NovelToon NovelToon
Dinikahi Tuan Muda Lumpuh: Istriku Ternyata Dokter Bedah Jenius

Dinikahi Tuan Muda Lumpuh: Istriku Ternyata Dokter Bedah Jenius

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Pernikahan Kilat / CEO / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​"Kau pikir aku akan menyentuhmu? Aku lumpuh."

​Ucapan dingin Elzian Drystan di malam pertama mereka langsung dibalas senyum miring oleh istrinya.

​"Otot betis kencang, tidak ada atrofi, dan pupilmu melebar saat melihatku. Kau tidak lumpuh, Tuan. Kau hanya pembohong payah."

​Dalam detik itu, kedok Ziva Magdonia sebagai istri 'tumbal' runtuh. Dia adalah ahli bedah syaraf jenius yang mematikan. Rahasia Elzian terbongkar, dan kesepakatan pun dibuat: Elzian menghancurkan musuh yang mencoba membunuhnya, dan Ziva memastikan tidak ada racun medis yang bisa menyentuh suaminya.

​Namun, saat mantan kekasih Elzian datang menghina, Ziva tidak butuh bantuan.

​"Hidungmu miring dua mili, silikon dagumu kadaluarsa... mau kuperbaiki sekalian?"

​Bagi Ziva, membedah mental musuh jauh lebih mudah daripada membedah otak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Drama Air Mata Buaya

​​"Ups! Ya ampun, maaf Kak Elzian!"

​Gelas berisi sirup merah di nampan itu terguling, isinya tumpah membasahi celana bahan mahal yang dikenakan Elzian. Cairan lengket itu merembes cepat di area paha.

​Bella memekik kaget yang dibuat-buat. Dengan gerakan cepat—terlalu cepat untuk sebuah ketidaksengajaan—dia menyambar kotak tisu di meja. "Aduh, Bella ceroboh banget sih. Biar Bella bersihkan ya, Kak. Nanti lengket lho kalau nggak dilap."

​Tanpa menunggu izin, tangan Bella langsung menyosor ke s3langkangan Elzian. Jari-jarinya dengan berani menekan-nekan paha bagian dalam pria itu dengan dalih mengeringkan noda sirup. Matanya melirik nakal ke arah Elzian, sementara tubuhnya sengaja dicondongkan ke depan hingga belahan dadanya terpampang jelas di depan wajah suami sepupunya itu.

​Elzian tidak bergerak. Wajahnya datar, tapi rahangnya mengeras. Dia menatap tangan Bella dengan sorot jijik, namun dia diam. Dia ingin melihat apa yang akan dilakukan istri barunya. Apakah Ziva akan diam saja melihat suaminya dilecehkan oleh sepupu kampungannya ini?

​PLAK!

​Suara tepisan keras menggema di ruang tamu yang sempit itu. Tangan Ziva bergerak secepat kilat, memukul punggung tangan Bella hingga tisu di genggamannya terlempar.

​"Jauhkan tangan kotormu," desis Ziva dingin. Dia berdiri menjulang di antara Elzian dan Bella, memblokir akses gadis itu sepenuhnya.

​Bella tersentak mundur sambil memegangi tangannya yang memerah. Air mata buaya langsung menggenang di pelupuk matanya. Dia menoleh pada Paman Haryo dan Bibi Rina dengan bibir gemetar.

​"Ma... Mama... lihat Kak Ziva!" rengek Bella, suaranya pecah menjadi isak tangis yang memilukan. "Aku kan cuma mau bantu bersihkan celana Kak Elzian! Niatku baik! Kak Ziva jahat sekali sih!"

​Bella menatap Ziva dengan tatapan penuh tuduhan. "Kakak kenapa sih? Mentang-mentang suaminya cacat dan nggak bisa ngapa-ngapain, Kakak jadi posesif berlebihan begini? Takut Kak Elzian diambil orang karena dia nggak berdaya? Kasihan banget Kak Elzian punya istri galak kayak Kakak!"

