NovelToon NovelToon
Dicintai Psikopat Gila

Dicintai Psikopat Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / Cinta Paksa
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Laura benar-benar tak menyangka akan bertemu lagi dengan Kakak angkatnya Haidar. Ini benar-benar petaka untuknya, kenapa bisa dia muncul lagi dalam hidupnya.

Ini sudah 5 tahun berlalu, kenapa dia harus kembali saat Laura akan menjalani kisah hidup yang lebih panjang lagi dengan Arkan. Ya Laura akan menikah dengan Arkan, tapi kemunculan Haidar mengacaukan segalanya. Semua yang sudah Laura dan Arkan rencanakan berantakan.

"Aku benci padamu Kak, kenapa kamu tak mati saja" teriak Laura yang sudah frustasi.

"Kalau aku mati siapa yang akan mencintaimu dengan sangat dalam sayang" jawab Haidar dengan tatapan dinginnya tak lupa dengan seringai jahatnya.

Bagaimana kah kisa selanjutnya, ayo baca. Ini terusan dari Novel Berpindah kedalam tubuh gadis menyedihkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih mengingat

Anya mengebrak meja makan dan segera bangkit, menatap Ibu mertuanya dengan nafas yang tak teratur. Lelah, kesal, marah menjadi satu. Selalu saja yang dibahas itu tentang anak dan anak.

"Tak sopan istri kamu Arkan, dia ini tak patut di jadikan istri. Sungguh tak berguna istri mu ini ada dirumah ini, hanya menjadi beban saja" kesalnya sambil mendelik kan matanya.

"Jangan pernah bahas tentang anak lagi dengan aku Ibu, bicaralah pada anakmu kenapa aku tak hamil-hamil dia yang tahu, jangan terus menekan aku sedangkan anak Ibu tenang-tenang saja tanpa beban" marah Anya dengan mata yang sudah merah menahan tangis.

"Makin hari kamu ini makin berani Anya, apakah mau kamu aku adukan pada Ayahmu itu yang sakit-sakitan biar sekalian Ayahmu itu makin sakit saja memikirkan anak-anaknya yang nakal" ancam Ibu mertuanya.

"Adukan saja aku tidak takut, aku akan bicara pada Ayah semuanya tentang Arkan yang tidak becus jadi suami, tentang kamu yang menjadi Ibu mertua tak baik, hanya bisa meminta minta terus bayi tanpa melihat bagaimana pernikahan aku dengan Arkan yang hanya sebatas keterpaksaan saja"

"Tetap saja, mau saling cinta atau pun tidak kalian harus punya anak. Aku malu dengan teman-temanku mereka sudah punya cucu sedangkan aku mana tak ada" kembali Ibunya Arkan menjawab, dia benar-benar tak mau kalah.

"Cukup kalian bertengkar hari ini, aku lelah mendengar kalian tak pernah akur" akhirnya Arkan berbicara juga, menatap Ibunya dengan lembut dan menggenggam kedua tangan Ibunya itu "Bu jangan paksa terus Anya untuk punya anak dariku, karena semua itu tak akan pernah terjadi sampai kapanpun. Aku tak mencintainya kehadiran seorang anak pun tak akan merubah apapun, aku tak akan pernah bisa mencintai Anya sampai kapanpun. Aku hanya mencintai Laura saja, aku juga akan punya anak hanya dari Laura saja"

Ibunya yang tak terima langsung melepaskan genggaman tangan anaknya. Lalu menangis tak terima dengan keputusan anaknya itu.

Anya juga yang mendengarnya cukup sakit, bukan karena cemburu hanya saja apakah tak diinginkan sama sekali dirinya ini, bahkan untuk menyentuh tangannya saja sepertinya Arkan tak mau. Tidur saja sampai di sekat.

"Kapan Laura akan datang, Ibu tak yakin dia akan kembali. Sudah 2 bulan Laura menghilang mungkin dia sudah mati dimakan buaya atau beruang atau hewan yang lainnya. Jangan berharap dengan orang yang sudah menghilang Arkan"

"Jangan berkata seperti itu Bu, sama saja Ibu mendoakan Laura untuk tiada, pasti Laura masih ada. Setelah Laura kembali aku akan menikah dengannya dan aku akan memberikan Ibu cucu"

Anya dengan perlahan mengambil tas kerjanya, mundur perlahan dan pergi dari sana dengan wajah yang sedih. Iri rasanya di cintai begitu besar oleh seorang pria, kapan adanya akan mendapatkan laki-laki seperti itu.

Anya tak mau mendengar pembicaraan mereka lagi, takutnya malah akan makin menyakiti hatinya ini. Sepertinya tubuhnya sangat menjijikan sekali dimata Arkan. Anya pikir Arkan suatu saat akan bisa menerimanya tapi ternyata tak mungkin terjadi, itu hanyalah hayalannya saja. Anya juga bingung nanti kalau sudah menjadi janda akan seperti apa hidupnya ini.

