Vera Amalia umur 21 tahun, dia adalah seorang mahasiswi yang sangat cantik. Dia adalah idola kampus. Banyak cowok-cowok yang mengejar-ngejar dia, tapi hati vera sudah terpaut kepada seorang cowok yang rupawan, sebut saja namanya Dion. Mereka sudah pacaran cukup lama. Vera sangat mencintai Dion, tapi tidak disangka-sangka ternyata Dion berselingkuh dengan sahabat Vera..
Kira-kira apa ya yang akan dilakukan Vera saat dirinya mengetahui perselingkuhan sang pujaan hati dengan sahabat terbaiknya. Ikuti terus ceritanya ya..
Cerita aku ini hanya Fiktif belaka, jika ada kata-kata yang tidak menggenakan hati aku minta maaf. Kita ambil sisi baiknya dan kita buang sisi buruknya.
Terimakasih,
🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pindah kampus
Vera berencana memberitahu Mila tentang rencananya untuk pindah kuliah.Vera berjalan menghampiri Mila yang sedang duduk diruang keluarga..
" Ma..Vera mau bicara sesuatu ni sama mama.." Ucap Vera sambil duduk disamping Mila.
" Kamu mau bicara apa sayang ? " Tanya Mila yang masih fokus melihat acara tv.
Vera merasa takut dan gelisah.Vera takut Mila tidak akan mengizinkannya untuk pindah kuliah.Apalagi kampusnya sangat jauy,bahkan Vera harus tinggal dirumah neneknya..
" Sayang..kok diam aja,kamu mau bicara apa sama mama ?
" Emm..gini Ma..Vera mau pindah kuliah Ma,Vera nggak mau satu kampus sama Dion dan Tantri.." Ucap Vera gugup.
Mila mematikan tv dan menatap wajah anaknya..
" Sayang kenapa harus pindah kuliah kan setahun lagi kamu sudah mau lulus..
" Iya sih Ma tapi Vera nggak sanggup jika harus ketemu Dion dan Tantri tiap hari,hati Vera masih sakit Ma,Vera ingin melupakan semuanya..
" Memangnya kamu sudah pikirin kemana kamu akan pindah ?
" Sudah Ma,Vera ingin pindah kekampusnya Ferdi,tapi Ma.." Ucap Vera ragu.
" Tapi apa sayang ?
" Tapi kampusnya jauh dari sini Ma..
" Dimana itu ?
" Dekat rumah nenek.." Ucap Vera pelan.
Mila menatap wajah Vera.Mila bisa melihat jelas dari raut wajah Vera kalau dia benar benar nggak ingin kuliah dikampus itu lagi.Mila nggak ingin menambah kesedihan Vera.Bagi Mila yang terpenting adalag kebahagiaan Vera.
" Kalau itu yang kamu mau,Mama setuju aja,tapi Mama nggak bisa nemenin kamu,karena mama nggak bisa ninggalin butuk mama..
" Tapi Mama nggak papakan tinggal sendirian..?
" Nggak papa sayang,tapi disana kamu harus mendengarkan kata kata nenek,jangan membuat nenek kamu cemas..
" Iya Ma..Vera janji..Makasih ya MaVera sayang banget sama Mama,," ucap Vera sambil memeluk Mila.
" Oya Ma..yang ngurus soal kepindahan Vera siapa ? Vera nggak mau datang kekampus itu lagi Ma..Vera nggak mau ketemu Dion dan Tantri lagi..
" Tenang saja biar Mama yang mengurus semua..kamu dirumah aja..
" Makasih ya Ma.." Ucap Vera lalu tersenyum.
Vera merasa lega.Akhirnya dia bisa pergi jauh dari kehidupan Tantri dan Dion.Vera ingin melupakan semuanya dan membuka lembaran baru..
" Sama-sama sayang..Oya Mama mau nanya sesuatu ni sama kamu..
" Apa Ma ?
" Kamu sebenarnya ada perasaan nggak sama Ferdi ? " Tanya Mila serius.
" Maksud Mama..!! " Tanya Vera nggak paham.
" Mama bisa lihat dengan jelas kalau Ferdi itu suka sama kamu,dia dengan sabar menghadapimu,menemanimu sayang,dia pria yang baik dan Mama sudah mengenalnya sejak dia masih kecil..
" Ma..untuk saat ini Vera nggak akan mikirin soal itu Ma,Vera ingin lulus kuliah dulu terus mencari pekerjaan..
