Cerita seorang anak bernama Kiara,yang harus berjuang untuk dirinya sendiri karna harus ditinggal oleh ibu nya untuk selama nya,Dan dibuang oleh ayah kandung nya sendiri.Ia berjuang keras agar bisa meraih cita citanya dan menunjukan kepada ayahnya bahwa dia bisa.
Disaat ia susah payah menjalani hidup nya ditanah rantau ia bertemu dengan orang orang yang baik.Ia menemukan sahabat,Seorang pelindung dan ia juga menemukan orang yang ia cintai.
Akankah hidup Kiara akan berakhir bahagia seperti harapannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diandrahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 25
Setelah peristiwa menyedihkan itu, Kiara pun sudah mulai menjalani kehidupan nya seperti biasa.
Ia berusaha untuk mengiklaskan semua yang terjadi pada nya,dan memulai hari nya menjadi lebih baik.
Dan malam ini Kiara dan Dewa sedang bermalas malasan diatas sofa bed sambil menonton film diruang tengah.Kiara duduk dengan memakai selimut,diujung kanan sedangkan dewa ada diujung kiri.
"Liburan ini kamu kemana Ki?."Tanya Dewa yang lagi ngobrol dengan Kiara.
"Mmmmm...gak kemana mana,dirumah aja". Jawab Kiara.
"Gak pergi sama sahabat kamu?"Tanya Dewa.
"Gak,mereka udah berangkat liburan tadi sehabis pulang sekolah."Jelas Kiara
"Kamu gak ikut Ki?".
"Gak,kan aku harus ngurus Mas."Jawab Kiara sambil menatap Dewa sekilas.
"Oh...padahal Mas besuk ada kerjaan diluar kota".
"Ya udah Mas pergi aja,aku dirumah aja". Kata Kiara.
"Mas,pergi 3 hari Lo Ki,kamu beneran mau dirumah sendiri?"
"Iya mas gak pa pa.Lagian kan aku sudah terbiasa."Jawab Kiara.
"Hmmm...gimana kalo kamu ikut Mas aja Ki?."
"Ikut Mas emang gak ngerepotin Mas?".
"Gak lah,asal kamu gak minta digendong,minta di suapin, sama minta dikelonin". Goda Dewa
"Iih... Mas...emanng aku anak kecil". Kata Kiara sebel sambil melempar bantal sofa kearah Dewa.Dewa hanya tertawa puas.
Selama Kiara tinggal bersamanya hidupnya jadi berwarna.Dulu sebelum Kiara ada, Dewa selalu lembur dikantor.Rumah hanya untuk tempat ia tidur.
Tapi setelah Kiara ada,ia jadi betah dirumah.Dan jarang sekali lembur di kantor.Selain itu menjahili Kiara adalah kebiasaan baru yang Dewa lakukan.
"Ya udah aku mau packing dulu."Kata Kiara beranjak pergi.
Tapi belum sempat Kiara berdiri Dewa menarik tangan Kiara hingga kiara terduduk lagi.
"Besuk aja,film nanggung bentar lagi selesai."Kata Dewa.
Sebenarnya kiara ingin membantah tapi percuma kalo Dewa sudah seperti itu gak ada yang bisa lawan.Akhirnya kira nurut aja pada Dewa.
Tapi lama lama karna mengantuk akhirnya Kiara pun tertidur.Melihat kiara yg sudah mulai lelap, Dewa pun mematikan TV dan ikut tidur disebelah Kiara.
Jam menunjukan jam 3 dini hari.Danu yang bertugas menjemput bos nya pun sudah berada didepan pintu rumah Dewa.kemudian Danu masuk menggunakan kunci cadangan yang biasa ia gunakan.
Saat Danu akan pergi kekamar bosnya, betapa terkejutnya ia saat melewati ruang tengah.Ia melihat Dewa yg sedang memeluk Kiara dari belakang.Lalu timbullah niat jahil Danu.
