NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:165.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. memanfaatkan mata dewa

sementara di sana, anak yang tenggelam itu tampak sudah tidak bernafas lagi. keluarganya juga terlihat langsung panik. Nova yang spontan menggunakan mata dewa yang ia dapatkan dari sistem keberuntungan. dan seketika dia mendapati, kalau denyut nadi anak tersebut mulai terlihat lemah. dengan cepat, Nova pun maju.

"permisi-permisi!! tolong kasih ruang." ucapnya. semua orang pun memberi ruang, termasuk keluarga anak yang menjadi korban tenggelam itu.

dengan kemampuan mata dewa yang ia miliki, dia dapat melihat titik akupuntur yang harus ditekan. dengan cepat, Nova pun langsung menekan titik akupuntur itu, sehingga memicu gelombang yang besar dari dalam tubuh anak tersebut. dan sesaat kemudian, air yang menggenang di tenggorokan dan penuh itu langsung dimuntahkan oleh anak tersebut.

Hukh

Huek

semua orang yang melihat itu mulai mengamati dan merasa sedikit lega. tapi Nova tidak berhenti di sana, dia kembali memeriksa denyut nadi anak tersebut dan kembali menggunakan mata dewanya. mana tahu masih ada sesuatu yang akan menghambat pemulihan anak tersebut.

"sudah selesai! nyawanya sudah berhasil diselamatkan. dan sebaiknya, segera dibawa ke rumah sakit untuk pemulihan." tutur Nova. anak itu terengah-engah dan seketika Langsung menangis. keluarganya pun langsung menggendong anak tersebut untuk menenangkannya.

"terima kasih banyak ya Kak!! terima kasih banyak atas bantuannya.!!" ujar keluarga anak tersebut dengan tulus. Nova pun menganggukkan kepalanya. dan langsung meninggalkan tempat itu bersama dengan Tiara. sementara Tiara yang melihat cara Nova melakukan hal itu hanya bisa melongo dan menjatuhkan rahangnya tidak percaya.

kerumunan yang ada di sana pun seketika langsung dibubarkan. anak-anak yang awalnya main dengan riang gembira di pantai, mulai dipantau oleh kedua orang tua mereka. bahkan mereka melarang anak-anak mereka main terlalu jauh.

sementara Nova dan Tiara kembali ke tempat duduk mereka, di mana Di sana Aulia menunggu kedatangan keduanya.

"bagaimana ? Apakah anak itu selamat?" tanya Aulia. Tiara pun menoleh dan langsung mengangkat jari jempolnya untuk Nova dan juga dihadapan Aulia.

"hebat banget!! mungkin kalau aku tidak menyaksikannya dengan mata serta kepalaku sendiri, aku pasti tidak akan percaya. teknik yang digunakan oleh Nova benar-benar unik. bahkan aku saja yang kuliah kebidanan, tidak memahami teknik itu." tuturnya memuji dengan bangga. Nova yang mendengar itu tersenyum.

"Aku menggunakan pengobatan tradisional Ra. sementara di kampus, kalian mempelajari cara pengobatan modern. makanya, kamu sedikit tidak paham." Tiara yang mendengarkan itu, langsung menganggukkan kepalanya mengerti.

"yayaya.. aku mengerti. kalau kamu sehebat ini, boleh nggak aku belajar tentang teknik pengobatan tradisional kepada mu ?" tanya Tiara dengan penuh permohonan dan dengan mata yang berpinar-binar.

Nova yang mendengar itu menggerut Garut kepalanya yang tidak gatal.

"aduh gimana ya!! ini agak susah untuk dijelaskan. tapi, kalau kamu mau belajar, Kita bisa belajar sama-sama." Tiara pun langsung menjadi ceria.

"aku juga ikut!! setidaknya bisa memeriksa nadi seseorang, itu sudah jauh lebih cukup.!" Aulia pun ikut-ikutan menimpali. walaupun di antara mereka bertiga, hanya Tiara yang kuliah ilmu kesehatan, tapi mereka bertiga tetap mau memperdalam ilmu mereka.

"Ya sudah kalau begitu! nanti kita cari waktu luang aja untuk belajar. sekarang waktunya kita nikmati makanan yang tersaji. sudah dingin dan keras ini.!" mendengar itu, mereka semua pun langsung tersadar.

"oh iya juga ya!!" akhirnya mereka bertiga pun kembali menikmati makanan mereka. ketika ketiganya baru saja selesai, dan sedang berbincang-bincang ringan, tiba-tiba handphone Nova berdering. dia melihat, tolong panggilan itu berasal dari nomor telepon kedua orang tuanya.

"eh sebentar ya guys.. aku angkat telepon dulu." Tiara dan Aulia yang mengerti langsung mengangguk. kemudian keduanya pun terdiam dan mulai fokus pada handphone masing-masing. begitu pula dengan Nova, dia langsung mengangkat panggilan tersebut.

"assalamualaikum.."

"waalaikumsalam dek. ini Abang."

"oh Abang! ada apa bang ? hari Rabu besok jadi kan ?" tanya Nova.