" Ya kan Mama cuma ingin kamu bahagia sayang,Ferdi orang yang baik..kan nggak ada salahnya,tapi mama juga nggak akan memaksa kamu..
Vera tau maksud mamanya itu baik tapi Vera belum bisa sepenuhnya melupakan Dion.Bahkan disudut hatinya masih ada sedikit perasaan untuk Dion.Vera sudah sepenuhnya menyerahkan hatinya untuk Dion tapi ternyata hanya rasa sakit yang ia rasakan.
Vera juga nggak ingin menyakiti hati Ferdi dengan menjadikannya pelarian.Ferdi sahanat bak malaikat bagi Vera..
" Ma Ferdi itu sahabat terbaik Vera,dia sudah seperti kakak Vera sendiri..
" Mama mengerti sayang..mama juga nggak akan memaksa kamu kok sayang yang penting kamu bahagia..
" Makasih ya Ma..udah mau mengerti Vera.." Ucap Vera sambil memeluk Mamanya.
Tingtung..tingtung..
" Kayaknya ada yang datang Ma..
" Biar mama yang bukain pintu,kamu disini aja.." Ucap Mila lalu berdiri.
Mila berjalan menuju pintu depan.
Ceklek..( suara pintu terbuka )
" Dion..mau apa kamu kemari lagi ?
" Veranya ada tante ?
" Maaf Vera nggak ada dirumah,buat apa kamu cari Vera lagi,bukannya tante sudah membatalkan pertunangan kalian,..
" Dion tau tante tapi Dion ingin ketemu sama Vera,Dion mohon tante..
" Maaf Dion..Vera baru saja pergi.." Ucap Mila berbohong.
" Pergi sama siapa tante..? " Tanya Dion penasaran.
" Dia pergi sama Ferdi...
" Apa ? sama Ferdi tante.." Ucap Dion kesal.
" Iya..kenapa kamu kayak kesal begitu ?
" Nggak papa tante...kalau begitu Dion permisi dulu.." Ucap Dion lalu mencium tangan Mila.
Dion berjalan menuju motor dan naik keatas motor.Dion melajukan motornya meninggalkan rumah Vera.
Mila menutup pintu ( ceklek )dan berjalan menghampiri Vera.
" Siapa yang datang Ma ? " Tanya Vera penasaran.
" Dion...
" Apaaa !! Ngapain dia kesini lagi ? " Ucap Vera cemas.
" Dia mau ketemu kamu sayang,dia nggak akan menyerah sebelum kamu mau menemuinya..
" Terus tadi Mama bilang apa ?
" Mama bilang sama Dion kalau kamu lagi pergi sama Ferdi,tapi tadi Dion merasa kesal saat Mama sebut nama Ferdi..
" Sebenarnya dari dulu Dion nggak suka lihat Vera deket sama Ferdi Ma,katanya dia cemburu kalau melihat Vera deket sama cowok lain..
" Kalau dia nggak suka lihat kamu deket sama cowok lain lalu kenapa dia malah berhubungan sama Tantri,memangnya dia pikir dia siapa bisa bersikap seenaknya sendiri.." Ucap Mila mulai emosi.
" Vera juga nggak tau Ma,sebenarnya dulu Ferdi juga pernah memberitahu aku tentang Dion dan Tantri,Ferdi curiga diantara mereka ada hubungan khusus tapi Vera nggak mempercayainya,seandainya dulu Vera lebih mempercayai kata kata Ferdi maka nggak akan sampai sejauh ini Ma.." Ucap Vera yang kini mulai menitikan airmata.
" Sudah sayang,semua sudah berlalu..Mama yakin dibalik kesedihan kamu akan ada kebahagiaan yang sedang menantimu sayang.." Ucap Mila sambil menghapus airmata Vera,
" Makasih ya Ma..kalau nggak ada mama dan Ferdi mungkin Vera sudah nggak kuat Ma..rasanya benar benar sakit Ma..
" Kamu harus segara melupakan semuanya.Kamu juga harus memikirkan kebahagiaan kamu sendiri jangan terus menatap kebelakang..kebahagiaan kini telah menantimu didepan..
" Semoga aja Ma..
Vera sebenarnya belum yakin apa dia sanggup untuk melupakan Dion.Vera sudah berusaha untuk melupakan Dion tapi tetap tidak bisa..Cinta Vera sudah terlalu besar kepada Dion..bahkan nama Dion sudah terukir jelas dihati Vera.
Dalam hati Vera.." Aku harus kuat..aku barus bisa.."
🌟🌟🌟🌟