NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Time Travel / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:702.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zakiya el Fahira

Kalila gadis yang berasal dari negara indonesia , dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju ke Negara I untuk melanjutkan kuliah s2 nya , namun jiwanya bukan pergi ke alam baka , melainkan masuk ke raga seorang gadis cantik yang bernama NEVA QUEEN MARTINEZ .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Di dalam mobil Hugo gelisah melihat istrinya yang sejak tadi tidak bicara sepatah katapun , Hugo tidak henti hentinya mengumpati Demian yang membawa Fiona ke perusahaannya , yang mana membuat mood istrinya langsung downd .

'' Jack berhenti di depan gerbang saja , tidak perlu masuk ke parkiran '' . Tukas Neva , karna saat ini Hugo tengah mengantarkan Neva berangkat ke kampus .

'' Baik Nona '' . Timpal Jack .

Neva langsung membuka pintunya saat Jack sudah menghentikan kemudinya di depan gerbang seperti yang di minta olehnya .

'' Sayang tunggu '' . Hugo menahan pergelangan tangan Neva , dan mau tak mau Neva duduk kembali di jok mobil .

'' Apa ! '' . Ketus Neva , dia masih kesal dengan Fiona yang terang terangan menghinanya di depan Hugo tadi, untung dirinya masih bisa mengontrol emosinya jika tidak sudah pasti Fiona babak belur karna bogeman darinya , namun dia bersumpah jika melihat Fiona masih berani menghinanya lagi , dia benar benar akan membogem Fiona sampai jelek .

'' Kamu marah ya sama aku ?'' . Tanya Hugo dengan wajah melasnya .

'' Aku tidak marah sama kak Hugo , aku hanya lagi kesal sama teman kecil kak Hugo itu , awas aja jika dia berani menghinaku lagi , aku benar benar akan menonjok muka sok cantiknya itu ''. Grutu Neva dengan tangan mengepal ke atas , sedangkan Hugo terkekeh melihat kekesalan di wajah istrinya , lalu dia menarik istrinya ke dalam pelukannya .

'' Aku suka kalau kamu lagi marah marah gini, terlihat makin menggemaskan '' . Ujar Hugo mencium pucuk kepala Neva , baginya lebih baik Neva mengomel dari pada diam saja , yang menurutnya itu lebih menakutkan .

'' Gila '' .

'' Sudah ah,,. aku mau turun , entar aku telat masuk kelas , mana dosennya killer lagi '' . Ujar Neva .

'' Ok , hati hati ya sayang , belajar yang rajin , nanti aku jemput '' . Ucap Hugo mengecup lagi pucuk kepala istrinya .

'' Iya '' . Sahut Neva lalu keluar dari dalam mobil Hugo .

Sedangkan Demian yang sudah kembali ke perusahaannya dia memarahi Fiona , yang tadi menggoda Hugo saat mereka sedang membahas kerja sama .

''Fio , kakak gak mau lagi , liat kamu menjelekkan Neva di depan Hugo seperti tadi '' . Ujar Demian .

'' Kenapa kak Demi belain Neva , kenyataannya dia memang seperti itu , dia yang sudah menggoda Kak Hugo , dia juga yang merebut Kak Hugo dariku '' . Sahut Fiona marah .

'' Apa kamu dan Hugo pacaran , kenapa bisa menuduh Neva merebut Hugo darimu '' . Ucap Demian yang langsung membuat Fiona bungkam .

'' Ya,, ya,, pokoknya dia yang sudah merebut Kak Hugo , karna aku yang lebih dulu kenal Kak Hugo , bukan Neva '' . Sahut Fiona tak mau kalah .

Demian menghela nafasnya dengan sifat kerasa kepala Fiona . '' Terserah kamu saja lah , kakak tidak ikut campur , mudah mudahan kamu tidak menyesal '' . Tukas Demian lalu meraih berkas berkas yang ada di atas meja kerjanya .

Sedangkan Fiona hanya mendengus , dan memilih duduk di sofa yang berada di ruangan Demian .

 " Huh.. Awas aja kamu Neva , aku akan merebut Kak Hugo kembali darimu " . Batin Fiona dengan tangan terkepal .

Demian beranjak berdiri dan mendekati Fiona, sembari membawa salah satu berkas tentang cara kinereja perusahaan , lalu memberikannya pada Fiona , dan Fiona mentap Demian dengan dahi mengerut .

'' Pelajarilah , bukannya kamu ingin membantu Kakak di sini '' . Ujar Demian .

'' Huh,,, malas , aku mau jalan jalan '' . Sahut Fiona beranjak berdiri , dan pergi keluar dari ruangan Demian .

Brakkk

Demian mengelus dadanya melihat Fiona yang keluar begitu saja , sejak kecil Fiona selalu di manja oleh kedua orang tuanya juga termasuk dirinya , yang mana membuat Fiona tumbuh menjadi gadis keras kepala , dan apapun yang di inginkannya harus tercapai .

'' Fio , aku harap kamu tidak berambisi untuk memiliki Hugo , aku tidak ingin kamu menyesal nantinya '' . Gumam Demian , dia tadi saat tak sengaja bersitatap dengan Neva , dia bisa melihat jika Neva yang sekarang bukan seperti Neva yang dulu ia kenal , dia seperti melihat orang lain yang sangat sulit untuk di hadapi .