Sedangkan Laura terbangun dengan peluh yang menyelimuti tubuhnya. Menatap ruangan ini ternyata kamarnya lagi, kemarin dirinya ada dikamar mandi, siapa yang sudah membawanya kemari. Ingatannya kembali pada kematian Laura yang memilukan sendirian, ketakutan dan kesakitan.

Tanpa Laura sadari dirinya berteriak histeris, menjambak rambutnya sendiri. Sakit sekali rasanya, Laura tak bisa mengontrol dirinya sendiri.

Haidar segera masuk dan memeluk Laura dengan erat "Tenang kamu baik-baik saja, jangan menangis lagi ya"

Bukannya tenang Laura malah makin menjadi-jadi saja, dia makin mengamuk, berteriak dan memukul Haidar bahkan sampai mencakar nya, namun Haidar sama sekali tak marah dia makin memeluk Laura dengan erat dan mengusap-usap rambut Laura dengan lembut sampai tenang.

"Aku takut" cicit Laura akhirnya bersuara.

"Aku disini akan selalu ada untuk kamu. Jangan takut lagi ya"

"Bohong, tak mungkin kamu akan baik padaku" teriak Laura.

"Syut, sudah ya"

Laura kembali diam, melamun tatapannya kosong padahal dirinya dulu saat menjadi Almira adalah seorang pembunuh tapi saat melihat kematian yang tubuhnya dirinya kuasa sekarang kenapa begitu sakit sekali dan membuatnya takut juga.

Dengan perlahan Haidar melonggarkan pelukannya, menangkup pipi Laura yang makin hari makin tirus saja. Tak berisi saat dirinya bertemu dengannya awal.

"Tenang kita akan hadapi bersama, aku minta maaf atas apa yang aku lakukan padamu" akhirnya Haidar merendah dan meminta maaf juga. Awalnya enggan meminta maaf karena gengsi dan berfikir sejak kapan laki-laki meminta maaf, tapi sepertinya itu sangat perlu dilakukan untuk membuat rumah tangganya dengan Laura baik-baik saja.

"Kita makan sekarang ya aku suapi" masih tak ada jawaban Laura hanya diam saja.

Dengan cekatan Haidar mengambil makanan yang sudah disiapkan para maid tadi saat Laura sedang mengamuk, suapan pertama di terima oleh Laura tanpa penolakan sedikit pun sampai suapan suapan berikutnya pun sama bahkan sampai habis.

"Minumlah"

Lagi-lagi Laura menurut, entah memang ingin menurut pada Haidar entah ada rencana yang sudah disusun oleh Laura.

"Istirahat lah, aku tahu kamu butuh waktu yang cukup untuk beristirahat aku tak akan menganggu mu" dikecupnya kening Laura cukup lama, lalu Haidar keluar meninggalkan Laura sendirian lagi.

Baru saja Haidar mengunci pintunya dan berbalik sudah ada Ayahnya dihadapannya.

"Ada apa Ayah, jangan membuat aku kaget"

"Siapa lagi yang kamu kurung Haidar, jangan sampai ada korban lagi. Kasihani keluarga mereka yang sudah kamu ambil anak-anaknya hanya demi memuaskan hasrat membunuh mu itu"

"Tak ada yang aku kurung"

"Lalu siapa yang ada didalam sana, Ayah tak mau sampai kedepannya ada keluarga yang balas dendam pada anak-anakmu"

"Tak akan ada yang berani"

"Kamu ini tak bisa diberitahu, Ayah hanya ingin bicara padamu tentang Almira"

"Kenapa dengan Almira"

"Ayah rasa Almira masih hidup, tapi Ayah tak yakin"

Haidar diam, apakah perlu berterus terang tentang adiknya yang masih hidup ditubuh Laura, tapi apakah Ayahnya akan percaya.

"Mungkin Ayah hanya rindu saja pada Almira, bukannya Ayah lihat sendiri kan Almira dikebumikan"

"Ya, tapi Ayah merasa kalau Almira masih ada. Siapa yang ada didalam kamar ini"

"Tak ada, ayo kita sarapan saja"

Haidar menarik tangan Ayahnya agar tak penasaran terus kedalam kamar itu, Ayahnya juga tak tahu kalau dirinya sudah menikah. Nanti saja kalau Laura sudah mengandung baru Haidar akan memberitahu Ayahnya itu.

1
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
lanjut lagi Thor
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
up yg banyak Thor
Reka Cantika
lanjut
merry
si dadar klo korban blm koit mngkin bklnn nyerang lgg tuu,, tp ksh Laura jdi di bnci orgg
Reka Cantika
lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
Reka Cantika
lanjut
merry
knp dadar gk berhnti ajj bunuhh org apa lgh anya dhh tobat bgtuu jgg arkan
merry
arkan dhh tobat lohh bg tuu jg anyaa
merry
apa arka akan menyusul tmn tmnnya ygg udd dihbsinn sm si dadar itu ya
merry
gilee sdiss si Haidar in
Reka Cantika
lanjut
Tini 89
kasihan sekali sama arkan klo ujung2 nya laura sama haidar
Reka Cantika
lanjut Thor
panty sari
arkan bucin
Syaquilla Mbull
kok suka aku sama tokoh Haidar y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!