NovelToon NovelToon
Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: sinta amalia

BELUM MELEWATI PROSES RE-WRITE🙏

Salwa Zahratunissa, gadis manja berstatus pelajar SMA ,di usia belia nya ini dia sudah mendapat predikat sebagai istri seorang camat yang berusia jauh lebih tua darinya, melalui perjodohan oleh kedua orang tuanya.
Belum lagi dengan sifat dingin yang dimiliki oleh sang suami..mampukah Salwa menjalani hidupnya sebagai seorang istri diusianya yang masih muda ,dan hidup jauh dari kedua orangtuanya . Bagaimana pula proses pendewasaan diri yang akan terjadi di hidupnya bersama dengan Teuku Zaky Ananta ,disini kisah mereka dimulai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ijinkan abang mengenalmu

happy reading all 😍

.

.

.

.

.

.

.

bismillah

.

.

.

.

.

" sudah ???" tanya nya membuyarkan keterpakuanku ,dan aku mengangguk seperti boneka dashboard..

aku segera mengambil kamera dan mengecek hasil jepretan

" best...!! " aku terkikik...aku mulai ingat kalau harus kembali menuruni anak tangga ,wajahku kembali cemberut,betapa tidak jumlah anak tangga itu benar benar banyak...besok besok kalau ada perlombaan naik undakan tangga aku akan menang...dan betisku saja sudah seperti betis tukang becak.

" Om...kalo loncat dari sini kebawah sakit ga ya ???bakal mati ga ya ??" tanyaku melongok ke bawah , Om Za mengangkat alisnya sebelah

" mau dicoba ??" tanya nya yang malah membuatku semakin bergidik

" abisnya Salwa cape Om..harus naik turun tangga ,nanti betis Salwa gede..." alasanku

" cepat turun hari sudah mulai gelap ,belum shalat maghrib..." ucapnya yang beranjak meninggalkan ku ,ihhh ga ada peka pekanya...aku menghentakkan kakiku kesal...namun menyusul juga...

setelah sampai di bawah kaki ku serasa mau copot...aku menumpukkan tanganku di lutut..

" Om,,,kaki Salwa mau copot om...huwaaa...!!" jawabku sambil meringis ,ia berdecak ..." katanya mau menjelajahi Aceh,tapi baru saja satu tempat kamu sudah mengeluh ..." ucapnya dengan enteng.

daun putri malu saja lebih peka darinya bila disentuh,lahhh ini manusia satu sudah di gampar ,di tonjok masih saja cuek...

" gendong...!!!" pintaku

" hah ??! abang !! gendong kamu...?" tanya nya aku mengangguk sambil memelas .

" ini yang abang tak suka ,manja nya kamu... " ucapnya ,bukannya diiyakan malah semakin dimarahi...

laki laki menyebalkan ,dan sayangnya dia suamiku ...ingin menangis meraung-raung rasanya tapi banyaknya orang di tempat ini membuat harga diriku yang tinggal sebesar biji korek meminta dipertahankan...

" cepat bangun ,ini sudah masuk waktu maghrib kita harus kembali ke penginapan..." jawabnya

akhirnya dengan sisa sisa kekuatan ku aku berdiri melanjutkan jalanku " raja tega.." gumamku sambil menyenggol bahu Om Za...

aku langsung menjatuhkan tubuh di ranjang melepaskan beban yang menempel ,sedangkan Om Za langsung menyambar handuk dan baju gantinya .

.

.

.

" bersih bersih dulu terus ambil wudhu...abang tunggu sekarang,ga pake lama..."

selalu begitu, rasanya seperti aku merasakan bagaimana rasanya rakyat Indonesia di masa kolonial Belanda..." ishhh Londo...!!" sarkasku , namun tak ayal menurut ,setelah selesai mandi kami shalat maghrib bersama.

" mau cari makan di luar ??" tanya nya disaat aku meraih punggung tangan nya dan membawanya ke keningku, sepertinya malam ini kakiku sudah tak sanggup lagi untuk berjalan ,kuputuskan untuk makan di penginapan saja ,dan Om Za yang mencari makanan di luar.

" Om aja yang cari, Salwa tunggu di sini..kaki Salwa pegel ,takut copot..." jawabku

" oke,abang cari dulu makan,kamu tunggu disini..." ia mengacak rambutku " mau makan apa ??"

" emmhh terserah.." kalau soal makanan aku bukan tipe pemilih..apapun kumakan asal jangan batu dan kayu.

