NovelToon NovelToon
Malaikat Yang Tersakiti

Malaikat Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bullying dan Balas Dendam / Bullying di Tempat Kerja / Putri asli/palsu / Nikah Kontrak / Pernikahan rahasia
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Keheningan malam yang gemuruh memeluk kota Topaz. Sinar gelap menerobos kegelapan dalam penantian panjang. Sunyi riuh memeluk hati yang gaduh merenung diri. Dhona, wanita berusia 22 tahun, dikurung di dalam ruangan sempit di salah satu rumah sakit jiwa.

Apakah dia gila? Tentu saja tidak. Dhona sengaja dibuat gila oleh saudara angkatnya agar dia bisa diusir dari rumah orang tuanya.

Semenjak kehadiran saudara angkatnya, kehidupan Dhona berubah. Dhona yang berhati bak malaikat, dimanfaatkan kebaikannya oleh Alia, anak angkat yang ditemukan ayahnya di sebuah panti asuhan.

Dhona dijadikan pembantu, difitnah, dibully.
Dalam keputusasaan, Dhona lelah menjadi orang baik. Dhona mematahkan julukan malaikat yang selama ini melekat. Dhona dipengaruhi ilmu hitam.

Apakah Dhona benar-benar terjebak dalam lingkaran kebencian?

Terus ikuti jalan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Alia tertidur pulas di atas tempat tidurnya. Devi masih penasaran, bagaimana Alia bisa melihatnya. Apakah semenjak kejadian di Vila Anggrek, mata batin Alia terbuka.

Devi mencoba masuk ke dalam tubuh Alia. Devi juga berusaha masuk ke alam bawah sadar Alia. Devi ingin mencari tahu apa yang terjadi.

Di alam bawah sadar Alia, Devi melihat, ada seorang gadis yang memakai masker di dalam mobil. Devi mengenali suara gadis yang memakai masker itu adalah Alia.

Alia bersama temannya yang terdiri 4 orang cowok tergesa-gesa masuk ke dalam mobil. Mereka menerima amplop yang diberikan Alia. Devi mendengar mereka akan pergi ke rumah sakit.

Devi juga mendengar, setelah sampai di rumah sakit, Alia menyuruh 4 orang cowok itu menyingkirkan seseorang. Devi tidak tahu siapa yang Alia maksud.

Mobil yang Alia tumpangi menabrak seseorang. Alia mengumpat, memarahi temannya yang tidak berhati-hati. Teman Alia yang menabrak ketakutan. Mereka semua keluar dari mobil.

Devi yang penasaran ikut keluar dari mobil. Devi melihat, seorang gadis penuh darah tergeletak di aspal. Teman Alia mencek nadi dan pernapasan dari hidungnya. Teman Alia yang menabrak semakin ketakutan setelah mengetahui gadis itu sudah tidak bernyawa.

Alia memberikan solusi yang sangat kejam. Alia menyuruh keempat teman cowoknya membuang mayat gadis itu ke tepi jalan yang curam. Devi tidak sempat melihat wajah gadis yang menjadi korban tabrak lari.

Devi kemudian dibawa Alia ke ingatan alam bawah sadar Alia yang lain. Alia terlihat sedang ngebut di jalan raya. Di dalam mobil, Alia sendirian. Devi melihat ke arah belakang mobil Alia, dari kejauhan sepertinya Alia sedang dikejar orang.

Dalam posisi panik dan ketakutan, Alia tidak memperhatikan jalan. Alia menabrak seseorang. Alia sempat berhenti sejenak. Alia melihat orang-orang dijalan berteriak dan menolong orang yang ditabraknya.

Alia takut digebukin massa. Alia takut dibawa ke kantor polisi. Alia tanpa pikir panjang, langsung tancap full gas meninggalkan tempat kejadian.

Devi memutuskan tidak mengikuti Alia. Kali ini Devi ingin melihat siapa korban Alia. Alia berdiri di depan korban. Devi merasakan dejavu. Devi melihat Zayyan dan seorang temannya berlari menghampiri kerumunan. Devi melihat Dhona yang ada di gendongan Zayyan.

