NovelToon NovelToon
Tunangan Bayaran

Tunangan Bayaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Anak Yatim Piatu / Nikah Kontrak / Cinta setelah menikah / Kehidupan Tentara / Tamat
Popularitas:8M
Nilai: 5
Nama Author: Mak Nyak

Anindya Wijaya, seorang mahasiswi lanjutan jurusan kebidanan. Anak yatim piatu yang harus bekerja keras demi kebutuhan hidupnya. Semua pekerjaan rela dia lakukan termasuk menjadi pacar ataupun tunangan bayaran. Pekerjaan itulah yang membuatnya bertemu dengan Bagas Ardhitama, seorang tentara pasukan khusus yang dikejar deadline oleh orang tuanya untuk membawa pacarnya ke rumah.

Apakah ini awal yang baik untuk memulai sebuah hubungan?

Akankah kebohongan mereka menjadi petaka? Ataukah akan bahagia?

Akankah pekerjaan Bagas sebagai tentara pasukan khusus membuat hidup Anindya terancam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Nyak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selingkuh Dengan Dia?

Tari mengikuti langkah Mamah nya. Anin dan Bagas sedikit berlari mengejar Tari. Sedangkan Adit dan Tante Nam sudah masuk hotel dan chek in. Mereka mulai menaiki lift.

"Mbak permisi, atas nama Namira Lestari kamar nomor berapa ya?" Tanya Tari kepada resepsionis hotel x.

"Sebentar ya mbak, saya carikan datanya" resepsionis itu mencari daftar tamu yang hadir tapi tidak menemukan Namira Lestari.

"Maaf mbak, tamu kami tidak ada yang bernama Namira Lestari"

"Ada mbak, orang barusan chek in kok" Anin ikut bicara. Bagas segera mencari cara lain.

"Yank, mas nyari tangga darurat dulu. Kamu coba tanya pake nama lain. Bukan mamahnya Tari" Bagas bergegas mencari tangga Darurat.

Kalo sekitar 3 menit yang lalu, kira kira di lantai berapa ya? Hah, ternyata matematika ada gunanya juga saat kayak begini

Bagas terus menaiki tangga darurat. Dia mencari acak ke seluruh lantai, dan akhirnya Bagas menemukan Adit dan Tante Nam. Dia segera mengetik pesan ke Anin untuk segera ke lantai 11.

Di bawah Anin memberanikan diri bertanya kepada resepsionis itu.

"Emh, mbak. Kalo atas nama Aditya Ilham ada gak?"

"Siapa? Aditya Ilham? Maksud lo kak Adit?" Tari terkejut mendengar nama yang disebut Anin

"Em, Ri. Lo tenang dulu. Nanti gue jelasin semuanya"

"Ada mbak, di lantai 11 kamar 103"

"Oh oke mbak makasih"

Anin menarik tangan Tari yang masih bengong dan sedikit berlari menuju lift. Anin memencet lantai 11. Setelah sampai, mereka mendapati Bagas yang sudah berdiri di depan kamar 103.

"Ri, lo tarik nafas dulu. Siapin mental lo"

"Lo hutang penjelasan ke gue Nin"

Tok tok tok

Pintu diketok. Yang ada di dalam merasa bingung. Karena mereka tidak memesan layanan kamar.

"Permisi, layanan kamar"

" Kami tidak memesan layanan kamar! pergilah!" sahut yang di dalam kamar berteriak.

"Permisi layanan kamar"

"Sayang, coba buka dulu. Daripada ganggu aktifitas kita" kata tante Nam

"Udah gak tahan nih Yank, bentar lagi mau keluar" rengek Adit

"Bentar aja, terus nanti lanjut lagi"

Dengan terpaksa Adit membuka pintu. Saat pintu dibuka Adit kaget bukan kepalang. Adit dengan cepat hendak menutup pintu kembali. Tapi tangan Bagas segera mencegahnya. Adit kalah dan tersungkur ke lantai

"Sayang, ada apa?" tanya Tante Nam yang masih di tempat tidur berselimutkan sprei hotel

"Sayang?? Mamah panggil kak Adit apa? Sayang??" Tari melihat kondisi mamahnya. Air matanya sudah berkumpul hendak tumpah di pipi nya

"Ta Tari, sayang. Mamah bisa jelasin semua Nak. I ini gak seperti yang kamu bayangkan" Tante Nam bingung harus berkata apa kepada Tari

"Mah, Tari cukup dewasa untuk mengerti, kenapa ada 2 orang di dalam 1 kamar yang bukan suami istri dengan bertelanjang seperti ini. Mamah selingkuh dengan dia?? Tega mamah mengkhianati Papah??" Tari berteriak kepada Mamahnya sambil menunjuk Adit. Air matanya sudah tak terbendung lagi.

"Sabar Ri" hanya itu kata yang bisa diucapkan Anin.