​Bibi Rina langsung berdiri, berkacak pinggang membela anaknya. "Ziva! Kau ini apa-apan? Adikmu itu cuma mau menolong! Jangan karena kau sekarang istri orang kaya, kau bisa main tangan sama saudaramu sendiri!"

​Ziva tidak menggubris teriakan bibinya. Dia justru melangkah maju mendekati Bella. Langkahnya pelan tapi mengintimidasi, membuat Bella refleks mundur hingga punggungnya menabrak lemari pajangan.

​Ziva memiringkan kepalanya sedikit, lalu mengendus udara di sekitar leher Bella. Hidungnya berkerut samar.

​"Kau pakai parfum mahal," gumam Ziva pelan, tapi cukup jelas terdengar di ruangan yang hening itu. "Aroma floral yang kuat. Sepertinya kau menghabiskan setengah botol untuk sekali semprot."

​Bella mendongak angkuh, mengira Ziva memujinya. Dia menghapus air matanya kasar. "Iyalah! Ini parfum branded. Emangnya Kak Ziva, bau obat rumah sakit!"

​Ziva tersenyum miring. Senyum yang membuat nyali Bella ciut seketika.

​"Sayang sekali," lanjut Ziva tajam. "Parfum semahal apapun tidak akan bisa menutupi bau busuk itu. Kau tahu bau apa yang kucium, Bella? Bau Bromhidrosis."

​"Apa? Apa itu?" Bella melongo bodoh.

​"Bau badan parah akibat infeksi bakteri," jelas Ziva dengan nada klinis yang menyakitkan. Dia menunjuk ketiak Bella tanpa ragu. "Kelenjar apokrinmu memproduksi keringat berlebih yang bercampur dengan bakteri di kulitmu. Hasilnya? Bau tajam seperti bawang busuk dan keju basi yang dijemur di bawah matahari."

​Wajah Bella berubah dari merah karena marah menjadi merah padam karena malu. Paman Haryo dan Bibi Rina ternganga.

​"Kau... kau bohong! Aku wangi!" teriak Bella histeris.

​"Kau tidak wangi, kau bau tengik yang dicampur alkohol parfum," potong Ziva sadis. "Sebagai dokter, kusarankan kau berhenti menggoda suami orang dan pakai uangmu untuk operasi pengangkatan kelenjar keringat atau suntik botox di ketiakmu. Bau bawang busuknya tembus sampai ke paru-paruku. Kau mau membuat suamiku mati keracunan udara, hah?"

​Bella gemetar hebat. Dia melirik Elzian, berharap pria tampan itu akan membelanya dari mulut pedas Ziva.

​Namun, Elzian justru mengeluarkan sapu tangan sutra dari sakunya dan menutup hidung serta mulutnya rapat-rapat. Ekspresinya terlihat sangat terganggu.

​"Ah, pantas saja aku mual sejak tadi," ucap Elzian dengan suara tertahan di balik sapu tangan. Dia menatap Bella dengan tatapan merendahkan. "Aku pikir ada bangkai tikus di bawah sofa, ternyata sumber polusinya ada di situ. Minggir. Jangan dekat-dekat, aku bisa muntah."

​Itu adalah serangan terakhir yang mematikan. Harga diri Bella hancur berkeping-keping. Dipermalukan secara medis oleh Ziva dan ditolak mentah-mentah oleh pria incarannya.

​"AAAAAAA!!!" Bella menjerit kencang, menutupi wajahnya dengan kedua tangan, lalu berlari kencang masuk ke dalam kamarnya dan membanting pintu dengan keras.

​Ziva menepuk tangannya seolah membersihkan debu. Dia menoleh pada Paman dan Bibi yang masih mematung seperti orang bodoh.

​"Urusan kami sudah selesai. Jangan hubungi aku lagi kecuali kalian mau konsultasi soal bau badan anak kalian," ucap Ziva ketus.

