NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. TCA 2.

➳༻❀✿❀༺➳

"Terima kasih banyak nak, kalau begitu bapak pamit pulang dulu ya nak, semoga adik mu cepat sembuh." Ucap nya.

"Iya pak terima kasih atas bantuan nya jika bapak dan teman - teman bapak tak ada saya gak tau apa yang terjadi dengan adik saya." Jawab Saga.

Setelah itu pak Mustar pergi, Saga hanya melihat saja orang yang menolong adik nya pergi, dia bersyukur masih ada yang mau menolong adik nya, Saga pun masuk kedalam ruangan Alana dan melihat wajah pucat sang adik. Saga menatap sekeliling ruangan yang di tempat kan Alana dengan tatapan orang yang melihat nya aneh.

"Apa yang membuat mu sampai seperti ini Alan? Ini bukan kamu." Batin Saga bertanya - tanya karena selama ini Alana tak pernah seperti ini.

Alana memejamkan mata karena pengaruh obat, Saga menyentuh dahi sang adik yang terasa hangat langsung menekan tombol yang ada di dekat tempat tidur Alana. Dia pun melihat ruangan yang tak dia sukai begitu banyak orang dan dia merasa tak nyaman saat orang - orang menatap kearah diri nya.

Tet..... Tet.....

Saga sengaja menekan tombol karena dia ingin tau apa yang terjadi dengan adik nya. Tak lama 2 orang perawat datang dan melihat seorang pemuda duduk di dekat tempat tidur pasien.

"Permisi apa yang terjadi?" Tanya salah satu perawat yang melihat pasien tertidur.

"Maaf sudah membuat anda cemas, saya hanya ingin tau apa yang terjadi dengan adik saya dan bagaimana kondisinya? Saya juga ingin memindahkan ruangan yang layak untuk adik saya agar dia bisa segera pulih." Ucap Saga

"Oh kami kira ada apa! Tentang kondisi adik anda sekarang kondisi nya baik - baik saja, untuk air yang masuk kedalam paru - paru nya bisa di keluarkan. Jika ingin memindahkan adik anda silahkan kebagian administrasi untuk memilih kelas mana adik anda di pindahkan." Jawab nya.

"Terima kasih." ucap Saga.

Setelah mengetahui jika adik nya baik - baik saja Saga langsung mengurus semua nya sebelum kedua orang tua Alana sampai. Setelah mengurus segala nya Alana di pindahkan keruangan yang lebih nyaman dari sebelum nya.

Tak lama kedua orang tua Alana datang dan menatap wajah putri mereka yang terlihat pucat dengan cemas.

"Apa yang terjadi dengan Alan, Saga? Bagaimana bisa Alan pingsan?" Tanya Vina kearah Sagara dan menatap ke arah putri satu - satu nya terbaring lemah.

"Alan baik - baik saja bunda dia hanya demam." Ucap Saga yang tak mengatakan apa penyebab Alana ada di rumah sakit.

Vina menarik nafas begitu juga dengan ayah nya Alana, Adit menatap wajah putri yang dia sayangi dengan rasa sedih ini kedua kali nya Alana berada di rumah sakit karena demam.

Tak lama Alana sadar dan membuka mata dia melihat kedua orang tua nya dan juga abang nya ada di dekat nya.

"Ayah, bunda, Alan di mana?" Tanya Alana saat dia sudah sadar.

"Alhamdulillah nak akhirnya kamu sadar bunda khawatir saat tau kamu masuk rumah sakit." Ucap Vina.

"Alan baik - baik saja bunda." Jawab Alana.

Mereka sengaja tak bertanya apa penyebab putri nya bisa masuk rumah sakit karena mereka ingin Alana sendiri yang cerita, tapi Alana tak mengatakan apapun karena tak ingin ada yang tau luka hatinya.

Tak lama Vino dan Chan abang dari ibu Alana datang bersama dengan istri mereka, saat tau Alana keponakan nya ada di rumah sakit, begitu juga dengan Mahendra dan Helen mereka datang melihat keadaan Alana.

