NovelToon NovelToon
Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang

Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: iska w

Balada cinta rumah tangga memang tidak selamanya mulus, terkadang walau dari luar nampak indah dan mesra, namun siapa sangka akan hancur begitu saja.
Moment aniversary pernikahan tahun kelima Gemintang hancur berantakan, disaat William suami yang sangat dia banggakan beradu des@h@n dengan kakak iparnya sendiri didalam kamarnya, bahkan disaat pesta masih berlangsung. Padahal selama ini keluarga mereka hidup rukun dalam satu atap, karena kakak kandung Gemintang bekerja sebagai pelayar yang jarang pulang, dan kasihan jika istrinya harus tinggal dirumah sendirian, ternyata rasa kasihan itu malah menjadi duri dalam hubungan adeknya dan juga dirinya sendiri.
Akankah Gemintang mampu bertahan, atau lebih memilih rela melepaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iska w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. It'll be okey

...Happy Reading...

Rasa malu masih menyelimuti hati Gemintang, dia pun tidak menyangka akan melakukan hal ini, seingatnya tadi dia tidur sendiri di ranjang itu karena Chris pergi keluar dari kamarnya.

Namun ternyata saat terbangun keadaannya sudah berbeda, bahkan Gemintang malah jadi merasa segan, karena Chris seolah memberikan perhatian dan menunjukkan sisi lain darinya.

" Emm... aku masih kenyang kok, lagian kalau laper aku bisa makan dirumah saja, kalau begitu aku mau pulang saja mas, makasih buat obatnya dan terimakasih juga karena sudah meminjamkan tempat istirahat buat aku tadi." Gemintang langsung memilih berpamitan saja, moodnya tiba-tiba memburuk seketika.

" Duduk diam disana!" Ucap Chris dengan tegas.

" Beneran mas, aku nggak mau ngrepotin mas lagi, aku pulang saja, permisi."

Sebenarnya alasan yang lain dia juga tidak mau jika terlalu lama disana, bisa menjadi fitnah bagi orang-orang yang tidak suka dengannya, soalnya status dia saat ini masih sah menjadi istri William.

" Selangkah saja kamu beranjak dari sana, sudah pasti kamu akan menyesal nantinya."

Entah mengapa Chris seolah tidak terima jika Gemintang tiba-tiba pergi karena adanya Peter dirumah itu, karena dia masih mengkhawatirkan keadaan Gemintang disana.

" Tapi...?"

" Bisa nggak sih jadi perempuan itu tinggal bilang 'YA' aja, apa susahnya emang, ribet banget kamu?" Chris langsung menajamkan arah pandangannya yang membuat nyali Gemintang langsung mengerut.

Ya biar nggak ribet makanya aku pulang aja maszeh!

" Hmm... ya sudahlah, tapi boleh aku pinjam itu?" Gemintang menunjuk sebuah gitar disudut ruangan, daripada dia semakin segan saat hanya menjadi penonton juru masak sambil berpangku tangan nantinya.

" Bagus... sang wanita jadi mandor, yang pria banting tulang memasak didapur!" Ejek Peter kembali yang sebenarnya tidak terima saat itu.

" Ngomong sana sama tembok, yang punya rumah aja nggak protes, kok jadi kamu yang sewot!" Umpat Gemintang yang langsung tersenyum sinis kearahnya, rasa kesalnya menjadi bertambah beribu kali lipat dengan Peter.

" Pakailah." Ucap Chris sambil memasang celemek berwarna hitam di tubuh kekarnya.

Selain tampan dan mapan, dia ternyata jago memasak juga ya? benar-benar pria idaman, astaga... sadar Gemintang, jangan lihat orang hanya dari luarnya saja, karena kebusukan seseorang tidak tercivm diawal pertemuan.

" Awas saja kalau sampai suaramu merusakkan gendang telingaku, aku masukkan kamu ke kandang Harimau!" Lagi-lagi Peter mencari perkara dengan Gemintang.

" Jangan khawatir kalau gendang telingamu rusak aku mampu kok menggantinya."

" Cih... dengan apa?"

" Dengan gendang telinga kucing, agar kamu bisa lebih jinak dan tidak merusak mataku saat aku mau tidak mau harus melihat kelakuan burukmu itu!" Gerutu Gemintang sambil melenggang dan duduk di sofa.

" Hei... kau ya!" Peter ingin mendekat kearah Gemintang yang meledeknya dari sofa namun Chris langsung mencegahnya.

" Peter potong sayurnya, kita masih ada meeting!" Chris bahkan sayur yang baru saja dia ambil dari kulkas.

