NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI GEALEKSA

TRANSMIGRASI GEALEKSA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: less22

EKSLUSIF HANYA DI NOVELTOON, JIKA ADA DI TEMPAT LAIN BERARTI PLAGIAT! LAPORKAN!

Dea, adalah salah satu anggota mafia yang paling setia.

sayangnya ia di fitnah oleh rekannya mengatakan jika Dea bekerja sama dengan musuh membuat ia diam-diam di tangkap dan di bunuh oleh ketua mafia itu yang menganggap dia adalah pengkhianat.

Ia di gantung dengan rantai besi di bawah api yang membara membuat ia mati terbakar.

Namun takdir berkata lain. Tubuhnya malah pindah ke tubuh seorang Nona yang bunuh diri karena ia ingin di nikahkan dengan pria tua.

Yang ia cintai adalah seorang pria sang idolanya, tapi cintanya malah di tolak oleh pria itu.

Dirinya sendiri banyak di benci oleh orang-orang, baik dari keluarganya mau pun dari fans si pria tersebut karena sifatnya yang jelek.

Karena frustasi, Gealeksa menerima perjodohan itu meskipun ia tak ingin, tapi ia malah bunuh diri saat sebelum pernikahannya.

Sifatnya mendadak berubah menjadi wanita bar-bar dan tak kenal ampun dan ia juga bertekad memba

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...

...❤️❤️❤️❤️❤️...

"Cukup!" teriak Gealeksa.

Ia pusing mendengar mereka bertengkar di telinganya.

"Satu pun di antara kalian tidak ada yang menjadi pengganti ku! Kalian semua tidak cocok," ucap Gealeksa.

Ia pun pergi meninggalkan mereka semua dan masuk ke dalam rumahnya.

"Gealeksa tunggu!" teriak mereka.

Ia tidak mempedulikan mereka, ia lelah dan ingin beristirahat sejenak. Gealeksa pun masuk ke dalam kamarnya.

Ia mengunci pintu kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas kasurnya.

☘️☘️☘️☘️☘️

Tok! Tok!

Tok! Tok!

"Kak! Ayo bangun, saatnya makan malam!" teriak Genisa dari luar kamarnya.

Gealeksa pun bangun dan merenggangkan tubuhnya.

"Iya," jawab Gealeksa.

Gealeksa pun mengucek matanya dan ia membuka pintu kamar dan melihat Genisa berdiri di depan pintu kamarnya.

"Sudah malam ya? Jama berapa emangnya?" tanya Gealeksa.

"Jam 19:20 malam. Kakak kecapean ya?" tanya Genisa.

"Iya," jawab Gealeksa memegang kuduknya sedikit pegal.

Mereka pun menuju dapur, Gealeksa duduk di kursi yang bersebelahan dengan Genisa.

Riko menatap Gealeksa saat Gealeksa mengambil nasi.

"Kamu ini semakin lama semakin berani aja ya! Dari yang Papa lihat, kamu sekarang tidak punya sopan santun," ucap Riko memperingati Gealeksa.

"Ah, mungkin benar, itu karena aku tidak Mama untuk mengajari ku sopan santun," jawab Gealeksa tanpa merasa bersalah.

Ia terus melahap makanannya tanpa mempedulikan ekspresi Riko saat ini.

"Kamu ini ya! Lihatlah dirimu yang semakin lama semakin kurang ajar ini! Bukannya jadi anak berbakti, malah menjadi-jadi kelakuan mu! Apa kau tidak bisa jaga sedikit kelakuan mu itu! Kalau kamu tidak menurut Papa tidak akan membiayai kuliah kamu lagi!" ancam Riko.

"Kau sendiri apa sudah mereka menjadi ayah yang baik? Kau menjodohkan ku dengan pria bangkotan apa kau termasuk ayah yang baik?" balas Gealeksa.

"Diam! Kau pandai melawan sekarang ya! Mau jadi anak durhaka! Kau minta di pukul rupanya!" teriak Riko geram.

Riko pun melayang tangannya ke arah Gealeksa, akan tetapi di tahan oleh Genisa.

"Papa, aku mohon, jangan pukul Kakak," ucap Genisa memohon.

"Tidak bisa! Lihatlah dia yang semakin lama semakin kurang ajar, sepertinya kamu memang harus secepatnya di nikahkan dengan seseorang agar aku bisa lepas tanggung jawab ku. Ingat kamu ya! Aku tidak akan membiayai kuliah mu lagi! Terserah kamu mau jadi apa nanti!" teriak Riko.

"Ck! Apa peduli ku? Aku bisa mencari uang sendiri," ucap Gealeksa mengangkat bahunya.

"Kakak juga, aku mohon. Kalian jangan bertengkar lagi donk," pinta Genisa.

"Heh Genisa! Kakak kamu ini harus di beri pelajaran! Kalau tidak lama-lama dia semakin melunjak dan tidak sopan pada orang luar! Dia pasti akan mempermalukan Papa kalian," sahut Meli istri kedua Riko.

"Heh! Kamu siapa yang ikut bicara, kamu itu orang luar dan bukan ibu ku, kamu tidak hak untuk berbicara," ucap Gealeksa.

"Cukup! Beraninya kamu memarahi dia! Dia adalah Mama kamu juga! Jaga sopan santun mu Gealeksa!" teriak Riko membelalakkan matanya.

"Cih! Melihat muka mu membuat aku tidak selera makan saja, benar-benar menyebalkan!" ucap Gealeksa berdiri.

Ia pun meninggalkan meja makan malam itu dan keluar dari rumah.

Ia berjalan menuju ke sebuah pohon yang tidak jauh dari halaman rumahnya, ia pun duduk di kursi tersebut.

"Heh! Kalau kau tidak membiayai kuliah ku lagi, maka aku akan merampok uang mu," ucap Gealeksa tersenyum licik.

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

1
shin jhe youn
😍
Mas Oyit
meski hanya sebuah novel tapi ku rasa semua pembaca tidak mengerti dengan bab ini selain aku, sungguh mengecewakan sekali sifat manusia
Ricka Monika
betul Gea trima jodoh si nagkotan tua itu habis tuh lenyapkan tanpa bukti dan hartanya kamu kuasai kan gampang,apalagi Gea yg roh nya mantan mafia
Ricka Monika
seru kayaknya
Nia Risma
aduh salah tebak AQ🤭
Nia Risma
AQ mikirnya malah adek kamu itu yg nyebarin semua ke web,
g tau kenapa filling buruk terus sana genisa setelah di kode author dari susu yg di buatin untuk Gea
Nia Risma
dasar otak bisnis ni Gea,,
apa aja bisa di bikin jadi duwit
Nia Risma
perasaan g nyaman tentang genisa
Isma Isma
biarkamu berhenti merampok gealea😄😄😄
Isma Isma
inikok gee sadis banget ngerpoknya dikit ²main palak 😄😄😄😄🤭
Isma Isma
inamah cari matii sii ayuu udah dikasih keringanan malah ngelunjak🤣🤣🤣🤣
Isma Isma
😄😄😄😄😄🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Isma Isma
bikin sakit perut Ama gea🤣🤣😄😄😄😄
Isma Isma
😄😄😄😄😄😄
Isma Isma
😄😄😄 baguss bikin ketawa truss
Shinta Dewiana
jafi feng biangnya
Shinta Dewiana
mantap...bakar di balas bakar...ho..ho..ho...adil kan
Shinta Dewiana
seruuu
Shinta Dewiana
wah si feng udah kabur...bahaya ini
Shinta Dewiana
tembak dulu tu si yuda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!