Diandra Zivana Athalla seorang gadis yatim piatu yang mencari nafkah dengan berjualan di taman kota setiap malamnya.
Diandra memiliki seorang sahabat yang bernama Galen Baim Pratama Syahputra. Galen sering menemani Diandra berjualan.
Suatu malam, Galen ada acara sehingga tidak bisa menemani Diandra. Gadis itu pulang dengan sepedanya.
Di tengah perjalanan seorang pria menghentikan sepedanya. Diandra diberi obat bius hingga pingsan. Setelah itu Diandra diperkosa. Trauma karena perkosaan membuat Diandra menjadi bisu.
Merasa bersalah dan juga kasihan dengan nasib Diandra, Galen menikahi Diandra.
Saat ijab kabul berlangsung, Diandra mengetahui jika pria yang memperkosanya itu adalah kakak kandung Galen yang bernama Adyatma Mahavir Alister Bagaskara.
Bagaimana kisah selanjutnya? Siapkan tisu sebelum melanjutkan membaca novel ini.
follow ig mama : reni_nofita79
Untuk mengenal dan mengetahui novel mama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Dua Puluh Empat. CTK.
Galen memeluk Diandra dan memintanya tidur dengan beralaskan lengannya sebagai bantal.
"Sayang, aku boleh bertanya sesuatu?" tanya Galen.
"Sepuluh juga boleh," jawab Diandra.
Diandra merubah tidurnya miring menghadap Galen dan memeluk tubuh suaminya itu. Galen mengecup dahi Diandra sebelum bicara lagi.
"Tapi janji kamu nggak akan marah jika aku bertanya?"
"Emang kamu mau tanya apa, sih?"
Galen kembali mengecup Diandra. Kali ini Galen mengecup pucuk kepala Diandra.
"Kamu tidak suka dengan abang Adit?"tanya Galen pelan.
"Ya, aku tidak suka," ujar Diandra.
"Kenapa kamu tidak suka?" tanya Galen lagi. Galen sebenarnya kaget mendengar ucapan Diandra. Namun Galen pura-pura tidak peduli takut Diandra salah paham, mengira dirinya marah.
"Aku sebenarnya bukan tidak suka, tapi mencoba tidak akrab dan dekat dengan pria mana pun, untuk menghargai kamu sebagai suami."
"Maafkan aku, Sayang." Galen membawa Diandra ke dalam dekapan dadanya.
"Adit itu abang-ku. Nggak apa kamu sedikit dekat. Aku nggak akan cemburu."
"Aku yang tidak mau dekat dengan pria manapun kecuali kamu. Dekat dengan pria lain membuat aku jadi ingat peristiwa pelecehan itu."
Air mata Diandra tidak bisa ditahan lagi. Dirinya merasa serba salah. Jika jujur, takut Galen akan meninggalkan dirinya karena merasa bersalah abang kandungnya sendiri yang telah melecehkan Diandra.
"Jangan menangis. Jika emang kedekatan dengan pria membuat kamu teringat peristiwa itu, aku juga tidak akan memaksa."
Galen mengecup seluruh bagian di wajah istrinya itu. Galen mengecup bibir Diandra cukup lama.
Galen mulai terbawa suasana. Sebagai pria normal, selama dua minggu lebih pernikahan mereka, Galen sudah berusaha menahan napsunya.
Kecupan itu saat ini mulai menuntut. Galen me*lu*mat bibir Diandra perlahan. Wanita itu juga mulai membalasnya. Diandra melakukan apa yang Galen perbuat dengan bibirnya.
Cukup lama mereka larut dengan saling memainkan lidah. Saling membelit. Ketika Galen. melihat Diandra mulai kewalahan dan tampak sesak napas, Galen melepaskan pagutannya.
"Aku mencintaimu, Diandra." Galen kembali mengecup bibir wanita itu dengan lembutnya.
"Apa kamu ingin menuntut hak kamu sebagai suami?" gumam Diandra.
Diandra melihat Galen yang hampir setiap saat menarik napas dan mengeluarkan keringat dingin seolah sedang menahan sesuatu.
"Nanti aja, saat kamu telah siap. Aku nggak mau ini akan membuat kamu kembali trauma."
"Aku nggak apa. Jika kamu emang menginginkan hak kamu, aku siap."
"Udahlah, aku takut kamu trauma. Aku nggak kamu sakit, karena melihat kamu tertekan dengan peristiwa itu, aku yang merasa lebih sakit."
Bagaimana jika kamu tau, orang yang melecehkan kamu itu adalah Adit, abang kandungmu. Pasti rasa bersalah kamu lebih besar dari Adit sang pelaku.
Diandra mengecup pipi Galen dan berbisik,"Aku telah siap untuk melakukan kewajibanku sebagai seorang istri."
"Aku takut kamu trauma lagi."
"Aku nggak akan trauma karena aku telah menerima dengan ikhlas semua yang terjadi dalam hidup ini. Aku menyadari, semua yang aku alami dan terjadi dalam hidup ini pasti ada hikmahnya."
"Sayang ...." Galen memeluk erat Diandra.
Setiap manusia memiliki masalahnya sendiri-sendiri dalam menjalani kehidupan ini. Saat kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, terkadang membuat seseorang kehilangan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap orang membutuhkan dukungan serta motivasi agar berani melangkah melanjutkan perjalanan hidupnya.
Jangan pernah menyesali sehari dalam hidupmu. Hari-hari baik memberimu kebahagiaan dan hari-hari buruk memberimu pengalaman.Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya.Terkadang kita diuji, bukan untuk menunjukan kelemahan yang kita miliki, akan tetapi untuk menemukan kekuatan yang sebenarnya kita miliki.Jangan pernah menyesali masa lalu yang pernah terjadi sebelumnya, tetapi belajarlah dari masa lalu tersebut.
...****************...
Bersambung
semua saling memaafkan dan tidak menaruh dendam lg..
walopun di cerita ini Adit belum dapat pasangan, setidaknya penyakitnya sudah sembuh dan berubah menjadi lebih baik perilakunya..
semoga Diandra jg bisa sembuh total walopun tanpa harus ke psikolog..
dengan didampingi suami dan anak tercinta serta dukungan seluruh keluarga besar Galen..
baru tau ternyata Adit juga jatuh cinta sama Diandra sayangnya gak terbalaskan..
setelah tau Galen jg jatuh cinta sama Diandra, penyakit hati Adit kambuh dan akhirnya Diandralah yg jadi pelampiasannya..
di sini bisa kita ambil pelajaran, jika ingin menikah harus benar2 siap mental terutama..
karena ini dibutuhkan dalam menghadapi masalah apapun nantinya yg pasti dihadapi dalam dunia pernikahan..
finansial, anak, konflik dg keluarga besar semua pasti pernah mengalaminya..
satu hal yg penting, jangan pernah membanding-bandingkan anak2 kita, karena setiap anak terlahir berbeda sekalipun dari ortu yg sama..
jadi treatment tiap anak pun jg berbeda satu sama lain..
keren banget mam ceritanya..
ini novel terakhir yg kubaca di kategori "cinta yg menyedihkan"..
cuss lanjut novel2 di kategori lainnya..
jangan bosen baca komenku ya mam..
semoga sehat terus..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
terimah kasih thoor ❤️❤️
tetaplah berkarya ini