" Lagian ngapain juga sih kita masak? tinggal delivery saja apa susahnya!" Umpat Peter yang memang malas dalam dunia perdapuran, walaupun dia termasuk jago masak juga, saat kuliah di luar negri bersama Chris mereka berdua memang sering masak sendiri, kalau sedang rindu masakan ala negara sendiri.

" Dia harus makan makanan yang sehat, nggak boleh kebanyakan makan MSG biar imunnya kuat." Ucap Chris kembali, tangannya langsung cekatan dalam memotong bumbu-bumbu dapur.

" Kenapa juga aku harus perduli?" Peter kembali bersuara.

" Kalau kamu nggak bisa diam, nanti pergi meeting sendirian!"

" A.. E.. lah, kenapa jadi elu yang ribet!" Peter hanya bisa menurut, karena bagaimanapun juga tanpa Chris dia masih ragu untuk bisa memimpin jalannya meeting sendirian.

Akhirnya walau dengan bibirr yang dia monyong-monyongkan dan hati yang tidak ikhlas Peter tetap melakukan pekerjaannya.

" If you tell me you're leaving, I'll make it easy

It'll be okay.."

(Jika Anda katakan padaku kau akan pergi, aku akan membuatnya mudah, Ini akan baik-baik saja)

Tiba-tiba aktifitas dua pria tampan didapur itu sejenak terhenti dan langsung kompak menoleh kearah Gemintang yang sudah memangku gitar akustik milih Chris sambil melantunkan sebuah lagu melow.

" If we can't stop the bleeding, we don't have to fix it, We don't have to stay, I will love you either way,

It'll be okey.."

(Jika kita tidak bisa menghentikan sakitnya, kita tidak harus memperbaikinya, Kita tidak harus tinggal, bagaimanapun juga, aku akan mencintaimu, Ini akan menjadi baik-baik saja)

Suara Gemintang sangat merdu dan mendayu-dayu, seolah dirinya menyanyikan lagu itu sambil meresapi dengan hati yang paling dalam.

" Apa wanita itu sedang patah hati?" Jiwa kepo Peter langsung menduga-duga.

Apa dengan mas-mas yang dia sebut dalam mimpinya tadi? argh... kenapa aku harus perduli? eh.. tapi ini menyangkut dengan perjanjian kami juga, bagaimana kalau sudah ketahuan ayah sebelum aku menyudahi semua sandiwara ini, bisa gawat ini nanti.

" Lanjutkan semuanya, aku ingin bicara dengannya." Chris langsung melepas celemeknya.

" Heh...Chris? kamu sudah gila ya?" Peter langsung berkacak pinggang, kenapa jadi dia yang harus meneruskan memasak pikirnya, apalagi masakan ini ditujukan kepada Gemintang si musuh duelnya.

" Aku kasih hadiah istimewa, untuk ulang tahunmu nanti."

" Huh... kalau itu aku nggak bisa nolak, motor sport ya!" Ucap Peter yang langsung mengutarakan keinginannya.

" Atur saja!" Jawab Chris yang langsung melempar celemek yang tadi dia pakai kesembarang arah.

" Siap bos!" Peter langsung tersenyum dan memasak dengan semangat.

Chris langsung berjalan mendekat kearah Gemintang dan duduk disampingnya.

" Siapa yang kamu panggil Mas Iam tadi?" Chris baru mengingat tentang igauan Gemintang saat demamnya tinggi tadi.

Hah? kapan aku memanggil mas William?

" Siapa? kapan aku memanggilnya?" Gemintang langsung meletakkan gitar itu kembali.

" Apa dia kekasihmu?"

" Hah?"

Dia bahkan suamiku!

" Saat demam tadi kamu menyebut-nyebut namanya, dan kamu terus mengoceh bilang jangan pergi, jangan tinggalkan aku, maksud kamu si mas Iam itu tadi?" Tanya Chris memastikan, padahal dia tadi sempat sedikit Ge Er, namun ternyata bukan memanggilnya, padahal dia sudah mengorbankan lengannya yang bahkan sampai kebas karena digunakan sebagai bantal untuk Gemintang tidur.

" Dia hanya seseorang yang ingin aku coba untuk dilupakan." Jawab Gemintang yang langsung menghela nafasnya perlahan.

" Kamu masih mencoba untuk mempertahankannya?" Tanya Chris yang masih mencoba mengulik.

" Berbagai cara telah aku lakukan, namun cinta tetap saja condong pada perpisahan." Jawab gemintang dengan tatapan kosong.

" Kalau begitu lepaskan dia." Entah mengapa Chris ingin sekali mengutarakan hal itu.

