NovelToon NovelToon
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Contest / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:49.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hanna Devi

Cinta adalah anugerah terindah dari sang Pencipta kepada setiap hamba. Tapi cinta juga bisa menjadi sebuah mimpi buruk bagi setiap hamba yang salah menempatkan cinta.


Prasetyo Nugroho_ duda tampan yang setia menjaga cinta pertamanya harus rela menikah untuk kedua kalinya, untuk memenuhi permintaan sang Ibu.

Pras terjebak di antara dua wanita.


Bagaimana kelanjutan hubungan mereka?
Siapakah yang akan menjadi mempelai di pernikahan kedua Pras?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanna Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lunch

Suasana kantor hari ini begitu tenang. Semua pekerjaan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Di tambah lagi dengan suasana hati setiap pimpinan masing - masing bagian yang lagi good mood.

"Jen, bisa ke ruangan saya sekarang," panggil Pras melalui telp sambungan langsung.

"Baik, pak," jawab Jenny dan segera masuk ke dalam ruangan Pras.

" Bagaimana schedule saya hari ini? kantor aman kan selama saya tinggal?," Ucap Pras yang ingin tahu tentang kondisi kantor selama di tinggalkannya saat tugas luar.

" Alhamdulillah, pak. Kantor aman terkendali dan untuk jadwal bapak hari ini kosong. Tidak ada pertemuan dengan perusahaan mana pun. Tapi untuk besok jadwal bapak agak sedikit padat dari pukul 10 pagi" terang Jenny.

"Oh gitu, baiklah. Kamu boleh kembali," ucap Pras.

Jenny pun meninggalkan ruangan Pras. Sampai di depan pintu Jenny membalikkan badannya, karena atasannya memanggilnya kembali.

"Jenny, tolong bawakan saya secangkir kopi, jangan terlalu manis juga tidak terlalu pahit," ucap Pras.

Jenny pun menganggukkan kepalanya dan berlalu dari hadapan Pras.

setelah beberapa menit kemudian Jenny sudah kembali, dengan secangkir kopi di tangannya.

"Ini pak, silahkan diminum," ucap Jenny dan pergi meninggalkan ruangan.

Pras pun menyeruput kopinya, "Kok nggak ada manisnya," Pras kembali memanggil Jenny via telpon.

"Iya, ada apa pak?" tanya Jenny yang sudah berada di hadapan Pras.

"Saya bilang tadi tidak terlalu manis, bukan berarti tidak pakai gula sama sekali kan??," ucap Pras kesal.

"Coba kamu cicipi, sudah ada rasa gulanya belum?," lanjut Pras.

Jenny pun mencicipi kopi yang dibuatnya untuk Pras.

"Lohh!!! kok malah kamu yang minum!" bentak Pras yang melihat kopinya dicicipi oleh Jenny.

"Kan bapak sendiri yang nyuruh saya mencicipi, sudah ada rasa gulanya atau belum? kok jadi saya yang dimarahi!" jawab Jenny sambil mengernyitkan dahinya.

Tak lama kemudian Jenny sudah kembali lagi dengan secangkir kopi di tangannya. Kemudian memberikannya kembali kepada Pras.

"Ini kamu buat baru lagi kan?," tanya Pras memastikan.

"Ya iya lah pak, memang bapak mau minum bekas bibir saya, enggak kan??

Kalau bapak mau juga nggak papa 😁

"Ee.. satu lagi pak, kalau masih kurang manis bapak tinggal panggil saya saja, kan saya sudah manis?!" ucap Jenny dengan centilnya. 😅

Pras hanya diam sambil membulatkan kedua bola matanya. Membuat Jenny segera kabur dari sorotan mata yang menakutkan. Tapi sempat - sempatnya Jenny mengacungkan kedua jari tengah dan telunjuknya sembari tersenyum.

Meskipun tingkah Jenny seperti itu, Pras tidak pernah memasukkannya ke dalam hati. Dia malah tertawa kekeh setelah Jenny meninggalkan ruangannya.

"Dasar kamu, Jen.. Jen," seraya menggeleng - gelengkan kepalanya.

Tok.. tok.. tok..

Pria yang tak kalah tampannya dengan Pras sudah berdiri di depan pintu ruangan Pras.

"Boleh aku masuk?," tanya Diko

"Hei.. Silahkan, memang harus ya minta izin dulu kalau loe mau masuk?," jawab Pras.