​Tanpa menunggu balasan, Ziva memutar kursi roda Elzian. "Ayo pulang. Aku butuh udara segar."

​Di dalam mobil limosin yang hening dan sejuk, Ziva menyandarkan kepalanya ke jok kulit. Dia memejamkan mata, lelah dengan drama murahan keluarganya.

​Elzian menurunkan sekat pembatas antara penumpang dan sopir agar pembicaraan mereka tidak terdengar. Dia melirik Ziva, menatap profil samping istrinya yang tenang namun mematikan.

​"Mulutmu lebih tajam dari pisau bedah, Dokter," komentar Elzian datar, memecah keheningan. "Kau membuat gadis itu trauma seumur hidup."

​Ziva tidak menoleh. Dia masih memejamkan mata, tapi sudut bibirnya terangkat sedikit.

​"Itu bukan kekejaman, Elzian," jawab Ziva santai. "Itu disebut sterilisasi hama. Kalau ada lalat yang mencoba hinggap di makananku, aku tidak akan mengusirnya pelan-pelan. Aku akan memukulnya sampai mati."

1
reza indrayana
lama g baca lagi karena kesibukan...


Keren & Mantaapp Zifa... 🥰🥰👍🏻👍👍🏻💙💛💙😘😘😘
Nana Niez
suka aq kl FL tangguh gini,, seru
say't
perfect thor ☕️
say't
mana rita n the genk paman2x el mksdq 🤣
say't
nah skrng nunggu ratih rusdi herman n satunya tuk balas dendam nih cz adrian n siena sdh dihempaskn 🤣
say't
wow berdua takutnya mereka brbuat asusila di gudang tuh biar saling menghangatkn 🤣✌️
say't
hrsnya sm ratih biar sekalian tuh 🤣 seru kali ye nyayat2 tubuh org dlm keadaan hidup tp g impas dngn penderitaan yg dialami sm zian n ziva
say't
like mother like a son otakx pd ditaruh didengkul y..kalo aq jd zian n ziva aq sayat2 kulitx aq potong2 kecil2 dagingx scr hidup² trakhir aq kasihkan ke hewan liar deh 🤣 krng kejam kykx
say't
aq kalo jd ziva n zain aq suntik mati n mayatx dimakan singa hidup2 tanpa brbekas 🤣
say't
la dia mau uji nyali lagi pdhl ziva lbh kaya dr ratih lo itupn hasil keringat sndiri..awas lo ratih balasan lbh kejam drpd ulahmu..org bodoh kyk loe pst kalah..otak kok ditaruh didengkul jd ingin tau ending loe kyk pa ratih mati bunuh diri or dibakar org hidup2
say't
nah kan dan terjadi lagi ,emang deh ni 2 org sukax bikin pembacax darah tinggi n meso2 kok 🤣
say't
kemana pengawal zian y 🤣 aq jd zian aq bunuh para preman ni cz sdh liat dia brjalan 🤣 kan cctv rusak
say't
heran kenapa zian g ngelaporin ibu tirix y pdhl sdh bnyk bukti n saksi lo 🤣 itu paman2x jg kok g ngelaporin jg y
say't
kenapa zian g memeriksa keuangan perusahaanx y. y barang kali aja para orgil ni melakukan penyelewangan dana perusahaqn 🤣
say't
zian tegas tp g tegas sm ibu tirinya 🤣 tolol or dungu y ni critanya
say't
awas lo El trisno soko jalaran nggelibet lo bisa2 loe bucin akut 😭
say't
kenapa di cerita2 seoramg jalang yg profesional benget tuh sll berprofesi model y 🤣
say't
inilah jdnya kalo dikasih makan uang haram anak ceweknya jd seorang jalang yg profesional 🤣
Intania Naj_Va
KEREN BANGET 👏👏👏👍👍
Fera Nuraini
hahaha ada apa tadi el😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!