"itu yang mau Abang sampaikan ke kamu. menurut informasi yang Abang dapat, besok kapal cepatnya tidak jalan. karena katanya sedang badai. terus, mesin kapalnya juga bermasalah. kemungkinan, hari Jumat jadinya dek. atau kalau nggak hari Senin naik kapal besar aja." tutur Iqbal kepada adiknya. mendengar itu, Nova pun menganggukkan kepala.

"baiklah kalau begitu bang. tapi, sudah pergi berobat untuk Putri kan ? takutnya kalau lama-lama, penyakitnya jadi semakin parah." tuturnya. mendengar itu, Iqbal menganggukkan kepalanya walau tak dilihat oleh adiknya.

"kami berencana, besok akan pergi ke rumah sakit. setidaknya bisa membeli obat terlebih dahulu."

"mm.. baiklah bang."

"uang yang Nova kirimkan dibeli juga untuk beli kebutuhan kan ? jangan disimpan aja. beli susu juga untuk anak-anak yang lain. berikan mereka makanan-makanan yang bergizi untuk membantu daya tumbuh dan perkembangan otak mereka." Iqbal yang mendengar itu tersenyum. jujur saja, dia hanya memperhatikan anak bungsunya yang sedang sakit. sementara anaknya yang lain, dia tidak berani menggunakan uang itu.

"baiklah kalau begitu dek. karena kamu sudah bilang, Abang akan upayakan yang terbaik."

"uang itu bisa dicari bang. tetapi untuk anak-anak dan masa pertumbuhan mereka itu ada batasnya."

"Iya dek! Abang mengerti."

"oh ya bang, aku transfer juga untuk bang Irfan ya. kemarin aku lupa, karena bang Irfan tidak punya nomor rekening." tutur Noval lagi dengan suara yang pelan sehingga orang-orang di sekitarnya pun tidak terganggu.

"baiklah baiklah.. uang kemarin juga, sisanya Sudah Ayah bagi dengan Abang kamu. Tapi, kalau mau kirim, juga nggak masalah."

"baiklah bang." setelah itu, panggilan Mereka pun berakhir.

"gimana ceritanya? keluarga Abang kamu jadi datang ?" tanya Tiara.

"ditunda guys. katanya, kapal cepatnya berhenti beroperasi untuk sementara. kemungkinan, hari Jumat baru berlayar. kalau nggak jadi hari Jumat, mereka akan berlayar di hari seninnya." mendengar itu, Aulia dan Tiara pun menganggukkan kepala.

"susah juga ya cari hubungan kalau mau bolak-balik. mending kamu beli kapal sendiri!" ujar Tiara yang tentu saja bercanda.

"itu ide bagus!!"

"HAH!!" keduanya pun langsung berekspresi lucu. padahal mereka tidak bermaksud begitu. mereka hanya ingin bercanda saja.

"hais.. sudah-sudah. nggak usah ngawur lagi. mobil saja masih belum lunas, kamu sudah kepikiran mau beli kapal." Nova yang mendengar itu pun langsung terkekeh lucu.

"Iya deh iya!! kamu cerewet banget sih au." gumamnya. dan kini pembahasan ketiganya kembali beralih. sampai Matahari perlahan-lahan mulai tenggelam, dan kegelapan malam pun datang menyambut.

tapi karena ketiganya tidak ada kegiatan yang lain, mereka tetap memilih untuk bertahan. dan di sana, tak lupa mereka juga memesan untuk makan malam mereka. baru setelah itu, mereka kembali pulang ke rumah masing-masing.

1
aria
pendekatan yang baik.
Memyr 67
𝗍𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗎𝗉. 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗄𝗎 𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗁𝖾𝗁𝖾 😄
Mince Tamince
sangat menghibur
aria
Bima sudah mulai bucin, dan itu bagus.
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌. 𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝖺𝗇. 𝗃𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖿𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗄𝗎𝗄𝖺𝗇, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝖾𝗉𝖾𝗌𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗇𝖾𝗀𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝖼𝖾𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌, 𝗇𝗁𝖺𝖽𝖾𝗆 𝗇𝗀𝖺𝖽𝖾𝗆𝗂𝗇 𝗍𝗈𝗄, 𝗉𝗁𝗉
Nhi E
pengen juga punya sistem kayak nova 😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗇𝗀𝖾𝖽. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗌𝗂𝗁. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗅𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Dewiendahsetiowati
semakin benci deh tetangga julid
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗂?
Memyr 67
𝖭𝖮𝖭𝖠𝖪𝖳𝖨𝖥𝖪𝖠𝖭 𝗒𝖾𝗌?
Toyaaa
mksh thor udah up klo bisa setiap hri doubel ya thor
fadlun Molotolo
cerita nya bagus👍👍👍
fadlun Molotolo
sangat bagus
Ds Phone
tak bolih lupa lah tu
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
maaf ya....saya cukup banyak baca novel sistem....dan novel sistem itu kebanyakan versi luar negri...dan baru kali nie saya baca versi dalam negri ...bagus kok Thor.... semangat ya...jgn pantang menyerah...
Ds Phone
dia menang bermurah hati
Ds Phone
cemburu lah tu
Ds Phone
dia tengah taget nov
Ds Phone
dia tak ingat rupa nya
Ds Phone
berkerja sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!