NovelToon NovelToon
Emergency Love

Emergency Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Cintamanis
Popularitas:33.3k
Nilai: 5
Nama Author: dtyas

Dituduh Cinta karena kesalahan. Rama membuktikan kalau cintanya bukan kesalahan, murni rasa dari mata turun ke hati. Usaha mendapatkan cintanya seolah didukung oleh jagat raya meski berawal dari kesalahpahaman.

“Nggak masalah nikah karena digrebek, yang penting sah.”

“Siapa kamu, berani mencintai seorang Bimantara.”

“Di dunia ini, Rama jodohnya Gita.”

Kisah cinta Rama Purwangga dan Gita Putri Bimantara, jadilah saksi seberapa darurat cinta mereka.

Spin off Bosku Perawan Tua dan Diam-diam Cinta

=== Mohon dengan sangat agar tidak baca dengan melompat bab dan ikuti sampai akhir ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Ini Salah Paham

Bab 22

 

 

Rama berdiri menatap kekacauan yang dibuat oleh kekasihnya. Kaosnya basah dan kotor kena munt4han, begitu pula dengan baju Gita. Lekas melepas kaosnya sambil berdecak menyeka wajah Gita.

“Jadi basah gini. Udah sadar nanti mesti gue hukum nih bocah.” Menggaruk kepalanya hendak melakukan apa pada Gita yang kembali berbaring dengan pakaian yang kotor juga basah, belum lagi aroma yang membuatnya mual.

“Sorry ya neng, bukan gue me sum meski penasaran sama isi dibalik baju lo. Dari pada masuk angin apalagi kambuh asma, gue lepas ya.”

Rama melempar dress Gita, memposisikan gadis itu berbaring agar lebih nyaman. Tidak terlalu memperhatikan tubuh yang hanya mengenakan pakaian d4lam saja. Saat akan menyelimuti, ternyata br4 gadis itu juga basah.

“Hahh.” Rama mengusap kasar wajahnya. Menyingkap kembali selimut itu dan menutup tubuh Gita dengan handuk. Melepas kaitan di punggung, berusaha seminimal mungkin menyentuh tubuh sang kekasih. Sempat menghela lega saat berhasil melepas penutup berenda, membiarkan handuk menutupi tubuh Gita lalu dilapisi dengan selimut.

“Mimpi apa gue semalem. Berkah sekaligus musibah,” keluh Rama sambil mengatur pendingin udara agar Gita tidak kedinginan.

Pakaian kotor mereka diserahkan ke laundry penginapan itu. Bahkan Rama masih bertelanj4ng dada karena tidak membawa pakaian ganti. Sudah lewat tengah malam, lelah dan kantuk sudah mendera. Ia menempati sofa setelah memastikan Gita masih terlelap.

Entah jam berapa, rasanya belum pu4s terlelap. Ia mendengar ketukan pintu.

“Room service.”

Kesadarannya seolah terpaksa direnggut, sepertinya hasil laundry sudah selesai dan ia mulai kedinginan. Saat membuka pintu sambil menguap mendapati dua orang pria bertubuh kekar, salah satu pria itu meraih lehernya dan memiting bahkan menarik tangan ke belakang punggung dan menghimpit ke pintu.

“Apa-apaan ini,” pekiknya.

“Diam kamu!” Kepalanya mendapatkan pukulan entah oleh pria yang mana.

 “Lepasin gue, ini salah paham.”

Dengan sisi wajah menempel di daun pintu, tubuhnya terkunci tidak bisa bergerak. Ia melihat pria paruh baya baru saja melewatinya. Sempat saling tatap dengan wajah yang tidak asing.

***

“Hei, kenapa? Ada yang sakit?” Arya menyalakan lampu dari temaram menjadi terang benderang lalu beranjak duduk merangkul istrinya.

Sarah tampak resah, bahkan tidurnya tidak nyenyak. “Gita, aku kepikiran terus. Takutnya dia sakit, mas.”

Arya menghela nafas, itulah alasan tidak mudah memberi izin putri bungsunya macam-macam. Rasa khawatir Sarah terlalu berlebihan.

“Sayang, semua pasti baik-baik saja.”

“Coba dicek dulu, mas.”

Arya mengambil ponselnya, akan memastikan kalau semua aman terkendali. Kejadian dimasa lalu menjadikan pelajaran. Di mana ia kabur dan Papi Adam tidak bisa menemukan keberadaanya. Tidak ingin kecolongan dan berjaga demi keselamatan keluarganya, dia bisa lacak di mana anak-anaknya berada termasuk Sarah.

Membuka sebuah aplikasi di ponsel, tidak lama ia mengernyitkan dahi lalu menoleh pada Sarah.

“Kenapa mas?”

Arya menggeleng lalu menghubungi seseorang.

“Kalian di mana?”

“Di basement apartemen pak.”

“Gita, astaga. Kita kecolongan,” seru Arya mengusap wajahnya. “Dia tidak ada di sana, lokasinya berbeda.”

“Tapi, pak ….”

“Cepat bergerak, bertemu di lokasi!” titah Arya lalu mengakhiri panggilan dan mengirim lokasi Gita berada.

“Mas, Gita kenapa?”

“Kamu tunggu di sini, semua akan baik-baik saja. Hanya salah paham.”

Mana bisa Sarah tenang dengan kalimat itu. Wanita itu terus mengoceh saat Arya berganti pakaian dan bersiap pergi.

“Aku ikut, mas. Terjadi sesuatu dengan Gita ‘kan?”

