NovelToon NovelToon
Majikan Yang Kejam

Majikan Yang Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis umur 18 Tahun itu harus merasakan pahitnya kehidupan dan penderitaan hidup karena Ayah dan Ibu angkat nya tidak percaya lagi pada nya.

Karena sebuah hukuman Gadis itu harus kerja jadi pembantu di rumah Pria duda anak satu Tampa di gaji dan pria itu juga seringkali menyiksa Gadis itu.

Gadis itu hanya bisa mengikuti jalan hidup nya saja Entah kapan berakhirnya penderitaan nya.

Ayok!!! Kalau penasaran langsung kepoin aja.
Selamat membaca 🙂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Tiara mengikuti langkah Vandi yang turun kebawah.

Monik dan juga orang yang di sana pun merasa ngeri melihat Tiara mengikuti Vandi.

"Humm semoga saja Tiara betah di sini," ucap Pelayan yang sedang menyapu dengan yang lain nya.

"Aku kurang yakin kalau Tiara akan tahan, lihat saja Tuan pada nya bahkan dia seperti menyiksa Tiara!" ucap yang lain nya.

"Hus jangan menggosip nantik kalau di dengar oleh tuan Kalian siap-siap angkat kaki dari sini!" ucap Monik.

"Hmm jangan seperti itu dong Nik, walau di sini jantung terasa mau copot tapi kerja nya santai dan juga gaji Tinggi!" ucap Pelayan itu.

Monik menatap tajam.

"Maaf-maaf! Kami akan segera kembali bekerja!" ucap Pelayan itu, Monik kalau sudah menatap tajam ke arah mereka Seketika mereka akan takut.

Mereka Semua Sangat menghormati Mobile sebagai ketua mereka dan juga Monik orang nya pengertian dan tidak terlalu mengekang.

Semua pelayan yang melihat Vandi dan Tiara turun mereka berbaris seperti biasa siap melayani Vandi.

"Enak banget yah kalau jadi pengusaha dan banyak uang seperti Tuan Vandi, bahkan makan saja lebih dari sepuluh orang menyambut nya!" Batin Tiara.

"Selamat siang tuan! Semua makanan sudah terhidang di meja Makan!" ucap Salah satu pelayan.

"Baik lah kalau begitu kalian semua boleh istirahat!" ucap Vandi mereka semua Bingung sekaligus juga takut.

"Kenapa kalian masih di sini, segera lah pergi!" ucap Vandi dengan nada datar namun sangat membuat jantung orang yang mendengar nya ketakutan.

Mereka pun permisi dan segera meninggalkan lantai dua karena masing-masing mereka mempunyai kamar di lantai bawah.

"Kenapa mereka semua di suruh pergi tuan? bukan kah Tuan mau Makan?" tanya Tiara Bingung.

Namun Vandi tidak menjawab pertanyaan Tiara dia berjalan ke arah meja makan dan duduk di sana sambil terus menggendong Putri.

"Tuan! apa Tuan tidak mendengar saya bertanya?" tanya Tiara menyusul Vandi.

"Sekarang siap kan saya Piring dan isi dengan nasi dan juga lauk pauk nya!" ucap Vandi.

Tiara yang Kesal tidak mau tambah kesal dia segera melakukan apa yang di suruh Tuan nya itu.

Dan ternyata di sana sudah ada bubur Putri yang siap untuk di makan.

Vandi melihat wajah Kesal Tiara.

"Jangan melihat saya seperti itu tuan! Tatapan Tuan itu seakan-akan mau memakan ku bulat-bulat! ingatlah jika lapar di sini pasti banyak makanan!" ucap Tiara dengan judes nya.

"Saya tidak pernah memperkejakan seseorang yang tidak bisa sopan! Apa lagi itu adalah pengasuh anak saya, karena itu berdampak buruk!" ucap Vandi.

Tiara diam.

"Saya minta maaf Tuan!" ucap Tiara.

Dia mengambil putri dari Vandi dan memberikan nya makan.

"Kau mau bawa dia kemana?" tanya Vandi.

"Ke ruang tamu! Kalau saya memberikan nya makan di sini tentunya sangat susah!" ucap Tiara.

Vandi diam dia pun melanjutkan makan nya.

"Ya Ampun itu saja mau di tanya nya seakan membuat badan ku gemetar apa dia berfikir aku akan melarikan putri!" Batin Tiara.

Tidak beberapa lama akhirnya Vandi selesai makan dia menyusul Putri dan juga Tiara ternyata putri juga sudah selesai makan dan sedang bermain dengan Tiara.

"Kau pergi lah makan! Biar saya yang mengasuh putri!" ucap Vandi.

Tidak mau banyak berfikir Tiara langsung ke Meja makan karena dia juga sudah lapar.

Vandi menggendong putri.

Tiba-tiba dia teringat Dewi.

