Kisah Julia sahabat Aminah di desa yang menikah dengan pria karena saling mencintai harus kandas di usia pernikahan nya yang ke lima tahun di dikarenakan tiada kunjung datang buah hati dari pernikahan mereka .
mereka terpaksa bercerai karena kehadiran orang ketiga yang mengaku hamil darah daging suaminya .
Pangeran putra samudra .
karena desakan keluarga agar dia cepat menikah membakar api pertengkaran antara dirinya dan kekasihnya yang belum siap menikah karena segudang alasan .
pangeran datang ke klub malam bersama teman temannya , dia pria yang punya satu prinsip menyentuh satu wanita yang akan di halalkan .
tapi malam itu pangeran tidak bisa mengontrol sentuhan dari wanita lain .
bagaimanakah kisah perjalan cinta Julia Ambarwati dan Pangeran putra samudra , Akan kah mereka bertemu dan berjodoh seperti keinginan keluarga nya . mari kita lihat kisah selanjutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25 membebaskan Andra .
Kania dan Julia hanya saling melirik , dimana nyata nya memang mereka tidak saling kenal . Sebenarnya dia hanya sengaja mau duduk bersama dengan modus kalau pernah mengenalnya .
"Nah sekarang kamu mau kerja di mana ." Akhirnya Kania bertanya , ia tidak mau laki laki itu merasa tidak enak hati karena ceritanya tidak ada yang menanggapi .
"eh kalian tau Herlan company ." tanya Rendy .
Kania mengerutkan keningnya , yang di tanyakan laki laki itu adalah tempat kerja nya ." ya taulah itu kan tempat kerja aku ,memang kenapa ."
Rendy tersenyum dalam hati , ia merasa kebetulan sekali bertemu dengan Kania . Rendy tau jika Maharani juga bekerja di perusahaan itu , dan Rendy akan mencari Maharani di sana dengan kerja di sana juga .sehingga tidak adil jika Julia melarang Andra
"Oh kebetulan sekali , aku bisa minta tolong sama kamu Kan .?."
"Minta tolong apa ." tanya Kania . Sedangkan Julia masih asyik dengan ponselnya .
"Di sana ada lowongan pekerjaan kan ." tanya Rendy ,Kania berpikir sebentar kemudian mengangguk .
"sepertinya ada , tapi aku tidak tau ada di bagian apa ."
Julia tidak mengikuti obrolan Kania dan Rendy . Dia merasa sudah cukup lama keluar ngobrol dengan Kania . Dia harus cepat pulang sebelum magrib .
"Kan aku pulang dulu ya , suami aku juga sudah mau pulang ." ucap Julia pada Kania .
"Kamu sudah nikal Jul ," spontan Rendy bertanya , bukan patah hati karena hatinya masih terikat dengan Maharani . Bahkan dia rela meninggalkan pekerjaan nya di amerika dan memilih bekerja di perusahaan Herlan compani demi lebih dekat lagi dengan Maharani .
Cuma dia sedikit kaget mengetahui kalau Julia sudah menikah , di mata Rendy Julia kelihatan masih muda dan singel , tak tau nya sudah menikah , ingin sebenarnya ia menjadikan julia gebetan nya , karena sudah menikah maka Rendy juga mundur tak ingin dia merusak rumah tangga orang .
"Julia sudah lama menikah ." Kania yang menjawab .
"o alah , saya kira pengantin baru ." jawab Rendy yang masih terkejut .
"Dan sekarang aku juga sedang hamil ." ucap Julia sambil mengelus perut nya yang belum kelihatan . Ia semakin meringis melihat mulut Rendy yang semakin melongo .
"Kenapa , expresi kamu begitu amat ." tanya Kania heran .
"Ya ngak nyangka aja , julia kelihatan sekali kalau masih ABG ." jawab Rendy sambil terkekeh .
"Jangan modus kamu , kalau suaminya tau istrinya di goda , nanti yang ada Julia kena marah ." ucap Kania mengejek .
"Iya iya aku cuma bercanda ." Rendy tidak tau saja , kalau suami dari Julia adalah Pangeran Samudra .
Tak lama kemudian taksi online yang di pesan oleh Julia pun tiba . Julia segera pamitan kepada kania dan Rendy . Julia langsung masuk kedalam taksi .
Setelah sampai di dalam taksi Julia kepikiran tentang Andika . Kenapa dirinya di nyatakan mandul tapi nyatanya sekarang dirinya sedang hamil . Atau jangan jangan di sini Andikalah yang mandul . Atau ada kesalahan dengan hasil tes dan tertukar dengan hasil medis orang lain .