Fiona pergi ke butik ternama di kota seorang diri , dia begitu menikmati memilih ini dan itu dalam butik itu , sampai tak sadar dia menyenggol seseorang yang juga sama sama melihat lihat koleksi baju butik itu .

'' Bibi Clau '' . Seru Fiona terkejut , saat melihat wanita yang tak sengaja ia senggol .

'' Fiona '' .

'' Ya Tuhan bibi , lama tidak bertemu '' . Ujar Fiona senang sembari memeluk ibu Hugo .

'' Sayang , bagaimana kabarmu ?, kapan kamu pulang dari luar negri '' . Tanya Claudia dengan tersenyum .

'' Fiona baik bibi , Fiona baru kemarin yang pulang '' . Jawab Fiona .

'' Ayo kita ke restoran sebrang jalan , sekalian kita ngobrol , sudah lama banget loh bibi tidak ketemu kamu '' . Ajak Caludia .

'' Iya bibi '' .

Lalu kedua wanita beda usia itu berjalan sama sama menuju ke restoran sebrang jalan , mereka memilih tempat vip yang berada di lantai satu .

'' Fio , kamu makin cantik aja '' . Ujar Claudia .

'' Terimakasih Bibi , bibi juga makin cantik kok '' . Timpal Fiona membuat Claudia terkekeh .

'' Oh iya bibi , bagaimana kabar kakek Will ?'' . Tanya Fiona .

'' Syukurlah , Kekek Will masih sehat '' . Jawab Claudia .

'' Syukurlah kalau begitu '' .

Dan kedua wanita itu sama sama diam saat dua pelayan datang dengan membawa pesanan mereka , dan meletakkan di atas meja.

'' Silahkan di nikmati Nyonya , dan Nona '' . Ujar si pelayan membungkukkan badannya dengan sopan .

Setelah kepergian dua pelayan itu , Claudia dan Fiona mulai menikmati makanan yang mereka pesan , dan sesekali Claudia bertanya tentang kuliah Fiona di luar negri .

'' Bibi , aku tidak tahu kalau kak Hugo ternyata sudah menikah '' . Ujar Fiona tiba tiba .

'' Iya sayang , sudah hampir empat bulan '' . Timpal Claudia .

'' Maaf bibi , tapi kenapa tidak ada media yang menyiarkan pernikahan Kak Hugo ? , kan secara Kak Hugo pengusaha yang sangat di segani di negara I '' . Tanya Fiona sedikit penasaran .

'' Oh , itu permintaan Hugo sendiri , bibi sendiri juga tidak tahu apa alasannya '' . Jawab Claudia menutupi alasan yang sebenarnya.

'' Tapi Bibi , setahu Fio , Kak Hugo dari dulu selalu menolak Neva , aku terkejut saja saat tahu kalau Kak Hugo menikah sama Neva '' . Tukas Fioan dengan tangan terkepal .

'' Kakek Will yang menjodohkan mereka Fio , jadi mau tidak mau Hugo menerima perjodohan itu '' . Timpal Claudia , dan Fiona hanya mengangguk anggukkan kepalanya .

Sedangkan tepat jam sembilan malam , Hugo dan Neva baru kembali ke mansion Martinez , keduanya juga sudah makan malam di restoran , saat perjalanan pulang tadi , lalu keduanya langsung masuk ke dalam kamar mereka .

'' Kak Hugo mandi saja duluan '' . Tukas Neva .

'' Kenapa kita tidak mandi bareng saja '' . Sahut Hugo yang langsung mendapat pukulan di punggungnya .

Bughh

'' Aduhhh ,, kok di pukul sih sayang '' . Rengek Hugo .

'' Biar tidak punya pikiran mesum '' . Sahut Neva dan duduk di sofa panjang yang ada di kamar itu.

'' Apa salahnya mesum sama istri sendiri '' . membuat Neva langsung melirik Hugo dengan tajam , yang mana membuat Hugo terkekeh dan buru buru masuk ke dalam kamar mandi .

Saat larut malam Hugo terbangun saat merasakan ranjang di sampingnya kosong .

'' Istriku kemana ?'' . Gumam Hugo dengan kedua mata yang masih sangat berat , namun dia mengerutkan dahinya saat telinganya mendengar suara Neva dari arah balkon kamarnya , yang seperti sedang mengobrol dengan seseorang .

'' Istriku sedang mengobrol sama siapa ?''.gumam Hugo bertanya tanya , karna penasaran Hugo menurunkan kakinya dan berjalan mendekat kearah pintu balkon , namun Hugo langsung menegang di tempatnya saat melihat jelas dua orang yang sedang mengobrol di balkon itu .

'' Ne,,, Neva ''

1
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Indy Metta
ketiga...bukan berempat 🤦🤦🤦
Indy Metta
Jack to Felix
Siti solikah
cuma menjadi tukang cuci piring mau membalas Demian huh
Siti solikah
Fiona hanya beban keluarga
Siti solikah
ternyata Jessy tidak seburuk itu
Siti solikah
bagus
Siti solikah
pasti yang ngirim video nya queen
Siti solikah
dasar si pick me
Siti solikah
bagus
Siti solikah
novelnya bagus
Siti solikah
bagus
Siti solikah
seru
Siti solikah
bagus
Siti solikah
apakah itu ibu neva
Siti solikah
bagus
Siti solikah
apakah Neva mengobrol dengan Neva asli
Siti solikah
mantap
Siti solikah
aku ga setuju endingnya damian sama jessy,kayak ga ada cewek lain aja
Siti solikah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!