“Sayang.” Arya memegang kedua pundak istrinya menatap sendu wajah penuh khawatir itu. “Kamu di rumah, aku pastikan Gita baik-baik saja dan bawa dia pulang.”

Masih terlalu pagi, bahkan belum subuh. Kediaman Bimantara mendadak heboh, bahkan Arya meminta asisten rumah tangga menemani Sarah sementara ia pergi bersama supirnya.

Tidak sampai satu jam, tiba di lokasi. Iwan sudah tiba lebih dulu bersama seorang pria lainnya langsung menghampiri Arya.

“Di mana mereka?”

“Kamar 103, pak.”

Arya menghela nafas, berharap tidak ada yang terjadi dengan putrinya. “Pria itu ‘kan?”

Pak Iwan mengangguk. “Maaf, pak, saya lengah.”

Arya memerintahkan supirnya juga seorang pria yang biasa mengawasi Gita mendatangi kamar itu duluan. Nakal dan cerdas si Gita ini, bisa mengelabui banyak orang. Tidak sulit menyergap pria bernama Rama. Sempat emosi mendapati pria itu bertelanj4ng dad4.

“Lepasin gue, ini salah paham.”

Memasuki kamar itu, pandangan Arya tertuju ke arah ranjang. Kedua tangannya mengepal menahan emosinya, melihat kedua bahu putih dan mulus putrinya meski selimut menutupi tubuh lainnya.

“Gi-ta,” panggilnya lirih. Duduk di tepi ranjang dengan perasaan yang entah. Kepalanya sudah berisik dengan dugaan kalau mereka sudah melakukan itu. “Sayang, bangun. Ini papa.” Menepuk pelan kedua pipi Gita.

“Om, saya bisa jelaskan. Ini salah paham, kami nggak macam-macam,” teriak Rama.

“Bac0t lo. Diem dulu!”

“Sayang, bangun!”

Gita bergumam perlahan ia membuka kedua matanya berusaha mengumpulkan kesadaran dan ….

“Papa,” ucapnya lalu meringis memegang kepala.

“Kenapa? Apa yang sakit?”

“Kepalaku sakit. Ini dimana?” Gita terlihat bingung menatap sekeliling dan semakin terkejut mendapati dia hanya mengenakan selimut. “Pah, aku ….”

“Gita, bantu jelaskan. Kita nggak macam-macam ‘kan?”

“Bang Rama. Kenapa … Pah, ini ada apa?”

Suasana malah chaos karena penghuni kamar lainnya keluar juga pengelola penginapan. Tidak ingin menjadi konsumsi publik yang akan menjatuhkan nama keluarganya juga mempermalukan Gita. Arya mengarahkan agar menyelesaikan di rumah.

Iwan mengambil pakaian ganti untuk Gita. Arya berusaha menenangkan karena putrinya itu menangis, melihat Rama dibawa paksa seperti penjahat.

“Kita pulang, selesaikan di rumah,” ajak Arya memeluk Gita meninggalkan tempat itu.

 

 

1
Shee_👚
😂😂😂😂😂😂
dah tau pake nanya 🤭
Shee_👚
nah kan dah di tungguin sama para wartawan sengklek 🤣🤣🤣
Shee_👚
lah orang tua melindungi dari pergaulan bebas kaya kalian, bukannya malah mikir segitunya amat.
orang tua kalian juga kalau tau kelakuan kalian begitu pasti kecewa 😔
Shee_👚
salah bukan anak sultan tapi juragan 🤣🤣
Shee_👚
ck si arlan pengin dapetin gita cima tubuh nya doank, kalau dah dapet mah pasti g bakalan tanggung jawab.

denger arlan orang baik mah pasangannya sama orang baik, nah situ maniak cewe dapetnya juga tar yang sama kaya kamu 😏
Shee_👚
si anji g pake g suka bener kalau ngomong, undangan duwit receh mah a rama g butuh lah, kecuali undangannya tanah kosong buat bangun kontrakan baru dah di undang 🤭
Shee_👚
tantrum ya paling sama situ dok, makanya buruan di halalin, kelamaan sih jadi ke balap lagi😂
Shee_👚
ini nanya atau nyindir 🙈
Shee_👚
sabar jule, a rama lagi sibuk ngurusin istri baru🤣
gina altira
Iya Rama digrebeg, jd doanya terkabul kan. nikah jalur grebegan 🤭
mmh nengmuti
yg pnting gue udah nikah ya ram bodo amat cara nya mau d gerebek jg🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Hati² kamu Ram, keknya si Arlan gak bakal lepasin Gita gitu aja deh
mery harwati
Rama nih aq kasih bunga karena mau kasih vote atw poin, belum cukup nih poinku /Slight/
mery harwati
Anji gak pake Ng jangan ngegas ya sama Rama, dalam otak Rama mau nikah digrebek mau nikah lamaran baik², yang penting Neng Cinta udah halal secara agama & negara menjadi Nyonya Purwangga 😄
Kalian yang jomblo & dokter vampire duda tambah ngiri aja ya, jangan sampe nganan itu lampu shein hatinya, ngiri aja 😜
Nugroho
kok kamu sok banget bang...,
ndak jujur az kalo ketangkep basah ma Camer???
hadew....
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nandi Ni
nikah pake ke grebeg aje bangga bgt Si Rama🤣🤣🤣 alkonyol emang dasar Rama Rama,gue sudat ginjal Lo🤭
Elly Maryani
🤣🤣🤣
istri darmayanty
kangen Raman....
Siti Dede
Bener kata Cedric, Arya Rama 11 12
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!