Danu mengambil hp nya dan mulai membuat vidio,ia ingin merekam momen Romantis antara Dewa dan Kiara.Sambil tersenyum geli ia mengambil gambar dari segala sudut.
"Nyalain flash nya". Kata Danu sambil mengatur hp nya.memang ia sengaja menyalakan flash nya agar mereka terbangun.
Kiara pun mulai mengeliatkan badannya,dan betapa kagetnya ia menemukan tangan ada dipinggangnya.
Dan Kiara makin kaget ternyata tangan itu adalah tangan Dewa yang entah sejak kapan ada dipinggangnya.
Pelan pelan Kiara menyingkirkan tangan Kewa.Kemudian ia sedikit menjauh,ia berusaha mengatur detak jantung nya yang tidak stabil.
Kaat Kiara sedang melamun ia dikagetkan lagi oleh keberadaan Danu yang entah datang dari mana.
"Astagfirullah.."Pekik Kiara.
"sttttttt....gak usah kenceng kenceng"Kata Danu.
"Ya ampun Mas Danu,ngapain malam malam kesini?"Tanya Kiara yang bingung.
"Aku mau jemput Si Bos, EEhhh...malah dapet kejutan". Kata Danu menggoda Kiara sambil menaik turunkan alisnya.
"His...apaan?". Kata Kiara tersipu malu.Mendengar obrolan Kiara dan Danu ,akhirnya Dewa membuka matanya.
"Jam berapa sekarang Dan?."Tanya Dewa saat melihat Danu.
"Jam 3 lebih 10 menit Mr."Kata Danu.
"Semuanya sudah siap?". Kata Dewa dengan suara khas bangun tidur
"Sudah tuan, pesawat sudah siap dilandaskan."Jelas Danu.
"Oke kalo gitu aku ganti baju dulu,Danu bantu aku packing.Ki kamu siap siap sana,gak usah bawa baju banyak banyak."Kata Dewa.
Lalu mereka pun melakukan pekerjaan mereka masing masing.
20 menit kemudian mereka sudah siap berangkat.Akhirnya rombongan pun meninggalkan rumah dengan menggunakan mobil hitam.
Tak butuh waktu lama untuk sampe melandaskan,Sampe disana betapa takjupnya Kiara melihat sebuah jet pribadi milik Dewa.
Inilah pengalaman pertama nya melihat dan menaiki pesawat pribadi.Kiara sampe terkagum kagum melihat kemewahan pesawat itu.
"Ki kamu lanjut tidur aja,masih terlalu pagi'.Kata Dewa saat didalam pesawat.
"Iya Mas". Kata Kiara.
Pesawat pun akhirnya tinggal landas.selama perjalanan mereka pun tertidur.Tak sampe 2 jam mereka akhirnya sampe ke Surabaya tempat kelahiran Kiara.
Unilah pertama kalinya kiara menginjakan kaki nya ditanah kelahiran nya setelah beberapa tahun merantau di Ibukota.
Disepanjang perjalanan menuju apartemen Dewa mata kiara tak berkedip melihat keluar jendela.Sudah begitu banyak perubahan dikotanya itu.
Sebenarnya Dewa sering sekali berkunjung ke Surabaya untuk urusan bisnis,sebab itu lah ia akhirnya membeli 1 unit apartemen untuk nya tinggal selama di Surabaya.
Sesampainya di apartemen Dewa.Mereka pun masuk kedalam kamar masing masing.Kiara pun segera masuk kedalam kamarnya.
Setelah itu segera mengerjakan sholat subuh.Setelah selesai Kiara pun pergi ke balkon untuk melihat pemandangan dan menghirup udara pagi Surabaya.
Kiara memandang pemandangan sekitar begitu banyak perubahan disini.Sekarang makin banyak gedung gedung tinggi.
Setelah puas menikmati indahnya pagi di Surabaya.Kiara pun keluar kamar,menuju dapur.Sesampainya didapur Kiara tidak menemukan sedikit pun bahan makanan.