"Silahkan mamah lanjutkan!! Jangan pernah berharap Tari kembali ke Mamah. Tari juga akan bilang ke Papah untuk segera menceraikan Mamah"

"Tari, Mamah mohon. Dengarkan Mamah dulu" Tante Nam menangis

Tari meninggalkan kamar itu. Berlari entah kemana tujuan kakinya melangkah.

"Yank, mas kejar Tari dulu. Kamu urus tante dan Adit" Bagas mengejar Tari yang sudah hilang jejaknya.

"Tante, tante lihat hasil perbuatan tante? Kak Adit, kenapa harus kakak orangnya?? Kakak bilang gak kenal waktu Anin tanya. Tapi kenapa melakukan hal yang paling menjijikkan?"

"Anin, tolong tante. Tolong jelaskan kepada Tari, hiks hiks"

"Maaf tante, untuk kali ini Anin tidak bisa membantu. Tante dan kak Adit salah. Tanggung lah hasil perbuatan kalian"

Anin membanting pintu kamar itu. Adit hanya terduduk lesu. Tante Nam menangis di tempat tidur. Anin segera mencari keberadaan Bagas dan Tari.

"Halo mas, kamu dimana? Tari gimana?"

"Oke aku kesana"

.

Bagas mencoba menenangkan Tari yang duduk di pinggir trotoar luar hotel. Anin yang berlari sedikit ngos ngosan.

"Ri, lo sabar ya"

"Kalian tinggalin gue. Gue pengen sendiri"

"Gak, gue gak mau tinggalin lo. Gue bakal terus sama lo" Anin mulai menangis melihat keadaab sahabatnya yang hancur. Anin takuk jika Tari akan melakukan percobaan bunuh diri lagi.

"Bukan yang pertama Nin, gue malu Nin malu" ucap Tari dengan sesenggukan

"Pulang yuk"

"Gak, gue pengen nenangin diri dulu"

"Oke, ayo kita ke pantai. Mas anter kita ke pantai ya"

"Lo mudeng bahasa manusia gak sih Nin, gue pengen sendiri"

"Gue gak mau lo sendiri. Gue gak punya apapun kecuali lo"

"Mas ambil mobil dulu, tunggu disini jangan kemana mana"

Bagas segera mengambil mobilnya dan menjemput Anin dan Tari. Anin menemani Tari di kursi belakang. Wajah Tari menghadap ke jendela sambil menangis. Hening itulah yang terjadi.

1
Janah Janah
mak nyak drmu tega pagi,siang dan malam buat Q mewek...😭😭😭,,,,
Sulis Betty
ni mulai seru ni.... mulai ngaduk emosi mulai tegang mulai ikut mewek.....😍😍🥰🥰🥰🥰 sehat selalu Thor....
Sulis Betty
aku dah baca udah beberapa kali TPI tetep aja g bosen..... abis baca yg Laen pasti akhirnya kembali lagi kesini
Rahmaniar
ceritanya bagus bangettt...👍
Irena Irani
mbak siiii
Irena Irani
bang tristan
bibirnya lebih gentle yaa 😂👍
Niken Dwi Handayani
Thor....sudah jadi PNS ya?? kok tidak ada novel baru lagi??
Niken Dwi Handayani
Thor....sudah jadi PNS ya?? kok tidak ada novel baru lagi??
G.Lo
Cerita taik...abdi negara apa keparat negara...kekasih sakit menghilang...banci
Gina Savitri
Mati lu akbar, gara2 elu bawa anin yg GPS nya aktif mereka tau tempat persembunyian
Gina Savitri
Klo bagas dan anin gak balikan makin lama lagi raka dan salma nikahnya 😂😂😂
Gina Savitri
Klo nggak bisa ngerjain semuanya sendiri, paling nggak ya egoisnya di buang bagas biar nggak malu sendiri 😂😂😂
Gina Savitri
Hehehe..lagian raka bukan jujur aja sih ketahuan kan sama bagas secara nggak sengaja
Gina Savitri
Hahaha..tentara takut hantu
Gina Savitri
Nyesel kan lo bagas, sok kepedean anin di kejar orang jahat gara2 dia 😬
Gina Savitri
Tari cemburunya gak tau tempat malah kabur gitu aja sementara anin lagi sedih putus dari bagas
Sedangkan klo tari lagi sedih anin selalu ada di sampingnya 😏
Gina Savitri
Haduh knp anin lagi2 celaka, mana nih pengawal ayahnya bagas yg katanya mau lindungin anin
Klo cuma tristan mah gak cukup kan lagi ada misi merebut hati papanya tari tristan nya 😁
Gina Savitri
Mau di lamar ada aja ujian nya sampai berantem cuma gara2 tangga 😂😂😂
Gina Savitri
Asli tengah malem ngakak parah gara2 tangga jadi oneng semua 😂😂😂
Gina Savitri
Tuh ibu rita gak percaya suruh anin cari di butik lain eh akhirnya bnr ke butik lain kan jadinya..hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!