Om Za meraih kunci mobil lalu pergi.

.

.

.

.

aku mengucek mata saat udara terasa sangat dingin ,meraba raba bagian sampingku tak ada siapapun ,gemericik air menandakan Om Za yang sedang di kamar mandi.

ceklek

mataku langsung fresh pagi pagi sudah disuguhi pemandangan yang aduhai dari seorang pria matang ,hey..mata saja tak bisa berkhianat ,si gadis lugu sudah berubah... tetesan air yang masih tertinggal di kulitnya pengen deh ngelus...vitamin harian ku selama berada bersama Om Za...

" tunggu , Om mau ngapain ??" tanyaku yang menyadari Om Za akan memelorotkan handuknya ,mataku masih belum siap untuk melihat yang lebih membuat jantungku berdegup kencang lagi...

" mau ganti baju lah..."

" isshhhh...,ga tau malu banget ... po*rno*aksi Om..tunggu Salwa masuk dulu kamar mandi..." protesku yang terburu buru mencari handuk,dan peralatan mandi juga baju ganti.. Om Za tersenyum smirk sambil menggelengkan kepalanya

" kenapa harus malu..lagipula abang tidak po*rno*aksi ,kamu itu istri abang ingat..!!! cepat lambat juga kamu akan melihat dan merasakan semuanya,abang jamin kamu akan ketagihan..."

mataku membola,wajah dan telingaku memanas mendengar seorang Om Za berkata sefulgar itu

" astagfirullah.... mulutnya minta dijahit..." ucapku ,bukannya merasa bersalah Om Za malah mendekat padaku pelan pelan ,sontak aku ikut mundur sampai mentok ke tembok ,jujur aku merasa belum siap untuk hal yang berbau bau intim...aku menutup mataku , tepat di depanku wajah Om Za ,deru nafasnya segar menerpa kulit wajahku sudah seperti beduk, jantungku dag dig dug tak berirama.

" fiuhhhh...!!" ia meniup wajahku

" otak kamu perlu dicuci...sana mandi..." ucapnya ,aku membuka mata dan menatapnya tajam satu set alat mandi ku layangkan mengenai kepalanya ,yang sudah beraninya mengerjaiku..ia malah tergelak ,baru kali ini aku melihatnya tertawa puas...uhhh tampannya...cuek dan datar saja sudah tampan apalagi kalau tersenyum dan tertawa begini ,woahhhh pengen ku kresekin aja tuh muka biar mata mata perempuan ga liat terutama tante Cut...

.

.

.

.

Hari ini om Za mengajakku ke sebuah pantai bernama Teupin Layee ,bak pasar rakyat ,pantai yang asri,panorama yang indah,dan wisatawan yang berlalu lalang menjadi pemandangan yang tak asing lagi di pantai ini ,tak hanya itu di pantai ini juga berjejer rumah rumah kayu yang nyaris menutupi kaki bukit yang menghadap langsung ke pantai ,warung makan,toko baju dan kedai kopi juga dengan mudah ditemui di sini ,mataku berbinar melihat di samping kiri berjejer baju baju pelampung,inilah liburan yang kuinginkan

" Om ,kita diving kan Om ??" aku mengguncang guncang lengan Om Za layaknya anak kecil meminta gulali..

Om Za menghampiri seseorang di sekitaran pantai ini , sepertinya ia adalah seorang pemilik boat

" oke pak kami sewa.." Om Za mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya.

" kita kemana Om??" tanyaku sudah tak sabar

" katanya mau diving...kita akan menyebrang ke pulau Rubiah..." jawabnya ,tak sampai 15 menit kami sudah sampai di pulau itu ,suara debur ombak yang terdengar bagai musik orkestra yang mengalun merdu di gendang telinga,aku simpulkan Om Za adalah laki laki yang tak banyak janji namun langsung bukti...memangnya mau janji bagaimana untuk bergombal atau sekedar bicara saja tak pernah banyak basa basi dan seperlunya saja.