"Alia yang menabrak Dhona pada malam itu. Dan siapa gadis yang dibuang teman Alia?" Devi sangat penasaran.

Devi memutuskan untuk tinggal bersama Alia. Devi masih penasaran, siapa gadis yang dibuang teman-teman Alia. Devi akan menunggu Alia kembali masuk ke alam mimpi agar Devi bisa melihat gadis korban tabrak lari.

...----------------...

Dhona setelah menghabiskan malam yang penuh kenikmatan bersama Zayyan. Pagi harinya pulang ke rumahnya tanpa berpamitan. Dhona mengendarai mobilnya menuju rumah.

Sesampainya di rumah, Dhona mencari Devi. Devi sama sekali tidak muncul saat dipanggil. Devi tidak pernah seperti ini sebelumnya.

"Sebelumnya, Devi memperingatkan aku tentang Zayyan. Devi tidak suka Zayyan karena pernah selingkuh."

Dhona terus saja memanggil Devi. Dhona sama sekali tidak merasakan kehadirannya. Dhona sangat yakin, Devi marah besar karena tidak menuruti perkataannya.

Dhona mempersiapkan diri untuk berangkat ke kantor. Dhona sarapan roti dan kopi. Dhona berganti pakaian dan pergi ke dealer Onda seperti biasa untuk bekerja.

Tapi, apa yang terjadi. Semua orang tidak mengenali Dhona. Wajah Dhona sudah kembali menjadi wajah Dhona yang asli. Dhona baru saja menyadari wajahnya setelah salah satu teman kerjanya mencari Devi.

Dhona masuk ke dalam toilet karyawan. Dhona terus memanggil Devi dan lagi-lagi Devi tidak muncul di hadapannya. Dhona kemudian mengirim pesan kepada Kepala Dealer untuk minta izin karena Dhona sedang sakit.

Dhona pergi meninggalkan dealer tempatnya bekerja. Dhona merasa ada yang mengikutinya dari belakang. Dhona menghentikan langkahnya. Dhona dengan cepat menoleh ke belakang.

"Dho ... Dhona!" Alia membuka lebar kedua matanya.

"Iya, ada apa?"

"Ngapain lu di sini?"

"Kenapa? Gak boleh?" Dhona berbalik meninggalkan Alia.

Alia menahan lengan Dhona. Alia memperhatikan Dhona dari atas sampai ke bawah. Dhona sekarang berubah. Pakaian, jam tangan dan tas yang dipakainya barang mahal. Tidak seperti Dhona yang terakhir kali dia temui.

Dhona melepaskan pegangan tangan Alia. Dhona membuka pintu mobilnya. Alia sedikit berlari kembali menahan Dhona. Alia bilang kepada Dhona, saat ini Ardian sakit keras. Ardian mengidap kanker ganas.

Dhona menutup kembali pintu mobilnya. Alia kemudian juga bilang, Ardian diusir kakek Pasha dari kota Topaz. Alia menyalahkan Dhona. Karena Dhona gila dan berniat membunuh Phia. Dhona harus bertanggung jawab atas kehidupan Ardian.

Dhona berbalik badan menghadap Alia. Dhona melayangkan telapak tangannya ke wajah Alia. Alia masih belum berubah, seenaknya saja memfitnah Dhona.

Alia untuk pertama kalinya menangis di depan Dhona sambil memegangi wajahnya. Sejak Ardian diusir dari rumah, Ardian, Alia dan Rana pergi ke kota Garnet. Di sini Ardian mendapatkan pekerjaan. Gaji Ardian tidak setinggi gajinya sewaktu bekerja di kantor kakek Pasha.

Ardian sering sakit-sakitan dan masuk rumah sakit. Gaji Alia hanya cukup untuk membayar rumah kontrakan dan untuk mereka makan. Alia meminta Dhona untuk bertanggung jawab kepada Ardian.