"Apa yang terjadi Lan? Kenapa kamu sampai berada di rumah sakit?" tanya Ken.

Mendengar pertanyaan Ken, Saga melirik ke arah Alana dengan lirikan tajam, Alan yang sadar dengan lirikan Saga menatap ke arah Ken.

"Gak papa bang, Alan tadi gak sengaja kehujanan mau berteduh sudah nanggung basah ya sudah sekalian saja Alan mandi hujan, ternyata mandi hujan enak bang." ucap Alana.

"Yakin hanya kehujanan?" tanya Saga dengan sengaja.

Alan menarik nafas berat saat mendengar pertanyaan Saga yang menatap nya dengan tatapan curiga.

"Yakin abang." jawab Alan.

Aisyah yang berbicara dengan ibu nya Alana langsung menghentikan perdebatan Alan dan Saga karena Alana baru sadar.

"Sudah Saga, Ken adik kalian itu baru sadar malah di tanya ini itu." ucap Aisyah membela Alana.

"Tu dengerin bang apa kata mami Ais." ucap Alan.

Saga yang kesal karena tak bisa memarahi Alan hanya bisa menoyor dahi Alana begitu juga dengan Ken dia hanya menatap kesal kearah Alana yang begitu ceroboh. Helen yang sejak tadi diam saja mendekat kearah Alan tapi Alan bersikap biasa saja dengan senyum kecil nya.

"Kak Alan kenapa hujan - hujanan, tadi abang Saga jemput kakak di area basket tapi kakak sudah gak ada Helen pikir kakak sudah pulang." ucap Helen yang tak tahu jika penyebab Alana masuk rumah sakit adalah patah hati.

"Tadinya emang mau pulang cuma karena sudah turun hujan ya gak sempat berteduh." jawab Alana dengan berbohong.

"Kak, kakak gak marah kan aku jadian sama kak Rizki." bisik Helen.

Alan yang mendengar bisikan Helen hanya tersenyum terpaksa dan Alan melihat senyum manis Helen.

Setelah melihat kondisi Alana yang sudah membaik, semua orang pulang dan hanya ada kedua orang tua Alan saja di ruangan tersebut.

*******

Saat pagi di rumah Raka seperti biasa dia bersiap - siap untuk pergi bekerja, sedangkan Maharani yang melihat suami nya selalu berangkat pagi sekali merasa aneh.

"Tumben mas sekarang berangkat pagi terus sekarang?" tanya Mahar yang mulai menaruh curiga.

"Iya jadwal penerbangan nya pagi." jawab Raka.

"Bukan nya biasa mas jadwal sekitar jam 10 siang kenapa sekarang pagi terus?" tanya Maharani.

"Astaga Maharani kamu curiga, mas ini kerja kamu pikir apa! Aneh kamu suami kerja di curiga." kesal Raka.

"Bukan curiga mas tapi aneh saja mas kan." belum selesai ucapan Mahar, Raka langsung memotong nya.

"Sudah lah mas mau berangkat dulu, malah di ajak debat. Mas pergi assalamualaikum." ucap Raka.

Raka sengaja memotong ucapan istrinya agar mahar tak terlalu banyak bertanya karena semakin di layan Mahar semakin jadi.

Mahar yang mendengar ada bicara suami nya terdengar kesal hanya diam tapi otak nya mulai berpikir karena Raka tak pernah berangkat pagi. tapi dalam beberapa bulan ini sang suami selalu pergi pagi.

Raka melajukan mobil nya dengan kesal terhadap Mahar yang selalu berprasangka buruk. Lagi - lagi Raka pergi ke makam Indah tanpa sepengetahuan dari istrinya. Raka berhenti di toko bunga dengan 1 karangan bunga. Tanpa Raka sadari jika Mahar yang curiga mulai mengikuti mobil suami nya dan terkejut saat dia melihat sang suami membeli 1 buket bunga anggrek.

"Untuk siapa bunga itu, Mas Raka tau aku gak suka anggrek, aku lebih suka melati, lalu bunga itu untuk siapa?" batin Mahar mulai bertanya - tanya.

✧༺♥༻✧

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!