangi tekanan di otak dan menurunkan tekanan darah agar mencegah terjadinya kejang jadi kita observasi terlebih dahulu jika masih berkelanjutan kemungkinan tindakan operasi yang akan kita lakukan"jelas sang dokter.
"Leo bagaimana ini, hubungi Bagas katakan pada anak sialan itu agar segera melihat kondisi papa nya"
"Mama tau sendiri kan bagaimana keras nya Bagas,aku tidak mau ma yang ada aku di permalukan lagi oleh nya" tolak Leo
"Aku akan mendatangi apartemen mas Bagas tante aku akan katakan kondisi om Hardian pada nya"sahut Sarah
"Ya Sarah kamu harus ke sana karena siapa yang akan membiayai semua ini kalau bukan Bagas"
"Tante tenang saja aku pergi sekarang"pamit Sarah dan diangguki Kirana
"Sebelum om Hardian mati aku harus menikah dengan mas Bagas, apapun akan aku lakukan agar bisa menjadi istri nya" tekad Sarah.
*****
"Ma-s apa kamu tidak berniat menghubungi keluarga mu?" tanya Vivian hati-hati.
"Untuk saat ini biarkan saja mereka merayakan kekalahan nya aku tidak ingin ikut campur dalam hal itu"
"Tapi mas-"
"Vi kamu sudah menerima lamaran ku,lusa aku akan urus pernikahan kita"
"Secepat itu?" tanya Vivian tak percaya,dia memang sudah menyetujui permintaan Bagas untuk menjadi istri nya tapi Vivian tak menyangka Bagas akan serius ini untuk segera menikah.
"Ya,Aku singel kamu pun begitu kita tinggal serumah dengan status berpacaran apa kamu tidak takut terjadi apa-apa dengan kita?"
"Ya kenapa harus terjadi apa-apa mas ka-mu dan ak-u"
"Aku lelaki normal Vi, melihat mu setiap hari adalah godaan bagi ku" potong Bagas
Lelaki ini berpindah duduk di sebelah Vivian membuat Vivian benar-benar gugup.
"Ma-s"gumam nya pelan
Bagas menggenggam erat tangan perempuan cantik ini lalu mengecup nya perlahan.
"Aku ingin kita menikah dan memiliki anak karena aku yakin kalau kamu perempuan yang di kirimkan Tuhan untuk menyelesaikan semua permasalahan ku"
"Maksud kamu?"tanya Vivian tak mengerti
Bagas mendekat kan wajah nya tepat di wajah Vivian bahkan perlahan bibir mereka bertemu.
"Cup" kecupan pelan membuat Vivian memejamkan mata nya
"Ting tong......"
"Ting tong....." bunyi Belmembuat Vivian segera mendorong tubuh sang kekasih.
"Mas ada tamu"
"Biar aku lihat" ujar Bagas segera berdiri.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya