NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:762
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Ikatan Part 2

Frei diam sebentar kemudian bicara lagi.

"besok kita akan terjun langsung ke pertarungan, kalian semua harus bersiap, karena ujian kali ini yang menentukan apakah kalian akan layak berada di istana kekaisaran, atau kalian hanya akan menjadi rakyat biasa!"

Sontak semua yang ada di kelas khawatir, resa juga merasakan hal yang sama, karena mereka semua pada dasarnya sama saja, belum pernah merasakan pertarungan langsung melawan Monster di luar sana.

Hanya Lusy yang terlihat sangat santai di antara mereka semua.

Melihat Lusy yang tidak khawatir sama sekali, Frei yakin kalau Lusy benar-benar sudah mengalami banyak kesulitan di Medan perang, jadi dia tidak takut ataupun cemas, ketika mendapatkan pemberitahuan seperti itu.

Frei memberikan pelajaran sebentar lagi sebelum memberikan mereka waktu untuk Istirahat.

...****************...

"Sialan! Orang itu benar-benar membuat aku terus jengkel!" Creid meraung marah di halaman belakang Akademi.

"Sabar pangeran, kita bisa memberinya pelajaran di misi besok!" bawahan Creid memberikan usul.

"Benar kata Zeric, pangeran! Kita berikan dia pelajaran di misi besok!" timpal bawahan Creid lainnya.

"Kalian berdua benar, aku kan memberikan pelajaran pada Lusy! Aku tidak akan membiarkannya lolos begitu saja!"

Pangeran Creid sudah di butakan dengan dendam yang sebenarnya akan membawa dirinya dalam bahaya sendiri.

Seharusnya Creid sudah memikirkan akibatnya kalau melawan Lusy, di samping dia sudah tahu kalau Lusy memiliki pengalaman bertarung, dia juga seorang pangeran yang harus memiliki pemikiran logis, sayangnya Creid tidak memiliki itu, sehingga membuatnya sangat mudah terbakar emosi.

Sementara itu di tempat Lusy, dia yang sedang duduk di taman kursi Akademi.

Resa tiba-tiba menghampiri dan duduk di sebelahnya.

"Kamu dari keluarga bangsawan mana Lusy?" tanya Resa tiba-tiba, sehingga membuat Lusy yang sedang menatap langit langsung menoleh ke arah resa.

"Apa kamu bertanya padaku?" Lusy malah balik bertanya pada resa.

Resa menghela napas "bukankah di sini hanya kita berdua? Sudah jelas aku bertanya padamu."

"Benar juga yah." ucap Lusy pura-pura bodoh.

"Jadi... Apa kamu mau memberitahu aku?"

Resa menatap Lusy dengan seksama, Lusy yang mau menjawab pertanyaan resa dia menegapkan tubuhnya.

Pandangan mereka berdua bertemu, Kakak Adik dari beda Ibu itu saling menatap satu sama lain.

Setelah beberapa tarikan napas, resa langsung menundukkan kepalanya, tidak biasanya dia berani menatap pria dengan sangat lama.

Lusy tersenyum "aku di buang keluargaku, kebetulan Kaisar memberikan aku peluang menjadi seorang pejuang, mau tidak mau aku menerimanya untuk sedikit merubah hidup." jawab Lusy membual.

Namun, resa menelannya bulat-bulat, dia manggut-manggut seolah mengerti dengan keadaan Lusy.

"Resa Verheiz!" resa tiba-tiba memperkenalkan dirinya pada lusy.

Lusy menatap adiknya tersebut dengan aneh, dia merasa kalau ada yang salah dengan resa dari cara memandang dirinya.

Entahlah apa yang di rasakan resa terhadapnya.

"Panggil aja aku Lusy." jawabnya datar.

Resa tersenyum pada Lusy. Mereka berdua ngobrol-ngobrol di sana sebentar, sebelum akhirnya kembali ke kelas mereka untuk melanjutkan belajar.

Moris yang melihat resa berjalan ke kelas dengan lusy, dia sangat marah, pasalnya Moris sudah mengincar resa sejak lama, tapi Wanita itu selalu menolaknya.

"Bedebah itu!" gumam Moris sambil mengepalkan tangannya.

Pelajaran kembali di lanjutkan, sebelum akhirnya kelas di bubarkan. Lusy langsung pulang ke Istana Kekaisaran.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!