NovelToon NovelToon
Cinta Yang Lahir Dari Kekeliruan

Cinta Yang Lahir Dari Kekeliruan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Pita Cantik

Lima tahun lalu, Olivia Elenora Aurevyn melakukan kesalahan fatal salah kamar dan mengandung anak dari pria asing. Ketakutan, ia kabur dan membesarkan Leon sendirian di luar negeri. Saat kembali ke Monako demi kesehatan psikologis Leon, takdir mempertemukannya dengan Liam Valerius, sang penguasa militer swasta. Ternyata, pria "salah kamar" itu adalah Liam. Kini, Liam tidak hanya menginginkan putranya, tetapi terobsesi memiliki Olive sepenuhnya melalui rencana pengejaran yang intens dan provokatif.

​Dialog Intens Liam kepada Olive
​"Setiap inci tubuhmu adalah milikku, jangan pernah berpikir untuk lari."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pita Cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 DEBARAN YANG TAK TERDUGA

​Rabu, 7 Mei 2025, Musim Semi

​Kesibukan di butik Aurevyn Couture mencapai puncaknya pagi ini. Setelah melalui hari-hari yang melelahkan dengan jam tidur yang sangat minim, Olivia Elenora Aurevyn akhirnya bisa menarik napas lega. Di hadapannya, berderet setelan jas pesanan khusus dari jajaran pemegang saham dan petinggi Valerius Defense & Security Group telah selesai dengan sempurna. Setiap jahitan, pemilihan kancing, hingga tekstur kain kasmir yang digunakan menunjukkan kelas seorang primadona Monako.

​Olive mengambil ponselnya, memotret detail jas utama yang paling menonjol, lalu mengirimkannya kepada Marcus. Pesan itu terkirim dengan cepat, membawa kelegaan luar biasa bagi Olive yang sejak tadi merasa khawatir jika ada detail yang terlewat.

​Di dimensi lain, tepatnya di lantai teratas gedung pencakar langit Valerius, Marcus segera menghampiri meja kerja Liam Maximilian Valerius. Pria yang dijuluki The Iron Monarch itu tampak sedang tenggelam dalam tumpukan berkas keamanan militer swasta.

​"Tuan, Nona Olive baru saja mengirimkan hasil akhir pesanan untuk pesta ulang tahun perusahaan," lapor Marcus sembari menyodorkan tabletnya.

​Liam menghentikan aktivitas penanya. Ia menatap layar digital itu dengan seksama. Sebuah senyum puas tersungging di bibir tipisnya. Jas itu sangat luar biasa; elegan, maskulin, namun tetap memiliki aura kekuasaan yang kental. Namun, sesaat kemudian, raut wajah Liam berubah. Ada perasaan janggal yang menusuk hatinya sebuah rasa posesif yang tiba-tiba muncul tanpa diundang.

​"Jas ini sangat bagus," gumam Liam pelan, namun nadanya terdengar dingin. "Tapi aku tiba-tiba merasa tidak rela jika para lelaki di dewan direksi itu memakai karya Olive yang begitu indah. Jas ini terlalu sempurna untuk mereka."

​Marcus, yang sudah sangat mengenal tabiat tuannya yang sedang dilanda mabuk cinta, hanya bisa menahan senyum. Dengan cerdik, ia mencoba memancing emosi Liam. "Jika Tuan membatalkan pesanan itu hanya karena cemburu, itu sama saja Tuan tidak menghargai keringat dan kerja keras calon istri Tuan selama seminggu ini. Apalagi jika Tuan menyuruhnya membuat desain baru, waktu kita sudah sangat mepet. Acara puncaknya tinggal beberapa hari lagi."

​Liam menghela napas panjang, merasa kalah telak oleh logika asistennya sendiri. Ia menutup berkas di depannya dengan kasar. "Baiklah. Ambil semua jas itu ke butik. Pastikan jumlahnya tidak kurang satu pun. Jangan biarkan ada satu pun kancing yang lepas saat proses pengangkutan."

​Marcus yang biasanya sangat datar, kali ini terlihat sangat bersemangat. Pikirannya langsung melayang pada sosok gadis lugu yang bekerja di butik Olive. "Baik, Tuan. Saya akan berangkat sekarang juga."

​Liam menatap punggung Marcus yang menjauh dengan langkah yang lebih ringan dari biasanya. Sebuah senyum smirk menghiasi wajah tampan sang Monarch. "Dasar asisten tidak tahu diri. Sepertinya dia sudah mulai terkena racun asmara juga," umpat Liam dalam hati, merasa geli melihat perubahan drastis asistennya yang dulu sangat anti dengan urusan perasaan.

​Sesampainya di butik, Marcus mencoba mengatur napas dan ekspresi wajahnya agar tetap terlihat profesional. Namun, begitu ia membuka pintu kaca dan melihat Luna Calista sedang membantu Olive melipat beberapa kain, jantungnya mendadak berpacu tak keruan.

