NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUH KERAJAANKU (Seson 1 & 2)

MENIKAHI MUSUH KERAJAANKU (Seson 1 & 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Action / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:621.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ekouchi Aya

Apa?!! Menikahi Musuhku? Apa itu mungkin?... Namaku adalah Demian Wulfric, yaitu raja dari kerajaan Endom, kerajaan terkuat di belahan bumi Eropa. Aku disebut sebagai raja dari kayangan, karena parasku yang sangat rupawan dan sifatku yang sangat dingin.

Selama hidupku, aku menanggung amarah yang amat dalam kepada musuh yang telah membunuh orang tuaku dan memporak-porandakan rakyat serta kerajaanku.

Namun, takdir berkata lain, aku terpaksa harus menikahi putri dari musuhku, yaitu putri dari kerajaan Alamore yang bernama Putri Aurora Delacour. Ia adalah putri yang sangat cantik jelita yang memiliki 'Mutiara Abadi' di dalam tubuhnya. Mutiara yang membuatku sangat bergantung kepadanya dan aku harus menahan rasa cinta yang mendalam kepadanya, hanya karena masa lalu yang sangat menyakitkan di antara kami.

Bagaimana kisah perjalanan cinta kami selanjutnya? Jangan lewatkan kisah kami ya...

Jangan lupa like, komen & dukung cerita ini dengan 5 Vote yaah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekouchi Aya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panti Asuhan

Perjalanan terasa amat panjang. Matahari pun tergelincir ke arah barat. Kubuka tirai cendela kereta kuda yang terpapar cahaya dari ufuk barat.

"Sebentar lagi kita akan sampai, sebaiknya kau bersiap-siap," tuturku sambil merapikan baju yang kupakai.

"Saya jadi penasaran, tempat seperti apa yang akan kita kunjungi?" kata Aurora ikut merapikan gaun indahnya.

Kereta kuda pun berhenti, tanda tujuan kita sudah sampai. Kemudian, Kai dan Ken membantuku dan Aurora untuk turun dari kereta kuda.

Di depan rombongan kami telah berdiri seorang laki-laki paruh baya dan ia memberikan hormat padaku.

"Sebuah kehormatan bagi saya bisa menyambut kedatangan Anda, Yang Mulia," Saut lelaki itu padaku.

"Alexander, sudah lama kita tak bertemu," seruku pada lelaki itu dan kupeluk tubuhnya yang sedikit gemuk.

"Yang Mulia, rupanya Anda telah tumbuh dengan baik," kata Alexander tersenyum padaku.

"Tentu, meski aku tak memakan masakanmu lagi, aku akan tetap tumbuh dengan baik," gurauku pada Alexander.

Alexander adalah seorang koki di kediaman bibi Luis. Dia telah bekerja bertahun-tahun untuk keluarga kerajaan. Akan tetapi, ketika bibi Luis memutuskan untuk keluar dari kerajaan, Alexander pun turut menjadi koki bibi Luis yang kemudian ikut serta meninggalkan istana.

"Kai..., Ken..., bagaimana kabar kalian?" seru Alexander melepas pelukanku dan memanggil Kai dan Ken untuk mendekat padanya.

"Baik, Alexander, " jawab Kai dan Ken sambil tersenyum dan memeluknya.

"Aku bahagia sekali, kalian datang kemari," saut Alexander sambil menyapu air mata yang sedikit menetes di pipinya.

"Sudahlah, kau tak perlu menangis," kataku menenangkan Alexander.

"Tapi, tunggu, kita kedatangan tamu lagi, siapakah nona cantik ini?" Raut wajah Alexander berubah ketika melihat sosok Aurora berdiri di depannya.

"Aahh , sudah sudah, ayo masuk dulu," selaku, dengan menarik bahu Alexander.

"Saya sudah sampaikan kepada Nyonya Luis perihal kedatangan Anda, Yang Mulia" kata Alexander yang berjalan di sampingku.

Kami semua pun masuk ke rumah bibi Luis yang bisa dikatakan lumayan cukup luas.

Ketika kami memasuki rumah bibi Luis, Aurora sangat terkejut. Karena di dalam rumah itu, banyak sekali anak kecil berlarian dan bercanda gurau.

"Aku pulang Bibi !" Aku sedikit berteriak.

"Anak-anak ku!" seru wanita tua itu sambil duduk di kursi roda miliknya.

"Sudah lama sekali kalian tak mengunjungiku," kata bibi Luis dengan mata berlinang air mata.

"Kai ... Ken ..., apa kalian menjaga Demian dengan baik?" tanya bibi Luis yang mengkhawatirkanku.

"Iya, Bibi," jawab mereka berdua secara kompak.

"Mereka berdua berbohong Bibi, justru akulah yang menjaga mereka," ujarku sedikit bergurau.

"Tidak mungkin, kau anak manja, bagaimana bisa kau yang menjaga mereka, " saut bibi Luis sambil memeluk badanku.

Rupanya, Aurora sangat takjub melihat isi rumah itu. Dia terus melihat setiap pojok dan tingkah laku anak- anak yang waktu itu terdengar sangat bising.

Ketika kami saling melepas rindu, tiba-tiba berlarilah seorang wanita sambil berteriak memanggil namaku, "Demian....!" panggil wanita itu sembari berlari ke arahku.

Aku pun terkaget karena seorang wanita memelukku dengan erat. Saat itu aku pun belum menyadari, siapa sosok wanita yang memelukku. Rupanya dia adalah Clara, Clara Robilton. Dia adalah teman masa kecilku ketika aku masih tinggal di sini.