Lalu kiara pun keruang tengah.Ia rebahan disofa sambil memainkan handphone nya.Ia membuka sosmed nya,untuk sesekali mengecek saja.
Memang semenjak dewa memberi kiara handphone baru ia mulai menggunakan sosmed.
Danu menuruni anak tangga,melihat Kiara sedang diruang tengah akhirnya Danu menghampiri kiara.
"Hayo ABG lagi ngapain?". Kata Danu tiba tiba.
"Apaan sih Mas Danu". Kata Kiara kesal karena dikagetin
"Hahahahaha...gitu aja ngambek,nanti cantik nya hilang lo.Ati ati nanti si Bos berpaling Lo". Goda Danu.
"Apaan sih...aku gak ada apa apa sama si Bos.Kalo dia mau berpaling ya biarin aja."Kata Kiara dengan ketus.
"Masak sih.??..nanti nangis nangis"Goda Danu lagi
"Ya gak mungkin lah"Kata Kiara sambil melempar bantal sofa kearah Danu.
"Oh ia aku punya foto yang keren,mau liat"Kata Danu sambil mengeluarkan hp nya..
"Foto apa mas?". Tanya Kiara penasaran.
"Bentar aku kirimin ke kamu ya".Kata Danu sambil mengotak Atik hp nya.
Kiara pun membuka pesan yang dikirim Danu.Tiba tiba mata Kiara melotot,dan sedetik kemudian heboh melihat foto yang dikirim Danu.
"Mas Danu,hapus gak foto nya.Hapus mas,aku kan jadi malu.Mas please hapus ya"Kata Kiara memelas.Ia ingin Danu menghapus foto dirinya yang sedang dipeluk Dewa saat tidur.
"Haahahaha,gak mau". Kata Danu sambil terus menghindar agar Kiara tidak merebut hp nya.
"Mas Danu jahat.Hapus mas,kalo ada yang lihat aku kan malu". Kata Kiara sambil memonyongkan bibirnya karna tidak berhasil merebut hp Danu.
"Hahahahah lucu banget sih kamu Ki"Kata Danu yang gemas melihat tingkah kiara,sambil mengacak acak rambut kiara.
"Ngapain kalian?". Tanya Dewa dingin.
"Mampus gue"Kata Danu yang ketakutan saat mendengar suara Dewa dibelakangnya.
"Eh bos udah bangun?". Kata Danu gemetar.
"Kalian tadi ngapain?". Tanya Dewa lagi, Danu menelan ludah nya susah payah.
"Gak ngapa ngapain kok Mas.Kita cuma ngobrol aja.Kalo mas mau ikut ngobrol sini". Kata Kiara sambil menepuk sofa disampingnya.Dewa pun duduk disamping kiara.
"Bahan untuk presentasi hari ini sudah siap Dan?". Tanya Dewa
"Sudah siap Mr.tinggal eksekusi nya saja."Kata Danu penuh percaya diri.
"Bagus,nanti sebelum berangkat tolong dicek ulang.Aku gak mau ada masalah."Kata Dewa penuh wibawa.
"Kamu gak tidur Ki?". Tanya Dewa dengan halus.
"Udah gak ngantuk Mas,tadi niatnya mau buatin sarapan tapi gak ada apa apa didapur.
"Oh...nanti kita makan diluar aja.Disini memang jarang ditempati makannya gak ada apa apa.Paling cuma petugas kebersihan aja yang rutin bersihin tempat ini."Jelas Dewa.
"Hari ini kamu mau kemana Ki?". Lanjut Dewa.
"Mmmmm...belum tau sih, sebenarnya aku pengen kemakam Bunda."
"Oh..ya udah,biar nanti supir yang nganter kamu".
"Gak usah mas.Aku naik Ojol aja."Kata Kiara.
"Huffttt...jadi obat nyamuk nich"Gumam Danu pelan.
.
..
...
....
.....
......
.......
.......
........
Bersambung
Berikanlah mrk kebahagiaan thor
Lanjut thor