"Sorry, anak yang diakui Pak Ardian hanya lu. Gue gak punya kewajiban membayar apapun!"

Alia terus merayu Dhona dengan air mata palsunya. Alia tidak suka melihat kehidupan Dhona yang terlihat kaya. Alia ingin mengambil semua milik Dhona. Alia tidak rela kehidupan Dhona lebih baik darinya.

Alia masih saja menghalangi Dhona untuk masuk ke dalam mobilnya. Dhona memutuskan meninggalkan mobilnya di parkiran. Dhona berjalan kaki sejauh mungkin menghindari Alia yang terus saja mengikutinya.

Saking cepatnya Dhona berjalan, Dhona tidak memperhatikan jalan. Dhona menabrak dada seseorang. Dhona hampir terjatuh. Orang itu menahan tubuh Dhona. Orang itu dan Dhona saling berpandangan.

"Dho ... Dhona!" Elvano memandangi Dhona.

"Maaf, gue gak liat," Dhona melepaskan pelukan Elvano.

Dhona dengan cepat sedikit berlari menghindari Elvano dan Alia yang ada di belakangnya. Elvano mengejar Dhona dan berdiri di depannya. Elvano meminta maaf karena sudah menyakiti Dhona. Elvano termakan omongan Alia. Elvano sangat jahat, Elvano rela menerima hukumannya.

Dhona sudah memaafkan Elvano. Dhona berharap, kedepannya Dhona dan Elvano tidak lagi saling bertemu. Dhona tidak ingin disalahkan Alia dan keluarganya merebut Elvano.

"Dhona, gue ada kabar buat lu. Gue hamil anak Elvano," kata Alia.

"Apa? Kamu hamil!" Elvano terkejut.

"Iya, di dalam rahimku ada anakmu," Alia mengusap lembut perutnya.

"Selamat ya untuk kalian. Sebaiknya kalian segera menikah. Kasian anak yang ada di dalam kandungan lu nanti dicap anak haram!"

Dhona dengan senyuman mengejek kembali ke parkiran mobil. Dhona masih mendengar keributan kecil dari mulut Elvano dan Alia. Entah apa yang mereka ributkan. Dhona sempat mendengar kalimat 'gugurkan' dari mulut Elvano.

Dhona dengan perlahan menjalankan mobilnya melewati Elvano dan Alia. Dhona melambaikan tangannya ke arah mereka berdua.

Elvano memperhatikan mobil Dhona. Elvano hapal betul, itu adalah mobil yang sering dipakai Devi karena Elvano lah yang memberikannya sebagai bonus untuk hasil kerja Devi.

Elvano masuk ke dalam mobilnya mengejar mobil Dhona. Elvano meninggalkan Alia sendirian. Elvano juga meminta bantuan orang kepercayaannya untuk mencari informasi tentang Devi. Elvano penasaran,apakah Devi dan Dhona saling mengenal. Mengapa Dhona bisa memakai mobil Devi.

"Dhona, Devi, gue akan mendapatkan salah satu dari kalian," ujar Elvano.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
Mungkinkah ini Devi?
Queen
Jgn², Devi
Queen
Astaga 😱
Queen
Dikira digebukin 🤭
Khong
yg nabrak ternyata komplotan Alia
Fang
😱😱
Fang
😱
Fang
Maklum belum honeymoon 😄
Al!f
Seru, salaj paham keluarga. Apakah Zayyan digebukin? 🤣
Al!f
Doa mau tidur 🤣
Al!f
Mantap 😍
Al!f
😱😱😱😱
Al!f
Wawwwwwe
Fang
Mukul tembok akhirnya 🤣
Fang
😱😱😱😱
Na!
Dhona ngaku
Al!f
lanjut 💪
Al!f
Tabrak aja sekalian
Al!f
/Tongue/
Al!f
Hadeh, lepas dari Alia ketemu Mak Lampir 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!