Aran Abisaka adalah pendekar dari tanah Nusantara. Dari bayi hingga dewasa ia dibesarkan oleh seorang pria tua yang kemudian ia sebut sebagai Master/Guru.
Selain mencari jati dirinya dan menjalankan tugas dari Masternya, ia juga memiliki cita-cita untuk mengelilingi dunia ini dan bisa memiliki banyak teman serta kerabat.
Cerita ini mengisahkan Perjalanannya di Nusantara yang berlanjut menyusuri lautan samudera hingga Kerajaan Malaya dan dataran tengah yang begitu luas.
Aran adalah pendekar yang sangat menjunjung tinggi nilai persahabatan dan kekerabatan.
"Siapapun didunia ini, tidak ada yang boleh menyakiti sahabat dan kerabatku. Selama mereka semua berada di jalan yang benar"
Mohon bijak dalam membaca cerita ini.
Minimal umur pembaca 18thn.
*Ini hanyalah cerita fiksi, tidak ada hubungannya dengan nama tempat dan para pemerannya*
Instagram : @yukishinamt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuki shina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lembah Setan Vs Ular Putih III
"Habisi mereka semua" Ucap Delima.
Kini Delima dan pasukannya langsung menyerang kembali 7 Hantu. Berbagai macam jurus saling beradu di udara. Dari pertukaran jurus tersebut, terlihat jelas 7 Hantu terus tertekan.
Kini 7 Hantu benar benar sudah kelelahan, racun yang di sebarkan oleh Pasukan Ular Putih menyebabkan aliran tenaga dalam di semua titik meridian mereka terhambat. Racun tersebut juga membuat mereka merasa pusing.
Melihat Delima dan pasukannya mulai menyerang tanpa henti, membuat Ketua Lembah Setan geram.
"Ratu Ular Putih, tidak disangka kalian memiliki banyak trik dan racun untuk menghadapi kami" Ketua Lembah Setan berkata kepada Ratu Ular Putih. Walau ucapannya terdengar lembut tetapi didalam hatinya dia sangat geram. Andaikan pasukan ular putih tidak menggunakan berbagai macam racun, pasti Lembah Setan akan dapat menang dengan mudah.
"Tidak usah bersikap lugu Ketua Lembah Setan, Semua makhluk didunia ini sudah tau bahwa Clan Ular Putih adalah Clan pengguna racun. Dalam pertarungan, cara apapun boleh dilakukan untuk memperoleh kemenangan"
"Dan juga, sepertinya kami sudah terlalu lama berdiam diri. Sehingga Sekte Lembah Setan merasa menjadi Sekte nomer satu di wilayah ini"
Jawaban Ratu Ular Putih membuat Ketua Lembah Setan memicingkan matanya. Timbul niat membunuh ke arah Ratu Ular Putih, namun dalam sekejap niat itu dihilangkannya.Ketua merasa bahwa kedatangannya kesini bukan untuk mencari permusuhan, melainkan hanya untuk menjalin hubungan baik dengan Ratu Ular Putih.
"Ratu, sepertinya pertarungan ini kita sudahi saja. Kemampuan Clan Ular Putih nampaknya semakin meningkat"
"Baiklah jika memang itu keinginan Ketua Lembah Setan" Jawab Ratu Ular Putih sambil sedikit tersenyum. Ratu Ular Putih dapat melihat jika diteruskan pertarungan ini, kemungkinan Sekte Lembah Setan akan mengalami kerugian yang tidak sedikit.
'Aku dapat dengan mudah menghabisi kalian semua' Batin Ratu Ular.
Ketika Ratu Ular Putih dan Ketua Lembah Setan berbicara, Delima dan pasukannya sudah mulai menekan habis 7 Hantu. 7 Hantu sudah benar benar kewalahan menghadapi Delima dan pasukannya.
'Kenapa wanita wanita ini begitu barbar menyerang kami' batin 7 Hantu. Semua anggota 7 Hantu benar benar sudah tak berdaya menghadapi Delima dan pasukannya. Racun racun mereka begitu mematikan. Disaat mereka mulai putus asa, terdengar teriakan dari pemimpin mereka.
"Delima berhenti"
"7 Hantu berhenti!"
Teriak Ratu Ular Putih dan Ketua Lembah Setan berbarengan.
Mendengar teriakan pemimpin mereka, seketika mereka berhenti dan bergerak menghampiri pemimpinnya.
Terlihat 7 Hantu mengalami luka yang cukup parah, setiap anggotanya mengalami muntah darah. Tubuh mereka terlihat lemas.
"Tidak kusangka, 7 Hantu yang ditakuti banyak sekte dibuat seperti ini oleh Clan Ular Putih" Ketua menatap masing masing anggotanya.
Setelah mendengar ucapan Ketua, mereka semua langsung berlutut "Maafkan kami Ketua, kami semua pantas mati"
"Aisshh, sudah lupakan. Bukan kalian yang lemah tetapi memang musuh kalian sekarang ini yang memang sangat tangguh. Jadikan ini pelajaran untuk kalian semua"
"Baik Ketua" Jawab 7 Hantu.
Ketua Lembah Setan mulai memeriksa luka yang dialami 7 Hantu. 'Racun ini sangat kuat, aku takut mereka tidak akan mampu bertahan' gumam Ketua setelah memeriksa seluruh 7 Hantu.
"Kakek tua, tangkap!"
Ratu Ular melemparkan sebuah botol ke arah Ketua Lembah Setan.
Dengan sigap Ketua menangkap botol tersebut. Botol ini sangat kecil dan begitu harum ketika menyentuhnya.
"Itu adalah penawar racun, jika tidak minum penawar tersebut. Aku takut muridmu itu tidak akan bisa bertahan sampai besok pagi" Ucap Ratu Ular Putih sambil tersenyum jahat.
"Terima kasih atas budi baik Ratu" Jawab Ketua Lembah Setan sambil menangkupkan tangannya. Ketua langsung memberikannya kepada 7 Hantu.
Setelah menerima pil penawar, semua anggota 7 Hantu langsung meditasi. Mulai memulihkan tenaga dalam mereka. Semua sumbatan di titik titik meridian mereka akhirnya terbuka dan tenaga dalam mereka kembali lancar.
"Aura mereka sudah kembali normal" Ucap Ketua Lembah Setan sambil terus memperhatikan aura setiap anggota 7 Hantu.
Di sisi Clan Ular Putih, Delima dan pasukannya juga melakukan meditasi. Meminum berbagai macam pil penyembuhan dan memulihkan tenaga dalam mereka. Walau mereka menang terhadap 7 Hantu, tetapi luka yang mereka derita dari pertarungan tersebut cukup serius.
Ratu hanya menatap masing masing anggotanya dan memeriksa aura mereka. Terlihat jelas dimata Ratu, walau luka yang mereka derita cukup serius, tapi dengan tingkat kultivasi mereka sekarang ini. Semua luka itu bisa sembuh dengan cepat.
"Ketua Lembah Setan, bagaimana kalau sekarang kita yang bertarung" Ucap Ratu Ular Putih sambil melepaskan auranya yang begitu menindas.
sukses slalu