Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.
Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!
Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.
Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24.
Nico tanpa sadar menyentakkan tangan Lili dari genggamannya. Raut wajah terkejutnya, tidak terima melihat Nathan merangkul bahu Valerie, dan Pamannya itu mengklaim Valerie menjadi miliknya.
Nico menghambur ke depan Nathan, yang tersenyum tipis, diam-diam merasa senang, dengan apa yang ia lakukan.
Sejak tanpa sengaja ia memeluk pinggang Valerie, saat Valerie menabrak dirinya di koridor lantai dua di Mansion Edmund, karena melihat Nico berciuman dengan Lili di dalam kamar Nico, Nathan tanpa sadar ingin sekali memiliki Valerie untuknya.
Kejadian tanpa terduga itu, saat tangannya memeluk pinggang kecil Valerie, terasa sangat nyaman sekali. Hingga tanpa sadar, ia enggan untuk melepaskan tangannya, dari memeluk pinggang Valerie.
"Paman! apa.. apa Paman selama ini sebenarnya diam-diam menyukai pacar ku? dan berupaya untuk memisahkan kami?!!" Nico berteriak tidak senang, melirik tangan Nathan merangkul bahu Valerie.
"Lancang kamu, Nico!!" teriak Ibu Nico, mendengar nada tinggi Nico berteriak di hadapan Nathan, "Kamu jangan asal menuduh! kamu pikir saja sendiri! siapa yang berbuat salah! bukankah kamu yang selingkuh di belakang Valerie?!"
Sementara Nathan terlihat begitu tenang, perlahan tersenyum miring memandang Nico, "Memisahkan? Bukankah kamu sendiri yang membuat hubungan mu dengan Valerie akhirnya putus? benar kata kak Dorothy, kamu lah yang tidak menjaga baik-baik hubungan mu dengan Valerie, dan sekarang kamu telah bertunangan dengan Lili, jadi.. bukankah kamu sendiri yang ingin berpisah dari Valerie?"
"Tidak! aku sebenarnya.....!"
"Cukup! kamu jangan cari alasan! aku sudah tidak mencintai mu, saat melihat mu berciuman dengan Lili di dalam kamar mu! laki-laki mana yang berani membawa masuk seorang wanita ke dalam kamarnya, kalau bukan karena ia mencintai perempuan itu! kamu jangan buat alasan yang tidak masuk akal! apa pun yang mau kamu jelaskan pada ku, aku tidak akan percaya!!"
Valerie memandang tajam Nico, dengan perasaan yang sangat benci. Ia tidak akan menerima Nico walau pun Nico, sampai berlutut seperti tadi padanya. Hatinya sudah mendingin, dan tidak tersentuh sama sekali.
"Tuan Edmund, anda terlalu tua untuk putriku, saya rasa Valerie tidak pantas untuk anda, dia tidak memiliki pendidikan yang tinggi, untuk berdampingan dengan anda!" Philip tiba-tiba buka suara memberi keberatannya kalau Nathan menginginkan Valerie.
"Anda begitu sangat membenci putri anda, Tuan Walton! sampai merendahkan pendidikannya! bukankah seharusnya anda memikirkan perasaan putri anda, dan tidak selalu memojokkan dia seperti itu?!" Nathan memandang tajam Philip dengan suara yang begitu dingin.
Sikap tenang Nathan tadi menghilang dengan sekejap, karena mendengar provokasi dari Ayah Valerie, yang tetap saja tidak memihak putrinya tersebut. Padahal mereka sudah datang ke rumah sakit untuk meminta maaf kepada Valerie, ternyata permintaan maaf mereka tidak tulus.
"Saya tidak membencinya, dia terlalu keras kepala, dan tidak pernah mau mendengarkan apa yang ku katakan!!" Philip membela diri, dan semakin menyalahkan Valerie.
"Kalau anda tidak begitu menyukai putri anda, saya menyukainya, dan akan membawanya ke rumah saya, jadi jika suatu saat anda baru sadar, kalau Valerie bukan seperti apa yang anda katakan! jangan pernah datang mencarinya!!"
"Paman! tidak! Valerie pacarku, Paman tidak bisa mengambilnya, aku....!"
Plak!!
Tiba-tiba Valerie kembali menampar Nico, dengan wajah marah dan mata yang tajam memandang Nico, "Sudah ku katakan! aku dan kamu tidak memiliki hubungan apa pun lagi! aku dan kamu sudah putus! kamu sekarang tunangan sepupuku! jadi.. kamu jangan bicara omong kosong, yang tidak masuk akal! dasar brengsek!!" nada suara Valerie begitu tegas, dan sangat jelas kalau mereka sudah putus.
Nico merasa frustasi dengan penjelasan Valerie, ia tidak menyangka mantan pacarnya akan menjadi Bibi nya. Ia sangat sulit menerima kenyataan yang akan ia alami ke depannya.
Ia akan sering bertemu Valerie, dan dia harus memanggil Valerie 'Bibi' setiap kali bertegur sapa. Kalau memang Nathan akan menikahi Valerie, atau.. mungkin Paman hanya ingin menampung Valerie saja, tidak menikahinya? pikir Nico, tiba-tiba mengerti akan maksud Nathan, untuk membawa Valerie ke rumah Pamannya itu.
"Oh, aku sekarang mengerti, maksud Paman menginginkan Valerie, sebenarnya hanya untuk menampung Valerie di rumah Paman, kan?" tanya Nico seketika tersenyum simpul, karena tadi terlalu berpikiran negatif akan maksud dari perkataan Pamannya tersebut.
"Hanya menampung? tidak! aku ingin melamar Valerie menjadi istriku!" jawab Nathan dengan jelas dan terang.
Nico seketika terhuyung, dan nyaris jatuh terduduk mendengar apa yang di katakan Nathan. Ternyata Nathan memang benar menginginkan Valerie menjadi miliknya, dan yang lebih tepatnya, menginginkan Valerie menjadi istrinya!
Bersambung......
semoga aja 2 orang tua Valerie denger deh percakapan lili sama mama nya... biar tau rasa
biar mereka ngerasain dikecewain, dihianatin, dibohongin,, dan penyesalan yang mendalam... dan tak bisa merubah apapun. 😡
lanjut