​Luna, dengan kesederhanaannya yang memikat, langsung tersenyum ramah melihat kedatangan Marcus. "Selamat siang, Tuan Marcus. Senang melihat Anda kembali."

​Wajah Marcus seketika memerah hingga ke telinga. Ia merasa seperti remaja yang tertangkap basah sedang mengagumi pujaannya. Olive, yang melihat pemandangan canggung itu, hanya bisa tersenyum simpul. Ia sangat tahu bahwa asisten kaku di depannya ini sedang berjuang melawan badai di dalam dadanya.

​"Marcus, kau datang di waktu yang tepat. Pesanan Valerius sudah siap di ruang belakang," ujar Olive sembari menyerahkan beberapa tas gantung eksklusif berisi jas-jas tersebut.

​Marcus berdehem berat, mencoba menjernihkan suaranya yang tiba-tiba serak. "Terima kasih, Nona Olive. Oh ya, ini ada titipan dari Tuan Liam. Beliau menyuruh saya memberikannya jika semua pekerjaan sudah selesai."

​Marcus menyerahkan sebuah amplop tebal bertema maroon dengan ukiran emas yang sangat mewah. Olive membukanya dengan dahi berkerut bingung. Matanya menelusuri baris demi baris tulisan di sana.

​"Undangan Pesta Ulang Tahun ke-80 Valerius Group?" gumam Olive. Ia membaca bagian dress code yang mewajibkan tamu wanita memakai gaun malam formal dengan sentuhan warna emas atau merah gelap.

​Olive menoleh ke arah Marcus. "Marcus, bolehkah aku mengajak Luna juga ke pesta ini? Aku merasa dia perlu melihat hasil karyanya dipakai oleh para petinggi di sana."

​Mendengar pertanyaan itu, Marcus berusaha keras memasang ekspresi datar, padahal hatinya sudah berteriak kegirangan. "Tentu saja, Nona Olive. Nona sudah termasuk keluarga Valerius sekarang. Siapa pun yang Nona ajak, pintu pesta akan selalu terbuka lebar. Itu adalah hak mutlak Anda."

​Luna yang mendengar namanya disebut, langsung menggelengkan kepala dengan cepat. Wajahnya pucat pasi. "E-eh? Tidak, Olive! Saya tidak bisa. Saya hanya seorang karyawan, saya tidak punya baju yang layak, dan saya pasti akan membuat malu Anda di depan para bangsawan itu."

​Olive tidak menghiraukan penolakan Luna. Ia langsung merogoh ponselnya dan mendial sebuah nomor di grup The Royal Lustre.

​"Halo, Zee? Vera? Aku punya misi darurat," ujar Olive begitu panggilan tersambung. "Aku ingin kalian datang ke butik sekarang. Kita punya seorang gadis cantik yang harus dirombak total untuk pesta Valerius sabtu besok Namanya Luna."

​Di seberang telepon, suara heboh Zaylee (Zee) terdengar seperti ledakan kembang api di malam tahun baru. "APA?! MISI MAKE OVER?! Aku berangkat sekarang juga! Vera, ayo cepat! Jangan sampai ketinggalan drama menyenangkan ini!"

​Vera yang berada di samping Zee hanya bisa mengiyakan dengan nada tenang namun penuh dukungan. Sementara itu, Luna hanya bisa berdiri pasrah di sudut ruangan. Ia sangat takut mendengar suara Zee yang melengking heboh, namun ia tidak punya kekuatan untuk membantah perintah Olive.

​Marcus yang melihat Luna tampak kebingungan, memberanikan diri untuk mendekat sedikit. "Jangan khawatir, Luna. Nona Zaylee memang sedikit... berisik, tapi dia ahli dalam hal ini. Aku yakin kau akan terlihat luar biasa."

​Luna mendongak, menatap mata Marcus yang biasanya dingin namun kini terlihat sangat lembut. "Terima kasih, Tuan Marcus," bisik Luna pelan.

​Sore itu, butik Olive kembali dipenuhi oleh aura persahabatan dan rencana-rencana besar. Di tengah hiruk-pikuk persiapan pesta perusahaan yang megah, benih-benih perasaan baru mulai tumbuh di tempat-tempat yang tak terduga. Sang Monarch mungkin sedang fokus pada kekuasaan, namun asisten kepercayaannya baru saja menyadari bahwa ada harta karun yang jauh lebih berharga daripada seluruh saham Valerius: senyuman seorang gadis lugu bernama Luna.

1
Gibran AnamTriyono
bagus kak ceritanya
Butterfly🦋: makasih sudah membaca semoga suka ceritanya ya🤭😍
total 1 replies
Gibran AnamTriyono
mampir kak , semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!