" Om liat deh bagus banget...!!" tunjukku , Om Za menoleh pada beberapa terumbu karang yang terlihat dari atas lalu menoleh padaku merapikan rambutku yg terbawa angin , mengumpulkannya menjadi satu

" mana ikatan rambutmu...??" aku menyodorkannya dari saku celanaku membiarkan Om Za mengikat rambutku..hingga terlihatlah dengan jelas leher putih ku ,aku mengangkat kacamataku dan menenggerkannya di kepalaku memerhatikan keadaan laut

" sal...pakai dulu peralatan divingnya...." ucap Om Za,dibantu oleh seorang pemandu perempuan aku memakai baju menyelam yang panjang..

aku masuk ke dalam air bersama Om Za , masyaallah.... Allah memanglah arsitektur terbaik di alam semesta ini tak ada yang bisa menyamainya melihat ikan ikan hias berlalu lalang masuk keluar terumbu karang,tak sampai 5 menit ikan ikan disini sudah mengerubungiku bersama Om Za sepertinya ikan ikan disini sudah terbiasa dan akrab dengan manusia...,sesekali aku mengangkat ikan ikan namun karena licin si ikan nyemplung lagi dan mencipratkan airnya ke wajahku

" emmhh perih...!!!" saat air laut masuk ke mataku

Om Za hanya terkekeh " sini abang...lap..." Om Za mengusap mataku yang tertutup dan meniupinya

.

.

.

.

" sal...sudah ayo naik...bibir mu sudah pucat..." ajak Om Za...

" nanti Om.. Salwa masih betah sama ikan nemo..." rengekku...

" tapi kita sudah terlalu lama di dalam sini..." Om Za melihat jam tangan anti airnya

" sudah mau masuk waktu dzuhur,sal...ayo bersih bersih,setelah itu kita cari makan..." bujuknya ,aku malah tetap asyik bermain dengan ikan ikan ,mengejar dan menangkapnya sesekali tertawa manis menampilkan gigi gingsulku

" Salwa...!!" intonasinya sedikit meninggi..aku langsung menghela nafas,kalau sudah begini aku tau ia tak ingin dibantah...

" iya om... "

" babay..ikan...!!" ucapku

.

.

.

.

setelah beres bersih bersih kami kembali ke penginapan melaksanakan shalat dzuhur...dan mencari makan ,aku sedikit bingung memilih makan ,sedangkan om Za memilih ingin masuk ke kedai kopi,jadinya aku mengekor

hari mulai gelap , seharian aku dan Om Za hanya nongkrong dan berjalan jalan mengitari deretan toko,aku membeli ini dan itu untuk kubawa pulang , tak lupa semua makanan yang terkenal disini seperti rujak klah,sate gurita,mie jalak dan mie pingsun kucoba...

.

.

.

aku berdiri di atas balkon melihat pemandangan malam bertabur bintang yang memayungi lautan lepas...sesekali rambutku terbawa angin malam

greupp....!!

aku terhenyak kaget...seketika diam mematung saat kurasakan seseorang memelukku dari belakang tangannya melingkar di perutku , menumpukan dagunya di pucuk kepalaku ,

" sal...ijinkan abang mengenalmu....".

.

.

.

.

.

1
Evi Aja
cuss otw
Dehan_1
hajjarr donk salwa...💪
Dehan_1
🤭🤣🤣
Dehan_1
Dilema nya ian😄😄
merry yuliana
🤣🤣🤣🤣🤣ininentah ke berapa puluh ataubratus kali baca nneg salwa sm om camat ini tetep aja ngangenin nn bikin ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
Dehan_1
emang nya salwa kenapa bang???😄😄😄
Dehan_1
alaah..si encut malah dateng,,caper lagi..
Ruh Wiyati
entah sudah baca yg keberapa kalinya ini,kemarin kangen pak arka & momy sha dh slesai bacanya. skrng kangen umi salwa & pak camat.
Dehan_1
😄😄
Dehan_1
pengen ketawa tapi sedih...tapi penge ketawa tapi kasian🤭
Tri Wulandari
akhirnya anaknya al faht jadi tentara... sesuai keinginannya 😄
Fitri Yaningsih
semua karya teh shin bagus2 ini kedua kalinya aku baca semangat selalu teh.....😘😘😘😘
Ulil Baba
MONGGO baangg
novel destiny
aaaa cerita manis dari generasi beda usia, beda pemahaman, beda pemikiran. tapi cinta membuat mereka jadi 1 ❤️
novel destiny
Otewe hhhhh mampir
novel destiny
sweet moment ❤️
novel destiny
pak camat mode ngelendot 🤣🤣🤣
novel destiny
byeeee keluarga bahagia ❤️
Al bisa sawan kalo uminya yg bawa mobil 🤣🤣🤣
novel destiny
nah lohh
novel destiny
selamat buat ka Aisyah dan om Mirza ❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!