"Maafkan Papah yah nak, mungkin ini adalah jalan terbaik, bukan nya papah tidak memikirkan kamu tapi mungkin sudah takdir nya seperti ini!" Batin Vandi.

Mereka menonton TV.

Tiara Sudah selesai makan dia juga ke ruang tamu.

Melihat Vandi Sangat fokus ke arah layar TV.

Sehingga tidak sadar jika putri yang di pangkuan nya sudah tertidur namanya juga bayi kenyang sikit sudah langsung tidur.

"Seperti nya putri sudah tidur Tuan! bagaimana kalau saya bawa dia ke kamar saja agar tidur lebih nyenyak!" ucap Tiara.

Vandi menoleh ke arah Putri dan ternyata benar.

"Tolong kamu minta Monik untuk mengambil kasur santai dan bawa ke sini! Biar kan dia dengan saya!" ucap Vandi.

Tidak beberapa lama Monik datang membawa kasur santai dan Vandi berbaring di dekat Putri.

Sementara Tiara mengikuti Monik ke atas.

"Monik!" Panggil Tiara setelah Sudah sampai di atas.

"Iyah! Ada apa? apa kamu mau curhat tentang bos yang Sombong mu itu!" ucap Monik langsung.

"Hmm itu juga bos mu, tapi menurut mu dia juga sombong?" tanya Tiara.

"Hemmm, bukan cuman Sombong, namun juga arogan!" ucap Monik.

"Aku boleh minta tolong tidak?" tanya Tiara.

"Minta tolong apa?" tanya Monik.

"Aku mau pinjam handphone kamu untuk menghubungi seseorang!" ucap Tiara.

"Boleh!" ucap Monik dia pun memberikan nya pada Tiara.

Namun Tiara terdiam.

"Kenapa kamu terdiam?" tanya Monik.

"Bagaimana aku bisa menghubungi Bibi ku sementara aku tidak mempunyai nomor nya!" ucap Tiara sedih.

"Emang kamu tidak mempunyai handphone?" tanya Monik.

Tiara pun menggeleng kan Kepalanya.

"Hmmm kamu sabar saja Sebentar lagi, kalau kamu sudah Gajian aku akan mengantar kan mu membeli handphone!" ucap Monik.

"Aku tidak di gaji!" ucap Tiara.

"Kenapa?" tanya Monik Heran.

"Bu Rati sudah membayar aku pada orang tua ku!" ucap Tiara.

"Kok sedih banget sih hidup kamu, kamu terlalu polos sehingga orang lain seenaknya pada mu!" ucap Monik.

"Aku sangat merindukan Bibi Sisi aku sangat khawatir pada nya, apa dia sekarang sehat." ucap Tiara.

"Kamu aneh banget sih, kenapa kamu merindukan Bibi mu, kenapa kamu tidak mengkhawatirkan orang tua mu!" ucap Monik.

"Bibi Sisi itu adalah wanita yang paling baik, wanita penolong bagi ku, dia sangat berarti bagiku dari pada orang tua ku!" ucap Tiara.

Monik diam dia sama sekali tidak mengerti.

"Apa kamu mau mendengarkan kan curhatan ku!" ucap Tiara.

"Tentu! Aku mau. Dan jika ada yang bisa ku bantu aku akan melakukan nya!" ucap Monik.

Tiara pun menceritakan semua nya sedetail mungkin pada Monik karena Tiara tipe wanita yang sangat mudah percaya dengan siapa pun.

Sehingga dia berani menceritakan semua nya pada Monik.

entah mengapa Monik adalah orang baik walau ada yang bilang kalau Monik itu wanita yang Kejam banyak juga gosib tentang Monik namun Tiara tidak terlalu menghiraukan nya.

...----------------...

***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

biar author tambah semangat lagi.

Terimakasih 🙏***

1
Arel Adzan
Kecewa
Arel Adzan
Buruk
Emi Emiemi
haruh aku jadi😭😭😭😭😭😭😭😭
Liana Liana
Bodoh nya tiara membaca nya bikin emosi
Jamy.
Seru banget semangat terus ya thor😁😁
deo dega
Ceritanya bagus
Yusria Mumba
nnti lma2s, candi suka deh sma tiara,
Yusria Mumba
cerita bagus bikin sedih,
Yusria Mumba
sabar tiara,
Yusria Mumba
tiara sabar,
Yusria Mumba
semangat tiara,
Yusria Mumba
tiara pergi aja dari. rumah itu, supaya masalahnya selesai,
Yusria Mumba
kasiang tiara,
Yusria Mumba
pergi niko jatuh cinta pada tiara
Silpi
bagus
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
Citra Diana
harus ada kelanjutan dong,kan baru selesai nikah doank🙏🙏🙏
Citra Diana
lebih baik di rubah lah panggilan Tiara kepandi,sebutan nya mas kek atau kakak kek👍👍👍🙂🙂🙂
biar makin seru 👍👍👍
Sella Nur0608
i
Anik New
jangan jodohkan Tiara dengan devannn kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!