"Kau??" sinis ku ketika belum menyadari bahwa perempuan itu adalah Clara.

"Clara? ini benar dirimu?" tanyaku membuat dia marah.

"Kenapa kau tak pernah berkunjung kemari?!" ujarnya sambil memukulku berkali-kali.

"Kalian sombong sekali!, mentang-mentang tinggal di istana tak pernah sekalipun mengunjungi kami," omel Clara sambil terus memukuliku.

"Tuan Putri, siapa wanita ini, kenapa dia memukul raja seenaknya sendiri?" bisik Mia kepada Aurora yang saat itu menyaksikan tingkah Clara.

"Entahlah, aku juga tak tahu," jawab Aurora dengan lirih.

"Hentikan Clara !" seru bibi Luis.

"Kenapa kau memukul Yang Mulia Raja?" saut Ken memegang tangan Clara.

"Kalian juga, sama halnya dengan dia, " seru Clara serta memukul Kai dan Ken.

"Auww.. hentikan!" saut Kai kesakitan.

Aurora hanya bingung dengan tingkah mereka. Aurora merasa seperti melihat sebuah keluarga yang bertemu kembali setelah sekian lama berpisah.

"Tingkah mereka di sini, sangat berbeda dengan tingkah mereka ketika di istana," batin Aurora berbisik.

"Siapa wanita ini? " tanya Clara ingin tahu.

"Oh, perkenalkan dia adalah Aurora, Aurora Delacour," tuturku memperkenalkan Aurora kepada mereka semua.

"Delacour??" saut bibi Luis terkaget.

"Bibi, bisa kita bicara?" pungkasku sambil berjongkok di depan kursi rodanya.

"Mmmhhh," jawab bibi Luis mengangguk kan kepalanya.

"Alexander, tolong layani tamu kita, aku ingin berbicara empat mata dengan Bibi Luis," kataku seraya kudorong kursi roda bibi ke arah kamarnya.

"Silahkan duduk nona cantik, saya akan membuat kue yang sangat lezat untuk Anda," tutur Alexander dengan raut wajah sangat bahagia karena melihat sosok wanita yang sangat cantik.

"Terima kasih, " jawab Aurora.

Aurora dan Mia pun duduk di ruang tamu.

"Kai, sebenarnya ini tempat apa?" tanya Aurora pada Kai.

"Sebetulnya, rumah ini adalah sebuah panti asuhan Tuan Putri," jawab Kai dengan sopan.

"Tuan Putri?" sela Clara mendekati tubuh Kai karena ingin tahu kenapa Aurora di panggil dengan sebutan 'tuan putri'

"Kau diam saja," bisik Kai yang berdiri di samping Clara.

"Dulu, saat kami kecil, kami pun tinggal di sini," tutur Ken membantu menjelaskan.

"Benarkah?, lalu Yang Mulia Raja?" tanya Mia yang saat itu tak sabar dengan banyak pertanyaan di dalam otaknya.

"Begitu pun dengan Yang Mulia Raja, " terang Ken.

"Kenapa bisa?" tanya Aurora sangat ingin tahu.

"Itu karena ...," ucap Clara yang kemudian terbungkam mulutnya oleh Kai.

"Biar Yang Mulia Raja, yang akan menjelaskan kepada Anda," sela Ken enggan meneruskan penjelasannya.

Aurora hanya terdiam melihat tingkah aneh mereka. Tiba- tiba, datanglah gadis kecil dengan membawa boneka lucu mendekati Aurora.

"Hallo," Suara lembut gadis itu mengagetkan Aurora.

"Hai, nama kamu siapa?" tanya Aurora dengan lembut.

"Isabelle," jawab gadis lucu itu.

"Rambut Anda bagus sekali, Nona" kata Isabelle sambil memegang rambut hitam Aurora yang sangat indah.

"Rambutmu juga indah" ucap Aurora pada Isabelle

"Aku ingin punya rambut seperti Anda," kata Isabelle penuh harap.

"Rambutmu sangat bagus, bagaimana bisa kau ingin rambut sepertiku?" tanya Aurora menghibur Isabelle

"Aku saja, ingin memiliki rambut pirang yang indah sepertimu," tutur Aurora lagi.

"Benarkah? " tanya Isabelle mulai senang.

"Heemmm," jawab Aurora dengan yakin menganggukkan kepalanya.

"Terimakasih" jawab Isabelle penuh kebahagiaan yang kemudian meninggalkan Aurora.

"Dia lucu sekali..." ujar Aurora dalam hati.

1
snaaflh_desu
mangat thor
Fetry Nokas
aa terharu banget 🥲
Fetry Nokas
aurora cantik banget raja damian juga 👑🤩
Fetry Nokas
Raja Nuel ko gatel banget yah
seorang raja ko sifatnya seperti itu menyebalkan
Fetry Nokas
ftonya ratu aurora dong
Ika Fitri
the best
Ika Fitri
semangat up Thor
Ika Fitri
like so much
Ika Fitri
aku padamu Thor
Ika Fitri
lanjut
Ika Fitri
seru abiss
Ika Fitri
vote ku untukmu thor
Ika Fitri
up
Ika Fitri
bagus karyamu Thor
Ika Fitri
seru banget
Ika Fitri
aku mendukungmu Thor
Ika Fitri
wow bintang Korea semua Thor
Ika Fitri
lucu thor
Ika Fitri
musuh dalam selimut
Ika Fitri
like like like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!