Kalau benar adanya kesalahan fatal itu ia bersyukur , ia akan ambil semua hikmah dari kejadian ini , mungkin ini juga skenario dari Alloh agar dirinya dapat melihat kecurangan dan kebrengsekan Andika selama ini , di mana malah kedua orang tuanya mendukung semua keputusan putranya .
"Hufps aku harus kuat demi anak ku ." ucap Julia . Tak lama kemudian taksi yang di tumpang Julia telah sampai di depan apartemen nya Andra . Setelah membayar taksi Julia segera masuk ke loby apartemen . Dengan langkah lebar Julia keluar dari lift dan segera masuk ke unit Apartemen nya bersama Andra .
Saat masuk ke dalam apartemen Julia melihat tas Andra sudah ada di atas meja sofa yang artinya suaminya itu sudah pulang , Julia berdecak sambil mengambil tas Andra .
"Apa ini juga salah satu kebiasaan dia ." gumam Julia yang suka akan kebersihan sehingga dia ingin semua kelihatan rapi .Julia membawa tas Andra naik ke lantai dua . Saat julia memegang gagang pintu dan membukanya , julia terpaku melihat dan mendengar Andra sedang bicara lewat telepon .
Andra berbicara dengan kata kata yang lembut dan mesra mencurahkan semua rasa kangen dan rindu yang dia tahan selama ini kepada sang penelpon.
"Aku kangen banget , kapan kita bisa bertemu ." ucap Andra .
"Dia pasti sedang bicara dengan kekasihnya ." batin Julia yang ingin tertawa melihat Andra begitu bucin akut kepada kekasihnya .
"Apa tidak ada libur untukmu ? Aku ingin ke sana ." ucap Andra .
Julia memilih mengabaikan itu semua , karena memang dalam perjanjian kontrak pernikahan sama Andra seperti itu .
*perjalanan pernikahan selama dua tahun setelah itu mereka harus bercerai .
*Boleh melakukan apapun dalam pernikahan , asal bukan hal yang merugikan , dan kedua belah pihak tidak boleh ada yang melarang . Termasuk menjalin hubungan dengan kekasihnya .
*kedua belah pihak harus hidup satu atap , dan saling menghargai privasi masing masing .
Julia ingat betul ia memperbolehkan Andra menjalin hubungan dengan kekasihnya . Karena memang mereka tidak pernah ada masalah . Dan Julia juga minta kebebasan yang sama , tapi bukan untuk urusan dengan pria lain .
Julia berjanji pada diri sendiri tidak akan menduakan Andra ,meski pria itu tetap menjalin hubungan dengan kekasihnya . Mungkin karena mereka berdua bertemu dengan cerita yang beda .
Andra berteleponan dengan Sherly duduk di kursi menghadap ke jendela sambil menikmati pemandangan alam luar . Sehingga ia tidak mengetahui kepulangan Julia . Dia baru sadar saat mendengar suara pintu kamar mandi yang di tutup .Andra menoleh dan segera mengakhiri telepon nya .
"Sudah dulu ya sayang , aku mau mandi dulu , bay love ." ucap Andra dengan tatapan kosong memandang pintu kamar mandi .
Sebenarnya ia juga belum mandi . Karena saat ia baru sampai di rumah Sherly menelpon nya dan entah sudah berapa lama ia bicara lewat telpon dengan Sherly .hingga dia tidak sadar kalau istrinya masuk ke dalam kamar .
Andra memasukan ponselnya ke dalam saku celananya sambil menunggu Julia keluar dari kamar mandi .
Ceklek ..
Pintu kamar terbuka ," Ahk pak Andra ."teriak julia yang terkejut melihat Andra telah berdiri di depan pintu kamar mandi .
"Kenapa berdiri di sini ." tanya Julia sambil mengeratkan handuk yang melilit di tubuhnya .
Andra menelan salivanya saat melihat tubuh Julia yang putih mulus itu . Meskipun bagian aset terpentingnya tertutup handuk tapi hanya sebatas pahanya .
Tapi Andra juga sudah pernah melihat semuanya seutuhnya , dan entah kenapa lagi lagi Andra bereaksi hanya dengan melihat tubuh istrinya itu .
Julia yang melihat tatapan Andra segera menyilangkan kedua tangan nya di depan tubuhnya .
"Pak , kenapa lihatnya seperti itu ." tanya Julia gugup .
Andra menarik tubuh Julia , membuat tubuh mereka saling menempel .entah kenapa Andra selalu berhasrat dengan Julia .
takut andre gk setia ...