"Ya haruslah, loe yang punya ruangan ini. Dan ingat loe juga yang punya perusahaan ini bro. Bukan cuma gue," ucap Diko.

"Sssssttt... jangan kuat - kuat nanti ada yang dengar, Jadi ketahuan" jawab Pras.

Jenny tak sengaja mendengar pembicaraan antara kedua bos itu.

Ternyata pak Pras juga pemilik perusahaan ini, mampus deh gue suka ngasal kalau ngomong sama dia. Gue bakalan di pecat nggak ya 😬

"Oh ya, by the way.. congrats ya bro.. you've got it," Diko memeluk Pras rekan bisnisnya.

"Same with you, udah jadi ayah loe sekarang. Jadi kurangi lirik - lirik perempuannya," jawab Pras.

"Loe bisa aja Pras. Tinggal giliran loe nih sekarang. Kapan jadi suami?" balas Diko.

"Sialan, loe," ucap Pras mereka pun tertawa terkekeh. Diko pun meninggalkan Pras kembali ke ruangannya.

Pras kembali teringat dengan ucapan ibu pagi tadi.

Menjemput Shella dan Zylva untuk makan siang bareng. Ya, ini kesempatan untuk mencari tahu tentang kehidupan Shella yang sesungguhnya

Pras mengambil handphone nya.

"Hallo, Shell. Kamu sibuk siang ini?," ucap Pras melalui telepon.

"Hai, Pras. Tumben kamu telpon aku.. Ada apa?,' tanya Shella yang berbunga - bunga karena Pras menelponnya duluan.

" Ya, kalau kamu nggak sibuk aku mau ngajak kamu lunch hari ini," jelas Pras.

"Beneran???, ya aku mau lah. Jam berapa? Kamu jemput aku, atau kita ketemuan di lokasi?," tanya Shella bertubi - tubi.

"Kita ketemuan aja ya, nanti aku share lokasinya," terang Pras, yang tidak mau repot harus menjemput dan mengantarkan Shella kembali.

"Oke, aku tunggu," jawab Shella lalu menutup telponnya. 

Kini hati Shella berbunga - bunga seperti mendapatkan angin segar.

***

Jam makan siang pun tiba, Pras bergegas menuju cafe yang telah di sepakati.

"Jenn, saya mau keluar makan siang. Kamu mau ikut?," ajak Pras kepada sekretaris pribadinya.

"Tidak, pak. Masih ada pekerjaan yang harus saya selesaikan," Jenny mulai menghindari Pras sejak dia tahu Pras juga salah satu pemilik perusahaan. Karena dia takut tidak bisa mengontrol ucapannya seperti yang biasa dilakukannya.

"hmm ya sudah kalau begitu" Pras melangkahkan kakinya menuju parkiran mobil.

***

Pras tiba diparkiran cafe. Lalu masuk menuju meja yang sudah di pesannya. Tampak seorang wanita cantik yang sudah menunggu.

"Hai, Shell. Sudah lama?," tanya Pras menyapa Shella.

"Hai, belum kok. Paling juga baru sepuluh menit," sembari menyunggingkan kedua sudut  bibirnya keatas.

Shella yang suka gonta - ganti gaya rambut, hari ini tampak cantik dengan balutan gaun merah di atas lutut dengan dada yang sedikit terbuka.

Berharap dengan penampilannya kali ini dapat memikat hati Pras.

"Kamu sendirian, Shell?," tanya Pras.

Tadi pagi ibu bilang Zylva juga akan ikut bersama Shella

"Iya.. memangnya kamu ngajak siapa lagi selain aku?," ucap Shella penuh tanya.

"Oh, tidak. Ya siapa tau aja mau ngajak kakak atau adik kamu," jawab Pras menyelidik.

"Aku dua bersaudara, aku dan kakak perempuanku. Cuma, kakak perempuanku itu sudah menikah dan tinggal di LN bersama mamaku. Jadi disini aku tinggal bersama adik ayahku." Shella menuturkan dengan jelas.

"Oh, jadi kamu tinggal dengan om kamu toh" ucap Pras sambil terus menikmati makanan di depannya.

kalau memang omnya, kenapa bisa seakrab itu ya, sampai gandengan tangan lagi.

Nggak mungkin juga aku bilang, tentang TTM aku kan.