" Tidak semudah itu."

" Kenapa, kamu masih sangat menginginkan dia?"

" Ceritanya memang singkat, namun melekat, dia hanya sekedar hadir bukannya takdir, dan ini hanya sebuah momen bukan komitment." Gemintang bahkan tertunduk lesu.

" Gilak... dalam banget bahasa kamu, tapi cukup kamu tahu saja, dalam hidup itu jika momen yang hadir itu menyakitkan buat apa dikenang, memangnya dia pahlawan? lepaskan saja, jangan jadi bod○h karena mencintai seseorang yang belum tentu menjadi takdirmu, lupakan semua itu nggak penting!"

Walau sebenarnya kata-kata Chris tajam menusuk kalbu, namun ada benarnya juga pikirnya.

" Kalau bisa aku juga pengen banget refresh otak, delete semua masalah, format semua kekecewaan, trus tinggal instal ulang masa depan yang cerah, tapi itu sulit!" Gemintang mengusap wajahnya dengan kasar, dia pun masih ragu harus melangkah kemana, seperti apa dan dengan siapa?

" Apa dia selingkuh?" Pertanyaan Chris langsung tepat pada sasaran.

" Hmm." Sebenarnya dia malu untuk mengakuinya, namun apa daya, raut wajahnya saja sudah tidak bisa berbohong kalau dia adalah wanita yang tersakiti.

" Aku sudah bilang, jangan jatuh cinta kalau tidak mau terluka!"

" Bukannya cinta itu adalah anugerah Tuhan yang tidak bisa kita hindari? Trus apa aku harus menolaknya walau dalam hati aku menginginkannya."

" Dasar budak cinta!" Chris langsung berdecih.

" Apa kamu tidak percaya akan dahsyatnya cinta saat dia sudah datang menghampiri kita?" Gemintang mencoba untuk membela makna sebuah cinta.

" Cih... aku sama sekali tidak tertarik dengan apa yang dinamakan cinta, karena semua itu tidak ada gunanya. Kalau kamu sudah berjuang tapi tidak pernah dihargai, ingat kata tukang bengkel!"

" Apaan?"

" Ini mah harus diganti!" Jawab Chris sambil mencoba menirukan.

" Ckk... nggak jelas!"

" Satu lagi, Kalau dia pergi meninggalkanmu tanpa alasan yang jelas, ingat kata tukang sate!"

" Apalagi sih?"

" Mau ditinggal apa ditunggu." Chris bahkan mengucapkannya tanpa merasa bersalah sama sekali.

Ingin sekali rasanya Gemintang memprotesnya, namun apa daya, dia pun tidak bisa menjabarkannya, karena dia sendiri yang mengagung-agungkan atas nama cinta, akhirnya terluka sendiri dengan itu semua.

..." Temukan jalan tebaikmu, dengan selalu mengikuti apa kata hatimu."...

1
Surati
bagus
Depiyanti Oktaviansyah
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
kasian lewis gak dikasi jodoh sm author
Atoen Bumz Bums
lewis dikemanain thor kok gak ada critanya dipesta adiknya
Atoen Bumz Bums
masalah besar
Atoen Bumz Bums
banyak yg gak sabar krna terlalu dipanjangin
Atoen Bumz Bums
tinggal baca aja kok binatang dibawa2.
gak suka skip
hargai karya org lain
Atoen Bumz Bums
semangat sabrina krna ada sahabat rs keluarga yg mendukungmu
Atoen Bumz Bums
punya suami pelayaran dpt byk duet tp kesepian
dpt suami krja dkt rumah dpt duet lbh sikit tp pikiran tenang krna tiap hr ada
pilih yg mana???
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sabrina bru liat tuyul diatas genderuwo dibawah
Atoen Bumz Bums
maszeh...maszeh...
Atoen Bumz Bums
kok aku ketawa2 y tiap baca umpatan2 si Gem
Atoen Bumz Bums
bergerak cpt napa gem
Atoen Bumz Bums
knpa gak sewa detektif buat cari bukti byk2 biar cpt kelar
Atoen Bumz Bums
berasa nonton sinetron ikan terbang
Atoen Bumz Bums
sabrina napa hp lu gak lu amvil trus direkam
Andriyani
sukaaaaaaa...lucuuu.....ceweknya keren.....
Akun Lima
athor anjink
Akun Lima
dah lah thor gak usah buat novel banyak drama pemeran utamanya gak tegas lembek anjink kau thor
Akun Lima
othor gila bjir anjink smoga mati kelindes mobil amin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!