Shella tersenyum simpul.

"Kamu kenapa tanya - tanya begitu, mau datang melamarku??," ucap Shella yang mengejutkan Pras.

"Ughuk..ughuuk.."

Pras yang lagi menenggak minumannya langsung tersedak - sedak mendengar ucapan Shella.

"Aku nggak minta buru - buru kok, aku akan menunggu sampai kamu siap," lanjut Shella seraya tertunduk tersipu malu.

"Melamar??? maksud kamu, aku melamar kamu gitu??!" tanya Pras seraya menaikkan kedua alisnya.

"Iya, tante Tatik _ ibu kamu yang bilang ke aku, kalau kamu akan menjadikan aku sebagai pengganti ibu untuk Zylva. Aku dan Zylva sudah seperti ibu dan anak Pras. Aku menyayangi Zylva. Kelihatannya Zylva juga begitu," tukas Shella.

Pras tidak tahu apa yang harus di katakannya kepada Shella. Kalau dia mengatakan tidak menyukai Shella, pasti Shella akan sakit hati lalu menangis. Karena Pras tipe orang yang tidak bisa melihat ada perempuan yang meneteskan air mata tepat dihadapannya.

Hatinya langsung luluh. Jadi dia memutuskan lebih baik diam dan menanyakan kejelasan kepada ibunya.

Ibu.. kenapa nggak kompromi dulu sih

"Mmm, Shell. Sepertinya jam istirahatku akan segera berakhir. Aku harus segera kembali ke kantor. Makasih ya, udah mau lunch bareng," Pras pamit ke Shella. Segera beranjak dari tempat duduknya setelah menyelesaikan pembayaran.

"Pras. Makasih ya," Ucap Shella sambil mendaratkan bibir merahnya ke pipi Pras.

Pras sangat terkejut dengan kelakuan nekat Shella, dia ingin marah tetapi juga tidak ingin mempermalukan Shella.

Akhirnya Pras meninggalkan Shella dengan wajah masamnya.

Sialan Shella, berani sekali dia melakukan itu. Tidak punya malu. Murahan sekali kamu Shell.

Pras terus menggosok - gosok pipinya.

❤️❤️❤️❤️❤️

Happy Reading.. 😘

Selalu tinggalkan jejak setelah membaca ya..👍

Jangan sungkan untuk memberi saran maupun kritik. Karena untuk sukses itu butuh belajar belajar dan terus belajar. 💪💪

Terima kasih juga buat yang selalu mendukung karyaku.😘❤️❤️❤️

1
Bilqies
harus itu demi zylva
Bilqies
kasihan banget Zylva 🥺

sabar yaa
Bilqies
diajak serius malah bercanda lagi 🤭
Bilqies
gaskeun Bu, suruh si Pras nikah buat ada yang ngejagain si zylva
Bilqies
senengnya yang bertemu dengan neneknya
Bilqies
hai Thor salam kenal yaa...
ijin follow Thor, jangan lupa follback ya ☺️🙏
Bilqies
sabar pras semoga kamu mendapatkan pengganti istrimu dan sebagai ibu buat zylva
Lady Meilina (Meilina07.)
rapi bgt tulisan kak 😭😍😍
Hanna Devi: kau membuatku terharu Mak 😌😌
tulisan begini di bilang rapi 🙈🙈
total 1 replies
Lady Meilina (Meilina07.)
lama nih ga nengokin kk hana
Hanna Devi: hello... apa kabar di sana? 🤭😍
total 1 replies
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
siapa LG ini jenny dan siapa jodoh mu Pras
Hanna Devi: ikuti terus kisah Pras KK 😍
terimakasih sudah berkenan mampir 😍😍
total 1 replies
Fenti Yusmida
jd mesam mesem., ☺️☺️
Fenti Yusmida
khayalan tingkat tinggi nih
Fenti Yusmida
next harus Udah di ucapkan 💪💪
Fenti Yusmida
semangat terus ya..
Fenti Yusmida
Ternyata.,
Fenti Yusmida
mana yang menang nih..
Patrick atau Hulk?? ☺️
Elisabeth Ratna Susanti
mantap 😍
Jambronk Jbr
Namanya Baguss
Jambronk Jbr
Selamat Jen.. Welcome baby boy.
Jambronk Jbr
Makin seru..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!